My Husband Beloved

My Husband Beloved
Episode 36


__ADS_3

"Jika nona muda sudah bangun dan menanyakan keberadaan saya,bilang bahwa saya ada urusan diluar"ucap zevano pada syesye


"Baik tuan"ucap syesye


Zevano berjalan keluar mansion yang diikuti oleh dave dibelakangnya dan juga beberapa bodyguard


***


"ZEVANO"teriak Marcella


Bayangkan saja pagi-pagi ia sudah dikejutkan dengan tanda-tanda yang amat banyak di bagian tubuhnya,terutama dibagian lehernya dan juga dadanya yang sangat banyak tanda kemerahan yang diberikan oleh zevano


"Pantas saja aku tidak melihatnya,ternyata ia lebih dulu pergi sebelum aku terbangun"cibir Marcella


"Ini tidak bisa dibiarkan,aku harus menutupinya dengan foundation jika tidak orang rumah akan melihatnya"gumam Marcella sambil keluar dari kamar mandi untuk mengambil tas makeup-nya,setelah itu kembali ke kamar mandi dan mulai menutupi tanda kemerahannya dengan foundation


"Huh akhirnya selesai,lumayan lah tidak terlalu kelihatan tapi tetap saja aku akan menutupinya dengan syal nanti"ucap diri sendiri sambil menatap cermin


"Ini semua gara-gara zevano awas saja Nanti aku akan mendiaminya seharian"ancamnya


Karna memang sudah sangat lapar,ia pun segera keluar dari kamarnya dan turun kebawah untuk sarapan


"Selamat pagi nona"ucap syesye sedikit menunduk


"Hmm pagi"cuek


"Silahkan nona"ucap syesye memberikan pancakes kepada Marcella


"Apa kau tau dimana zevano??"ucap Marcella tanpa menatap syesye


"Tuan tadi memberikan pesan bahwa ia ada urusan diluar nona"ucap syesye yang hanya diangguki oleh Marcella


"Owh iya dimana kepala pelayan??aku tidak melihatnya"ucap Marcella melirik syesye


"Kepala pelayan sedang cuti nona,karna ada urusan keluarga jadi ia tidak bekerja hari ini"ucap syesye


"Hmm"Gumam


Sesampai disebuah gedung tua semua anggota menunduk hormat saat melihat zevano yang baru saja turun dari mobil mewahnya. Zevano segera masuk Kedalam gedung tua itu,ternyata dalamnya berbeda sekali dengan keadaan diluar yang sangat kumuh dan kotor sedangkan didalamnya terlihat sangat bersih dan dipenuhi barang"yang sangat mahal dan mewah


Sebelum masuk ke ruang bawah tanah zevano memakai sebuah topeng lalu diikuti oleh dave dan juga yang lainnya


Suara langkah kaki menggema disudut ruang bawah tanah,yang menandakan jika tuan muda sudah datang dengan aura yang sangat mencengkam


"Selamat siang tuan"ucap sinta


"Bagaimana??apa dia sudah mengakuinya??"ucap zevano datar


"Belum tuan,padahal saya sudah melakukan apa yang sudah tuan perintahkan"ucap sinta


"Ternyata ia masih belum kapok juga,baiklah biar aku yang akan turun tangan"ucap zevano dengan senyuman misteriusnya


Prokk..prokk..prokk..


"Ternyata kesetiaanmu itu sangat luar biasa yah,ah tidak bahkan kau mengkhianatiku bagaimana bisa aku mengatakan bahwa kau sangat setia"ucap zevano dengan tertawa sinis


"Lepaskan aku"teriak

__ADS_1


"Apa??kau bilang apa??aku tidak mendengarnya"ucap zevano tertawa keras bahkan tawanya sangat menyeramkan,siapapun yang mendengarnya bulu kuduk mereka akan merinding mendengar suara ketawa zevano


Ekspresi zevano kini berubah menjadi datar dan menyeramkan,tatapan nya sangat tajam dan menusuk. Ia menekuk sebelah kaki kirinya yang menghadap ke arah orang yang sudah bekerja dengan nya selama bertahun tahun dan juga sangat ia percaya kini telah berkhianat


"Kau ingin aku lepaskan bukan??"menatap tajam yang diangguki oleh pria itu


"Beritahu aku siapa yang sudah menyuruhmu untuk memata-mataiku dan istriku??"ucap zevano datar dan dingin


Pria itu hanya diam saja dan menunduk percayalah bahwa pria itu saat ini sangat ketakutan hanya saja ia masih ingin terlihat berani didepan zevano tetapi nyatanya tidak bisa ia benar benar sangat takut ia sangat mengenali mantan tuannya


Sinta memberikan cambuk pada zevano saat zevano memintanya dengan isyarat


Cetarr..


"Akhh"teriak pria itu


"Beritahu aku siapa yang sudah menyuruhmu!!"bentak


Cetarr..cetarr..cetarr..


Zevano terus-terusan mencambuk pria itu sampai pria itu memberitahu siapa yang sudah menyuruhnya


"Hen-ti-kan tu-an,sa-ya a-kan memberitahunya"ucap pria itu terbata karna menahan rasa sakit disekujur tubuhnya


Zevano pun menghantikannya dan melempar cambuk itu ke sembarangan arah dan menunggu pria itu berbicara siapa yang sudah menyuruhnya berkhianat


"Tu-an Xavier,ia menyuruh saya untuk memata-matai anda dan juga istri anda,karna ia ingin menghancurkan keluarga anda dan juga istri anda"ucap pria itu


"Alex"beo nya mengepalkan tangan nya,wajahnya sangat memerah menahan amarah yang sudah membara didadanya


"Lalu apa yang kau ketahui lagi"menatap tajam


"Jadi itu semua rencana alex?!!"Teriak zevano sambil menendang kursi ke dinding dan seketika hancur


"Beritahu aku,apa yang ia akan lakukan terhadap keluargaku!!"ucap zevano dingin


"Ia ingin memisahkan anda dengan nona muda,setelah itu keluarga anda"ucap pria itu


Dorr..Dorr..


Zevano langsung menembak pria itu hingga tak bernyawa,zevano tetaplah zevano jika ada orang yang mengusik keluarganya apalagi menyangkut istrinya ia akan berubah menjadi seorang zevano yang sangat kejam tak berperasaan


"Urus semuanya jangan meninggalkan jejak apapun,berikan mayatnya ke tempat biasa"ucap zevano setelah itu berlalu pergi


Zevano yang baru saja kembali,langsung masuk kedalam mansion dan ternyata dimansionnya kedatangan keluarga dari istrinya dan juga sahabatnya


"Woyy bro dari mana aja lh"ucap Nicholas yang tiba tiba saja muncul dan langsung merangkul zevano


"Kepo banget lh"ucap zevano dan langsung meninggalkan Nicholas dan memberi salam kepada orang tua Marcella


"Kalian sudah lama disini"tanya zevano sambil duduk disebalah Marcella yang sedang memainkan ponselnya


"Tidak juga,owh iya kau dari mana saja??kata cella kau pergi dari pagi"ucap Mauren


"Aku ada urusan diluar mom"ucap zevano


"Owh"mengangguk

__ADS_1


Zevano menoleh kearah sampingnya,seperti ada yang aneh dengan istrinya. Ia pun memperhatikannya dengan intens dan setelah itu ia pun tersenyum tipis ia tau sekarang kenapa istrinya menggunakan pakaian yang sangat tertutup


"Apa kau"ketus Marcella


"Tidak"mengulum senyum


"Kapan mami dan papi mu kembali dari jerman??"tanya Lucas sambil menyeruput teh hangatnya


"Mungkin lusa,kenapa memangnya dad??"tanya zevano


"Tidak hanya saja kami ingin mengobrol santai saja"ucap lucas yang diangguki oleh zevano


"Apa kau tau jika diantara kita akan ada yang segera menikah??bahkan aku saja baru tau mengetahuinya"ucap Kenzie menyindir yang baru saja ikut nibrung pada mereka yang baru saja kembali dari kamar tamu


Mereka menoleh kearah Kenzie dengan tatapan bingungnya,sedangkan Nicholas yang merasa tersindir hanya memutar kan bola matanya jengah


"Siapa??gernald dengan Ilona??"ucap Marcella


Uhuk..uhuk..uhukk..


Gernlad yang sedang meminum tersedak oleh minumannya setelah itu menatap Marcella tajam


"Ilona??gernald??apa hubungannya??"ucap Kenzie yang terlihat bingung


"Ahh tidak ada..owh iya siapa yang akan menikah??"ucap Marcella setelah mendapatkan tatapan tajam dari gernald


"Tuh orangnya"menunjuk kearah Nicholas yang terlihat santai


Mereka semua melihat kearah yang ditunjukan oleh Kenzie. Dan semua orang pun terkejut pasalnya yang mereka tahu Nicholas sudah menghamili sherlyna dan sekarang ia akan menikah dengan orang lain


"KAU"teriak Marcella sambil menumpuk nicholas dengan bantal sofa


"Kau apa-apaan sih kenapa kau menimpukku dengan bantal"kesal Nicholas


"Kau yang apa-apa kau ini sudah menghamili sherlyna dan juga akan jadi ayah,lalu kau ingin menikahi orang lainnya dasar kau"ucap Marcella dengan marah bergebu-gebu dan menumpuk Nicholas dengan bantal sofa yang lainnya


"Heyy hentikan kau ini salah paham,vano tolong bantu aku kenapa kau hanya diam saja"ucap Nicholas kesal sedangkan yang lainnya hanya menggeleng kepala saja melihat tingkah laku mereka


"Salah paham dari mana!!jelas jelas kak Kenzie bilang jika kau akan menikah"ucap Marcella yang masih meninmpuk nicholas dengan bantal sofa


"Aku memang akan menikah tapi bukan dengan orang lain melainkan dengan sahabatmu"ucap Nicholas teriak karna ia kesal tidak ada yang membantunya dari serangan marcella


Marcella menghentikan pukulannya dari Nicholas lalu ia menatap Nicholas intens


"Memangnya lyna mau??bukannya kau ditolak ya??"ucap Marcella polos mereka yang mendengarnya pun menahan tawanya melihat kepolosan Marcella apa memang di polos"in. Sedangkan nicholas menatap Marcella dengan kesal


"Kau ini mendukungku tidak sih??kenapa kau menanyakan hal itu,perkataanmu sangat pedas nona"ucap Nicholas ketus


"Aku kan hanya bertanya saja,lagi pula jika aku tidak mendukungmu bagaimana mungkin aku bela-belain untukmu agar kau diterima.. Jika perlu kau harus berterima kasih kepada ku banyak-banyak"ucap Marcella


"Yayya aku sangat berterima kasih padamu nona"jengah


"Mengucapkan kata terima kasih itu tidak cukup bagiku"ucap Marcella dingin


"Kau memang tidak ada bedanya dengan suamimu ya"ucap nicholas ketus


"Kau ingin apa??"ucap Nicholas lagi

__ADS_1


"Tidak sekarang tapi nanti"ucap Marcella


"Sok misterius"cibirnya


__ADS_2