Mother of Monster

Mother of Monster
27. Pom bensin


__ADS_3

Pengungsian sebelumnya bukanlah satu-satunya tempat yang Queen bantu. Sepanjang perjalanan menuju Dungeon dia telah menemukan tujuh tempat dimana manusia yang mencoba bertahan hidup berkumpul, mereka membutuhkan bantuan dan Queen pun meluangkan waktunya untuk membantu mereka.



“Hey boys, apa kalian butuh bantuan?.”



Queen berhenti di sebuah pom bensin karena melihat di sana ada beberapa orang yang sedang dikepung oleh monster.



“Apa aku berhalusinasi?, aku melihat wanita berambut merah dengan pakaian aneh dan helem yang tidak kalah anehnya, melayang di udara.”



Semua orang terkejut melihat kedatangan Queen. Tapi mereka tidak memiliki waktu untuk memperhatikan wanita yang datang entah darimana, karena sebentar lagi para monster hampir menjebol barikade yang melindungi area aman.



Tapi senjata yang mereka gunakan telah kehabisan amunisi, sehingga hanya butuh waktu hingga para monster tidak mampu mereka lawan lalu semuanya akan berakhir dengan mengenaskan.



“Tidak berguna...”



Menggunakan sihir api, Queen menciptakan tornado api yang membakar puluhan monster sekaligus. Pertarungan itu berakhir begitu Queen turun tangan, semua orang menyaksikan dengan begitu takjub kekutan dari wanita yang datang entah darimana.



Setelah pertarungan dengan monster seperti biasanya Queen akan meminta pembayaran berupa kesenangan dan Exp poin dari para pengungsi.

__ADS_1



Tapi kali ini dia tidak melakukannya karena merasa ada yang janggal pada pengungsian itu. Dia melihat beberapa orang diperlukan layaknya hewan, mungkin mereka adalah survivor yang ditangkap oleh kelompok ini lalu dijadikan budak.



“Daripada memperkuat para bajingan yang tidak berperikemanusiaan, lebih baik aku memberikan berkah pada mereka yang sangat membutuhkan.”



Dengan semangat ingin membantu para budak, Queen mendatangi mereka yang dikurung di dalam kandang. Tidak ada yang sadar saat aku mendatangi para budak karena semua orang sudah terkapar setelah puas berpesta.



Para manusia bernasib malang itu begitu waspada saat aku mendekati mereka, “Sungguh biadab mereka yang memperlakukan kalian seperti binatang.” ucap Queen dengan wajah sedih.



Melihat Queen yang menaruh simpati pada mereka, membuat para budak sadar jika Queen bukan bagian dari orang-orang yang memperlakukan mereka seperti bintang.




“Aku akan memberikan kalian berkah,” ucap Queen sambil melepas seluruh pakaiannya dengan satu tarikan benang. Melihat tubuh Queen yang begitu indah membuat semua budak terdiam.



“Yang perlu kalian lakukan hanyalah, membuatku senang.”



Seakan tidak peduli lagi dengan kebebasan, setiap budak tidak ada yang mau meninggalkan tempat mereka dikurung. Mereka lebih memilih tinggal bersama Queen.

__ADS_1



Malam itu Queen mandapatkan pelayanan memuaskan dari 21 budak. Kebencian dan amarah yang mereka tumpuk dari penderita setelah Outbreak, semua dicurahkan untuk Queen.



Sebagian imbalannya Queen memberikan berkah, semua budak dilahirkan kembali menjadi makhluk yang lebih baik. Mereka mendapatkan apa yang layak.



Kemudian pada pagi harinya semua budak melakukan pemberontakan. Dengan mudah mereka melawan orang-orang yang telah memperlakukan mereka seperti binatang.



67 survivor yang berada di pom bensin tidak sanggup melawan 21 budak yang telah mendapatkan berkah dari Queen. Sekarang keadaan berbalik, orang-orang yang dahulunya budak kini memperbudak mereka yang telah memperbudak.



Tugas Queen di tempat itu telah selesai, tapi sebelum dia meninggalkan pom bensin, Queen ingin memberikan berkah terakhirnya.



Terbang cukup tinggi, Queen kemudian mulai kencing di atas langit. Air seni yang dia keluarkan menyirami area luas disekitar pom bensin.



Melihat hujan deras berwarna kekuningan 21 mantan budak mengaggap itu sebagai berkah dari Dewi yang telah melahirkan mereka kembali. Walaupun mereka tahu jika hujan itu merupakan air seni tapi mereka tetap meminum dengan penuh syukur.



“Uuuh... itu sangat melegakan.” Queen menikmati waktu kencingnya yang membuat hujan deras dalam wilayah seluas lima kilometer.


__ADS_1


Tanah yang tersiram air kencing Queen menjadi begitu subur hingga herbal fantasi yang hanya tumbuh di sekitar Dungeon bisa tumbuh di wilayah itu.


__ADS_2