My Husband Beloved

My Husband Beloved
Episode 29


__ADS_3

Marcella hari ini ada janji temu dengan Nicholas,ia sudah berpakaian rapi tinggal berangkat saja. Tetapi ia tidak mengabari zevano bahwa hari ini ia akan bertemu dengan Nicholas,karna ia berfikir hanya sebentar saja lagi pula ia bertemu dengan sahabat suaminya


"Maaf aku terlambat"ucap Marcella


"It's oke"ucap Nicholas


"Kau mau pesan apa??"tanya Nicholas


"Macha"jawabnya


"Apa kau sendirian??"tanya Nicholas


"Hmm"gumam


"Apa vano sudah memperbolehkan mu pergi tanpa bodyguard??"Tanya Nicholas


"Enggak juga,lagi pula hanya sebentar"jawabnya yang diangguki oleh Marcella


"So,bagaimana??"tanya Marcella


"Hufft,yah gitu gitu aja"menghela nafas


"Ya gitu gitu gimana??"menyeringit


"Jawabannya tetap sama,padahal aku sudah menemui orang tuanya"memijat pangkal hidungnya


"Terus tanggapan orang tuanya?apa dia setuju??atau bagaimana??"ucap Marcella


"Mereka setuju,tetapi mereka bilang semua keputusan ada pada lyna"ucap Nicholas


"Lalu dia bilang apa,saat kamu bilang jika kau sudah menemui orang tuanya??"ucap Marcella


Nicholas bukannya menjawab tetapi malah diam,seakan ia seperti merasa tidak suks dengan perkataan sherlyna beberapa waktu yang lalu


"Nic"panggil Marcella yang melihat Nicholas hanya diam saja


"Hmm"tersadar


"Lyna bilang apa sama kamu??"ucap marcella


"Dia menganggap bahwa aku menikahinya karna aku punya rasa tanggung jawab atas anak itu"dengan pandangan kosong


"Apa memang itu tujuanmu??"ucap Marcella


Nicholas menatap Marcella dan menghela nafas berat


"Awalnya memang,aku menikahinya karna aku ingin bertanggung jawab,tapi tujuanku saat ini bukan itu lagi"jedanya


"Lalu??"serius


"Aku merasa kini aku mulai menerima dirinya,dimana pun aku berada,aku selalu memikirkannya dan ingin sekali disampingnya,aku membayangkan jika aku ada disaat dia menginginkan sesuatu dan aku akan mengabulkannya,tetapi itu tidak mungkin"senyum kecut


"Apa kau sudah mulai mencintainya??"ucap Marcella


"Aku tidak tau,yang hanya aku tau adalah aku ingin ia selalu bersamaku dan mengurus calon buah hati bersama"dengan pandangan kosong


Setelah satu jam berbincang dengan Nicholas,Nicholas terlebih dahulu berpamitan kepada marcella karna ia ada pekerjaan yang harus ia kerjakan


"Cell aku duluan ya,soalnya ada pekerjaan yang harus aku kerjakan"ucap Nicholas


"Baiklah,kau hati hati dijalan urusana sherlyna biar nanti yang aku urus"ucap Marcella


"Thanks cell"tersenyum


Marcella mengangguk dan tersenyum tipis


Sehabis kepergian Nicholas,Marcella masih ingin disana untuk beberapa menit karna ia sudah merasa nyaman dicaffe ini


Marcella membuka ponselnya untuk mencari kontak momynya,karna ia sangat merindukan momynya yang sudah lama tidak bertemu,terakhir mereka bertemu benar benar saat Marcella berpamitan untuk pergi kerumah suaminya


"Hallo momy"


"Hallo sayang,kamu kenapa baru mengabari momy??momy sangat merindukanmu"


"Maafkan aku mom,akhir-akhir ini aku ada urusan jadi tidak bisa mengabari kalian"


"Baiklah tidak apa apa,yang penting kau baik baik selalu disana ya"


"Iya mom"

__ADS_1


"Kakakmu bilang,kau sudah tidak bekerja lagi dirumah sakit apa itu benar?"


"Benar mom"


"Lohk kenapa??"


"Zee tidak mengizinkan ku untuk bekerja lagi,hanya dirinya yang boleh bekerja. Ia bilang cella adalah tanggung jawabnya jadi biar dia saja yang bekerja,cella hanya disuruh dirumah saja dan menunggu dirinya pulang bekerja"


"Tidak apa-apa jika kau tidak bekerja,ze benar kau sudah tanggung jawabnya,jadi menurut lah jika di sudah bilang sesuatu kepadamu,mungkin itu yang terbaik untukmu"


"Hmm baik mom"


"Baiklah momy matikan dulu telfon nya ya,soalnya momy mau pergi arisan dulu"


"Hmm baiklah"


Tut...


Disisi lain zevano dan dave yang baru saja kembali dari kantor,tidak mendapat sambutan dari Marcella karna memang ini bukan jam pulang kerja,makanya itu tidak ada sambutan dari Marcella


"SAYANG"teriak zevano. Tidak ada sautan dari Marcella hanya ada keheningan


"Sayang aku pulang!!lihat aku membawakanmu hadiah"ucap zevano,lagi lagi tidak ada sautan dari Marcella


"Kenapa tidak ada sautan dari cella??biasanya sekali aku memanggilnya ia akan menyautiku"ucap diri sendiri


"Mungkin nona sedang berada dikamar mandi tuan,makannya nona tidak mendengar suaramu"ucap dave menyauti


"Baiklah,aku akan memberikannya dikamar saja"ucap zevano dan meninggalkan dave diruang tengah


Zevano memasuki kemarnya dengan perasaan bahagia karna ia akan memberikan istrinya hadiah yang ia belikan untuk istrinya dari jauh-jauh hari


"Sayang"panggil zevano


Sepi,itulah yang dirasakan oleh zevano yang tidak ada sautan dari istrinya. Kemudian ia membuka pintu kamar mandi,membuka ruang ganti tetapi tidak menemukan keberadaan istrinya. Zevano memeriksa ke segala arah kamarnya tetapi tetap tidak menemukan keberadaan istrinya.


Ia masih ingin berfikir positif mungkin istrinya sedang pergi sebentar lalu akan kembali,tetapi ia berfikir kembali tidak mungkin istrinya pergi tanpa minta izin kepadanya. Zevano menghubungi Marcella tetapi tidak ada jawaban hanya ada suara operator,ia pun menghubunginya kembali tetapi hasilnya sama saja


Mata zevano memerah,detak jantungnya seakan berhenti. Yang awalnya ia berfikir positif kini pikirannya sudah kemana mana,ia takut akan terjadi sesuatu kepada istrinya


"DAVE"teriak zevano


"Ada apa tuan"ucap dave


"Marcella tidak ada,aku sudah memeriksanya di seluruh kamar tetapi tidak menemukannya"Frustasi


"Lalu apa yang harus saya lakukan tuan"ucap dave yang juga ikut panik


"Aku memasang alat pelacak pada cincin pernikahan kami,aku akan memeriksa cctv dan kau cari keberadaan Marcella kau sangat mahir dalam hal itu bukan??jika aku memanggil nic itu akan lama"panjang lebar


"Baik tuan"ucap dave


kini mereka berdua memulai mencari keberadaan Marcella,zevano juga sudah menghubungi Nicholas untuk meminta bantuan,dan ternyata Nicholas bilang bahwa dirinya habis bertemu dengan istrinya setengah jam yang lalu. Dengan senang hati Nicholas akan membantu zevano bagaimanapun juga itu salahnya,karna ia tidak meminta izin terlebih dulu kepada zevano,bahwa ia ingin bertemu dengan istrinya


"Bagaimana??apa sudah ketemu??"ucap Nicholas yang baru saja datang dengan nafas yang tersengkal


"Sedikit lagi"ucap dave


"Apa kau sudah memeriksa cctv dimana kau bertemu dengan istriku??"ucap zevano


"Sudah,tapi seperti nya orang itu sangat pintar karna mereka menghancurkan cctv disana jadi aku tidak mengetahuinya"ucap Nicholas


"Arghh,sayang kamu dimana"frustasi


"Tenanglah kita akan segera menemukannya"ucap nicholas menenangkan zevano agar lebih tenang


"Ketemu"ucap dave setelah mengutak atik laptopnya di meja


"Siapa dia??siapa yang berani menyentuh istriku!!"ucap zevano datar dan dingin


"Maxsime"ucap dave


Zevano terbelalak kaget mendengar perkataan dave,maxsime adalah orang yang telah menyatakan cintanya kepada istrinya yang membuat mereka bertengkar


"Maxsime bukannya orang yang kau ceritakan itu padaku?kenapa dia melakukan ini??apa kau punya dendam terhadapnya??apa dia yang punya dendam kepada marcella karna cintanya ditolak??"ucap Nicholas


"Sepertinya bukan membalas dendam kepada nona tuan,secara tuan maxsime sangat mencintai nona muda"ucap dave


"Apa maksudmu"menatap tajam

__ADS_1


"Tuan maxsime ingin membalas dendam kepada anda,karna anda sudah menghancurkan masa depannya dan membuat dirinya harus tinggal di jalanan dan keluarganya juga tidak mau menampungnya lagi,karna perusahaan mereka bangkrut atas perbuatannya"tutur dave


"Maka dari itu tuan maxsime menculik nona muda karna ia tau jika nona muda adalah kelemahan anda"ucap dave


"Sial"maki zevano


"Dimana mereka menyekap istriku"dengan aura membunuh


"Dia berada digedung tua tempat biasa mafia membunuh musuhnya tanpa jejak"ucap dave serius


Zevano membeku seketika saat mendengar perkataan dave,apa yang harus ia katakan pada keluarganya nanti??jika Marcella dalam bahaya,terutama pada kakak iparnya kenzie yang sangat tidak suka jika adiknya sedikit saja terluka,apa dia harus memberitahunya??


"Lalu apa yang harus kita lakukan"Tanya Nicholas


"Kumpulkan semua pengawal yang sudah aku latih secara langsung untuk dibawa kegedung itu,kita lihat siapa yang sudah mengganggu kebahagian ku dan juga istriku"dengan aura membunuh dan juga haus darah yang sudah melekat dimata zevano


Ditempat lain tepatnya digedung tua tak berpenghuni dan sangat jauh dari jangkauan masyarakat Marcella membuka kedua matanya,dia mengerjapkan matanya untuk mengembalikan kesadarannya dan melihat tubuhnya yang sedang terikat


"Ekhh"Marcella menggeliat saat tubuhnya terikat oleh sesuatu


"Sudah bangun??"ucap seorang pria


"M-maxsime"panggil Marcella yang tidak percaya apa yang ia lihat


"Hey kita bertemu kembali"ucap maxsime dengan tersenyum namun bukan senyuman hangat seperti dulu matanya penuh dengan kedendaman saat menatap Marcella


"Kenapa kau ada disini??"ucap Marcella sambil meronta-ronta dengan tali yang terikat ditubuhnya,tapi percuma karna ikatannya ternyata terlalu kuat


"Untuk membunuhmu"jawab maxsime santi lalu duduk dipinggir


Marcella terbelalak kaget mendengar ucapan maxsime dengan kata-kata itu dengan semudah itu


"A...apa salahku padamu??aku tidak punya urusan kepadamu,jadi tolong lepaskan aku dan biarkan aku pergi dari sini " ucap Marcella dengan meninggikan suaranya


"Diam!!siapa kau yang berani meneriaki diriku!!SEKALI SAJA KAU BERTERIAK ,AKU TIDAK AKAN SEGAN SEGAN MEROBEK MULUT MANSIMU ITU" dengan penuh penekanan dikalimatnya


"Apa salahku??aku tidak pernah sekalipun menyakitimu"ucap Marcella menurunkan suaranya


"Ohh benarkah??baiklah aku akan menjelaskannya pdamu. Marcella Luish ohh bukan lagi Marcella Schmitz dengarkan aku baik-baik kau memang tidak punya salah apapun padaku dan kau juga tidak ada urusan kepadaku. Hanya saja kau pasti sudah tahu bukan??jika aku menyukaimu??"ucap maxsime


"Anggapa saja seperti itu,aku menyukaimu tapi tidak dengan kau. Tapi tidak masalah aku menerima semuanya,aku menerima kenyataan bahwa kau tidak bisa dimiliki,aku menjauhimu dan juga kehidupanmu"jedanya ia mengelus pipi mulus Marcella tetapi Marcella langsung memalingkan wajahnya,maxsime pun terkekeh tetapi tatapanya penuh dengan kebencian


"Tapi kini aku kembali kali ini bukan untuk cinta melainkan untuk membalas semua berbuatan suamimu yang telah membuatku sengsara!!suamimu telah membuatku hidup berantakan!!bahkan suamimu telah menghancurkan masa depanku!!"dengan penuh kemarahan


"Itu memang karna kesalahanmu!!bukan karna suamiku!!jika kau tidak membuat masalah dengan nya kau tidak akan seperti ini!!"


"Tapi apa salah jika aku ingin mengejar orang yang aku cintai ha?!!"Bentak


"Salah!!itu salah besar!!karna kau telah mencintai orang yang sudah menikah!!!"Meninggikan suaranya tanpa memperdulikan ancaman maxsime yang akan merobek mulut manisnya


Plakk..


maxsime menampar pipi


membuat ujung bibir Marcella mengeluarkan darah.Pipi Marcella memerah akibat tamparan maxsime ia merasa perih dan sakit di pipinya


"Aku sudah bilang,jangan berteriak kepadaku!!aku akan memberikan yang bahkan jauh dari pada ini"teriak maxsime


Setelah bebrapa menit,mereka sudah sampai disebuah gedung tua,mereka melihat ada banyaknya penjaga yang membuat zevano,nicholas dan dave berfikir sanagt jauh,ia berfikir tidak mungkin maxsime membayar semua pengawal sebanyak ini sedangkan maxsime Sekaran sudah tidak punya apa apa,bagaimana ia membayar para pengawal itu,Pasti ada seseorang yang membantunya


DOR...


Tanpa butuh waktu lama,pengawal zevano memulai menyerang satu persatu lawannya


"Habisi penajaga yang ada dijalan menuju ruangan yang dimana Marcella disekap"ucap zevano kepada Nicholas dan juga dave


"Dengan senang hati"ucap Nicholas tersenyum lalu mengeluarkan senjatanya begitupun dengan dave,dan memulai menembak musuh musuhnya


Zevano pun juga melakukan hal yang sama dengan menembakan seluruh penjaga yang mendekatinya untuk melawan. Sistem penembakan zevano tidak bisa diragukan lagi karna senjata milik zevano berbeda dengan yang lain,siapa yang menyerangnya itu akan menjadi lawannya dan zevano menembaki bagian organ-organ vitalnya saja,ia tidak akan membunuhnya


"Aku tidak menyangka jika penjagaannya seketat ini"ucap Nicholas sembari melepas timah panas pada dada musuhnya yang mendekatinya.


"Dimana ruangannya"tidak memperdulikan ucapan Nicholas


"Sepertinya diruangan itu"Nicholas menunjuk kearah para pengawal yang menjaga ketat salah satu


pintu dan hanya ruangan itu yang menggunakan pintu


"Habisi mereka semua lalu kita akan periksa ruangan itu,jangan biarkan dia menyentuh istriku!!istriku hatus keluar dengan keadaan baik-baik saja"ucap zevano menatap tajam

__ADS_1


Zevano,Nicholas dan dave mulai menyerang kearah ruangan yang dicurigai sebagai tempat dimana Marcella disekap


__ADS_2