My Husband Beloved

My Husband Beloved
Episode 37


__ADS_3

"Kapan kau akan menikah dengan lyna??"Tanya Mauren


"Minggu depan aunty"ucap Nicholas


"Bagus lah lebih cepat lebih baik"ucap Mauren


"Iya aunty"ucap nicholas


"Kenapa lyna belum memberitahuku"beo nya


"Mungkin ia belum sempat,makanya ia belum memberitahu mu"ucap zevano


"Apa kau sudah mengabari orang tuamu??"tanya zevano


"Hmm sudah mereka akan datang lusa"ucap Nicholas


"Ha-"


Ilona yang baru saja datang dan ingin menyapa terhenti karna ia terkejut melihat keberadaan kakak sepupu laki-lakinya Kenzie dan paman dan bibi nya


"Lohk Ilona kenapa kau kesini??bukannya kau akan kembali ke Australia??"tanya Mauren yang melihat Ilona datang


Gernlad yang mendengar nama Ilona mendongak dan menatapnya begitupun dengan Ilona yang hanya sekilas menatap gernald


"Iya bibi tapi sebelum kembali aku ingin berpamitan dengan Marcella makannya aku kesini hehe"ucap Ilona sambil menggaruk lehernya yang tidak gatal


"Lohk kenapa cepat sekali??kau baru saja datang kemaren kenapa langsung balik??"tanya Marcella


"Hmm maaf sebenarnya aku disini juga ada urusan dan sekarang urusanku disini sudah selesai"ucap Ilona


"Kenapa tidak nunggu beberapa hari lagi??"ucap Marcella yang terlihat kecewa pasalnya ia belum menghabiskan waktunya bersama kakak sepupunya itu


"Aku ada pemotretan jadi aku harus kembali"ucap Ilona sambil menatap Marcella yang terlihat kecewa atas kepergiannya


"Jangan terlalu bekerja kertas ingat kau sekarang sudah 26 tahun sudah sepantas nya kau membina rumah tangga"ucap Kenzie dingin


"Kau!!bisa tidak jangan menyebut usiaku!!"ucap Ilona kesal


"Kenapa??kau malu dengan usiamu ehh"ketus


"Bodo amat"ucap Ilona


"Aunty Ilona"teriak calissta sambil berlari saat melihat kedatangan Ilona


"Sayang kau jangan lari nanti kau akan jatuh"tegur gernald melihat putrinya berlari


"Aunty kapan datang??"ucap calissta yang tidak menanggapi ucapan dady nya


"Baru saja,lain kali jangan lari ya nanti jatuh"ucap Ilona lembut yang diangguki oleh calissta


Mauren,Lucas,Kenzie,dan Nicholas saling menatap satu sama lain mereka sangat bingung dengan kedekatan Ilona dengan callista


"Seperti nya aku mencium bau-bau asmara setelah ini"ucap Nicholas


"Ahh aku berharap seperti itu,bosan aku melihatnya selalu bekerja tidak ada capek cape nya.. Pantas saja pria pada merasa insecure jika dekat dengannya"ucap Kenzie

__ADS_1


"Hey bisa tidak kau jangan selalu mencibirku!!menjadi seorang model itu hobiku tau"ucap Ilona yang merasa kesal dengan kakak sepupunya yang selalu mencibirnya


"Yayaya itu sekarang masih menjadi


hobimu,tapi jika kau menikah pasti suamimu akan menyuruh mu untuk berhenti menjadi model dan menyuruhmu menjadi ibu rumah tangga yang hanya mengurus suami dan anak"ucap Kenzie


"Bibi paman lihat putramu yang sangat menyebalkan"mengadu


Mauren dan lucas hanya terkekeh


"Yang dikatakan kakakmu memang benar,memangnya kau selamanya jadi model??kan tidak. Ada yang perlu kau urus jika sudah berumah tangga"ucap Mauren yang disetujui oleh lucas


"Yayaya seterah kalian saja,aku kesini hanya ingin berpamitan bukan dicibir oleh kalian"ucap Ilona kesal


"Kau kalo dibilangan"ucap Kenzie


"Mending kau ke amerika sana gih nyusul istri dan anakmu"ucap ilona ketus


"Sana gih kau kembali keasalmu,bosan aku melihat wajahmu"ucap Kenzie dingin


"Tanpa kau suruh pun aku akan kembali"ucap ilona dan langsung pergi begitu saja setelah melepaskan calissta padanya


"Kau tidak ada kapok-kapoknya menjahili kak Ilona ya!!lihat dia marah padamu!!"ucap Marcella ketus


"Biarkan saja nanti juga ia akan menghubungiku dan mengatakan jika dirinya merindukanku"ucap Kenzie santai. Marcella melihatnya sangat jengah


"Apa tidak apa-apa??"ucap gernald yang entah kenapa merasa khawatir dengan Ilona pergi dengan perasaan kesal dan marah


Semua orang menatap kearah gernald yang sangat jelas sekali menunjukan ekspresi khawatirnya


"Ahh tidak,hanya saja tidak pantas pergi dengan perasaan kesal dan marah"elaknya


"Kau tidak pandai berbohong dude"ucap zevano


"Kau tidak perlu khawatir,ilona akan baik baik saja sudah makan sehari hari kita jika bertemu,seperti yang aku katakan tadi ia akan menghubungi dan mengatakan jika dia merindukanku,ia tidak akan marah terlalu lama.Jadi kau tidak perlu berlebihan"ucap Kenzie panjang lebar


"Aunty"panggil calissta


"Iya sayang"ucap Marcella


"Kenapa aunty Ilona pergi,lissta baru saja bertemu kemaren kenapa pergi??"tanya calissta yang terlihat sangat sedih


Marcella menatap ke mereka lalu menatap calissta yang sedang menunduk


"Aunty Ilona harus kembali sayang,soalnya aunty Ilona harus kerja"ucap Marcella lembut


"Kenapa tidak tinggal disini bersama kita saja aunty"mendongak


"Hmm bagiamana ya sayang,disana kan aunty punya keluarga jadi aunty Ilona tidak bisa tinggal bersama,kecuali jika dadymu menikahi aunty Ilona baru kita akan tinggal bersama"ucap Marcella sambil menatap gernlad yang hanya menatapnya jengah


"Kau memang ingin menjadikan aunty Ilona sebagai momymu hmm??"ucap Kenzie


"Hmm"mengangguk


"Bilang kepada dadymu"ucap Kenzie

__ADS_1


"Dady"ucapnya ragu-ragu


"Iya sayang"lembut


"Bolehkan aunty Ilona jadi momy lissta??"ucap callista


"Kasih dady waktu ya sayang,tapi dady akan berusaha memberikan lissta momy"ucap Nicholas memberi pengertian kepada putri kesayangannya


"Jangan terlalu lama Dengan bayang-bayangan masa lalu,putrimu masih membutuhkan sosok ibu yang memberikan kasih sayang dan cinta,kau memberikan semuanya itu masih kurang baginya,karna baginya sosok ibu lah yang putri mu inginkan"ucap lucas panjang lebar


"Iya paman"ucap gernald


"Suster bawa lissta ke kamarnya"ucap gernlad kepada baby sister calissta


"Baik tuan"ucap baby sister


***


Setelah mengobrol dengan banyak hal dengan keluarnya dan juga keluarganya berpamitan pulang karna memang sudah malam. Padahal Marcella sudah menyuruhnya menginap tetapi mereka menolaknya dengan sangat halus,jadi mereka tidak menginap melainkan pulang


Kini Marcella sedang duduk di kursi riasnya untuk memakai skincare malamnya,sedangkan zevano sedang berada dikamar mandi


"Sampai kapan ini akan hilang"gerutu Marcella didepan cermin


Marcella yang mendengar pintu kamar mandi terbuka,ia langsung bangun dari duduk nya dan beranjak menaiki tempat tidur dan menutupi tubuhnya dengan selimut


Zevano yang melihatnya pun hanya menggeleng kepala saja,ia menaruh handuk kecilnya setelah itu ikut berbaring disamping Marcella


"Kau marah padaku"ucap zevano yang tidak ada sautan dari Marcella


"Sayang"panggil zevano lembut


"Apa separah itu kah??sampai sampai kau mendiamiku dari tadi"ucap zevano


Marcella tiba tiba bangun dan menghadap zevano yang sedang memasang wajah tak berdosanya


"Lihat apa yang telah kau lakukan"ucap Marcella membuka kancing atasnya dan menunjukannyan kepada zevano


Zevano yang melihatnya meneguk lidahnya dengan sangat susah,saat disuguhkan oleh istrinya seperti itu bagaimanapun juga ia pria normal


"Kancingi piyamamu kembali sayang,sebelum aku menerkamu"ucap zevano


Marcella pun mengancingi kembali piyamanya dan menunggungi zevano. Zevano memeluk Marcella dari belakang dan menghirup dalam dalam aroma tubuh istrinya..


"Tubuhmu bagaikan candu bagiku sayang,jadi maafkan suamimu ini ya hmm"ucap zevano lembut


Marcella hanya diam saja,jujur jantungnya berdetak sangat kencang ia tidak bisa lama lama seperti ini,ia pun langsung melepaskannya dan merubah posisinya menjadi duduk dan itu membuat zevano terkejut sekaligus bingung


"Kau bisa tidak jika aku kesal denganmu,kau memberikan aku sesuatu??"ucap Marcella berbohong padahal dirinya sedang menetralkan detak jantungnya


Zevano tersenyum lalu ia juga mengubah posisinua menjadi duduk berhadapan dengan Marcella


"Kau memangnya ingin meminta apa dariku hmm??"ucap zevano lembut sambil menyingkirkan anak rambut marcella kesamping


"Hmm tidak sekarang tapi nanti,sudahlah ini sudah malam"ucap Marcella sambil membaringkan kembali tubuhnya. Zevano hanya menggeleng kepala dan ikut berbaring dai samping Marcella dan memeluknya

__ADS_1


Setelah itu mereka sudah berada dialam bawah sadar dengan posisi mereka yang saling berpelukan,walau di antara mereka ada detak jantung yag berdegub sangat kencang seperti habis lari maraton


__ADS_2