Moon And Sun

Moon And Sun
Eps 18. Para Jenderal


__ADS_3

Saat ini Lugh, Raizel, Asyraf, Karin, Joo, juga T.K sedang berada di rumah sakit. Mereka datang kesini untuk mengobati semua luka-luka yang mereka dapatkan dari kejadian di basement beberapa waktu lalu.


Hanya Asyraf dan Raizel yang mendapatkan luka cukup fatal, bahkan mereka sampai membutuh kan donor darah akibat terlalu banyaknya darah yang keluar dari tubuh mereka. Sementara yang lainnya hanya mengalami luka kecil.


"Kalian tunggu saja disini, aku akan membelikan makanan untuk kita semua" Seru Joo saat mereka tengah berbincang-bincang di samping ranjang Raizel. "Terimakasih Detektif" balas Lugh juga teman-temannya, sementara T.K hanya diam tak merespon, dia memang tak akur dengan Joo.


Joo pun pergi keluar meninggalkan ruang rawat tersebut untuk membeli makanan.


"Sekarang aku menjadi semakin yakin bahwa jumlah anggota dari organisasi rahasia itu benar- benar sangat banyak. Lihat saja, bahkan mereka mau mengorbankan begitu banyak anggotanya, itu berarti mereka tak takut sama sekali jika akan kekurangan anggota." Ucap Raizel di tengah- tengah kesunyian mereka setelah Joo pergi.


"Ternyata benar apa yang dikatakan oleh detektif T.K, menangkap sebagian orang saja tidak akan ada pengaruhnya untuk organisasi ini, karena jumlah mereka yang sangat banyak. Kita hanya akan membuang-buang waktu dan tenaga" ucap Lugh bermaksud untuk melanjutkan perkataan Raizel barusan.


"Hmm..kalau begini berarti kita akan melakukan apa yang dikatakan oleh detektif T.K? Melawan mereka secara langsung dan bersamaan?" Tanya Karin setelah menyimpulkan semuanya, mereka bertiga pun mengangguk mengiyakan.


"Jangan.." seru T.K tiba-tiba saja, membuat Lugh juga teman-temannya bingung, apa maksudnya dengan "jangan"? Bukankah T.K sendiri yang menyarankan untuk melakukan hal seperti itu?


"Menurut hasil analisis ku sampai saat ini, jika kita memang benar-benar ingin menyerang mereka secara langsung dan bersamaan, itu justru akan semakin mustahil. Sebelumnya, aku tidak memperkirakan bahwa ternyata anggota mereka akan sebanyak ini, namun setelah melihat mereka yang rela mengorbankan begitu banyak anggotanya hanya untuk satu kali aksi, maka kali ini aku benar-benar tak bisa mem- prediksikan seberapa banyaknya anggota dari organisasi ini. Jika kita menyerang mereka secara bersamaan, kita akan kalah jumlah dan jelas akan kalah" jawab T.K panjang lebar saat Asyraf bertanya.

__ADS_1


"Dan satu hal penting lagi. Organisasi rahasia ini tidak akan segan-segan untuk mengorbankan anggota mereka yang menurut mereka tidak penting. Jadi jika dilihat dari aksi mereka yang membebaskan si kepala polisi James itu, juga tersangka dari pembunuhan berantai, maka bisa disimpulkan bahwa mereka berdua termasuk ke dalam salah satu orang penting di organisasi ini, mungkin sama seperti Gildan juga Hyuna" lanjut T.K kembali dengan penjelasan yang amat panjang.


Mendengar penjelasan itu seketika mereka semua terdiam. Apa yang dikatakan T.K itu ada benarnya juga. Organisasi yang rela mengorbankan begitu banyak anggotanya untuk keberhasilan yang mereka inginkan, malah menyelamat kan dua orang yang ada di penjara, maka besar kemungkinan dua orang itu termasuk anggota penting dari organisasi tersebut.


"Jadi sebenarnya siapa mereka?" Gumam Asyraf sembari memegang dagunya dan berpikir.


"Jika kita memang ingin mengalahkan organisasi ini, maka mulailah dari mengalahkan mereka yang berada di posisi penting dulu, dengan begitu anggota lain yang berada di bagian bawah, akan kehilangan tekad untuk melawan. Benar begitu detektif?" seru Lugh setelah berhasil menangkap apa yang T.K maksud.


"Benar" balas T.K singkat.


Mereka berempat pun akhirnya mulai memahami situasi saat ini, jadi mereka kembali menyusun strategi baru untuk mengalahkan organisasi itu. Beberapa saat setelah itu, Joo pun kembali dengan membawa makanan untuk mereka semua. Karena sudah sangat lapar, mereka pun menyamping kan masalah tentang organisasi itu dan makan terlebih dahulu.


Saat sedang asyik menikmati makanan mereka yang dibelikan oleh Joo tadi, tiba-tiba saja ada 5 orang aneh yang memakai topeng memasuki ruang rawat tersebut. Mereka pun kaget dan bingung, siapa orang-orang itu yang masuk tanpa permisi, mereka bahkan tidak bisa mengenali orang-orang itu karena topeng yang mereka pakai.


"Halo para detektif! maaf kami tak bisa membuat kalian beristirahat walau untuk sebentar saja" ucap salah satu orang yang memakai topeng tersebut, ketika topeng dia dibuka terlihatlah bahwa orang di balik topeng tersebut adalah James, si mantan kepala polisi.


Satu persatu dari empat orang sisanya lagi pun ikut menyusul untuk membuka topeng mereka. Dan akhirnya terlihatlah wajah-wajah yang berada di balik topeng mencurigakan itu. Wajah-wajah yang sangat tak asing bagi mereka.

__ADS_1


Wajah-wajah dibalik topeng itu adalah Hyuna, Gildan, James, sih tersangka pembunuhan berantai, dan satu orang lagi adalah....


"Bos Melinda?!" Lirih Lugh kaget tak percaya.


Bukan hanya Lugh yang dibuat kaget, tapi mereka semua pun juga sama. Melinda, bos dari salah satu kantor perusahaan detektif terbesar di Albion City, bos Lugh, juga orang yang begitu dikenal di bidang keamanan. Ternyata adalah salah satu anggota dari organisasi rahasia yang keji itu? ini sangat sulit untuk dimengerti.


"Terima kasih karena kalian semua telah memberikan hadiah untukku, berupa wajah- wajah yang begitu terlihat bingung itu!" Seru Melinda dengan senyum mengerikannya.


"Jika kalian begitu kaget seperti ini saat melihat ku, maka akting ku selama ini sangat baik bukan? Kalian Bahkan tak menyadarinya... Hahaha" lanjut Melinda diiringi dengan tawa.


"Bos, apa-apaan maksud dari semua ini?!" Ucap Lugh dengan suara yang tegas untuk meminta penjelasan dari hal yang dia lihat saat ini.


"Kecilkan nada bicaramu Lugh, kau sedang berbicara dengan bos mu! Dan kenapa kau masih menanyakan tentang hal bodoh itu? Bukankah sudah jelas bahwa aku adalah salah satu anggota dari organisasi yang keren ini?" Jawab Melinda dengan santai.


"Benar ternyata dugaan ku" gumam T.K dengan dingin, Melinda yang melihat Lugh sedari tadi beralih melihat T.K


"Ahh..T.K, sepertinya kau sudah sadar terlebih dahulu ya? Kau memang cukup hebat" seru Melinda dengan nada mengejek sembari memuji.

__ADS_1


"Cukup Melinda" sahut Hyuna dengan dingin, dan memerintahkan Melinda untuk diam. Tanpa perlawanan, mendengar hal tersebut Melinda langsung terdiam.


"Sebelumnya maaf, karena lagi-lagi kami telat memperkenalkan diri. Kami berlima adalah 5 orang dengan jabatan tertinggi di organisasi ini, bawahan kami menyebutnya dengan lima jenderal. Aku Oliver, tangan kanan bos, lalu Gildan tangan kiri bos. Dan James, Melinda, juga Riu adalah komandan dari tiga divisi." Lanjut Hyuna yang tanpa diminta langsung menjelas kan tentang siapa mereka juga posisi mereka di dalam organisasi tersebut.


__ADS_2