
Dua minggu memang berlalu begitu cepat, Asyraf dan Karin telah mendapatkan pelatihannya, dan kini adalah giliran Raizel untuk berlatih bersama T.K.
Saat ini Raizel pun sudah berada di kediaman T.K, sebenarnya pelatihan yang didapatkan Raizel dan juga Asyraf takkan jauh berbeda, tapi ada satu atau dua latihan yang memang T.K buat khusus untuk Raizel itu sebabnya pelatihan mereka tidak digabung, nantinya T.K pun juga akan memberi kan nasihat dan kalimat yang berbeda untuk kelima orang itu.
"Apa kau sudah sarapan sebelum datang kesini?" Tanya T.K kepada Raizel, dan Raizel menjawab bahwa dia tak sempat sarapan karena begitu bersemangat untuk datang kesini.
T.K pun menyodorkan sepotong sandwich dan juga teh kepada Raizel, dengan tanpa ragu Raizel mengambil makanan yang diberikan padanya itu, karena sejujurnya dia lumayan lapar.
"Ahh detektif teh apa ini? Aromanya seperti kayu manis, aku menyukainya". Raizel mencium teh yang sudah ada ditangannya itu, kemudian ingin meminumnya, tapi sesaat sebelum teh itu menyentuh mulutnya T.K langsung menghempas gelas teh tersebut dari tangan Raizel, dan membuat Raizel sangat kaget.
"Pelatihan pertama dariku, mengurangi kecerobohan dirimu! Apa kau tak pernah tau bahwa banyak orang yang menjadikan aroma kayu manis untuk menutupi aroma racun berbahaya?". T.K berbicara dengan tegas kepada Raizel setelah menghempaskan gelas tersebut.
"Maaf detektif, aku hanya berpikir karena itu pemberian mu maka itu aman untuk diminum" jawab Raizel
"Sepertinya akan ada dua hal yang ku ajarkan pada mu hari ini, tentang kecerobohan dan juga kepercayaan. Aku sudah cukup menganalisis mu, kecerobohan yang selalu ada pada dirimu membuat kau sering sekali mengalami kegagalan, kenyataannya dengan kemampuan bela dirimu yang diluar batas normal seharusnya kau tak terkalahkan, tapi kecerobohan mu sering sekali membuat mu melakukan hal yang justru merugikan, bagaimana jika di dalam pertarungan kau melakukan kecerobohan fatal? Kau akan mati dengan muda. Lalu kepercayaan, bisakah kau untuk tidak bersikap terlalu baik? Kita baru saling mengenal, bahkan percakapan terpanjang baru terjadi hari ini, lalu kau bisa langsung mempercayai ku? Bagaimana jika tadi aku memang berniat membunuh mu?" Jelas T.K panjang lebar.
Sebenarnya menurut T.K, Raizel adalah yang terhebat dari tim nya, dia bahkan tak ragu untuk mengatakan bahwa Raizel bisa mengalahkan 100 orang sendiri, tapi kecerobohannya malah membuat kemampuannya tersebut terbenam.
__ADS_1
Jadi selama satu hari penuh T.K akan mengajarkan kepada Raizel tentang bagaimana cara menghilangkan sikap ceroboh nya itu, lalu satu hari lagi T.K gunakan untuk melatih Raizel agar bisa membaca gerak-gerik orang lain, dengan begitu dia tidak akan salah mempercayai orang.
Lima hari sisanya lagi dia gunakan untuk memperdalam kemampuan Raizel yang lainnya, mulai dari cara bertarung, mencari informasi, juga menjadi pemimpin yang baik, karena secara tidak langsung Raizel bertindak seperti wakil pemimpin di tim divisi nya kemarin selama penyelidikan kasus pembunuhan berantai.
Dan akhirnya, seminggu waktu pelatihan telah berakhir, Raizel benar-benar telah mendapatkan banyak pelajaran dari T.K
"Detektif, aku benar-benar berterima kasih padamu, cara mengajar mu, nasihat mu, semuanya adalah yang terbaik yang pernah kutemukan, kau adalah guru terbaik ku, terimakasih!". Raizel mengucapkan salam perpisahan dengan ucapan terimakasih yang sangat berlimpah.
"Ingat! Terkadang kau memang tak akan bisa menghilangkan kecerobohan itu seutuhnya, tapi berusahalah untuk memanfaatkan kecerobohan itu menjadi sebuah keuntungan bagimu. Dan selalulah baca pergerakan orang disekitar mu, jangan sampai kau malah ditusuk oleh pengkhianat yang kau pikir orang yang bisa kau percaya". Nasihat terakhir yang diterima oleh Raizel, sekali lagi Raizel pun mengucapkan terimakasih, dan kemudian dia pamit.
.....
Berbeda dari saat mengajarkan Asyraf,Karin dan juga Raizel, entah mengapa saat mengajari Hyuna T.K bersikap dingin, jika saat mengajarkan yang lain sebelumnya T.K berbicara dengan hangat, tapi kali ini dia berbicara dengan ketus tanpa kehangatan di dalamnya. Hyuna pun juga merasakan keanehan itu, karena teman-teman nya yang lain bercerita bahwa T.K mengajari mereka dengan rama.
"Maaf detektif, apa saya ada salah?". Hyuna yang ragu pun akhirnya memutuskan untuk bertanya, karena dengan kondisi seperti ini jujur dia juga merasa tidak nyaman, apalagi jika harus berada dalam situasi tersebut selama satu minggu lamanya, dia tidak akan tahan.
"Aneh, aku bahkan juga tidak tau kenapa sikap ku terhadap mu berbeda, atau justru aku yang seharusnya menanyakan hal ini kepadamu mu. Apa kau ada berbuat salah?" Ucap T.K bersikap semakin misterius, Hyuna yang mendengar itu hanya terdiam kemudian menggeleng kan kepalanya.
__ADS_1
"Huft, baiklah aku juga tak suka suasana aneh ini, jadi mari kita selesaikan secepat mungkin pertemuan pada hari ini" lanjut T.K dan kemudian berlalu pergi sembari memberi kode kepada Hyuna untuk mengikutinya.
Dengan perasaan yang masih ragu Hyuna mengikuti T.K masuk ke dalam rumah nya itu, dan dia pun menerima pelatihannya, meski dengan kondisi yang aneh tapi T.K tetap mengajar dengan profesional, T.K pun melatih Hyuna sesuai dengan hal yang dia amati selama ini. Dia mengajarkan Hyuna mulai dari cara menyampai kan informasi yang baik agar lebih mudah dimengerti oleh rekannya, mencari informasi, juga memanfaatkan setiap keunggulan nya.
Hingga akhirnya seminggu berlalu, Hyuna mengucapkan terimakasih atas pelatihan yang diberikan oleh T.K, tapi T.K hanya mengangguk, dia bahkan tak memberikan nasihat atau kalimat apapun setelah Hyuna mengucapkan terimakasih, karena suasana semakin canggung Hyuna memutuskan untuk segera pergi. T.K terus memperhatikan Hyuna yang berlalu pergi semakin jauh dari rumahnya, hingga kendaraan wanita itu tak terlihat lagi.
"Aku masih perlu mengawasi dia"
.....
Hyuna mengendarai mobilnya untuk pulang menuju rumahnya, namun diperjalanan tak sengaja dia melihat Lugh yang sedang berjalan, dia pun menghentikan mobilnya dan memarkir kan mobilnya di pinggir jalan.
"Hi Lugh!" Sapa Hyuna saat turun dari mobilnya. Lugh melihat asal suara tersebut dan kemudian balik menyapa saat tau itu adalah Hyuna.
"Bagaimana dengan pelatihan mu?" Tanya Lugh yang penasaran, Hyuna pun menceritakan tentang kecanggungan nya dan juga sikap aneh detektif T.K pada dirinya yang berbeda dari yang lainnya.
"Apa mungkin karena detektif T.K sudah kelelahan? Bagaimana pun dia sudah mengajar selama tiga Minggu" Balas Lugh menanggapi cerita Hyuna.
__ADS_1
"Mungkin memang seperti itu, jadi Lugh semangat lah untuk besok, kau adalah yang terakhir" Seru Hyuna sembari tertawa kecil. Dan Lugh pun ikut tertawa.