Mother of Monster

Mother of Monster
28. Kota Matahari


__ADS_3

Sepanjang perjalanan Queen telah membatu banyak survivor. Menyelamatkan mereka dari para monster, memberikan makanan pada yang lapar, hingga menghangatkan ranjang mereka yang kedinginan.



Semua perbuatan baik yang dia lakukan membuatnya dianggap sebagai seorang utusan dewa.



Lima hari waktu perjalanan yang lebih panjang dari yang Queen perkirakan, dia telah menghabiskan banyak waktu untuk membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan. Tapi pada akhirnya dia sampai di Dungeon yang dia tuju.



Seperti sebelumnya, Dungeon itu begitu lemah walaupun memiliki lantai dua kali lebih banyak dari Dungeon pertama yang dia taklukkan.



Tidak ada monster yang mampu menghentikannya semenjak levelnya kini telah mencapai 122. Queen dengan mudah melangkah masuk ke lantai terakhir lalu mengambil Dungeon core.



“Nnh.. ini lebih besar dari yang pertama.” Queen menikmati saat dirinya memasukkan kristal itu dan mencernanya didalam rahim.



Setelah menyerap Dungeon, Queen merasakan kekuatannya bertambah. Dia bisa merasakan Dungeon di hotel sekarang memiliki wilayah yang lebih luas hingga mencakup seperempat bagian kota, tapi itu madih belum cukup kuat untuk membuat kota terangkat keatas langit.



Dua membutuhkan lebih banyak Dungeon core. Oleh sebab itu Queen melakukan perjalanan panjang mengelilingi negeri untuk mencari Dungeon sembari memberikan bantuan pada mereka yang membutuhkan.



\*\*\*



Satu tahu berlalu sejak outbreak terjadi. Sejarang manusia telah beradaptasi dengan keadaan dunia yang baru. Mereka mulai memanfaatkan energi mana dalam kehidupan sehari-hari. Sihir dan monster telah menjadi hal biasa di dunia baru ini.



Semua itu terjadi lebih cepat karena bantuan yang diberikan oleh Queen dengan buku panduan yang dia sebarkan, selama pencarian Dungeon core.



Banyak orang mengelu-elukan namanya, yang terdengar juga hingga mancanegara. Dia mendapatkan berbagai tawaran dari mereka yang ingin mengetahui tentang Dewi berambut merah, tapi tidak ada yang berhasil mendapatkan sang ratu.


__ADS_1


Queen begitu aktif mencari Dungeon core selama masa awal outbreak, dia bahkan mendapatkan permintaan dari negara lain yang sedang mengalami bencana serangan monster.



Tapi semakin lama saat manusia sudah beradaptasi, mereka mulai menangani Dungeon sendiri. Queen yang sadar akan hal itu pun akhirnya berhenti, karena dia berpikir sudah waktunya untuk mewujudkan keinginannya menciptakan sebuah kastil yang melayang.



Laku sejak menghilangnya sosok Queen, dunia yang mengira jika mereka telah beradaptasi dengan keadaan setelah outbreak, kembali dikejutkan oleh munculnya Dungeon terbesar.



Sebuah Dungeon yang terus diabaikan Queen kini bertumbuh menjadi sebuah gunung, seluruh kota terangkat hingga ribuan meter dari tanah. Retakan terjadi, gunung pun terpotong menjadi dya bagian, setengah dari gunung itu melayang di udara.



Sebuah akar pohon yang masih menancap pada gunung bagian bawah menjadi satu-satunya pengikat yang membuat bagian gunug terapung tidak terbang bebas dan masih tetap berada di atas patahan gunung.



\*\*\*



Kota Mentari, sebuah pemukiman yang dulunya merupakan tempat pengungsian bencana outbreak. Kota itu kini menjadi begitu hidup setelah manusia kembali memulihkan diri akibat bencana satu tahun lalu.




Sementara itu sebagian besar profesi warga adalah Hunter, yaitu seorang yang melakukan tugas dari guild untuk melawan monster atau menjalankan tugas khusus lainnya.



Di sebuah penginapan kota Matahari, Zodort putra pertama Queen, terbangun dari tidurnya. Saat ini dua sedang berbaur dengan manusia hanya sekedar untuk bersenang-senang.



Awalnya dia turun ke bawah bersama adiknya, tetapi keduanya segera berpisah setelah Ochi terus mengajaknya untuk berpetualang lebih jauh.



“Apa yang seharusnya aku lakukan hari ini?.”



Zodort keluar penginapan, kakinya terus berjalan tanpa tujuan hingga berakhir di pinggiran kota yang berbatasan langsung dengan hutan sihir gunung Apung.

__ADS_1



Di dalam hutan sihir terdapat tanaman herbal langka yang digunakan untuk membuat potions, karena itu banyak orang datang ke hutan untuk mencari herbal karena harganya relatif mahal.



Tatapan Zodort tertuju pada seorang wanita yang sedang mencari herbal. Dia mendekati wanita itu lalu dengan cepat menutup mulutnya agar tidak berteriak.



Wanita terkejut Mendapatkan serangan tiba-tiba, tapi dia tidak dapat melakukan perlawanan lantaran Zodort sudah menguncinya.



“Tenang nyonya, aku tidak berniat untuk menyakitimu.” Zodort berbisik. Wanita itu terkejut karena lelaki yang menyerangnya memiliki suara yang terdengar begitu muda.



“Aku telah memperhatikan anda sejak kemarin. Kecantikan anda sungguh menggodaku.”



Zodort mulai memberikan rangsangan pada si wanita yang semakin panik.



“Aku hanya ingin melampiaskannya saja. Dan tentu saja ini tidak gratis.” dua melempar beberapa keping emas di tanah, wanita itu sempat terkejut.



Tapi raut wajahnya kembali seperti semula, dua masih menolak permintaan Zodort. Tapi sekeras apapun dia melawan, kekuatan Zodort tidak dapat wanita itu tahan.



Pada akhirnya dia hanya bisa pasrah ketika pemuda asing mulai menjamah tubuhnya. Dia menangis ketika kejantanan pemuda itu menerobos kewanitaannya, tapi tidak berselang lama wanita itu mulai menurunkan penjagaannya.



Dia merasakan sensasi luar biasa ketika tubuhnya digauli secara paksa. “Sangat nikmat, tubuh anda sungguh luar biasa.” puji Zodort yang berbisik di telinga wanita itu.



Wajah si wanita semakin memerah, dia tidak lagi melawan Din membiarkan pemuda tampan yang memperkosanya melakukan apa pun yang dia inginkan.



Kemudian suara d35ahan mulai terdengar di hutan sihir, namun suara itu tersamarkan oleh suara serangga.

__ADS_1


__ADS_2