Moon And Sun

Moon And Sun
Eps 11. Simbol yang sama


__ADS_3

"Hai teman-teman!". Hyuna baru saja tiba di markas mereka dan langsung menyapa semua orang yang ada disana.


Saat ini mereka berlima kembali mendapatkan misi untuk dikerjakan bersama, benar kata T.K, cepat atau lambat tim penyelidikan mereka pasti akan terbentuk kembali, belum genap 2 bulan, tapi mereka pun sudah mendapatkan misi baru.


"Kalian baik-baik saja? Kenapa kalian diam sambil menatap ku?" Ucap Hyuna ragu dan sedikit dengan nada takut karena keempat temannya terus saja menatap dia sedari tadi saat dia masuk.


"Kau sedang tidak menutupi sesuatu?" Tanya Asyraf dengan wajah penuh tanya.


"Apa kau telah melakukan suatu kesalahan?" Lanjut Karin bertanya dengan wajah yang sama.


"Hah? Astaga kalian membuat ku takut saja, kalian sudah sangat kaku seperti detektif T.K tau! Hahaha" Seru Hyuna diiringi dengan tawa, namun kemudian terdiam saat yang lain tak merespon candaannya.


"Sepertinya kau berubah Hyuna" ucap Raizel dengan dingin dan membuat Hyuna terlihat terdiam disertai kaget.


"Sekarang kau terlalu banyak bercanda, bisakah fokus seperti dulu? Ini misi penting" lanjut Raizel dengan ketus dan terlihat marah.

__ADS_1


"M-maaf, aku hanya merasa senang berkumpul bersama-sama lagi seperti ini, baiklah aku akan fokus.." jawab Hyuna sembari menundukkan wajahnya, dia pun kemudian bertanya tentang kasus seperti apa yang diberikan kepada mereka kali ini.


"Aku yakin kalian masih sangat ingat dengan kasus pembunuhan berantai yang pernah kita selesaikan. Juga tentang kasus kepala polisi yang ternyata memiliki hubungan dengan kasus pembunuhan tersebut. Dan kini misi baru yang kita dapat adalah untuk menemukan dua orang itu kembali karena mereka berhasil keluar dari penjara tanpa diketahui oleh siapapun" Jelas Asyraf memulai diskusi mereka, dia juga menunjuk kan sebuah surat yang berisi perintah untuk misi mereka ini disertai dengan kronologi dan informasi-informasi yang telah dimiliki sampai saat ini.


"Dari surat ini mereka sudah ditemukan hilang begitu saja bahkan tanpa ada jejak sedikit pun, tak ada kunci penjaga yang dicuri, rekaman cctv yang mencurigakan, juga tak ada kerusakan atau hal mencurigakan lainnya di dalam sel, mereka juga dikurung di sel yang berbeda, namun di perkirakan hilang di waktu yang sama. Bukankah mustahil jika mereka melakukannya sendiri?" Seru Lugh sembari membaca isi surat yang diberikan kepadanya itu.


"Benar, mungkinkah ada sekelompok orang yang membebaskan mereka? Lalu membagi menjadi dua kelompok sehingga mereka mampu membebaskan dua orang itu dalam waktu yang cepat" sahut Karin.


Mereka berlima pun mulai berpikir, mencoba mencari kunci jawaban yang ada dari informasi sementara itu, setidaknya sebelum mereka memutuskan untuk melakukan penyelidikan lapangan.


"Tunggu! coba lihat sesuatu yang ada di pojok kamar sel pria ini" seru Lugh di tengah-tengah kesunyian mereka sambil menunjukkan foto si pelaku kasus pembunuhan berantai yang diambil melalui rekaman cctv. Dia pun melanjutkan dengan melihat foto dari si kepala polisi itu yang ternyata juga terdapat hal yang sama. Sebuah simbol yang tak asing bagi mereka, simbol yang pernah mereka lihat di kantor kepala polisi itu, juga di mobil pelaku pembunuhan berantai tersebut, mengetahui hal ini lagi-lagi mereka dibuat kaget bukan main.


"Apakah kalian tak merasa curiga dengan informasi yang kita dapatkan beberapa hari yang lalu? Mungkin saja simbol ini adalah milik itu..." Kata-kata Asyraf membuat semua mata tertuju padanya, mereka membulatkan mata mereka seakan-akan ada suatu misteri besar yang akan terungkap. Ya mereka kecuali Hyuna, Hyuna memang menatap Asyraf, tapi bukan karena dia tahu sama seperti yang lainnya, melainkan karena dia tak tahu apa-apa dengan apa yang dikatakan oleh Asyraf.


"Maksudnya apa?" Tanya Hyuna dengan bingung, tapi tak ada respon dari yang lainnya.

__ADS_1


"Baiklah, apa sebaiknya kita mengecek terlebih dahulu apakah memang benar simbol ini ada di dalam sel tersebut? Kemudian jika memang benar ada, maka aku akan melakukan hal yang sama seperti beberapa hari yang lalu untuk menggali informasi mengenai simbol ini dengan pria tersebut" Seru Karin dan mereka setuju, dengan cepat mereka segera bersiap dan berangkat menuju penjara tempat kedua orang yang kabur itu pernah ditahan.


Hyuna hanya mengikuti mereka tanpa tahu apa sebenarnya yang dimaksud oleh Asyraf maupun Karin, di dalam mobil pun dia tidak bersuara saat yang lainnya sedang membicarakan kasus tersebut.


Beberapa menit berlalu dan akhirnya mereka telah sampai ke tempat yang mereka tuju, segera mereka turun dari mobil dan berjalan cepat menuju kamar sel yang dimaksud.


"Kalian pergi saya terlebih dahulu, aku ingin ke toilet". Ditengah-tengah jalan menuju ruangan sel itu Hyuna izin untuk pergi ke toilet, dan disaat itulah wajah keempat orang lainnya langsung berubah seketika.


"Huft.. sumpah aku gak kuat!" Gumam Raizel setelah menghela nafas dengan berat.


"Sampai kapan kita akan begini?" Bingung Lugh


"Sampai kita benar-benar yakin dengan keputusan yang akan kita ambil, entah itu menjauhinya atau terus bersamanya" jawab Asyraf sambil menekan kalimat terakhir nya itu.


Entah itu menjauhinya atau terus bersamanya?. Jadi sebenarnya Lugh, Asyraf, Raizel, dan juga Karin masih bingung dengan apa yang harus mereka lakukan, mereka benar-benar tidak siap jika apa yang dikatakan oleh T.K maupun Gildan mengenai Hyuna itu benar, mereka tak siap jika harus tahu bahwa seseorang yang telah mereka anggap teman ternyata adalah seorang penghianat. Intinya mereka tidak siap menerima kenyataan bahwa mereka dikhianati oleh Hyuna.

__ADS_1


"Saat ini fokus terlebih dahulu dengan misi yang telah diberikan kepada kita, dengan begitu kita juga akan menjadi semakin tahu mengenai apa yang terjadi dengan Hyuna sebenarnya" lanjut Asyraf dan mereka pun berpikir bahwa apa yang dikatakan Asyraf benar, jika memang simbol itu benar-benar berhubungan dengan organisasi rahasia yang pernah disebut oleh Gildan, maka dengan diselidikinya kasus ini, akan sekaligus menambah informasi lebih bagi mereka agar bisa mengambil keputusan untuk apa yang akan mereka lakukan terhadap Hyuna.


Mereka pun kembali melanjutkan langkah mereka menuju ruangan sel yang terdapat di foto itu, mereka pergi menuju ke ruangan sel si kepala polisi itu terlebih dahulu. Dan benar saja, tak perlu waktu lama mereka langsung menemukan simbol yang berada di posisi yang sama persis dengan foto di surat perintah mereka, begitupun saat mereka pergi ke ruangan sel pelaku pembunuhan berantai tersebut, mereka menemukan hal yang sama dan di posisi yang sama dengan foto disurat itu.


__ADS_2