Mother of Monster

Mother of Monster
7. Ra2


__ADS_3


Ra2



    Namaku Ra2, sebuah kesadaran yang terbentuk dari bola permata dengan kemampuan memanipulasi energi sihir.


    Aku merupakan sebuah inti dari penjara bawah tanah.


    Bencana yang terjadi pada dunia bukanlah sebuah kebetulan, tapi semua malapetaka ini terjadi karena kehendak para dewa. Hal yang sama terjadi di dunia yang berbeda, itu terjadi berulang-ulang.


    Aku tidak tahu dengan pasti alasan para dewa melakukan hal seperti itu. Entah untuk memberikan cobaan untuk umat manusia, atau hanya sekedar keisengan semata.


    Hanya satu kali aku berbicara dengan para dewa, walaupun itu tidak bisa dikatakan sebuah pembicaraan karena dewa hanya berbicara padaku tanpa aku bisa membalas perkataannya.


    'Bertahan hidup di dunia baru' katanya, setelah itu dewa pun mengukir huruf kuno bermakna Ra2 yang sekarang aku jadikan sebagai nama.


    ***


    Outbreak terjadi pada dunia. Masa awal adalah yang paling krusial dalam hidup di dunia baru, aku berharap di turunkan di tempat yang mendukung.


    "Semoga saja aku respawn bukan ditengah laut atau dipuncak gunung berapi." Aku berharap dengan setulus hati.


    Seakan dewa telah mengabulkan permohonan ku, tempat aku di turunkan di dunia ini merupakan sebuah pantai bawah tanah sebuah rumah sakit. Ini merupakan sebuah keberuntungan yang luar biasa.

__ADS_1


    Rumah sakit merupakan tempat bagi para manusia untuk berobat, yang otomatis kebanyakan penghuni rumah sakit adalah orang-orang lemah. Tidak akan banyak prajurit bersenjata di tempat ini.


    Awalnya aku hanya membuat Dungeon satu lantai, itu cukup untuk saat ini. Kemudian aku menggunakan skill awal yang diberikan oleh dewa, sebuah skill yang hanya bisa digunakan satu kali.


    "Dungeon Rampage!."


    Setelah mengaktifkan skill, dengan cepat ribuan monster keluar dari dalam kristal, itu terjadi terus menerus hingga lima jam. Keadaan di parkiran menjadi begitu kacau, ribuan monster keluar dari dalam Dungeon memburu manusia yang mereka temui.


    Segala emosi yang manusia rasakan adalah makanan untuk ku, ketakutan yang mereka berikan membuatku semakin kuat. Semakin banyak monster yang aku keluarkan, hingga bencana semakin meluas ke seluruh daerah di sekitar rumah sakit.


    Setelah efek skill Dungeon Rampage berakhir monster berhenti di keluarkan. Aku harus hidup mandiri sekarang, dewa tidak akan membantuku lagi.


    Dengan kemampuan bertahan hidup yang merupakan ingatan dari masa lalu. Aku memerintahkan para monster untuk membawa mayat dan menempatkannya di satu tempat. Mayat-mayat itu nantinya akan menjadi cadangan makanan untuk monster yang aku buat


    Banyak pilihan yang tersedia mulai dari ras Undead yang mudah untuk dipelihara, hingga ras yang memiliki prospek masa depan yang sangat menjanjikan seperti Lizardman.


    Melihat begitu banyak pilihan membuatku tergoda untuk memilih monster kuat, tapi aku harus menahan diri karena poin yang aku miliki sangat terbatas. Aku harus membeli monster yang sangat dibutuhkan untuk saat ini.


    Monster yang dapat memperbanyak diri dengan cepat agar aku bisa memiliki pasukan untuk berburu sekaligus penjaga Dungeon. Dari beberapa monster yang memiliki spesialisasi yang aku inginkan, monster goblin lah yang bisa aku beli.


    Walaupun goblin adalah monster lemah, tapi mereka cukup berguna jika sudah berevolusi. Harga monster goblin yang murah membuat aku bisa membeli satu goblin king dan dua Goblin Champions, sementara sisanya aku habiskan untuk membeli beberapa monster penduduk.


    Dungeon mengalami level up setelah aku membeli beberapa monster dengan poin yang aku miliki.


    Setelah naik level sekarang lantai Dungeon bertambah menjadi dua. Banyak ruangan yang tersedia sekarang sehingga aku bisa merekrut lebih banyak monster, dan yang lebih penting adalah tempat pemijahan untuk para goblin berkembang biak.

__ADS_1


    Tapi saat aku berpikir untuk membuat ruang pemijahan, aku sadar jika telah melakukan kesalahan fatal.


    "Aku kehabisan poin untuk membeli seorang betina." Aku benar-benar lupa tentang dasar dari yang paling dasar, pengetahuan umum jika tidak mungkin makhluk hidup bisa berkembang biak tanpa lawan jenis.


    Sementara itu semua goblin yang aku beli adalah pejantan, sehingga mereka tidak mungkin bisa mulai bereproduksi.


    Aku tidak bisa mengawinkan para goblin dengan monster fi luar karena mereka tidak bisa aku kendalikan. Satu-satunya jalan hanya menunggu hingga poin terkumpul laku aku membeli goblin betina...


    Atau....


    Saat aku tengah berpikir untuk mencari solusi, tiba-tiba ada satu goblin yang menghilang dari pengawasanku. Aku pikir goblin itu mati oleh serangan penyusup, itu membuatku gugup karena untuk pertama kalinya ada seseorang yang menyerang Dungeon.


    Tapi aku kembali tenang ketika melihat penyerang hanya terdiri dari satu orang wanita.


    Namun ketenangan itu tidak bertahan lama, lantaran wanita itu begitu kuat. Entah sihir apa yang dia gunakan sehingga semua goblin jatuh tidak berdaya ketika wanita itu hanya melemparkan senyum.


    Keadaan menjadi semakin berbahaya ketika dua Champions penjaga gerbang juga tidak mampu menahan wanita itu.


    Jika wanita itu berhasil masuk ke dalam ruang bos kemudian mengalahkan goblin king, maka tidak ada lagi monster yang bisa melindungi aku.


    Aku terus memperhatikan wanita itu dengan perasaan cemas. Pertarungan seperti apa yang akan dia lakukan untuk melawan goblin king.


    Tapi kenyataan yang aku lihat justru begitu mencengangkan, aku tidak mengerti apa yang ada di otak wanita itu sehingga dia dengan suka rela menyerahkan tubuhnya pada seekor goblin.


    Wanita itu terlihat begitu menikmati permainan yang dia lakukan bersama goblin king. Tanpa sadar aku terus menonton tanpa memperdulikan keadaan Dungeon, mereka berdua bermain dengan begitu bergairah, hingga menciptakan adegan yang begitu menghipnotis.

__ADS_1


__ADS_2