Mungkinkah Cinta

Mungkinkah Cinta
02


__ADS_3

*tok tok tok


"Tuan*,, ?"


Suara seseorang di iringi dengan ketukan pintu itu tidak membuat seseorang yang masih bergelut dengan selimut tebalnya itu terbangun.


" Apakah tuan muda tidak sekolah hari ini". Ucapnya lagi, merasa tidak ada jawaban di balik kamar seseorang yang tadi mengetuk pintu itupun lantas masuk yang ternyata tidak dikunci oleh sang pemilik kamar.


"Tuan ,, " Panggilnya lagi.


Dan lagi-lagi tak ada jawaban dari seseorang yang di panggil Tuan muda itu.


"Tuan muda ".Ucapnya sedikit keras, yang hanya di balas decakan malas oleh pemuda itu.


"Kau mengganggu tidurku Ken". Dengan pandangan yang datar serta dingin itu dia membalas sang asisten Kenart yang biasa dia panggil dengan Ken.


"Maaf tuan muda ". Ken menjawab sambil menundukkan kepalanya yang hanya di jawab oleh deheman sambil berjalan menuju kamar mandinya.


Setelah tuan mudanya hilang di balik pintu kamar mandi asisten Ken pun segera menyiapkan apa saja yang di perlukan tuan mudanya, dari seragam sekolahnya serta apa saja yang perlu di bawanya.


DANUARTA GERALD. Tuan muda pewaris tunggal dari perusahaan raksasa yang tidak hanya sukses di negaranya juga sukses di negara Asia dan Eropa.


Memiliki rupa yang sangat tampan rahang tegas alis tebal mata tajam serta bibir tipis yang menggoda imandan jangan lupakan juga postur tubuh tinggi kekar itu ternyata belum memiliki tambatan hati atau sekedar cinta anak SMA . Bukan berarti tidak ada yang mau menjadi kekasihnya tapi lebih tepatnya tidak ada yang berani mendekatinya. Danuarta di kenal sebagai remaja yang dingin kejam dan arogan.

__ADS_1


Walaupun dirinya masih remaja ia sudah di didik keras oleh sang daddy dari kecil agar tidak ada yang berani meremehkan pewaris tunggal dari pemilik


GG corp itu. Dan terbukti sekarang dia telah menjadi sosok remaja yang kejam melebihi daddy nya dingin yang melebihi mommy nya, ya sang mommy di kenal sebagai nyonya balok es jika sedang di luar rumah dan bertemu dengan orang-orang asing ataupun sedang mengikuti kegiatan sang suami.


lain di luar lain pula di dalam rumah, sepasang suami istri ini sangatlah hangat dan pastinya jika ada yang melihat keromantisan mereka pastilah akan sangat iri, dan mereka juga sangat menyayangi anak tunggal mereka ya walaupun sifat kejam dan dinginnya tidak berubah walaupun di dalam rumahnya.


"Hai son,, ".Ucap sang mommy saat dia mendapati anaknya sedang menuju ke meja makan di mana dirinya berada yang sedang menyiapkan sarapan untuk suaminya.


"Pagi mom ".Ucap Arta dengan singkat.


"Aah kau ini bersikaplah hangat pada mommy mu ini sayang ". Ucapnya pada sang anak setelah dia mendengar jawaban dingin anak nya .


Dia sering heran mengapa anaknya ini dinginnya di bawa pulang, kalaupun bawa pulang setidaknya tinggalkan saja dalam mobil jangan di bawa masuk ke dalam rumah. Ia akui dirinya itu dingin tapi tidak sedingin anaknya itu.


Tapi tidak di pungkiri walaupun 1 keluarga itu dingin tidak menjadikn mereka jauh satu sama lain karena mereka tau dalam diri mereka tersimpan sejuta sayang yang mereka tau beginilah cara mereka saling menyayangi.


Mereka pun melanjutkan sarapan nya dengan khitmat dan nikmat.


Beberapa saat berlalu ketiganya sudah menyelesaikan sarapannya dan akan bergegas melakukan kegiatan masing-masing sang daddy yang akan ke kantor dan sang mommy yang akan ke butiknya.


Lalu Arta ?


Tentu saja sekolah, walaupun kecerdasannya tidak di ragukan lagi tapi dia masih harus menambah ilmu bukan ?

__ADS_1


"Aku pergi ". ucap Arta setelah mencium kening sang mommy, see Arta itu perhatian tapi caranya saja yang beda tidak perlu dengan kata manis jika tindakkannya saja sudah mewakili semuanya.


"Yes darling,, ". Ucapnya bahagia, walaupun sering di perlakukan seperti itu tetap saja membuat hatinya hangat.


"Itulah anakku ". Ucap sang suami setelah mengelap mulutnya dengan tisu.


"Dia juga anakku kalau kamu lupa". Jawabnya ketus mendengar kata yang di lontarkan suaminya itu.


"Sudahlah sayang ayo kita berangkat". Menghentikan perdebatan yang jika di teruskan akan memakan waktu yang lumayan lama karna dia tau tabiat istrinya itu jika sudah berdebat.


"Oh astaga maafkan aku honey ,, aku lupa jika sudah menyangkut Arta".Ucapnya penuh sesal pada sang suami, yang hanya di balas anggukan.


Setelah keluar dari rumah oh no lebih tepatnya mansion Arta pun bergegas menuju mobilnya yang di sana sudah ada asisten ken yang siap untuk mengantarkan tuan mudanya pergi ke sekolah.


"Mari tuan muda". Ucap nya setelah ia membuka pintu mobil belakang.


"Tak bisakah aku membawa mobilku sendiri".Ucapnya Arta datar.


"Anda belum cukup umur tuan ". Balas asisten ken


"Aku bahkan sudah mempunyai SIM". Balas Arta lagi dengan memasuki mobil dengan kasar, asisten ken hanya menggelengkan kepalanya karena dia sudah hafal betul bagaimana sikap arogan nya sang tuan muda.


"Bangunkan aku jika sudah sampai ". Ucap Arta setelah menutup mata serta tangan yang bersedekap di dadanya menandakan bahwa dia tidak ingin di ganggu.

__ADS_1


"Baik tuan muda" . Ucap asisten ken


__ADS_2