
Hospital Medical Luish City
06:45
_____________________
Marcella yang baru saja sampai dirumah sakit,sudah mendapatkan kejutan yang tidak terduga pasalnya seluruh staf rumah sakit maupun pengunjung memberikan dirinya bunga levender. Sampai sampai ia tidak bisa membawanya karna saking banyaknya
saat sudah sampai diruangannya ia menaruh semua bunga levender diatas meja dan ia melihat sebuah surat,ia mengambilmya lalu membukannya
To : Zevano Mueller Schmitz :
...Bagaimana??apa kau suka dengan kejutanku??ini tidak akan seberapa dengan apa yang saya lakukan terhadapmu nanti dengan disaksikan oleh banyak orang. Dan saya ingatkan lagi!!saya akan segera melamarmu jika waktunya akan tiba!!!...
... ...
...From : Gadis Kecil ...
"Benar benar gila ya nih orang,siapa juga yang mau menikah dengannya.. Dan ini lagi kenapa lagi harus kasih gue bunga"gerutu
Marcella bingung harus apakan semua bunga bunga ini,ia Ingin membuangnya tapi sayang karna ia sangat menyukai bunga levender,jika ia menerimanya sama saja ia menerima zevano
"Bagaimana??"datar
"Menurut informasi yang saya dapat.. Nona marcella memberikan bunga bunga itu kepada pasiennya tuan"ucap dave
Zevano mengangguk dan menyuruh dave untuk keluar dari ruangannya
"sampai segitunya kah kau membenciku??"sambil menatap foto marcella yang dijadikan wallpaper dilayar ponselnya
Luish Mansion,Roma,Italia
20:15
______________________
Marcella baru saja pulang dan langsung merebahkan tubuhnya disofa empuknya diruang tengah. Keluarganya yang melihat itu pun hanya menggeleng kepala saja
"Kau terlihat sangat cape sekali sayang"ucap mauren
"Hmm"gumam
"Kau kenapa??tidak biasanya"heran kenzie melihat ada yang aneh dengan marcella pasalnya setiap marcella pulang ia langsung memeluk dirinya tetapi sekarang tidak,ia seperti tidak peduli dengan keberadaannya
Tetapi marcella memilih untuk diam,karna hari ini ia sedang malas untuk berbicara dengan siapapun termasuk dengan keluarganya
Kenzie yang merasa diabaikan oleh adiknya hanya mencibir lalu beralih kearah zayn yang sedang bermain dengan mobil mobilannya
Kenzie membisikan sesuatu kepada zayn dan menyuruhnya untuk menggangu marcella yang sedang memejamkan matanya
"Mimi"panggil zayn. Tidak ada sautan dari marcella
"Mimi"panggilnya sekali lagi. Tetap tidak ada sautan dari marcella walau marcella mendengarnya tetapi ia malas untuk meladeninya
"MIMI"akhirnya zayn pun teriak karna tidak mendapatkan sautan dari marcella. Dengan malas marcella membuka matanya dan melihat kearah zayn dengan wajahnya yang sudah memerah karna habis berteriak
"Apa sayang"malas
"Mimi napa iam aja aat ayn ngeanggil mimi"kesal
"Mimi cape sayang"lembut sambil menatap kesal kearah kenzie
sedangkan kenzie tersenyum jail karna aksinya berhasil dengan perantara zayn,karna sudah membuat marcella kesal
"Mimi iat deh ayn unya ainan aru"sambil menunjukan mobil mobilannya
"Wah iya sayang bagus.. Dari siapa memangnya hmm??"lembut
"Papi"ucap zayn
"Ha"cengo
"vano yang memberikannya"Ucap kenzie
__ADS_1
"Owh"cuek
"Owh saja??"tak percaya
"Lalu aku harus apa??lompat lompat begitu??"sinis
"Sayang"panggil lucas
"hmm"gumam
"bagaimana??"
"Bagaimana apa nya??"pura pura tak tahu padahal ia tahu arah pembicaraan lucas
"Apa kau sudah memikirkan soal zevano ingin menikahimu??"ucap lucas
"Kenapa harus dipikirin??memangnya aku mau menikah dengannya"dingin
"Tapi sayang-"
"Sudahlah dad aku cape"memotong pembicaraan lucas,lalu ia langsung pergi begitu saja tanpa memperdulikan panggilan mereka
"Lihat adik kesayanganmu itu"ucap lucas
"Putrimu juga sayang"ucap mauren
"yayayaya"ucap lucas
Imoga,Roma
19:45
___________
"Elo kenapa??ada masalah??"tanya sherlyna
Saat ini memang marcella berada direstoran untuk sekedar makan malam dan mengobrol dengan sherlyna. Karna beberapa hari ini mereka tidak bertemu karna sherlyna sibuk dengan pemotretannya sedangkan marcella sibuk dengan profesinya sebagai dokter
"Taulah lyn pusing gue"memijat pangkal hidungnya
"Zevano"pelan
"Zevano??kenapa dengan dia??dia bikin masalah sama elo??"Tanya sherlyna
"Bukan tapi"jedanya
"Tapi apa??jangan bikin gue mati penasaran dong"kesal
"Beberapa hari yang lalu zevano datang kekantor untuk nemuin dady"ucapnya
"Ngapain??"tanya nya
"Hmm dia minta izin sama dady buat nikahin gue lyn"frustasi
"APA"!!!!Teriak sherlyna dengan reflek ia berdiri dari duduknya
Semua para pengunjung menatap kearah meja yang ditempati oleh marcella dan sherlyna dengan pandangan aneh dan juga heran
"Liat akibat elo teriak. Semua orang pada ngeliatin kita bikin malu aja lo"kesal
"Abisnya gue terkejut cella... Tapi emang benar zevano mau nikahin elo??terus elo terima apa enggak??"tanya sherlyna
"Yah enggak lahk yah kali gue terima,elo kan tau sendiri kalo gue benci banget sama dia"dingin
"Tapi kenapa tiba tiba zevano mau nikahin elo??pasti kan ada alasannya bukan??apa jangan jangan disuka lagi sama elo"tebaknya
"Yah enggak mungkin lahk"mengelak
"Didunia ini tidak ada yang tidak mungkin cella"sambil memakan makanannya
Marcella terdiam memikirkan ucapan sherlyna kembali
"Enggak mungkin kan??manusia es itu punya rasa sama gue??kayanya enggak deh"menerka nerka dalam hatinya
__ADS_1
Ditempat yang sama zevano sedang makan malam bersama rekan kerjanya dan juga putrinya untuk membahas perihal kerja samanya yang ditemani oleh dave asistennya
Wanita itu selalu menatap dirinya dengan pandangan yang berbeda yang membuat dirinya merasa risih
Saat sedang membicarakan perihal kerja sama,tiba tiba ada seorang gadis yang berteriak sampai berdiri yang membuat semua orang menatap kearahnya
"APA"Teriak
Zevano mengikuti arah pandangan mereka kesalah satu meja,tempat gadis itu duduki yang tidak jauh darinya. Ia merasa familiar dengan teman gadis itu yang membelakangi dirinya
Zevano terus memperhatikannya,dan ia pun akhirnya mengenali gadis itu
"Cih dia bukannya seorang model yang saat ini sedang naik daun"sinis
Zevano memgalihkan pandangannya kepada wanita yang ada dihadapannya yang sedang menunjukan ekspresi sinisnnya kepada teman gadisnya
"Tuan schmitz??apa saya boleh bertanya dengan anda??soal pribadi??"tanya rekan kerja
"Hmm""gumam sambil menatap gadisnya yang sedang mengobrol dengan temannya
"Apa anda sudah memiliki kekasih??"tanya rekan kerja
Zevano langsung menatap rekan kerjanya dengan tatapan andalannya
"Jika pun ada memangnya ada urusan apa dengan anda??"datar
"tidak ada memang.. Hanya saja jika anda tidak punya kekasih saya ingin menjodohkan anda dengan putri saya"ucap rekan kerja
Wanita itu merasa senang karna ayahnya berniat akan menjodohkan dengan pria yang kini berada dihadapannya yang sedang digilai banyak wanita diluaran sana ia akan sangat senang jika mendapatkan zevano dan akan memamerkan bahwa dia bisa memiliki zevano
"Apa kau sedang berniat untuk menjual putrimu??"sinis
"Maksud anda apa tuan??"tak suka
"Tidak perlu saya jelaskan pun anda sudah tahu maksud saya apa!!dari pada kau menjual putrimu kepadaku mending kau jual kepada pria hidung belang!!!soalnya cocok dengan pakaiannya dan juga dandannya"panjang lebar
SKAKMAT!!!
Pria paruh baya dan putrinya merasa terhina dengan ucapan pedas zevano yang sangat menusuk,apalagi dengan tatapan intimidasinya yang sangat tajam bak elang
"Perkataan anda telah menghina putri saya tuan!!!"marah
"Saya bukannya menghina!!itu memang benar!!kau punya mata bukan??lihat pakaian putrimu!!apa pantas disebut dengan seorang gadis ehh?!!"datar
Gadis itu menangis karna ucapan pedan zevano yang sangat menghina dirinya
"KAU!!!"Bentak
semua orang langsung mengalihkan pandangannya kearah tempat yang dimana zevano tempati
"Cell itu bukannya zevano ya??"berbisik
"Hmm"gumam
"Kok elh biasa aja sih??itu kan calon suami elo"ucap sherlyna
"Dalam mimpimu"sinis
"Kau merasa tersindir dengan perkataan saya??berarti anda telah mengakui dengan tidak secara langsung pak tua!!!anda tidak ada apa apanya bagi saya!!!"menatap tajam
"Dan anda bertanya kepada saya bukan??saya sudah punya kekasih ataupun belum??baiklah saya akan memberitahu kepada anda dan putri jalangmu ini"zevano langsung beranjak dari duduknya dan menghampiri tempat meja marcella dan juga sherlyna
"Cella zevano nyamperin kita ehhh"ucap sherlyna
Marcella langsung menoleh kebelakang dan memang benar zevano menghampiri mereka
"Sayang"panggilnya
"Apaan sih"ketus
"Ikut aku sebentar"datar
"Enggak mau"ketus
__ADS_1
Tanpa basa basi ia langsung menarik tangan marcella dan membawanya ketempat mejanya,marcella yang ingin berontak ia urungkan karna ia tidak mau membuat zevano malu karna ia juga sadar diri
"Anda pasti sudah mengenal colon istri saya bukan??"datar