
Zevano sedang berada ditempat yang biasanya untuk menyimpan barang penyeludupan barang ilegal
Ada seseorang yang datang untuk membeli barang ilegalnya. Tetapi pria itu memiliki maksud lain dan untungnya zevano sudah lebih dulu mengetahuinya
"Rupanya kau ingin bermain main denganku!!"menendang pria
"Dasar brengsek!!!aku akan membunuhmu"teriak
"HAHAHAHA"zevano tertawa sangat keras yang membuat siapa saja yang mendengarnya merasa merinding
"Membunuhku??"menunjuk dirinya sendiri
"Sebelum kau membunuhku,aku yang akan lebih dulu membunuhmu!!"zevano memotong jari pria
"Akhhh"teriak
"Bagaimana??sakit??ini tidak seberapa!!dengan Sebuah pengkhianatan!!"tersenyum misterius
"Cih"pria itu meludahi zevano tepat pada wajahnya
zevano yang tidak terima dengan hal itu langsung memotong Lidah pria itu
Pria itu berteriak tetapi tidak terdengar membuat zevano merasa senang
"Kau berbicara apa?aku tidak mendengarnya!!apa kalian mendengarnya??"menatap anak buahnya
"Tidak tuan"serempak
"Kau dengar??mereka tidak mendengar suaramu!!So"zevano duduk di kursi yang tidak jauh dari pria itu yang entah apa pria itu teriakan
"Sebentar lagi kau akan segera menjemput ajalmu!!"aura pembunuh
Drrt.. Drrt.. Drrtt..
My bee❤is calling...
"Siksa dia sampai dia sendiri yang meminta untuk segera mati!!setelah itu berikan daging nya kepada serigala putih ku!!"datar
"Baik tuan"Ucap dave
__ADS_1
Zevano keluar dari tempat itu dan segera mengangkat telfon Marcella yang sudah berulang kali menelfonnya
"Hal-"
"kau bisa tidak!!jangan sok sibuk!!disini bukan kau doang yang punya urusan!!aku sudah menunggumu ditempat lokasi!!apa kau lupa kalo hari ini kita photo prewedd?!!"
Zevano menjauhkan ponselnya dari telinganya,karna mendengar suara teriakan Marcella yang membuat telinganya sakit
"Aku segera kesana"
"A-"
Tut..
Zevano langsung mematikan telponnya,lalu zevano pergi meninggalkan tempat itu. Dan menyusul Marcella yang sudah berada ditempat lokasi yang dimana mereka akan melakukan photo prewedd
Sedangkan ditempat lain marcella sedang menyumpah serapah zevano,yang mematikan telfonnya begitu saja tanpa mendengarkan ucapannya
1 Jam kemudian akhirnya orang yang ditunggu tunggu kini sudah datang
Marcella yang mengetahui zevano yang sudah tiba hanya bersikap acuh,ia masih kesal dengannya karna dengan seenaknya mematikan telponnya
Marcella menunggu zevano yang sedang mengganti pakaiannya sambil memainkan ponselnya. Zevano sudah selesai mengganti pakaian kini mereka langsung menuju ke tepi pantai untuk photoshoot
Mereka memang melakukan photo prewed dipantai atas kemauan Marcella sendiri sedangkan zevano hanya menurutinya saja
Mereka melakukan beberapa gaya yang telah diarahkan oleh asisten photography nya,walaupun sudah ditentukan tetapi mereka terlihat sangat natural dengan beberapa pose yang romance
Dan ada beberapa pose yang dimana mereka disuruh untuk berciuman mesra,awalnya Marcella keberatan akan hal itu. Tetapi ia juga tidak bisa menolaknya bagaimana pun juga ia harus mengikuti apa yang sudah diarahkan.
__ADS_1
(Anggap saja kuda nya sedang tidak di kandang nya ya guys😆)
(Anggap saja itu Marcella dan zevano ya guys😂)
Setelah matahari mulai terbenam mereka pun segera bersih bersih karna pakaian mereka sudah basah akibat terkena air
Setelah mengganti pakaian dengan pakaian bersih,kini mereka akan melanjutkan malam disebuah resort yang langsung berhadapan dengan pantai
Zevano mendapatkan Marcella yang tengah melamun sambil mengaduk"makanannya,belum ada satu suap yang masuk kedalam perut Marcella
"Marcella"tidak ada sautan dari Marcella
"Arcella"tetap sama tidak ada sautan dari Marcella
Zevano mulai kesal karna tidak ada respon dari Marcella ia pun menarik hidung mancung Marcella
"Aduh sakit!!kau apa apann sih Zee"marah
"Apa yang sudah menggangu pikiranmu??sampai kau tidak mendengar panggilanku"datar
Huftt
"Tidak ada"dingin
"Habiskan makananmu,setelah itu kau istirahat"datar
"Hmm"gumam
"Gue harus cari tau!!siapa orang yang sudah bikin lyna hamil!!gue enggak bisa diem terus terusan!!gue enggak mau lyna menderita san gue enggak mau anak yang dikandung oleh lyna lahir tanpa sosok ayah"tekad dalam hati
__ADS_1