Moon And Sun

Moon And Sun
Eps 28. Lugh Diculik


__ADS_3

Saat ini Hyuna, Karin, Asyraf, Raizel, Joo, dan T.K sudah berada di markas lama mereka, markas yang menjadi tempat pertama kali kelima detektif baru itu bertemu, yaitu Lugh, Karin, Raizel, Hyuna, dan Asyraf. Ya kecuali Joo dan T.K karena mereka adalah detektif senior yang tidak bergabung dalam kelompok kecil mereka berlima saat itu.


"Apa kau yakin Hyuna kalau Lugh benar-benar diculik oleh organisasi rahasia itu atas perintah Lucky?" Tanya Asyraf memulai percakapan mereka.


Hyuna pun menganggukan kepalanya, "Melinda adalah orang yang bisa menyerupai siapa saja, siapa lagi yang akan menyamar menjadi Karin dan membawa Lugh pergi entah kemana selain dirinya? Aku juga telah menelpon Lugh berkali-kali, namun tetap saja tidak diangkat." Jawab Hyuna sembari menjelaskan.


"Apa maunya organisasi itu? Apakah tak cukup bagi mereka setelah memberikan masalah kepada kita? Kita baru saja selesai menyelesai kan pengungsian dari ketujuh tempat itu, dan mereka ingin kembali memberikan masalah? Aku sungguh sudah lelah!" Seru Raizel dengan lesu.


"Kenapa hanya kita detektif yang disuruh untuk menangani kasus ini? Ini permasalahan besar, mengapa tak ada detektif lain yang ikut membantu?!" Lanjut Raizel masih mengeluh.


Raizel mengeluh bukan karena dia malas dan tak ingin bekerja keras, namun karena memang apa yang telah dilakukan organisasi rahasia itu sudah benar-benar diluar kesanggupan manusia biasa. Dalam seminggu penuh mereka bekerja tanpa henti, bahkan waktu tidur mereka pun sering terganggu karena muncul laporan-laporan mengenai organisasi rahasia itu.


"Presiden tidak ingin membuat seluruh warga Albion City menjadi panik, kasus mengenai pembunuhan orang yang pernah kita selidiki itu saja telah menimbulkan kepanikan besar, bagaimana jika mereka juga tau masalah ini? Justru kekacauan yang lebih besar akan terjadi. Lagi pula jika kita meminta bantuan kepada detektif lain, mereka juga tidak akan bisa membantu, karena mereka tidak mengikuti kasus ini dari awal, itu yang akan mengurangi kinerja mereka dan malah akan menghambat pekerjaan kita. Ini bukanlah suatu kesombongan, tapi kitalah ketujuh detektif terbaik di kota ini." Sahut T.K menjawab keluhan Raizel barusan dengan penjelasan yang rinci.


"Yang T.K katakan itu benar! Apalagi kalian juga telah mendapatkan pelajaran dari dia, meski kalian masihlah detektif junior, namun kelas kemampuan kalian sudah lebih tinggi dari para detektif lainnya. Dan sekarang kita harus kembali fokus dengan masalah yang ada di depan kita, kita harus segera menemukan Lugh!" Seru Joo dan semuanya pun segera kembali ke topik utama permasalahan mereka saat ini.


Mereka diam selama beberapa menit untuk memikirkan sesuatu terlebih dahulu.


"Mengapa kita tidak langsung menyusup ke markas organisasi rahasia itu untuk menemukan Lugh? Hyuna kan tau dimana letaknya markas mereka." Ucap Karin setelah beberapa menit berpikir.

__ADS_1


"Itu memang hal yang bagus, aku pun tak mempermasalahkannya, namun bagaimana jika ini semua malah jebakan?" Balas Hyuna.


"Mengapa kau bertanya? Tak bisakah kau menjawabnya sendiri, ini jebakan kalian atau tidak?" Seru Karin dengan dingin, mendengar perkataan Karin itu jelas Hyuna sakit hati, namun dia tidak ingin mengambil pusing.


"Aku sudah keluar dari organisasi rahasia itu, jadi aku sudah tidak tau apa-apa lagi mengenai penculikan Lugh ini," Ucap Hyuna sembari tersenyum ramah.


"Apa sebaiknya kita mencari Lugh sebentar dulu ditempat lain? Siapa tau Lugh akan kembali, bagaimana pun Lugh adalah seorang detektif yang hebat dan banyak akal, aku saja kalah melawannya, dan aku yakin Melinda tak akan berkutik jika dia melawan Lugh." Lanjut Hyuna memberi saran.


Mereka terdiam dan merenung sebentar, "Aku setuju dengan Karin, kita tidak bisa gegabah dengan langsung menyusup ke markas mereka, jadi sebaiknya kita mencari Lugh di tempat lain terlebih dahulu, jika dalam satu jam belum ada tanda-tanda Lugh kembali, kita akan menyusup!" Balas Asyraf dan yang lainnya pun akhirnya setuju.


......................


Waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore, sudah 1 jam lamanya keenam detektif tersebut mencari keberadaan Lugh, namun pada akhirnya semuanya sia-sia, mereka belum berhasil menemukan Lugh.


Hyuna yang saat ini duduk di kursi depan, atau tepatnya di samping T.K yang mengemudi mobil memberikan arahan arah untuk ke markas organisasi rahasia tersebut.


Mobil T.K pun melaju di depan, yang lainnya mengikuti dari belakang. Selama kurang lebih 20 menit perjalan, akhirnya mereka sampai disebuah hutan, mereka berenam pun turun dari mobil.


"Apa markas organisasi rahasia itu adalah hutan ini?" Gumam Joo yang bingung sembari melihat ke sekitar, tempat itu benar-benar hanya hutan, tak ada bangunan apapun yang terlihat disana.

__ADS_1


"Kita akan berjalan terlebih dahulu ke tengah hutan, disana kalian akan kaget karena menemukan rumah mewah bagaikan istana, dan disanalah tempat tinggal Lucky, di sekitar rumah mewah itu akan ada rumah-rumah kecil lain yang menjadi tempat tinggal para anggota dari organisasi rahasia tersebut, singkatnya di tengah hutan nanti akan ada pemandangan seperti sebuah kerajaan dengan rumah-rumah penduduknya." Sahut Hyuna yang menjawab kebingungan Joo.


Setelah mendengar penjelasan Hyuna tadi, tanpa berlama-lama lagi mereka langsung berjalan masuk ke dalam hutan.


Hutan itu memang benar-benar lebat, namun jarak dari luar hutan untuk ke tengah hutan bisa dibilang cukup dekat, hanya dibutuhkan waktu kurang dari 10 menit untuk ketengah hutan itu dengan berjalan kaki.


"WAWW ..." Seru Karin, Raizel, Asyraf, Joo, dan T.K kagum melihat pemandangan yang ada di depan mereka saat ini. Benar yang dikatakan oleh Hyuna tadi, pemandangan yang mereka lihat saat ini benar-benar persis seperti sebuah kerajaan dengan rumah-rumah penduduknya.


"Penjagaan disini memang lah tidak ketat, namun setelah kita menginjak garis merah yang ada di depan rumah besar itu, maka semua orang akan keluar dan menodongkan senjata kepada kita. Jadi sebaiknya sebisa mungkin hindari rumah tersebut." Karin memperingati yang lainnya sebelum mereka akhirnya masuk lebih dalam ke kawasan markas organisasi rahasia tersebut.


Mereka pun berjalan perlahan, benar-benar perlahan hingga tidak menimbulkan suara sama sekali.


"Apa yang kalian lakukan disini?" Sebuah suara muncul tiba-tiba dari arah belakang keenam detektif itu.


"Ahhh!!!!!" Teriak keenam orang itu kaget, namun pemilik dari suara yang tiba-tiba muncul itu langsung menutup satu-satu mulut mereka sebelum ada orang lain yang mendengarnya.


"L-Lugh? kau kah ini?" Lirih Karin setelah kagetnya mulai mereda, orang yang sempat menutup mulutnya tadi pun mengangguk.


Yah suara yang tiba-tiba muncul itu ternyata adalah milik Lugh, Lugh tiba-tiba datang dan langsung berbicara dari arah belakang keenam detektif sehingga mengagetkan mereka semua.

__ADS_1


"Bagaimana bisa kau ada disini? Dan apa yang kau lakukan?!" Tanya Hyuna dengan panik.


"Bukankah itu tadi pertanyaan ku? Hehe ... Tapi baiklah biar aku menjawab pertanyaan itu terlebih dahulu."


__ADS_2