
Kini suasana sekolah terlihat hening, nampak terlihat dua orang memasuki koridor sekolah secara bersamaan. Tidak, bukan bersamaan, mungkin jika di lihat dari jauh mereka terlihat berdampingan, tapi nyatanya sang perempuan jalan terlebih dulu dengan sibuk memainkan handphone nya dan tanpa menyadari jika seseorang dengan dekat berjalan di belakang nya, sangat dekat, bahkan jarak antara keduanya hanya beberapa senti meter saja.
Tak tak tak
Bahkan suara sepatu mereka sampai terdengar bunyi hentakan nya karena begitu sunyinya di area koridor yang luas ini.
Menyadari ada yang aneh, Tia menghentikan jalannya. Yap Tia, perempuan yang sedari tadi menjadi perhatian semua orang. Bukan . Bukan Tia yang sedang di perhatikan, melainkan seseorang yang berada di belakang Tia saat ini.
astaga apakah itu calon suamiku yang sedang berjalan dengan perempuan asing
apakah itu pangeran ice kita
siapa perempuan itu, beruntung sekali bisa berdekatan dengan kak Danu
dia seperti perempuan mur**an
__ADS_1
hei,, apakah kau tak lihat jika perempuan itu tidak sadar jika yang berada di belakangnya itu kak Danu
dia hanya pura-pura biar dia kelihatan perempuan yang tidak suka tebar pesona
sudah lah lebih baik kau berkaca diri
cih
tapi siapa perempuan itu aku tidak pernah melihat nya
aku rasa tidak karena aku pernah melihat nya walau sekali
Begitulah bisikan penggemar Arta yang melihat perempuan yang berdiri di depan Arta dengan dekat itu.
Br***sek siapa yang berani mendekati Danu ku, setauku, Danu bahkan tidak ingin berdekatan dengan perempuan manapun walau itu hanya berjalan berdampingan dengan jarak yang lumayan jauh. Tapi ini, dia bahkan berada tepat di belakang gadis itu hanya beberapa senti. Tidak akan ku biarkan.
__ADS_1
" Jangan dengarkan mereka " ucap Arta berbisik tepat di telinga Tia. Mendengar bisikan itu, Tia pun tersentak kaget dan seketika bulu kuduk nya merinding di buatnya.
Bukan hanya Tia , semua orang yang melihat interaksi mereka berdua terpekik tertahan
Astaga, apakah itu Danu sang pangeran es yang anti dengan perempuan, tapi sekarang bahkan dirinya yang mendekati perempuan itu. Daebak
Setelah tersadar dari terkejutan nya, Tia segera menjauh dari Arta. Seperti peribahasa, sudah jatuh tertimpa tangga pula, kesialan Tia kini bertambah, dia yang ceroboh tidak memperhatikan langkah kakinya sehingga ia hampir saja terjungkal jika tangan kekar milik Arta tidak menarik salah satu tangan nya, bagaikan gerakan slowmotion, tubuh Tia yang tadinya membelakangi Arta kini telah berbalik dan menabrak dada kokoh milik Arta, dan tangan Arta kini bertengger manis di pinggang ramping milik Tia menekan kuat sehingga tubuh Tia kini berada di dekapan Arta.
Masih dengan terkejutan nya Tia hanya diam membisu dengan tatapan kosong apa yang barusan terjadi ia bahkan tidak menyadari jika Arta sedang menatapnya dalam.
Adegan tersebut membuat semua orang menatap bengong, seorang Arta tidak hanya berjalan dekat dengan seorang perempuan, kini bahkan Arta memeluk gadis itu. Ingat, memeluk. hal yang tidak akan pernah ia lakukan kepada siapapun selain sang mommy, rumor ini bahkan sudah tidak asing bagi khalayak ramai jika Arta enggan berurusan dengan perempuan.
" Hati- hati baby "
Hening. Sangat sangat hening. suasana koridor sekolah terasa lebih sunyi setelah mendengar suara bass serta sexy milik arta yang di tujukan pada gadis yang berada dj dekapan Arta.
__ADS_1