Mungkinkah Cinta

Mungkinkah Cinta
26


__ADS_3

Ayah Dita terlihat murka melihat keadaan anak semata wayang nya pulang dengan hidung memar berdarah.


" Siapa yang berani melakukan ini padamu " Alex mencengkeram dagu Dita, Ia merasa marah, harga dirinya serasa di injak.


" Hanya gadis miskin rendahan " jawaban Dita membuat kobaran emosi pada diri Alex semakin menjadi


Dita merasa dagunya nyeri, ayah nya mencengkaram terlalu kuat


" Hanya dengan gadis miskin kau bisa seperti ini ! Jangan membuat keluarga kita malu Dita ! Kita keluarga terpandang, kita bisa berbuat apa saja yang kita inginkan, dan kau malah seperti ini, seperti orang lemah "


" Katakan siapa "


" Aku tidak tau ayah "


" Bagaimana kau berurusan dengan nya jika kau tidak tau namanya "


" Yang aku tau, jika gadis itu adalah kekasih Danuarta gerald, aku mencintai nya ayah, aku tidak mau siapapun mendekatinya termasuk gadis sialan itu " ucapnya menggebu


Gerald, hmm


"Besok malam ikut ayah kita akan bertamu dengan teman lama" ucap Alex , tidak ada yang tau apa yang ada di pikiran Alex saat ini, ia seperti sudah merencanakan sesuatu.


Kenapa ganti topik, aku kan minta dukungan ayah supaya bisa membalas gadis sialan itu, tapi kenapa jadi bertamu

__ADS_1


" Kita mau kemana ayah "


" Sudah, ikuti saja apa kata ayah kau mau bersama Danu itu kan " ucap Alex dengan senyum smirk nya


" Iya ayah, aku tidak mau siapapun merebutnya dariku, dan akan ku pastikan jika Danu akan menjadi milikku " Dita masih geram jika mengingat perlakuan gadis itu, ia merasa di permalukan.


*


*


*


Tut tut tut


panggilan pertama


panggilan kedua juga belum tersambung


" Bibi, aku butuh paman dan bibi " ucap nya parau. Saat sampai dirumah beberapa waktu lalu, ia langsung menangis. Menangis tentang hidup nya. Bukan karena kurang kasih sayang, karena iya yakin, kasih sayang paman dan bibinya melebihi apapun, tapi percayalah Tia juga merasa ada kekosongan di dalam dirinya. Tanpa sosok kedua orang tuanya dirinya merasa hampa.


Tiba tiba handphone nya berdering, ia buru buru mengangkat nya


" Hallo bi,, " terdengar aangat pilu

__ADS_1


" Tia, kamu kenapa sayang " Bibi nya tentu saja terkejut mendengar suara Tia yang memilukan untuk nya


" Aku merindukan mereka "


" Ada bibi dan paman mu sayang, jangan kau merasa sendiri, mereka sudah tenang di sana "


Hanya itu yang mampu Mauza ucapkan pada keponakan nya, hatinya pun hancur kala ia mengingat mendiang sang kakak, hanya kakaknyalah yang ia punya, tapi telah meninggalkan nya terlebih dulu.


" Aku merindukan mu bi "


" Kau ingin mengatakan sesuatu pada bibi " ia tau jika Tia merindukan kedua orang tuanya pasti ada sesuatu yang terjadi dengan Tia, sejak di tinggal orang tuanya, Tia selalu seperti itu.


Tidak ada yang ia tutupi dari sang bibi, ia menceritakan apa yang ia lakukan di sekolah tadi, dari nada bicara nya Mauza tau jika Tia kini sedang tertekan


" Tia,, " Mauza menjeda ucapan nya


" Apa kau percaya jika kau mempunyai alter ego "


Tia mematung, bukan ia tak tau apa alter ego, tapi mengingat apa yang ia lakukan pada Dita ia yakin jika itu kepribadian nya yang lain.


Note : Alter ego adalah kepribadian lain yang di tampilkan berbanding terbalik dengan kehidupan aslinya. Alter ego termasuk dalam gangguan identitas disosiatif dikenal juga dengan gangguan kepribadian ganda


Happy reading ,,,

__ADS_1


__ADS_2