My Husband Beloved

My Husband Beloved
Episode 26


__ADS_3

Marcella dan chelsea sedang berada disalah satu tempat pusat belanja. Sudah berbagai tempat mereka kunjungi tetapi Marcella yang memang tidak terlalu suka dengan shopping ia hanya beli beberapa yang memang ia butuhkan saja berbeda dengan ibu mertuanya yang tidak bisa dihitung lagi berapa jumlah belanjaannya


"Kamu hanya segitu saja??kamu enggak mau beli perhiasan gitu??baju??sepatu??atau enggak make up gitu"bertubi tubi


"Ini udah cukup kok mi"senyum tipis


"Ya sudah jika tidak ada yang ingin kau beli lagi,gmna jika kita makan siang dulu setelah itu baru kita pulang"ucap chelsea


"Iya mi"ucap Marcella


Marcella tidak sengaja melihat sherlyna yang sedang berada disalah satu toko yang menyediakan peralatan bayi dengan seorang diri


"Mi"panggil Marcella


"Iya sayang"menoleh


"Mami duluan saja,cella mau kesana bentar"menunjuk ke arah sherlyna yang belum menyadari jika dirinya juga ada disana


"Owh ya sudah jangan lama lama ya"ucap chelsea


"oke mi"tersenyum


Sherlyna yang sedang sibuk memilih pakaian bayi,tidak menyadari bahwa Marcella juga berada ditempat yang sama


"Lyna"panggil seseorang


Sherlyna yang dipanggil seseorang pun menoleh kebelakang,ternyata yang memanggilnya adalah Marcella


"Lohk elh ada disini??"tanya sherlyna


"Yang harus nanya kek gitu tuh gue,elh ngapain ada disini??sendirian lagi"dingin


"Gue suntuk di apartemen sendirian,ywdh dari pada suntuk gue shopping sekalian buat beli peralatan bayi"ucapnya


"Kan belum waktunya"dingin


"Yah kenapa emang nya??ga papa dong buat persiapan dari jauh jauh hari"ucapnya


"Seterah elo deh,emang elh udah tau jenis anak elo apa??"dingin


"Belum sih"cengengesan


Marcella memutar bola matanya jengah


"Feeling gue nih ya anak elo pasti cowok"tebak nya


"Sotoy elu ah"ucap sherlyna


"Kita liat aja nanti"dingin


"Elh ngapain ada disini??bukannya zevano ngelarang elo buat keluar??"ucap sherlyna


"Iya memang tapi gue kesini sama mertua gue"dingin


"Dimana mertua elo"tanya sherlyna


"Di restoran buat makan siang,kebetulan gue liat elo disini jadi gue suruh mertua gue buat duluan"dingin


"oh"ngangguk


"Elu udah makan siang??kalo blm ayo bareng"dingin


"Emang nya ga papa??"ucap sherlyna


"Kaya sama siapa aja sih lh"menarik lengan sherlyna pelan untuk keluar dari toko itu menuju restoran dimana mertuanya berada


"Mami maaf ya nunggu lama"merasa bersalah


Ternyata saat mereka datang makan siang nya sudah tersedia dimeja dan itu membuat Marcella merasa bersama sudah membuat mertuanya menunggu lama


"Ga papa kok sayang"senyum


"Ini lyna ya sahabatnya cella"ucap chelsea


"Iya aunty"kikuk


"Gk usah malu malu,ayo sini kita makan siang bersama aunty sudah memasan makan siangnya"senyum


"Iya makasih aunty"tak enak


Mereka bertiga makan siang bersama,sambil mengobrol mengenai persahabatan Marcella dan juga sherlyna dan lain-lainnya


Drrt..Drrt..Drrt..


My Husband Beloved❤😈is calling...


"Hallo"

__ADS_1


"Kau masih menemani mami belanja??"


"Udah selesai kok"


"Terus kamu udah makan siang??"


"Ini lagi makan siang"


"Bagus..Aku akan pulang terlambat masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan"


"Hmm"


"Jika ada apa apa kabari aku"


"Hmm"


Tut..


"Kenapa?vano menyuruhmu pulang??"Tanya chelsea


"vano menanyakan apa aku sudah makan siang atau belum"jawabnya


Chelsea mengangguk


"Elo pulang sama siapa??"tanya Marcella


"Sendiri"ucapnya


"Bareng sama kita aja iya kan mi??"menoleh ke chelsea


"Iya sayang bareng sama kami saja ya"ucap chelsea


"Makasih aunty,tapi lyna bawa mobil sendiri"tolak halus halus


"Owh seperti itu ya sudah kau hati hati bawanya ya sayang"ucap chelsea


"Iya aunty.. Cella gue duluan ya"ucap sherlyna


"Iya elo hati hati jangan ngebut-ngebut bawa mobilnya ingat!!"tegas


"Siap bos"hormat ke Marcella


Marcella dan chelsea pun menggeleng melihat tinggal sherlyna yang seperti anak kecil yang memberi hormat kepada ibunya


ZM Schmitz Mansion,Roma,Italia


"Lohk??kalian baru kemaren datang masa mau pulang aja"ucap Marcella


"Kita mau nya juga mau disini untuk beberapa hari,mumpung ada calisata dan gernlad disini. Tetapi papi mendadak ada perjalanan bisnis besok"panjang lebar


"Ya sudah jika memang seperti itu cella juga tidak bisa memaksa"senyum


"Maaf ya sayang,kapan kapan kita akan menginap lebih lama lagi. Kalian juga kapan kapan nginap dirumah"ucap chelsea


"Iya nanti cella bilang sama vano jika pekerjaan nya sudah selesai"senyum


"Ya sudah kami berangkat ya sayang"memeluk Marcella begitupun denga jhonas


"Kalian hati hati"ucap Marcella


"Iya"barengan


Schmitz Corp's


20:45


Sudah pukul 21 kurang 15 menit zevano masih berkutat dengan berkas berkas yang berserakan dimeja kerjanya. Ia bahkan melewati jam makan malam nya saking terlalu sibuk nya dengan pekerjaannya


Sedangkan dave masih setia menunggu zevano diruangan yang berbeda,ia tidak akan pulang jika tuannya belum pulang. Padahal tadi zevano sudah menyuruhnya untuk pulang lebih dulu,tetapi dengan tegas dave menolaknya. Ia akan pulang bersama tuannya dan mengantarkannya pulang setelah itu ia baru akan pulang ke apartemennya


Marcella masih setia menunggu zevano pulang padahal sekarang sudah pukul 23:45. Ia sebenarnya sudah mengantuk tetapi ia mau menunggu zevano sampai pulang walau ia mengantuk sekalipun


Marcella merasa jika dirinya sedang diawasi oleh seseorang tetapi tidak ada siapa siapa. Yang lain sudah pada tertidur hanya ada gernald saja yang masih terjaga di ruang kerja zevano


"Kau belum tidur??"ucap gernald yang tiba tiba datang yang membuat Marcella terkejut


"Belum"menghela nafas


"Kenapa kau terlihat sangat terkejut saat aku datang"datar


"Tidak"dingin


"Kau menunggu vano pulang??"datar


"Hmm"Gumam


Gernald melihat Marcella yang terlihat sangat gelisah beberapa kali juga ia melihat sekeliling mansion

__ADS_1


"Ada apa denganmu??"heran


"Tidak ada"dingin


"Tapi kenapa kau terlihat sangat gelisah??"datar


"Perasaanmu saja"dingin


"Mungkin"gernald pun pergi begitu saja meninggalkan Marcella sendiri di ruang tengah


Enggak lama Marcella mendengar suara deru mobil,ia yakin itu adalah mobil zevano. Marcella langsung bangun dari duduknya dan membuka kan pintu untuk zevano


"Kenapa kau belum tidur??"datar


"Aku menunggumu"dingin


Zevano menatap Marcella heran tak biasanya istrinya menunggunya pulang. Tetapi ia hanya diam saja dan memberikan tas kerjanya kepada Marcella


"Kau bersih bersih dulu setelah itu kau makan aku sudah memasaknya untukmu tadi tapi aku akan menghangatkannya kembali"dingin


"Hmm"Gumam


Marcella menghangatkan makanan yang ia tadi masak untuk zevano,ia tau pasti zevano telah melewati makan malamnya karna ia tau bagaimana zevano jika sudah sibuk dengan pekerjaannya ia akan lupa dengan segalannya


Zevano yang sudah mengganti pakaiannya dengan pakaian rumahan turun kebawa untuk menemui istrinya yang sedang menyiapkan makanan untuk dirinya


Zevano langsung menuju ke dapur dimana istrinya berada,saat sudah di dapur ia melihat Marcella yang sedang menyiapkan makanannya di mini bar


"Kau sudah selesai??"dingin


"Hmm"Gumam


"Duduklah"dingin


Zevano menarik kursinya dan duduk disana. Marcella mengambil piring zevano dan mengambilkan makanannya dan memberikannya kepada zevano


"Kau sudah makan??"datar


"Sudah"dingin


Zevano memulai makan nya dalam diam,tidak ada obrolan diantara mereka. Sibuk dengan.pemikiran mereka masing masing


Marcella ingin memberitahu masalahnya yang ia pendam lagi kepada suaminya tetapi ia bingung mau memulainya dari mana,setiap kali ia mau memberitahukan kepada zevano orang yang meneroronya selalu mengancamnya


Sedangkan zevano yang melihat gerak gerik istrinya,merasa ada sesuatu yang ingin istrinya bicarakan padanya.


"Berbicaralah,aku tau ada sesuatu yang ingin kau bicarakan padaku"datar


"Tau dari mana dia kalo gue mau ngomong sesuatu padanya??"dalam hati


"Zee"ragu ragu


"Hmm"Gumam


"Aku ingin memberitahu sesuatu hal penting kepadamu"dingin


"Katakan"datar


Marcella mengeluarkan ponselnya yang satunya yang tidak diketahui oleh zevano


Tetapi saat ia ingin memberikan ponselnya kepada zevano,tiba tiba ada pesan yang masuk ke ponselnya


Jika kau memberitau kepada suamimu!!!saya akan MEMBUNUHMU!!!Bukan hanya dirimu saja tetapi SUAMIMU!!


Marcella melihat sekeliling tetapi tidak ada siapapun disini kecuali dirinya dan juga zevano


Marcella berkeringat dingin,ia harus bagaimana ia tidak bisa terus terus seperti ini,tetapi ia tidak mau zevano dalam bahaya karna dirinya


"Ya tuhan aku harus bagaimana??aku tidak mau vano dalam bahaya tuhan,tetapi jika aku tidak memberitahu zevano aku harus bagaimana tuhan!!"berteriak dalam hatinya


Zevano menunggu Marcella berbicara tetapi sampai saat ini Marcella belum berbicara juga


"Sayang"menggenggam tangan Marcella


"Ah iya"tersadar


"Kenapa Kau diam saja??katanya ada yang ingin kau bicarakan??"datar


"Ti-dak ada ya tidak ada"senyum tipis


Zevano menatap Marcella aneh dan juga heran,ada apa dengan istrinya,kenapa tiba tiba seperti orang ketakutan ia juga selalu menatap sekeliling dapur


"Apa ada sesuatu yang membuatmu merasa takut??"menatap mata Marcella yang terlihat gelisah dan juga berkeringat dingin


"T-tidak ada,hmm a-ku ke kamar duluan"beranjak dari duduknya dan meninggalkan zevano didapur


Zevano terdiam memikirkan sesuatu,ia tidak bisa membiarkan istrinya selalu menyembunyikan sesuatu kepadanya,ia yakin ada seseorang yang mengancamnya setiap kali istrinya ingin memberitahukan kepadanya

__ADS_1


Ia harus mencari tahu apa yang sedang disembunyikan oleh istrinya sampai sampai membuat istrinya merasa ketakutan ia bisa melihat dari matanya


__ADS_2