Mother of Monster

Mother of Monster
9. Keluarga Baru


__ADS_3



Keluarga baru


[POV Ra2]


Wanita itu benar-benar seorang maniak. Sudah dua hari dia tinggal di Dungeon ku, yang dia lakukan selama itu hanya berhubungan badan dengan para goblin tanpa ada waktu untuk beristirahat.


Apa dia memiliki stamina tidak terbatas atau semacamnya?.


Apa dia tidak merasakan kelaparan?. Aku tidak pernah melihatnya memakan makanan lain selain semen dari para goblin.


Beragam pertanyaan terus muncul di kepalaku, tapi aku menyingkirkan semuanya, karena tidak ada gunanya berpikir terlalu rumit.


Kehadiran wanita itu di Dungeon memberi keuntungan tersendiri. Kesenangan yang wanita itu rasakan menjadi makanan untuk Dungeon. Hasilnya aku sudah mendapatkan poin yang setara dengan membunuh puluhan manusia hanya darinya.


Bukan hanya poin, selama dua hari ini wanita itu telah melahirkan tujuh goblin, bisa melahirkan dalam waktu sesingkat itu benar-benar tidak wajar.


Ditambah setiap goblin yang dia lahirkan memiliki bakat yang luar biasa. Pertumbuhan pun mereka sangat cepat, hanya butuh satu hari untuk para bayi goblin ini mencapai usia dewasa yang siap digunakan sebagai pasukan tempur.


Rahim wanita itu seperti mesin pencetak prajurit super.


“Jika ini terus berlanjut, bisa saja keinginan yang tidak pernah aku harapkan yaitu menjadi Dungeon terkuat di dunia bisa aku capai.”

__ADS_1


Awalnya aku ingin bertahan hidup tanpa menginginkan suatu pencapaian. Tapi melihat adanya kesempatan untuk menjadi lebih baik, mana mungkin aku akan melepas kesempatan itu begitu saja.


[Poin yang dikumpulkan cukup untuk menaikan level]


Mendengar notifikasi itu membuatku sangat senang. Jika saja aku memiliki wajah maka aku mungkin bisa melihat senyuman melebar di bibirku.


Setelah aku menaikan level, akan lebih banyak pilihan monster yang bisa aku beli. Aku berniat membelikannya hadiah, wanita itu pasti sudah bosan dengan para goblin.


“Sebaiknya apa yang harus aku beli untuknya?.”


Aku terus menggulir pilihan yang bisa aku beli dengan poin milikku. Ini cukup sulit karena aku tidak tahu apa-apa tentang selera dia.


"Yang besar berotot atau kecil tapi gesit?. Hem...." Setelah cukup lama melakukan pertimbangan, aku pun memilih hadiah paling mahal yang bisa aku beli.


Ding!


[Anda telah berhasil membeli satu Orc]


Dungeon core bersinar terang, kemudian di lantai dua tempat wanita itu menikmati perlakuan para goblin yang menganggapnya seperti seorang ratu, tiba-tiba muncul tamu yang tidak biasa.


Seperti seorang Champions, tinggi makhluk itu sekitar dua meter dengan kulit hijau, tubuhnya begitu berotot dengan taring tajam yang keluar dari mulutnya.


Sekilas terlihat tidak ada bedanya dengan goblin selain postur tubuhnya, tapi makhluk itu jelas berbeda. Dia jauh lebih cerdas dan kuat dari para goblin dilevel yang sama.


"Semoga ini bekerja."

__ADS_1


Aku terus mengawasi keadaan lantai dua dengan harapan wanita itu bisa menarik perhatian Orc dan mulai membuat keturunan.


Tapi sepertinya kekhawatiran ku tidak berarti, hanya dengan satu kali tatapan wanita itu bisa menarik Orc seperti para goblin.


Aku sendiri sampai terpesona oleh tatapan itu. Sungguh sorot mata yang sangat menghipnotis, hingga bongkahan batu seperti aku pun tergila-gila padanya.


"Andai aku memiliki tubuh fisik, aku pasti akan bersenang-senang siang dan malam bersamanya."


Mungkin ini akan menjadi tujuan baruku, mendapatkan tubuh fisik lalu menikmati kenikmatan yang dirasakan oleh para goblin.


Ketika aku kembali pada kegiatan mengintip, eh.... Maksudku mengawasi. Wanita itu sudah menyingkirkan para goblin disekitarnya. Seakan mendapatkan mainan baru, dia tidak peduli lagi dengan para goblin.


Orc melewati antrian panjang para goblin. Walaupun marah karena menyerobot antrian, tapi tidak ada satupun dari makhluk kecil hijau itu yang berani melawan.


Walaupun Orc lebih kuat dari para goblin, tapi jika semua goblin di dalam ruang itu melawan satu Orc maka para goblin dapat menang dengan mudah. Tapi walaupun mengetahui kenyataan itu para goblin tetap tidak mau bertindak melawan Orc yang telah menyerobot antrian.


Itu semua karena wanita manusia yang telah sepenuhnya menundukkan para goblin dengan tubuhnya. Menginginkan rasa dari kejantanan Orc.


"Welcome to the famili." Ucap wanita itu sambil membuka lebar kakinya, mempersilahkan Orc melakukan apa yang dia inginkan.




__ADS_1


__ADS_2