
Setelah kepergian zevano,Marcella langsung membersihkan dirinya,karna tubuhnya sudah sangat lengket seharian ini
Sedangkan diruangan yang tidak pernah dipakai ataupun jarang dilewati oleh orang orang
Zevano dengan para anak buahnya berada disana bersama salah satu yang sudah menghancurkan kekacauan dihari bahagia nya ini
Anak buah zevano sudah berhasil menangkap 2 pelaku sedangkan yang lainnya berhasil melarikan diri
"Siapa yang sudah menyuruh kalian!!"aura pembunuh keluar
2 pria itu yang dengan keadaan terikat hanya terdiam hanya memandang zevano sinis
Zevano mengode kepada salah satu anak buahnya untuk mencabuk kedua pria itu
cetarr.. Cetarr...
"akhh"meringis
"Aku tanyakan lagi pada kalian!!siapa yang sudah menyuruh kalian,menghancurkan haru kebahagiaanku JAWAB!!"Bentak
"Kami tidak akan memberitahukan kepadamu,sampai kau membunuh kami pun kami tidak akan sekalipun memberitahumu!!"teriak
"HAHAHA"Zevano tertawa sangat keras sampai terdengar mengdengung,bahkan ketawanya sangat menyeramkan dan membuat bulu kudu merinding
"Baiklah.. Lakukan"datar
"Baik tuan"tau akan maksud dari ucapan zevano
Dengan santai zevano duduk disebuah sofa kecil sambil tersenyum misterius kepada kedua pria itu yang sedang dicambuk oleh anak buahnya sambil menghisap sebatang rokok
"K-kami a-a-akan mem-be-ri-ta-hu-mu"Terbatas menahan rasa sakit disekujur tubuhnya
"Stop"datar
Anak buah zevano pun menurutinya dan sedikit menjauh dari kedua pria itu
Zevano beranjak dari duduknya,menghampiri kedua pria itu. Zevano mengitari mereka sambil menghisap sebatang rokoknya lalu meniupnya dengan gaya yang sangat cool
"Berbicaralah"Datar sambil berjongkok dihadapan mereka dan menatap mereka dengan tatapan intimidasi nya yang sangat tajam bak elang
"tu-an met-tew"Terbata
Zevano mengepal tangannya,rahangbya mengeras.Ia tidak merasa asing dengan nama itu dan juga tidak terkejut
Zevano kembali bangun dan membelakangi mereka sambil kembali mengisap rokoknya
"Akhirnya kau memunculkan dirimu kembali sobat"dalam hati
"Beritahu aku,apa yang tuanmu lakukan selanjutnya?!!"Menatap tajam
"Ka-mi ti-dak t-tau"terbata
"Owh apa kalian masih ingin bermain main denganku??"menyeringai
"De-mi tu-han k-kami ti-dak mengetahuinya"terbata
"Jangan membawa bawa nama tuhan!!!beritahu aku apa yang akan mereka lakukan setelah ini"bentak
"k-kami benar-benar t-tidak mengetahuinya tuan"ucap pria satu nya
Dave yang berada dibelakang zevano,merasa kedua pria itu benar benar tidak mengetahui dan sepertinya pria itu berkata jujur
Dave mendekat ke zevano dan membisukan sesuatu kepada zevano.
"Kenapa kau begitu mempercayainya??"menatap tajam
"Tuan sudah mengenal saya mana mungkin saya berbohong kepada anda,tuan juga menyadari jika prediksi saya selalu benar selama saya berada disamping Anda"panjang lebar
Yang dikatakan oleh dave memang benar adanya,selama dave menjadi tangan kanannya prediksinya selalu benar tidak pernah sekalipun melesat
Zevano mengeluarkan pistol dari belakang punggungnya
Tanpa basa basi zevano langsung menembakan kepada kedua pria itu tepat di kepala
Dor...
Dor...
"Bereskan semuanya jangan sampai ada jejak sedikit pun"datar
__ADS_1
"Baik tuan"serempak
Zevano keluar dari gudang itu dan diikuti oleh dave yang ada dibelakangnya
"Boss salah satu dari anak buah kami,tertangkap oleh anak buah zevano boss dan mereka sudah terbunuh"ucap pria berbaju serba hitam
"Biarkan saja,selama dia tidak mengetahui keberadaanku. Aku akan tetap melakukan segala apapun untuk menghancurkan dirinya"dengan pandangan kosong
"Jika mereka mengetahuinya boss??"tanya pria serba hitam itu
"Dan saat itu juga aku menunjukan diriku yang selama bertahun tahun tidak ada seorangpun yang mengetahui keberadaanku"datar
"Baik boss"ucap pria serba hitam
Zevano memasuki kamar hotelnya,ia melihat kearah tempat tidur. Disana Marcella sudah tertidur sangat pulas dengan posisi terngkurap sambil memeluk bantal guling
Zevano langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersikan tubuhnya yang sangat lengket seharian ini
Tidak sampai 15 menit zevano menyelesaikan mandinya dan keluar dari kamar mandi dengan berbalutan handuk yang melingkar di pinggang nya
Ia kembali menatap tempat tidur yang dimana posisi marcella yang sama,saat pertama ia pertama kali melihatnya
Ia memasuki ruang walk in closed untuk memakai bajunya,dan ternyata ia hanya memakai boxer tanpa menggunakan baju
Zevano mengubah posisi tidur Marcella dengan sangat pelan agar tidak membangunkan Marcella,tetapi nyatanya itu membuat Marcella terbangun
"Kau sudah kembali"serak khas orang bangun tidur
"Hmm"Gumam
Marcella mengubah posisinya menjadi duduk sambil memgucak matanya dengan pelan,ia menatap zevano yang hanya menggunakan celana boxer saja tanpa memakai baju. Ia menatap perut kotak kotak zevano,ia saat ini sangat terlihat gugup pikirannya sudah traveling kemana mana.
Ia tidak akan pernah lupa jika malam ini adalah malam yang setiap Sepasang suami istri yang baru menikah akan melakukan Malam Pertama
Zevano yang melihat ada kegugupan dan takut dalam diri Marcella.Ia tau apa yang sedang Istirnya pikirkadalam otak cantiknya, ia merasa sedikit terhibur melihat ekspresi gugup dan takut dari wajah istrinya itu
"Apa kau sudah menyadari bahwa suamimu ini sangat tampan hmm??"goda nya
"Dari ujung sedotan iya"merebahkan tubuhnya dan menyelimutinya dengan selimut sampai dada
"Apa kau lupa jika malam ini malam yang dimana sepasang suami istri melakukan malam pertama hemm??"goda zevano yang membuat dirinya merasa senang saat melihat ekspresi terkejut istrinya yang terlihat sangat lucu dimata zevano
"Kau mau apa!!!"saat melihat zevano yang mematikan lampu kamar dan hanya tersisa lampu tidur saja
"Memangnya apa yang aku lakukan??"zevano benar benar merasa senang melihat wajah ketakutan istrinya walaupun sebenarnya ia tidak benar benar melakukannya sampai Marcella mencintainya
"Kau jangan macem Macem ya"menutupi seluruh tubuhnya menggunakan selimut sambil memeluknya dengan erat
"Tidurlah,aku tidak akan berbuat macam macam kepadamu,kecuali jika aku khilaf"datar
"Kau"geram
"Aku hanya meledekimu saja,aku tidak benar benar memintanya sebelum kau benar benar mencintaiku"datar
Marcella terdiam mendengar ucapan yang dilontarkan oleh zevano. Ia kembali merebahkan dirinya dan menyelimuti tubuhnya dengan selimut
Zevano merebahkan dirinya disamping Marcella yang membelakangi dirinya . Zevano melirik Marcella sebentar lalu memejamkan matanya,hari ini membuat dirinya lelah dengan semua masalah yang dia hadapi. Dan sebentar lagi akan ada masalah yang menghampiri pernikahan dan rumah tangganya
Ia harus benar benar menghadapinya dengan sangat ekstra sabar dan menjalankan nya dengan ikhlas mungkin ini sebuah ujian yang tuhan berikan setelah menikah,dan ia memiliki tanggung jawab yang sangat besar untuk melindungi istrinya dari sesuatu yang tidak ia inginkan
Ia tidak akan membuat istrinya terluka sedikit pun,ia akan melakukan apapun untuk istri tercintanya
Keesokan paginya..
Marcella lebih dulu terbangun dan waktu yang sama Marcella dibuat terkejut dimana ia sedang memeluk zevano. Ia langsung melepaskan pelukannya dengan sangat pelan agar tidak membangunkan zevano,ia mengambil kuncirannya diatas meja nakas lalu mengingkat rambut panjang nya
Ia mengambil ponselnya,ia mendapat beberapa pesan dari keluarganya dan sahabatnya
Ia membuka pesan dari kakaknya dan membacanya
My prince❤😈
05:15
Kami pulang terlebih dahulu.. Kami akan menunggu kalian dimansion
Read
Lyna😼
__ADS_1
06:15
Cella apa lh baik baik saja??
Apa ada yang terluka??
Gimana kondisi elh??
Jujur gue kaget ngeliat berita di tv tadi!!
Marcella
07:45
Gue baik baik aja kok..Gmana sama kandungan elo??
Ting..
Lyna😼
07:45
Syukur deh kalo elu enggak kenapa-kenapa
gue bener benar kaget pas tau gue liat berita tadi
Bayi gue engga papa kok,malah bayi gue kayanya lagi rindu sama aunty nya😁
Marcella
07:47
bilang sama baby elh.. Kalo urusan gue udah selesai gue bakal ke mansion
Lyna😼
07:47
Okey aunty.. Aku tunggu ya
Read
"Kau sedang apa??"serak khas orang bangun Tidur entah kenapa itu sangat menggoda
"Membalas pesan,mereka sudah menungu kita di mansion"dingin
"Hmm"gumam
"Kau mandilah,aku akan menyiapkan pakaianmu"sambil beranjak dari duduknya dan masuk kedalam walk in closed
Zevano pun menurut,ia langsung bangun dari tidurnya dan merenggangkan otot-otot nya,setelah itu ia masuk kedalam kamar mandi
20 Menit zevano keluar dari kamar mandi yang hanya menggunakan handuk yang melilit dioingganya
"Astaga!!kau membuatku terkejut Zee"saat zevano tiba tiba muncul saat dirinya menutup lemari
"Dimana pakaianku??"tanpa memperdulikan keterkejutan Marcella
"Disana"ketus
"Apa kau masih mau disini,melihat aku sedang memakai baju??"datar
"Benar-benar menyebalkan"kesal
Marcella Keluar dari walk in closed dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya
Sepanjang Marcella melakukan aktivitasnya dikamar mandi ia tidak henti hentinya menyumpah serapah zevano
Dan kini Marcella telah menyelesaikan aktifitas nya setelah menghabiskan waktu setengah jam
"Apa yang kau lakukan dikamar mandi?!!sampai sampai menghabiskan waktu setengah jam!!kau membuat waktuku terbuang yang sengat berharga ini arcell!!"datar
"Namanya juga perempuan wajar"santai sambil memasuki walk in closed
"Aku tau akan hal itu,tapi aku heran dengan para wanita,apa yanh mereka lakukan dikamar mandi selama itu??belum lagi dandanya butuh waktu berapa jam lagi!!"heran
"Kau sekarang banyak omong sekali Zee,kau harus terbiasa akan hal ini"ucap Marcella yang sedikit teriak
Tidak ada jawaban lagi dari zevano dan itu membuat Marcella sedikit tenang
__ADS_1
"Ia tidak tau apa,bagaimana repot nya jadi perempuan"gerutunya