
Lugh, Asyraf, Raizel, dan juga Karin saat ini sedang berada di RS. Saat setelah Gildan pergi meninggalkan Karin dan Raizel di museum tadi, Raizel langsung membawa Karin yang terluka ke rumah sakit, dan kini mereka semua sedang mengobrol di ruang gawat darurat.
Karin pun menceritakan semua hal yang terjadi saat dia sedang berada di dalam ruangan yang ada di museum itu berdua dengan Gildan. Dia mengcopy sama persis seperti yang Gildan katakan padanya saat itu.
"Hyuna menyukai pemimpin dari organisasi rahasia itu?" Celah Raizel di tengah-tengah penjelasan Karin.
"Benar!" Jawab Karin dan dia lanjut menjelaskan sampai akhir.
"Teror Presiden, kasus pembunuhan berantai, penyuapan polisi, dan juga pengeboman di tempat umum. Jadi semua itu ulah organisasi rahasia ini? Lalu apa mungkin surat yang pernah meneror ku itu juga ulah mereka?" Gumam Lugh dan membuat Raizel juga Karin yang mendengar nya bingung karena mereka berdua tak tau mengenai surat yang pernah meneror Lugh itu.
Jadi Asyraf pun mulai menjelaskan, "sebenarnya Lugh pernah mendapatkan teror melalui sebuah surat. Saat kasus teror presiden kemarin, kami menyadari bahwa cara penulisan dari surat-surat yang meneror presiden juga surat yang pernah meneror Lugh seperti ditulis oleh orang yang sama. Oleh karena itu tanpa berpikir panjang lebar lagi kami langsung pergi kerumah Lugh, dan secara tiba-tiba saja salah satu anggota dari organisasi rahasia itu ada dirumah Lugh dan menyerang ku dari belakang".
Setelah mendengar itu, mereka kembali berpikir, mencoba menyambung kan semua puzzle yang telah mereka dapatkan, saat menyelidiki kasus secara sendiri-sendiri kemarin pun mereka juga telah mendapatkan sedikit informasi.
......................
Setelah saling berusaha mengisi lubang-lubang pada puzzle yang ada, melalui ketikan mereka agar tak ada orang lain yang dapat mengetahui nya. Akhirnya kini mereka berhasil membuat satu puzzle yang utuh.
Kesimpulan yang dapat mereka ambil adalah, James, Hyuna, seseorang yang ditangkap sebagai pelaku dari pembunuhan berantai, salah satu pengawal presiden, merupakan anggota dari organisasi rahasia yang telah membuat ke kacauan besar di Albion City, kemungkinan juga ada anggota lainnya yang tersebar di dalam masyarakat dan menepati posisi penting atau dekat dengan target.
__ADS_1
Organisasi ini dipimpin oleh seseorang yang bahkan anggota nya sendiri belum pernah melihatnya. Organisasi ini juga akan selalu meninggalkan jejak berupa sebuah simbol di tempat-tempat aksi mereka, mereka meneror, menyakiti, dan membunuh siapa saja yang mereka inginkan.
Dan setelah dilihat dari latar belakang setiap korban organisasi ini, jelas mereka tak mengincar sembarang orang, yang mereka incar adalah orang-orang penting di Albion City, orang-orang yang memiliki prestasi luar biasa, juga orang- orang yang akan sangat berpengaruh untuk kemajuan Albion City di masa mendatang.
Seperti yang Gildan katakan, bahwa organisasi ini akan membuat Albion City kembali ke dalam bayang-bayang kegelapan.
Mereka juga menyimpulkan, bahwa Lugh juga menjadi incaran dari organisasi ini, namun berbeda dengan yang lainnya, saat yang lain di incar karena akan sangat berpengaruh pada kemajuan Albion City, namun Lugh diincar seolah-olah pengirim dari surat tersebut adalah orang dari masa lalu Lugh yang kemudian merasa benci dan iri dengan Lugh karena perbedaan jalur kehidupan yang mereka lalui.
Hal ini dilihat dari kalimat yang tertulis di surat teror tersebut, yaitu "....Kita mengalami kehidupan yang berbeda, kau hidup dengan penuh tawa dan kebahagiaan, sementara aku hidup dalam kegelapan. Aku iri pada mu,..."
......................
Mereka harus bergerak cepat, karena seperti yang Karin ceritakan, bahwa Gildan mengatakan organisasi ini akan mulai beraksi dan menghancurkan Albion City dalam kurun waktu seminggu. Itu sebabnya mereka meminta bantuan kepada T.K dan juga Joo.
Asyraf membagi tim menjadi 3 kelompok. Dia dan Raizel akan mencari anggota-anggota dari organisasi ini yang masih tersembunyi di masyarakat, Karin membuat laporan dan mengajukan permintaan bantuan kepada bagian kemiliteran, dan Lugh meminta bantuan kepada T.K dan Joo untuk membantu mencari informasi- informasi mengenai organisasi tersebut.
Hyuna? Semenjak dia menghilang saat di penjara beberapa hari yang lalu, dia sudah tak terlihat lagi sampai sekarang. Meski pun jika dia ada di antara mereka saat ini, jelas mereka tetap tidak akan mengajak nya, sudah sangat jelas bahwa Hyuna bagian dari para penjahat itu.
"Jadi benar apa yang di curigai oleh T.K mengenai wanita itu?" Seru Joo saat Lugh selesai menjelaskan semua hal yang telah mereka dapat selama ini.
__ADS_1
"Benar detektif, walau kami masih tak menyangka Hyuna melakukan itu, tapi ini kenyataan yang tak dapat kami pungkiri" balas Lugh.
Joo terdiam sejenak, sebenarnya T.K juga pernah menceritakan mengenai Hyuna kepada dirinya, namun dia tak mempercayai akan hal itu. Jadi saat ini dia sedang mencerna semua informasi yang dia dapatkan.
Mata Lugh seketika tertuju pada T.K yang masih belum bersuara sejak tadi, tatapan matanya seolah-olah sedang memikirkan sesuatu. "Kau tak apa-apa detektif?"
"Lugh, apa kau tak mencurigai seseorang lagi?" Ucap T.K tanpa menoleh sama sekali dan membuat Lugh bingung, "maksudnya?"
"Aku masih tak terlalu yakin akan hal ini, namun ada satu orang di dalam lingkaran pekerjaan mu yang sengaja membuat mu semakin dekat dengan masalah yang ada di depan, secara tidak langsung orang ini mungkin adalah salah satu anggota dari organisasi yang kau sebut itu. Aku mencurigai seseorang, namun aku tak berani mengatakannya jika itu belum pasti, maka untuk sekarang tetap berhati-hati lah" seru T.K dan membuat Lugh terdiam.
"Ada satu pengkhianat lagi?"
"Kenapa kau jadi seolah-olah tau semuanya T.K? Astaga aku merasa takut dengan mu! Bagaimana jika ternyata kau juga salah satu anggota dari organisasi itu?" Sahut Joo yang sedikit merinding mendengar setiap ucapan T.K
"Aku tau semuanya karena aku telah mengamati nya, tidak seperti mu yang hanya diam saja ketika tak ada tugas yang memanggil!" Seru T.K dengan nada menyindir.
"Hah?! Wahh detektif gila ini telah mengatai ku ya!". Joo marah dan memukul meja di depannya lalu berdiri dengan tangan yang menunjuk T.K
"Kenapa? Kau tak terima detektif kuno?" Balas T.K dingin tapi begitu berdamage.
__ADS_1
Sahut menyahut ejekan pun terjadi, membuat suasana yang tegang tiba-tiba menjadi aneh. "Apa ini sifat asli mereka yang belum ku ketahui? Astaga apa mereka selalu bertengkar seperti ini jika mendapatkan kasus yang sama?"