
Zevano bangun dari tidurnya,lalu ia melihat jam dinding sudah pukul 03:00. Ia melihat kearah sampingnya melihat marcella yang masih tertidur dengan memeluknya
Ia menyingkirkan anak rambut Marcella kesamping,ia memperhatikan wajah Marcella sekalipun sedang dalam keadaan tertidur istirnya masih terlihat cantik. Kemudian ia mengecup kening Marcella
Zevano melepaskan pelukan istrinya dengan sangat pelan,setelah sudah terlepas ia turun dari tempat tidur dan menuju kamar mandi
15 menit zevano sudah berpakaian sangat rapi,menggunakan jas formal berwarna hitam. Ia melihat kearah tempat tidur,Marcella masih tertidur yang kini posisinya memeluk bantal guling kesayangannya
Marcella menggeliat dari tidurnya karna ia merasa ada seseorang yang menarik selimutnya. Ia perlahan membuka matanya dan langsung diseguhi oleh pemandangan yang maha karya ciptaan tuhan didepannya
"Kau mau kemana berpakaian rapi seperti itu??"menyeringit
"Jerman"datar
"Untuk apa??"menyeringit
"Ada masalah disana dan harus ku yang turun tangan"datar
Marcella langsung mengubah posisinya menjadi duduk dan bersila,lalu menatap zevano yang sedang memakai sepatunya
"Kenapa kau tidak memberitahu ku?!!"Merasa kesal karna zevano tidak memberitahu dirinya bagaimana pun juga ia kan istrinya
Marcella memutar bola Matanya jengah,ia pun turun dari tempat tidur dan masuk kedalam kamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok gigi
"Jam berapa kau berangkat"keluar dari kamar mandi
"Jam 5"datar
Marcella melihat jam dindingnya yang masih pukul 3 : 20. Ia menyiapkan beberapa pakaian zevano yang dikirim oleh asistennya tadi pagi dan juga keperluan zevano yang harus ia bawa,sedangkan zevano sedang sibuk dengan tabletnya sesekali menghubungi seseorang
Setelah menyiapkan keperluan zevano,marcella turun kebawah untuk membuatkan zevano sarapan. Dibawah sangat sepi karna memang ini masih jam orang tidur
Marcella membuatkan zevano Tramezzino setalah itu ia membuatkan zevano teh hijau agar tubuhnya saat bekerja kuat sekaligus menghangatkan tubuhnya
Marcella menaruhnya dimeja makan disana sudah ada zevano yang masih sibuk dengan layar ponselnya
"Kau tidak sarapan??"datar
"Tidak kau saja,nanti aku akan sarapan dengan yang lainnya"dingin
Zevano pun langsung memakannya sambil memainkan ponselnya,marcella yang melihat itu pun hanya bisa menggeleng kepala saja
"Selamat pagi tuan,nyonya"sapa seorang pria yang baru saja datang
"Pagi"hanya marcella yang menjawab tidak dengan zevano yang masih sibuk dengan sarapannya sambil memainkan ponselnya
"Kau sudah sarapan??"tanya marcella
Dave yang ditanyakan seperti itu merasa Ragu,ia melihat kearah zevano yang hanya diam saja yang tidak merasa terganggu
Marcella yang paham akan maksud tatapan dave langsung menyenggol lengan zevano
"Kau sarapanlah dulu aku tau kau belum sarapan duduklah,marcella membuatkan sarapan lebih"tahu akan maksud marcella
"B-baik tuan"ucap alex gugup. Ia pun duduk tidak jauh dari zevano dan memakan sarapannya
"Aku berangkat"sambil mencium kening marcella
"Hmm"sambil memberikan tas kerja zevano sedangkan koper Kecilnya sudah dibawa oleh dave
"Titip salam untuk mereka,aku tidak bisa berpamitan dengan langsung karna aku sedang buru buru"datar
"Iya"dingin
Zevano pun masuk kedalam mobilnya dan meninggalkan pangkaran mansion marcella. Sedangkan marcella menatap mobil zevano yang kini sudah tidak terlihat
Ia pun kembali masuk kedalam dan membereskan bekas sarapan zevano dan dave lalu ia kembali kekamar untuk kembali tidur
***
"Suamimu kemana cella??kok dady tidak melihatnya??"tanya lucas
"Iya momy juga tidak melihatnya"membenarkan perkataan lucas
"Ke jerman"dingin
"Jam berapa ia pergi??kok momy tidak mengetahuinya??"ucao mauren
"Jam 3 an,itu pun ia sedang terburu buru hanya menitipkan salam kepada kalian karna tidak bisa berpamitan langsung"dingin
"Owh begitu"sambil mengangguk
"Kenapa tadi malam ia tidak berbicara kepada kami??"tanya maykel
"Mungkin mendadak"acuh
__ADS_1
"Hmm"gumam
Berlin,Jerman
13:55
"Berikan saya berkas keuangan"datar
"Ini tuan"sambil memberikan berkasnya kepada zevano
Zevano mulai memeriksa ,ia merasa ada yang janggal dengan data pengeluaran pembangunan hotel yang saat ini ia sedang bangun
"Kumpulkan semua devinisi keuangan,kita akan meeting"datar
"B-baik tuan"terbaya hanna selaku sekretaris zevano
Hanna meninggalkan ruangan dan menyiapkan ruang meeting yang mendadak ini
"Maaf tuan ruang meeting sudah siap"ucap hanna
"Hmm"gumam. Zevano langsung pergi keruang meeting yang diikuti oleh dave dan hanna dibelakang nya
Ruang meeting..
Semua karyawan merasa takut karna ceo mereka tiba tiba mengadakan meeting mendadak
"Kenapa ceo tiba tiba ngadain meeting ya"salah satu karyawan
"Ntahlah"jawab karyawan yang lain
"Semoga saja tidak ada kesalahan ya"ucap karyawan wanita
"Hmm semoga"ucap karyawan yang ada disampingnya
Suara langkah kaki sudah terdengar,mereka semua karyawan terdiam
"Apa kalian tau kenapa saya mengadakan meeting mendadak didevinisi keuangan??"datar
Seketika hawa ruangan berubah menjadi suasana yang mencengkam
"Tidak pak"jawab mereka
"Kalian tau??kenapa pemasukan bulan ini berkurang??dan lebih banyak pengeluaran lebih bannyak??"datar
"K..kami tau pak"ucap salah satu karyawan pria
"Hhmm.. Coba salah satu dari kalian jelaskan kenapa proyek pembangunan hotel di jepang pengeluarannya sampai 100 miliyar"datar
"K-kami juga tidak tahu pak,tapi menurut data data kita proyek pembangunan hotel dijepang,memang banyak pengeluarannya,untuk lebih lanjut tanyakan yang menangani proyek tersebut yang menjelaskannya"ucap karyawan pria
"Hmm siapa??"datar
"S-saya pak"gugup
Zevano yang melihat kegugupan dan wajah ketakutan pria itu,tersenyum misterius bahkan karyawan yang ada disana bergidik melihat senyum misterius zevano
"Katakan"datar
"M-memag benar pengluaran proyek tersebut memang segitu pak"takut
"Untak apa??"datar
"Agar pembangunan menggunakan berkualitas yang tinggi pak"takut
"Ck.. Kau pikir aku bodoh!!"sinis
"Harga bahan bahan untuk pembangunan hanya 50 miliyar"datar
"T-tapi.memang segitu pak?"gemetar
"Cek bodoh!!"sambil melemparkan berkas penggelapan dana
"Habislah dia"dalam hati
"Ternyata uangnya digelapakan"dalam hatinya
"Itu apa ha!!!"bentak
"S-saya tidak melakukannya pak"takut dan gemetar
"Kau pikir saya bodoh!!!kau sudah menggelapkan dana 100 meliyar"bentak
Yang sudah melakukan korupsi pada perusahaan bersimpuh dikaki zevano
"M-maafkna saya pak"ucapnya
__ADS_1
"Apa dengan kata maaf kau bisa mengembalikan uang saya??"sambil menedang pria itu,karyawan yang melihat itu pun merasa ketakutan,mereka sudah tidak kaget lagi jika zevano seperti itu karna mereka sudah memgetahui humor zevano yang sangat kejam dan tidak pernah pandang bulu
"Apa gaji perusahaan tidak cukup untukmu!!!"dengan wajah yang memerah karna amarah dan emosi
"Kalian semua tau bukan??saya tidak suka ada seaeorang yang berkhianat dibelakang saya!!apalagi menggelapkan dana"datar aura pembunuh keluar
"M-maafkan saya pak"gemetar
"Cihh.. Hukuman apa yang pantas untuk orang sepertimu??jika hanya mengeluarkan mu dari sini ini tidak merasa adil jadi saya akan sedikit bermain main dulu denganmu"senyum misterius
Pria itu gemetar ketakutan tidak hanya pria itu saja tetapi mereka yang ada disana,ia melihat ceo nya bukan seperti ceonya tetapi seperti orang lainnya
"Dave"panggil zevano
"Baik tuan"seakan tau akan maksud zevano ia pun langsung membawa pria itu keluar yang selalu berteriak untuk meminta dilepaskan tetapi itu tidak ditanggapi oleh dave maupun yang lainnya karna mereka saat ini juga merasa takut dengan zevano
"Saya ingatkan kembali!!jika diantara kalian yang berkhianat dibelakang saya!!!akan bernasib dengannya"datar
"B-bbaik pak"ucap mereka
"Bubar"sambil keluar dari ruangan meeting,yang diikuti oleh hanna dibelakang nya
"Rasanya benar benar mau mati"ucap karyawan wanita
"Hawanya itu lohk yang membuat gue takut"ucap teman karyawan wanita
" gue enggak akan berkhianat dengan ceo kita"ucap karyawan wanita
"Sama"jawab teman karyawan wanita
"Hufft"sambil duduk di kursi kebesarannya
"Apa bapak membutuhkan kopi??"tawar hanna
"Tidak"datar
"Kalo begitu saya permisi pak"pamitnya
"Hmm"gumam tanpa melihat kearah hanna
Zevano melanjutkan pekerjaan yang akan membuatnya malam ini akan lembur
Kini zevano sedang berada digudang perusahaan cabangnya bersama dengan dave,karna kemanapun dirinya pergi selalu ada dave disampingnya
Kini ia bersama seorang yang sudah menggelapkan uang dana perusahaan yang sedang duduk diukursi dengan keadaan terikat dengan luka luka yang sangat memperhatinkan
"Kau tau hukuman apa yang pantas untuk seorang yang sudah berkhinat denganku??"tanya zevano sambil memegang pistol yang ada ditangannya
Pria yang bernama Jerick yang sudah menggelapkan dana perusahaan,berontak untuk dilepas dari ikatannya,tetapi Percuma karna ikatannya sangat kencang,ia berteriak pun akan sia sia karna mulutnya ditutup oleh lakban
"Kau lupa siapa saya??saya tidak akan segan segan membunuh siapa saja tanpa pandang bulu jika sudah mengusik saya apalagi ingin bermain manin dengan saya!!!"aura pembunuh
"Emmm... Emmm...emmm"entah apa yang diteriaki karna tidak jelas
"Aku sangat membenci sebuah pengkhianata,so"Mengitari jerick sambil memegang sebuah pistol yang sudah menjadi andalannya
"Kau mau mulai dari mana dulu yang akan aku lubangi di tubuhmu"aura pembunuh
Jerick bergetar ketakutan,ia benar benar salah memilih teman untuk bermain
"Baiklah aku akan memberikanmu sedikit Permainan"datar sambil mengode kepada dave
Dave yang tahu akan maksud dari isyarat zevano pun mengangguk dan mulai mencabuk jerick dengan sangat kencang
Cetar..cetar..cetar
Jerick mengeluarkan banyak darah disekujur tubuhnya,ia merasa tidak kuat dengan siksaan yang diberikan oleh zevano
"Bagaimana??apa kau menikmatinya"tertawa sangat keras yang membuat siapa saja yang mendengar nya merasa bergidik ngeri
Tanpa menunggu lama zevano langsung menembak kepala jerick berulang kali
Dorr
Dorr
Dorr
Nyawa jerick sekali sekejap sudah melayang ditangan zevano,kini wajah sudah tidak terbentuk lagi dengan hasil karya zevano
"Bereskan seperti biasa"datar
"Baik tuan"ucap dave
Zevano keluar dari gudang perusahaan cabangnya dan kembali kekantornya
__ADS_1