My Husband Beloved

My Husband Beloved
Episode 2


__ADS_3

Imoga,Roma


12:45


__________


Marcella kini sedang berada disalah satu restoran yang sudah menjadi favoritnya bersama Sherlyna Anantasia Stewart,sahabat kecil marcella sampai saat ini


"Elu kenapa cel??gue liatin elo bengong aja??"tanya sherlyna


"Gue gpp,cuma sedikit pusing aja"dingin


"Padahal yang ada dipikiran gue saat ini isinya manusia es nan tak berekpresi itu"dalam hatinya tanpa sadar ia memukul kepalanya


"Lahk elo kenapa tiba tiba mukul kepala elo??"heran


"Kan gue udh bilang gue lagi pusing"mengelak


hari ini sherlyna dibuat bingung oleh marcella,ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil menatap marcella bingung sekaligus heran


"sejak kapan kalo pusing harus dipukul dulu baru hilang??"dalam hati


Luish Mansion,Roma,Italia


19:45


_____________________


Marcella sedang makan malam bersama orang tuannya,tidak hanya orang tuannya saja kini sudah ada kakak laki lakinya beserta istri dan anaknya. Yang tadi sore baru saja kembali dari amerika


Kenzie Mischa Luish,anak pertama dari sepasang suami istri Lucas Mischa Luish dan Mauren Annabella Luish.sekaligus alih waris keluarga Luish dan juga kakak laki laki Marcella Mischa Luish yang hanya berbeda 5 tahun. Kenzie sudah menikah 2 tahun yang lalu dengan anak pengusaha amerika Jessica Megaritta Luish yang dikaruniai seorang anak laki laki yang sangat tampan yang berusia 2 tahun Zayn Ayro Luish


"Ada yang ingin dady bicarakan kepadamu sayang"ucap lucas kepada marcella


"Bicara saja dad"memakan makanannya sambil menunggu apa yang ingin dibicarakan oleh lucas kepadanya


"Ada seseorang yang ingin menikahimu"ucap lucas


Uhukk.. Uhukk.. Uhukk..


Marcella tersedak oleh makanannya sendiri saat mendengar ucapan lucas barusan,kenzie yang berada disampingnya langsung memberikan marcella air minum


Marcella menerimanya dan meminumnya sampai kandas,lalu meletakkannya diatas meja yang ada didepannya


"Pelan pelan dong sayang makan nya"ucap mauren


"Apa dad??menikahiku??"tanpa menanggapi ucapan mauren


"Hmm.. Tadi pagi ada seseorang yang datang keperusahaan untuk menemui dady. Dengan tujuan untuk meminta izin untuk menikahimu"ucap lucas


"Siapa??emang dia pikir aku mau menikah dengannya kan cella enggak kenal dengannya"gerutu


"Kau mengenalnya sayang"ucap mauren


"Siapa??"menyeringit


"Vano"bukan mauren yang menjawabnya melainkan kenzie karna dirinya merasa gereget dengan orang tuannya yang memperlambat menjawabnya


"APA!!!"Teriak


"Kau bisa tidak!!jangan berteriak didepan anakku!!kau akan merusak pendengarannya"kesal sambil menutup kedua telinga zayn yang terlihat sangat terkejut mendengar teriakan mimi nya


"Dady pasti tidak menerimannya kan??secara dady tau jika cella sangat membencinya"memastikan


"awalnya memang..Tetapi vano berusaha untuk meyakinkan dady agar dady mempercayai dirinya dan akhirnya dady menyetujuinya,karna dady pikir vano adalah orang yang tepat untukmu dan yang terbaik untukmu"panjang lebar


"Ya tuhan dady"sambil mengusap wajahnya dengan kasar

__ADS_1


"Dady kenapa begitu mudahnya mempercayakan dirinya untuk menjadi pendamping cella??dady kan tau bagaimana humornya"frustasi


"Jangan melihat dari covernya,dia dicap seperti itu karna ia mempunyai alasan tertentu yang tidak semua orang tahu kenapa sampai saat ini ia belum pernah dekat ataupun jalan bersama wanita"ucap kenzie kata kata nya akan makna tersirat sesuatu


"Maksud kakak apa??"bingung


"Kau akan tau suatu saat nanti"datar


"Tau lah"sambil beranjak


"Kau mau kemana cella??makananmu belum habis"Tanya jessica


"Mungkin cella ingin menenagkan pikirannya jessi"ucap mauren


"Yang dikatakan oleh momy benar sayang,mungkin cella ingin menenangkan pikirannya"ucap kenzie


Mereka pun melanjutkan makan malamnya tanpa adanya marcella ditengah tengah mereka


Schmitz Mansion,Roma,Italia


20:30


_______________________


Marcella sudah berada didepan mansion keluarga Schmitz. Saat ingin memencet tombol bel tiba tiba pintu utama lebih dulu terbuka oleh wanita paruh baya yang masih terlihat Sangat cantik Chelsea Ambretta Schmitz


"Lohk sayang??kau sudah dari kapan disini??kenapa tidak masuk saja??"ucap chelsea


"Aku baru saja sampai kok tan.. Tadi aku mau menekan tombol bel tapi keburu tante duluan yang buka"senyum


"Owh begitu.. kau kesini memang mau mampir atau mau bertemu dengan zevano??"menggoda


"cella kesini mau bertemu dengan vano tante"kikuk


""Owh seperti itu.. Ya sudah ayo masuk tante antarkan kau ke kamar zevano"ucap chelsea


"Iya tante"senyum kikuk


Sedangkan dikamar zevano sudah mengetahui kedatangan marcella yang tampak biasa saja,tetapi berbeda dengan pikiran dan hatinya


Tok.. Tok.. Tok..


"Vano"panggil chelsea dari luar kamar


"Iya mi"jawab zevano


"Ada cella yang ingin bertemu denganmu"ucap chelsea


Zevano beranjak dari duduknya lalu membuka pintu kamarnya,ia melihat marcella yang sedang menatapnya dengan penuh kebencian


"Kau kan sudah bertemu dengan vano,tante tinggal dulu ya sayang"ucap chelsea


"Iya tante makasih"dingin


"Iya sama sama sayang"ucap chelsea


"Ada apa menemuiku"sambil masuk kedalam kamar meninggalakan marcella yang masih didepan pintu kamar zevano


"Kamu ada masalah apa sih sama saya??"sambil masuk kedalam kamar zevano


"Tidak ada"datar


"Lalu??maksud kamu apa?!yang tiba tiba dateng ke kantor dady dengan tujuan untuk menikahi saya!!!kamu pikir saya mau menikah denganmu!!"panjang lebar


Zevano mendekat kearah marcella sambil memasukan kedua tangannya disaku celana pendeknya


"Mau atau pun tidak kau akan tetap menikah denganku!!lagi pula orang tuamu sudah menyetujuinya"datar

__ADS_1


"Tapi tidak dengan saya!!kau menikahi saya bukan atas dasar cinta!! sekalipun kau mencintai saya pun saya tidak akan mau menikah denganmu!!kau pasti menikahi saya mempunyai maksud lainkan!!!"emosi


"Seterah kau mau beranggapan apapun tentangku !!!yang penting kau tetap akan menikah denganku!!tegas


"Dan aku tidak butuh pendapatmu ataupun persetujuanmu"lanjutnya


"Ada ya orang seperti kamu!!yang memaksa orang untuk menikah denganmu yang jelas jelas tidak saling mencintai"teetawa sinis


"memang"datar


"Lebih baik saya menikah dengan seorang petani dari pada harus menikah denganmu"sinis


"Tidak ada yang boleh menikahimu kecuali denganku!!!jika memang ada orang itu akan mati ditanganku"datar aura membunuh keluar


Marcella bisa merasakan aura yang dikeluarkan oleh zevano merasa takut. Tetapi ia tidak boleh menunjukannya kepada zevano pasti ia akan senang jika ia merasa takut


"Kau tidak mencintai saya!!!buat apa kau menikahi saya yang jelas jelas kau tau jika saya sangat membencimu!!emosi


"Seperti yang saya katakan tadi!!saya tidak peduli dengan semua openi tentang diri saya!!! Dan saya tidak peduli sebesar apa kau membenciku ataupun tidak!!! Jawabannya tetap sama!!!kau akan menikah denganku!!camkan itu!!"zevano menekan kata camkan agar marcella mengerti apa yang ia maksud dari perkataannya


Wajah marcella memerah akibat menahan amarahnya agar tidak meledak didepan zevano sambil mengepalkan tangannya


"Sekeras apapun kau menolaknya,kau akan tetap menikah denganku walau dengan sebuah paksaan"datar


"Kau benar benar brengsek zee"menatap dengan kebencian yang teramat dalam


"Yang kau sebut brengsek ini adalah priamu dan akan menjadi ayah dari anak anakmu nanti sayang"senyum misterius


"Dalam mimpimu"marcella langsung keluar dari kamar zevano dengan perasaaan gondoknya. Sedangkan zevano tersenyum misterius sambil menatap punggung marcella yang kini sudah hilang dari pandangannya


Diruang tengah ada seorang pria paruh baya yang sedang membaca koran Jhonas Mueller Schmitz yang masih terlihat sangat tampan,tidak heran lagi jika zevano memiliki paras yang sangat tampan


"Lohk cella??kok om tidak tahu jika kau berada disini"saat melihat Marcella yang baru saja keluar dari lift


"Maaf ya om cella tidak menemui om dulu,karna marcella ada urusan dengan vano"merasa bersalah


"Tidak apa apa.. ayo sini temani om membaca koran sambil memgobrol, sudah lama bukan?? kau tidak main kesini sayang"ucap jhonas


"Bagaimana ya om... Lain kali saja ya om soalnya ini juga sudah malam"menolak dengan halus


"Baiklah om mengerti... Kau kesini dengan siapa??"tanya jhonas


"Sendiri om"senyum


"Biar om suruh sopir untuk mengantarkanmu pulang"ucap jhonas


"hmm tidak usah om cella juga bawa mobil sendiri kok"menolak dengan halus


"Tidak apa apa,biar nanti mobil kamu besok diantar oleh sopir"ucap jhonas


"Sekali lagi tidak usah om,cella bisa sendiri kok"tak enak


"hmm baiklah,om juga tidak bisa memaksamu"sambil menghela nafas


"Cella pulang dulu ya om"pamitnya


"kau tidak ingin bertemu dengan tante chesea??"tanya jhonas


"Tadi sudah kok om,tapi kalo sekarang belum bertemu lagi salamin saja ya om"senyum


"baiklah kau hati hati ya"ucap jhonas


"iya om"senyum


"Ikuti gadisku sampai rumah dengan selamat!!jika sudah sampai kabari saya!!


"Baik tuan"

__ADS_1


__ADS_2