
Seminggu sudah zevano dirawat dirumah sakit,kondisinya belum dikatakan baik baik saja. Tetapi zevano memaksa untuk pulang karna ia tidak betah dengan suasana rumah sakit dan juga bau obat-obatan,dokter pun dengan terpaksa mengizinkannya dengan syarat jika zevano kenapa kenapa pihak rumah sakit tidak beryanggung jawab
"Apa kau yakin"ucap Marcella yang masih khawatir dengan kondisi zevano
"Hmm"gumam
Hufft..
"Apa kau tidak suka aku kembali kerumah??"menatap tajam
"Bukan seperti itu"ucap Marcella
"Lalu??"menaikan sebelah alisnya
"Kondisimu masih belum sembuh total,aku takut kau kenapa kenapa"ucap Marcella
"Aku tidak membutuhkan dokter,yang aku butuhkan adalah kau yang akan mengurusku dirumah"ucap zevano
"Keras kepala"gumam Marcella yang masih terdengar oleh zevano
"Lalu kau apa??"ucap zevano
"Yayaya seterah kau saja"jengah
***
Dikediaman zevano dan Marcella kini mereka sedang menunggu kedatangan zevano karna zevano akan kembali ke kediamannya
Mereka mendengar suara deru mobil,yang ia tahu itu adalah suara mobil zevano. Mereka pun langsung menyambut zevano dan juga Marcella yang sedang membantu zevano untuk berjalan
"Wellcome to the home ZM SCHMITZ"ucap mereka serempak
Zevano hanya menunjukan ekspresi datar nya sedangkan Marcela tersenyum,mereka yang melihat zevano tidak menujukan ekspresi apapun hanya menggeleng kepala saja ini diluar ekspektasi mereka. Mereka kira zevano akan terharu atas sambutan mereka ternyata tidak
"Kenapa kalian membiarkan orang yang baru keluar dari rumah sakit berdiri terlalu lama disini,apa yang kalian tunggu??minggir aku mau lewat"ucap zevano dingin
Mereka melongo mendengar ucapan zevano ,tetapi mereka tetap mengikuti ucapan zevano dan memberikan jalan untuk zevano. Sedangkan Marcella hanya menggeleng kepala saja melihat tingkah suaminya kepada mereka
"Ini diluar ekspekasiku"ucap Nicholas yang diangguki oleh mereka
"Jika seperti ini lebih baik tidak menyambutnya,sungguh menyebalkan"ucap nicholas lagi yang diangguki oleh mereka
"Ya sudah lebih baik para wanita membuat makan malam nanti"ucap chelsea
"Ya sudah ayo kita ke dapur"ucap Mauren yang disetujui para wanita
Sedangkan para lelaki menuju ruang tengah dan membicarakan soal pekerjaan mereka dan mengobrol santai
Marcella membantu zevano untuk bersandar di kepala ranjang dengan dialasi oleh bantal agar zevano nyaman
"Sayang"panggil zevano lembut
"iya"ucap Marcella menoleh
"Kau mau kemana??"ucap zevano saat melihat Marcella yang ingin keluar dari kamarnya
"Aku ingin meembantu mereka membuatkan makan malam aku akan kembali"ucap marcella
__ADS_1
"Tidak perlu,kemarilah"ucap zevano lembut
Marcella menyeringit walau begitu ia mendekat kearah zevano,dan duduk dipinggir tempat tidur sebelah kiri
"Apa kau butuh sesuatu??"ucap Marcella
"Hmm"gumam sambil memainian ujung rambut Marcella
"Apa??"ucap Marcella
"Kau"ucap zevano
"Ha??"bingung
"Aku butuh kau jadi kau tetap disini"ucap zevano lembut
"Tapi aku harus membantu mereka membuat makan malam untuk nanti"ucap Marcella
"Apa kau lupa jika sekarang ada mami,momymu dan pelayan jadi kau akan tetap disini bersamaku"ucap zevano
"Tapi aku tidak enak jika aku tidak membantu mereka"ucap Marcella
"Mereka pasti akan mengerti sayang"ucap zevano
"Baiklah"ucap Marcella pasrah
Zevano memeluk Marcella dari samping tidak mungkin jika dari depan karna luka nya belum kering,ia juga mengecup puncak kepala Marcella dengan penuh kasih sayang
"Sayang"panggil zevano
"Hmm"mendongak
"Apa"ucap Marcella
"Aku ingin buang air kecil"ucap zevano
Marcella tampak terkejut,bagaimana mungkin ia menemani zevano buang air kecil walau bagaimana pun mereka sudah suami istri tetap saja Marcella merasa malu.
"Kenapa kau menunjukan ekspresi sepertu itu??apa kau tidak mau membantuku??"ucap zevano
"Mmm i-tu a-ku"gugup
"Kenapa"zevano bisa melihat kegugupan Marcella ia tau apa yang sedang istrinya pikirkan
"Hmm apa kau tidak bisa sendiri??"gugup
"Jika ada kau kenapa harus sendiri"ucap zevano dengan senyum misterius ia merasa gemas dengan ekspresi istrinya
"Ta-"
"Sayang aku sudah kebelet,apa kau membiarkan aku membuang air kecil disini??"ucap zevano memotong ucapan Marcella
Akhirnya Marcella pun membantu zevano turun dari tempat tidur dan membantunya kekamar mandi
"Sayang kenapa kau memalingkan wajahmu,bantu aku membuka kancing celanaku"ucap zevano
"Apa kau tidak bisa sendiri"ucap marcella yang terlihat malu
__ADS_1
"Ayolah sayang kita ini sudah suami istri"ucap zevano
Dengan pasrah Marcella pun membantu zevano membuka celananya walau ia sangat gugup dan malu,ia belum siap melihat masa depan milik suaminya
"Kenapa kau menutup matamu,kapan terbukanya aku sudah kebelet"ucap zevano merasa kesal dengan Marcella pasalnya ia memang benar benar sudah tidak tahan
Marcella akhirnya membuka matanya,saat sudah terbuka Marcella langsung memalingkan wajahnya ia benar benar merasa malu sekarang. Zevano menggeleng kepalanya melihat tingkah istrinya yang sangat menggemaskan itu
"Sayang sudah"ucap Marcella
"Apa sudah kau bersihkan??"ucap Marcella yang masih memalingkan wajahnya
"Hmm"gumam
Marcella yang masih memalingkan wajahnya tidak melihat senyumana miaterius zevano. Dengan sengaja zevano mengarahkan miliknya ke tangan Marcella dan akhirnya bukannya memegang celana zecano tetapi melainkan miliknya
"ZEVANO"Teriak Marcella
Tawa zevano tidak berhenti saat keluar dari kamar mandi,sedangkan Marcella terlihat sangat kesal dengan zevano yang sudah mengerjai dirinya yang membuat dirinya merasa malu. Tiba tiba pipinya memerah mengingat bagaimana ia memegang milik suaminya ia pun menutup wajahnya dengan kedua tangannya
"Sayang kenapa dengan pipimu??apa kau sakit"ucap zevano menghentikan tawanya dan di gantikan dengan wajah panik
"Ini orang peka tidak sih??gue gini kan karna malu bukan sakit untuk suami"gerutu Marcella dalam hati
"Tidak"kesal
"Apa kau serius"khawatir
"Hmm"gumam
"Mendekatlah"ucap zevano
"Tidak mau"ketus
"Sayang"lembut
"Tidak mau kau pasti akan mengerjaiku lagi kan??"menatap tajam
"Tidak aku hanya ingin memelukmu"terkekeh
"Bohong"ucap Marcella
"Aku tidak bohong,aku benar benar ingin memelukmu"ucap zevano lembut
Akhirnya Marcella mendekat kezevano dan memeluk menenggelamkan wajahnya didada bidang zevano yang sangat nyaman
"Ze"panggil Marcella mendongak agar melihat wajah zevano yanh sedang memejamkan matanya
"Hmm"gumam
"Apa kau lapar?"tanya Marcella
Zevano membuka matanya dan sedikit menunduk untuk menatap wajah cantik istrinya
"Kau lapar"tanya balik
"Tidak,aku pikir kau lapar aku akan mengambilkannya untukmu,mungkin mereka sudah selesai masak"ucap Marcella
__ADS_1
"Tidak perlu pelayan yang akan membawakan makan malam untuk kita"ucap zevano
"Hmm"gumam