
Lugh dan Asyraf kini juga menceritakan tentang apa yang T.K katakan pada mereka, mulai dari Asyraf yang menceritakan bahwa T.K terus memperingati jika saja ada pengkhianat diantara mereka. Hingga Lugh yang menceritakan bahwa T.K berkata Hyuna hanya bersikap baik di depan mereka, dan kini dia sedang memakai topeng, mereka harus berhati-hati jika sewaktu-waktu dia menunjukkan sifat aslinya.
"Ahh apa maksud sebenarnya dari ini semua? Apa mungkin Hyuna benar-benar akan berkhianat? Selama ini dia adalah orang yang baik bukan?" Seru Karin yang sedikit tidak percaya, sebenarnya bukan hanya Karin, tapi mereka semua benar-benar tak menyangka bahwa Hyuna adalah pengkhianat, karena selama ini mereka mengenal Hyuna sebagai gadis manis dan baik hati, bahkan tak jarang Hyuna sering membantu mereka.
Ke empat orang itu pun terdiam, dan lagi-lagi mencoba mencerna sekaligus mencari tindakan yang tepat untuk mereka ambil.
Tapi tiba-tiba saja...
"Hyuna!" Seru Raizel membuat yang lain kaget.
"Apa? Dimana?" Bingung yang lainnya.
"Itu diluar, udah ayo cepat masuk!" Lanjut Raizel kemudian dengan cepat mendorong ketiga temannya untuk masuk ke suatu ruangan yang tak jauh dari tempat mereka duduk.
"Ini ruangan apa Raizel? Tadi di depan bukannya khusus staf?" Bisik Karin sambil memperhatikan ruangan sempit yang mereka masuki itu.
"Iya ini ruangan untuk para staf yang ingin istirahat" jawabnya dan membuat yang lainnya justru semakin bingung, bagaimana Raizel tau? Jadi akhirnya Raizel mengatakan bahwa dia bekerja sampingan di bar tersebut setelah ayahnya mengambil kartu atm miliknya.
Setelah itu mereka berempat pun mengamati Hyuna dari dalam ruangan tersebut, untungnya di pintu ruangan itu terdapat kaca yang bisa melihat dari arah dalam namun tidak dapat melihat dari arah luar, jadi itu memudahkan mereka untuk mengamati Hyuna.
Terlihatlah Hyuna yang sedang berbincang dengan pria yang ditunjuk oleh Raizel sebelum nya, tapi karena kaca di pintu itu yang dapat melihat berukuran tak terlalu besar, jadi mereka mengamati secara bergantian.
Raizel terlebih dulu mengamati Hyuna yang sedang berbincang itu, kemudian di lanjutkan oleh yang lainnya. Tak terlalu lama mereka berdua berbicara, selang beberapa menit Hyuna pun pergi meninggalkan bar sementara pria yang berbicara dengannya masih ada disana.
__ADS_1
"Ayo keluar" seru Asyraf karena sudah mulai gera berada di ruangan yang cukup sempit itu berempat, dan mereka pun keluar.
" tapi apa kalian mendengar apa yang mereka katakan tadi?" Tanya Lugh karena jujur selama mengamati dia hanya memperhatikan gerak-gerik Hyuna, karena dia tak dapat mendengar isi percakapan mereka, dan ternyata yang lain pun juga sama.
" bagaimana jika aku hipnotis pria itu agar mau memberitahukannya pada kita?" Sahut Karin.
"Sejak kapan kau bisa melakukannya?" Seru Raizel heran sekaligus takjub, Karin pun menjawab bahwa T.K lah yang telah mengajarkan nya. Pendapat Karin pun di terima oleh semuanya.
"Huft..." Karin menghela napas sembari merapikan baju dan rambutnya. "Oke aku siap!"
Karin berjalan perlahan dengan anggun menuju meja tempat si pria itu berada, sementara yang lainnya akan mengamati dari jauh.
"Hi tampan!". Karin duduk tepat di samping pria itu, dan langsung memulai aksinya dengan menggoda pria tersebut.
"Boleh tatap mata ku sebentar?" Ucap Karin dan dengan cepat pria itu mematuhinya.
"Kau harus jujur padaku ya, setiap pertanyaan yang akan ku tanyakan, kau harus menjawab nya oke?" Lanjut Karin dengan nada semakin menggoda, dan seperti sudah masuk ke dalam jeratan Karin, pria itu mengangguk tanpa ragu.
"Baiklah, aku ingin tau apa hubungan mu dengan wanita yang baru saja kau temui tadi, Hyuna bukan namanya?" Tanya Karin.
"Hyuna? Oh itu hanya nama samaran nya saja, nama asli dia Oliver, hubungan ku dengan nya hanya sebatas rekan kerja" jawab pria itu dengan sangat nurut. Mendengar jawaban pria itu Karin di buat terdiam sejenak.
"Rekan kerja? Dalam hal apa kalian menjadi rekan kerja?" Tanya Karin Lagi.
__ADS_1
"Ada sebuah organisasi rahasia di Albion City ini yang diketuai oleh seseorang, kami bekerja untuk nya" jawab pria itu dan membuat Karin membulatkan matanya semakin tak mengerti.
"Organisasi rahasia? Apa yang dilakukan oleh organisasi itu? Lalu siapa pemimpinnya?" Ucap Karin yang semakin dibuat penasaran dengan setiap pernyataan orang itu. Nama asli Hyuna, organisasi rahasia? Apa maksudnya.
"Organisasi rahasia ini bekerja dari balik bayangan, kami memanipulasi data, meneror orang-orang yang menjadi target kami, dan pada akhirnya akan menghabisi mereka. Tujuan dari organisasi ini, adalah untuk menjadikan Albion City kembali ke masa kegelapan nya, singkat nya ini adalah organisasi yang bekerja dalam bidang kriminal. Tapi pemimpin dari organisasi ini, kami belum pernah melihat mukanya secara langsung, kami hanya diberi perintah melalui kiriman surat yang akan bisa muncul di manapun kami berada, dan setelah berhasil menyelesaikan apa yang dia suruh, maka kami akan dibayar dengan uang yang sangat banyak. Kami hanya penyebut si pemimpin itu dengan Mr.Moon" jelas pria tersebut panjang lebar, membuat Karin yang mendengarkan penjelasan itu tak dapat berkata-kata lagi, ini benar-benar informasi gila yang telah dia dapatkan.
"Baiklah". Karin menjentikkan jarinya dan membuat pria yang telah memberikan banyak informasi padanya itu tersadar.
"Ahh..apa yang terjadi?" Bingung pria itu sembari memegang kepalanya yang terasa pusing.
"Aku tadi ingin menanyakan nama mu, tapi kau malah terus menatap ku" seru Karin dengan nada seperti seorang wanita yang sedang ngambek saat tak diberi apa yang diinginkannya.
"Astaga maaf cantik! Namaku Gildan" jawab pria itu dan Karin hanya tersenyum, lalu setelah itu Karin meninggalkan pria yang bernama Gildan itu setelah mengucapkan selamat tinggal.
Karin memberi kode kepada teman-temannya untuk mengikuti dia keluar, karena jika Karin kembali ke meja tempat yang lainnya si pria itu bisa saja curiga. Jadi dengan sigap saat Karin telah keluar mereka pun menyusulnya.
"Kalian pasti akan sulit percaya dengan apa yang akan ku ceritakan!" Seru Karin dengan wajah panik, dia pun meminta agar mereka pergi terlebih dahulu jauh dari sana. Jadi mereka memutuskan untuk membicarakan hal itu dirumah Lugh.
.....
"Ada apa Karin? Apa ada informasi penting yang kau dapatkan dari pria itu?" Ucap Lugh memulai pembicaraan saat mereka telah berada dirumahnya.
"Bukan hanya informasi penting lagi, bahkan aku mendapatkan informasi lain yang akan menjawab pertanyaan kita selama ini!" Seru Karin dan kemudian dia mulai menjelaskan semua yang dikatakan oleh Gildan kepada teman-temannya.
__ADS_1
Sama dengan reaksi Karin sebelumnya, setelah Karin telah selesai menjelaskan, wajah Lugh, Asyraf, Raizel pun dibuat sama bingung dan kagetnya.