
Hospital Medical Luish City
09:15
_____________________
Tok.. Tok.. Tok..
"Masuk"dingin
Datanglah suster dengan nafas yang tidak beraturan sekaligus berkeringat dingin
"Ada apa denganmu??"menyeringit
"Dokter diloby"jedanya sambil mengatur nafasnya
"Kenapa memangnya diloby"menyeringit
"Ada seseorang yang merusak fasilitas rumah sakit dok. Entah tujuannya apa jelas jelas mereka sudah menghancurkan sebagian fasilitas rumah sakit"panjang lebar
"APA!!!"Terkejut
"Iya dok,mereka masih berada diloby dan ingin menerobos bagian yang lain dok"cemas
Tidak butuh lama marcella langsung keluar dari ruangannya dengan perasaan emosi dan amarah.Marcella sudah sampai dilantai dasar dan semua yang tadinya rapi sekarang menjadi seperti kapal pecah
Ia melihat seorang pria yang berusaha untuk merusak fasilitas yang lain. Marcella melihat kursi yang tergeletak,tanpa ba bi bu marcella langsung menendang kursi itu ke arah pria yang berpakaian serba hitam
Tepat dikepalanya,pria itu mengeluarkan darah semua yang ada disana terkejut atas tindakan marcella
"Bagaimana rasanya sakit???"dingin
"Itulah akibatnya kau membangunkan singa betina sedang tidur!!!"Berjalan kearah pria itu
Bughh
Marcella menendang perut pria itu sampai tersungkur kebawah sambil memegang bagian perutnya
"Maksud kalian apa ha!!!apa kalian tidak punya kerjaan sampai sampai kau bermain main dirumah sakitku!!!"Bentak
"Kalian itu sudah tua!!yang harusnya itu berkumpul dengan keluarga!!bukannya bermain main disini!!!"Marah
Semua terdiam melihat marcella yang kini sudah dikuasai oleh kemarahan tidak ada yang berani untuk mendekat
"Lihat!!!apa yang kalian lakukan terhadap rumah sakitku!!!semua fasilitas kalian hancurkan!!!apa kalian bisa menggantinya semua!!!saya rasa tidak!!"dingin
"JAWAB KENAPA KALIAN DIAM SAJA!!!"Bentak
Semua yang berada diloby merasa terkejut mendengar bentakan marcella,karna selama ini mereka tidak pernah melihat marcella semarah ini
"SIAPA YANG SUDAH MENYURUH KALIAN!!!KATAKAN!!!"Bentak
"Aku"datang seorang pria yang sangat tampan yang baru saja keluar dari mobil mewahnya
Semua orang mengalihkan pandangannya kedepan loby,begitu pun dengan marcella yang menunjukan ekspresi terkejutnya
"Kalian bawa temen kalian obati dia"saat melihat salah satu anak buahnya terluka siapa lagi yang melakukan jika bukan gadisnya
__ADS_1
Zevano mendekat kearah marcella yang sedang menatapnya dengan kebencian
"Bagaimana?apa kau suka dengan kejutanku??"tersenyum misterius
"Kau gila zee!!!maksud kamu apa melakukan ini semua ha!!!"marah
"Kau bertanya maksudku apa??baiklah"sambil melepaskan kaca mata hitamnya
"Kau ingat dengan kata kataku hmm??jika kau lupa aku akan mengingatkanmu kembali"sambil membenarkan rambut marcella tapi setelah itu langsung ditepis oleh marcella
"Aku pernah mengatakan padamu.. Sekeras apapun kau menolaknya kau akan tetap menikah denganku walau dengan cara terpaksa"jedanya sambil melihat ekspresi marcella yang masih terlihat biasa saja
"Dan kau ingat beberapa hari yang lalu??saat aku mengirimu begitu banyak bunga??dan kau menemukan surat dimeja kerjamu??aku pastikan kau mengingat isi surat itu bukan??"tersenyum misterius
"Kau"geram
Pasalnya marcella mengingat isi surat tersebut disana tertulis jika zevano akan memberikan kejutan yang lebih dari itu dengan disaksikan oleh orang banyak dan ia akan segera melamarnya dan lihatlah sekarang sudah banyak orang
"Kau mengingatnya??baguslah jadi aku tidak perlu cape cape untuk mengingatkanmu kembali"datar
"Maumu sebenarnya apa sih ha!!"menahan sabar
"Mauku??menikahlah denganku"menatap marcella serius
Semua yang ada disana tidak terkejut lagi pasalnya mereka sudah mengetahui berita tentang mereka beberapa hari yang lalu kejadian disebuah restoran, bahwa zevano mengatakan jika Marcella adalah gadisnya begitupun dengan Marcella yang mengatakan bahwa zevano adalah pria nya
"Kau gila!!!aku sudah bilang berapa kali sama kamu!!!aku enggak mau menikah denganmu!!!"kesabaran marcella sudah habis
Semua orang merasa terkejut bercampur dengan heran karna yang mereka tahu,mereka dua memang benar benar sepasang kekasih
"Apa dengan cara ini kau masih mau menolakku??"sambil menunjukam foto keluarga marcella dengan keadaan terikat dan disana juga ada sherlyna
"Seperti yang kau lihat,kau mengenalku bukan??aku tidak pernah bermain main dengan ucapanku tetapi kau malah mengabaikannya!!"datar
"Kau benar benar brengsek zee,aku membencimu sangat membencimu"memukul mukul dada bidang zevano yang membuat zevano sedikit terdorong
Semua orang merasa iba dengan marcella,tetapi meraka tidak bisa melakukan apa apa,karna jika membantu marcella sama saja mareka berurusan dengan zevano
"Kau tidak mencintaiku!!!"akhirnya marcella jatuh dalam pelukan zevano karna tenaganya sudah habis
"Mengucapkan kata cinta itu memang gampang!!tapi susah dengan sebuah tindakan!!!apa kau mengerti maksud dari perkataanku ha!!"menahan emosi
"Semua ada ditanganmu!!jika kau mau menikah denganku aku akan senang hati melepaskan keluargamu dan juga sahabatmu. Tapi jika tidak seperti yang aku katakan barusan semua ada ditanganmu!!"Lanjutnya
Marcella melepaskan pelukannya sambil menghapus air matanya dan menatap zevano dengan serius ia mencari sesuatu didalam sana tetapi ia tidak menemukannya
"Jika dengan cara ini membuatmu semakin membenciku,tidak masalah!!yang Penting kau tetap selalu berada disampingku!!dan menjadi milikku walau tidak sepenuhnya"dalam hati menatap marcella yang juga sedang menatapnya
Ia tidak mungkin menerima zevano,tapi ia juga tidak bisa membiarkan keluarganya dan sahabatnya dalam bahaya karna ulah dirinya. Ia meminta bantuan kepada pihak yang berwajib pun mereka tidak ada yang berani karna mereka sangat takut dan menghormati pria ini
"Hufft.. Baiklah"lirih menunduk
"Apa kau sedang berbicara dengan lantai??"datar
Marcella memberanikan diri untuk menatap zevano,ia benar benar menyukai mata indah zevano dari dulu tetapi ia tidak berani untuk mengakuinya
"Aku mau menikah denganmu"dingin
__ADS_1
"Apa yang kau katakan??aku tidak dengar"pura pura
"AKU MAU MENIKAH DENGANMU ZEVANO MUELLER SCHMITZ"teriak dan menakan setiap nama kepanjangan zevano
"Kau puas"mendelik
Zevano tersenyum tipis bahkan marcella tidak bisa membedakan antara senyum atau tidak. Zevano mengambil sebuah kotak kecil dari dalam saku jasnya dan membukannya didepan marcella,sebuah cincin yang sangat indah.
"Kau tau bukan??aku bukanlah pria yang romantis maka dari itu"jedanya
"Marcella Mischa Luish Will You Merry Me"serius
Tanpa sadar marcella meneteskan air mata,ia bingung ia harus bahagia atau tidak. Karna bukan ini yang ia mau menikah dengan orang yang tidak ia cintai
Semua orang merasa tegang begitupun dengan zevano karna marcella hanya diam dan hanya meneteskan air matanya saja
"Jika aku menolak pun kau akan memaksaku"membuang muka
Prokk.. Prokk.. Prokk..
Semua yang ada disana bertepuk tangan,marcella belum menyadari bahwa ada keluarganya dan keluarga zevano yang sudah ada disana dari tadi begitupun dengan sherlyna dan juga seorang pria yang tak kalah tampan dengan zevano
Zevano memasangkan cincin nya dijari manis marcella,lalu mencium tangan marcella. Begitu pun dengan marcella memasangkan cincinya dijari manis zevano. Marcella menatap jari manisnya yang sudah tersemat oleh cincin yang sangat indah
"Cie sahabat gue udh jadi tunangan orang"teriak sherlyna membuat yang tadi suasananya tegang menjadi ricuh
Marcella yang sangat mengenali suara itu langsung menoleh kebelakang dan ia terkejut karna sherlyna dan keluarganya ada disana
"Kalian!!sejak kapan kalian disana??"terkejut.
Marcella langsung mengalihkan pandangannya kembali kepada zevano yang terlihat biasa saja
"Kau"menahan emosi
"Apa??"datar
"Kau bilang!!"jedanya
"Jangan jangan kau menjebakku ya!!"kesal
"Tidak hanya saja sedikit mengerjaimu"datar
"Sama saja!!"Memukul lengan zevano
"Selamat ya sayang"ucap mauren sambil memeluk marcella begitu pun dengan yang lainnya
"Kalian tidak apa apa??apa zevano melukai kalian?? bilang saja kepada marcella,biar marcella yang akan membalasnya"khawatir
"Kau lihatnya seperti apa memangnya??mana mungkin zevano melakukan seperti itu sedangkan kita akan menjadi keluarganya"ucap kenzie
"Jangan jangan kalian bersengkongkol ya"menatap mereka curiga
Mereka hanya tersenyum tanpa menjawab ucapan marcella. Marcella mendengus lalu menatap sherlyna yang sedang mengumpat dibalik tubuh pria itu
"Kau awas"dingin menyuruh pria itu untuk menyingkir
"Kau sudah berani membohongiku ya!!kau bilang kepadaku kau akan ke paris,tau taunya kau ikut bersengkol"dengan mereka sahabat macam apa kau"Ketus
__ADS_1
"Hehehe"cengengesan