
"Tadi Melinda datang menemui ku dengan sosok menyerupai Karin, kemudian dia meminta ku untuk mengikutinya, aku yang saat itu belum sadar menurut begitu saja. Namun di tengah perjalanan aku melihat kakinya, ada sebuah tanda lahir di mata kakinya itu, dan aku tahu betul bahwa itu adalah milik Melinda, sementara Karin tidak memiliki tanda lahir apapun di kakinya." Ucap Lugh memulai penjelasan mengapa dirinya bisa sampai ada di markas organisasi rahasia itu.
"Tapi pada akhirnya pun aku tetap memutuskan untuk ikut, karena aku ingin mengorek informasi dari si Melinda itu, kemudian dia mengendarai mobilnya sampai ke hutan ini. Lalu sebelum masuk lebih dalam kehutan aku mengalahkan Melinda, dan memintanya untuk menjawab semua pertanyaan dari ku, aku hanya mengancam akan membunuhnya jika dia tidak mau menjawab pertanyaan yang akan aku tanyakan, dan siapa sangka kalau ternyata Melinda adalah orang yang sangat penakut." Lanjut Lugh menjelaskan dengan panjang lebar.
"Lugh kau benar-benar membuat kami panik saja! Setidaknya angkatlah telpon dari kami!" Seru Asyraf dengan kesal.
Lugh hanya tertawa kecil mendengar perkataan Asyraf tersebut, "Maaf tadi ponsel ku terjatuh dan akhirnya pecah saat bertarung dengan Melinda." Jawabnya sembari menunjukkan ponselnya yang benar-benar telah rusak itu.
"Lalu informasi apa yang telah kau dapatkan Lugh?" Sahut T.K yang haus akan informasi mengenai organisasi rahasia itu.
"Aku akan menjelaskannya setelah kita pergi dari sini, sebaiknya kita segera pergi sebelum akhirnya mereka dapat menemukan kita!" Balas Lugh dan yang lainnya pun mengangguk setuju.
Mereka bergerak dengan cepat untuk keluarga dari hutan, seterah itu langsung melajukan mobil mereka pergi sejauh-jauhnya dari hutan tersebut.
......................
Saat ini mereka bertujuh ada dirumah besar milik Karin, mereka membahasnya disini hanya agar menghindari kemungkinan bahwa markas mereka telah di sadap, juga sekalian untuk mengganti suasana.
__ADS_1
Rumah Karin yang besar dan sangat nyaman itu jelas akan berpengaruh bagi mereka semua untuk berpikir dan merancang strategi.
"Silahkan di minum dulu," Seru Karin sembari memberikan teh kepada yang lainnya, setelah itu Karin pun ikut duduk dan bergabung dengan yang lain untuk membicarakan hal yang sempat ditunda tadi.
"Ayo Lugh katakan!" Ucap semuanya serentak saat Karin telah ikut bergabung, mereka meminta penjelasan Lugh mengenai informasi yang telah dia dapatkan dari Melinda.
"Ini mungkin akan sangat panjang, jadi dengarkan baik-baik agar kalian semua dapat mengerti," Seru Lugh dan yang lainnya pun mengangguk.
"Sama seperti yang dikatakan oleh Hyuna, Lucky si pemimpin organisasi rahasia itu akan muncul di hadapan publik pada pukul 7 malam ini, dia akan muncul di Bandara Neonairline, lalu tiga tempat yang akan diledakkan oleh mereka adalah Qreus Hill Mall, Bandara Welbion Airline, dan Albion University. Lalu malam nanti mereka aβ" Jelas Lugh, namun Hyuna memotong pembicaraan nya.
"Maaf aku lancang, namun bagaimana Melinda bisa mengetahui hal seperti itu? Bahkan posisinya saat ini tidak diakui oleh Lucky, aku hanya takut jika itu adalah suatu kebohongan dan malah merupakan jebakan." Seru Karin yang memotong pembicaraan Lugh.
Raizel yang menyadari akan hal itu menjadi bingung melihat Hyuna, "Ada apa Hyun? Apakan kau tidak ikhlas posisi mu diambil?" Tanyanya.
"Tidak masalah dengan Gildan yang mengambil posisi ku, namun si Melinda yang akhirnya menepati posisi Gildan itu benar-benar sangat menjijikan, dia merasa menjadi lebih hebat dariku setelah melaporkan ku seperti itu. Tapi yasudah lah, maaf Lugh kau boleh melanjutkannya." Balas Hyuna yang kesal namun tetap dengan nada dan ekspresi yang tenang.
"Baiklah, lalu Melinda mengatakan bahwa malam nanti seluruh anggota organisasi mereka akan bergerak, sebagian dari mereka akan melawan kita juga bagian kemiliteran maupun para polisi yang nanti akan ikut bertarung, dan sebagian lagi dari mereka akan menyusup ke rumah presiden, juga orang-orang penting lain yang ada di Albion City, mereka berpikir jika mereka gagal lagi dalam melawan kita, maka dengan dilenyapkan nya terlebih dahulu para orang-orang penting itu, maka mereka tetap akan menang." Lanjut Lugh menjelaskan.
__ADS_1
Lugh pun memberi jeda beberapa menit sebelum akhirnya dia kembali menjelaskan lagi.
"Dan jika rencana utama mereka gagal, maka mereka akan menggunakan rencana B untuk menghancurkan Albion City, yaitu dengan cara meledakkan seluruh Albion City menggunakan bom nuklir yang mereka rancang sendiri." Jelas Lugh lagi.
"APA?!"
Semua orang kaget mendengar penjelasan tersebut, meledakkan Albion City dengan bom nuklir? Seberapa gilanya organisasi rahasia itu, lalu bagaimana dengan mereka sendiri? Jelas mereka akan ikut lenyap juga bukan?
"Melinda juga mengatakan bahwa mereka telah menciptakan alat perlindungan kekal yang akan langsung aktif jika bom nuklir tersebut di jatuhkan. Dengan begitu mereka para anggota organisasi rahasia tersebut akan tetap aman, meski dengan dampak yang sangat besar dari bom nuklir itu. Satu-satunya cara menghentikan ledakan tersebut adalah dengan mengalahkan Lucky, lalu mengambil alat yang akan dia gunakan untuk memberikan perintah agar bom nuklir tersebut dijatuhkan, kita harus merebut alat itu sebelum akhirnya Lucky menjatuhkan bom tersebut." Lanjut Lugh, dan semuanya yang mendengar hal tersebut tak henti-henti nya dibuat kaget.
Bahkan Hyuna sendiri pun tak tau kalau ternyata organisasi tempat dia bekerja selama ini telah menyiapkan hal seperti itu, seolah-olah Lucky telah tau kalau Hyuna akan berkhianat sehingga dia tidak memberitahu nya, karena tidak mungkin kan jika bom nuklir juga alat perlindungan kekal itu bisa dibuat dalam waktu beberapa hari saja saat dia keluar dari organisasi tersebut?
"Kali ini pertarungan yang sebenarnya akan kita hadapi, kita akan mempertaruhkan nyawa kita dalam pertarungan ini, tidak bukan hanya nyawa kita saja, tapi nyawa seluruh penduduk Albion City. Mereka ingin mengakhiri ini semua, maka kita harus meladeninya, tapi berbeda dengan pemikiran mereka, di pikiran kita, kitalah yang harus menjadi pemenangnya!" Seru Joo dengan tekad yang membara.
"Benar, tidak ada untungnya jika kita hanya mempermasalahkan kegilaan organisasi rahasia itu, itu justru akan membuat kita semakin down, juga merasa takut, jadi dari pada memikirkannya, lebih baik jika sekarang kita segera bergerak untuk menyiapkan segalanya." Sahut T.K
Mereka pun bersorak dengan semangat, "YAA!!". menghadapi masalah yang semakin berat ini justru membuat tekad mereka semakin kuat. Mereka berdiri dari duduknya, lalu langsung keluar dari rumah Karin tersebut dan kembali membagi tugas.
__ADS_1
Hanya tinggal kurang lebih dari 1 jam saja waktu mereka sebelum malam pertarungan yang panjang itu tiba, jadi mereka benar-benar bergerak dengan sangat cepat kali ini.