
Kini Marcella berada diapartemen sherlyna,awalanya ia ingin ke mansionnya,tetapi sherlyna menyuruhnya untuk ke apartemen nya saja
"Terus keputusan elo apa??bagaimana dengan anak elo nanti??anak elo butuh sosok ayah!!elo gk bisa memikirkan diri elo sendiri"panjang lebar
"Gue bingung cell"menatap pandangan kosong
"Apa yang membuat elo bingung??tujuan ia baik mau menikahi elo dan bertanggung jawab!! coba kalo enggak,elo pasti akan berjuang sendirian demi anak elo"panjang lebar
Sherlyna terdiam mendengar ucapan Marcella,ia membenarkan ucapan Marcella. Tetapi ia merasa ini terlalu cepat
Berlin,Jerman
"Ada apa elo nyuruh gue kesini??"datar
"Gue mau nanya sesuatu boleh??"ragu
"Hmm"gumam
"Sherlyna siapa istri elo??"menatap zevano serius
"Sahabat"datar
"Sejak kapan??"ucap Nicholas
"Kecil"datar
"Berarti ia tau semua tentang sherlyna dan masa lalunya??"tanyanya
"Hmm"gumam
Nicholas terdiam melamun,ia bingung harus mulai dari mana ia memberitahu zevano akan masalahnya
"Kenapa??"datar
"Vano"panggil Nicholas
"Hmm"gumam sambil minum minumannya
"Gue bakal jadi seorang ayah"ucap Nicholas
Uhukk..Uhukk..Uhuk..
Zevano tersedak oleh minumannya sendiri saat mendengar perkataan Nicholas
"Gila elo!!elu aja blm nikah gimana mau jadi seorang ayah"menatap tajam
"Gue serius"mengacak rambutnya frustasi
"Jangan bilang"menatap Nicholas tak percaya
"Iya.. Tapi dia enggak mau nikah sama gue vano!!"frustasi
Zevano memijat pangkal hidungnya ia merasa yang sangat pening
"Kenapa bisa??elo udh ngerusak masa depannya"datar
"I Know tapi enggak semua nya salah gue,tapi sesuatu keadaan yang membuat gue merusak masa depannya dan membuatnya mengandung anak gue"frustasi
"Ternyata dugaan gue ternyata benar ya"datar
"Maksud elo"menyeringit
"Sikap Marcella berubah saat waktu ia mencari keberadaan lyna pada saat resepsi pernikahan,saat ia melihat elo saat itu ia memandang elo dengan tatapan tidak sukanya"Panjang lebar
"Mungkin ia mendengarnya"dengan pandangan kosong
"Berapa minggu??"datar
"4 minggu lebih"datar
"Kapan terkahir elo ngelakuin hal itu??"datar
"Dua bulan yang lalu"datar
"Elu harus berusaha.. Bagimanapun juga elu punya tanggung jawab pada janin itu"datar
"Justru itu gue mau minta bantuan sama istri elo.. Gue enggak tau lagi harus minta bantuan siapa lagi"frustasi
"Nanti gue bilang sama arcell"datar
"Makasih sob"tersenyum tipis
Italia,Roma
Marcella merebahkan tubuhnya ditempat tidur sambil memejamkan matanya,enggak lama ponselnya berdering
Manusia Es😈is video calls
"Jam segini ngapain dia nelfon gue
Marcella mengangkat telfonnya,ia disana bisa melihat kalo zevano masih didalam ruang kerja dengan wajah lelahnya
"Kau kenapa belum tidur??kau tidak lihat sekarang sudah jam berapa!!!"datar
"Kau juga kenapa masih bekerja??kau tidak lihat wajah lelahmu,kau tidak kenal waktu ya!!"kesal
"Kau bisa tidak jangan mengalihkan pembicaraan??"datar
"Kau bisa tidak jangan menelfonku di jam segini"jengah
"Aku ingin berbicara sesuatu kepadamu"datar
"Mengenai??"menyeringit
"Lyna dan nichol"datar
"Kau sudah mengetahuinya??"terkejut
"Hmm,nichol datang kepada ku dan menceritakan semuanya kepadaku"datar
Marcella terdiam
"Lalu??"dingin
"Ia butuh bantuan mu"datar
"Bantuan apa??"menyeringit
"Untuk membuat lyna menerimanya dan bertanggung jawab atas perbuatannya"datar
Marcella kembali terdiam seakan memikirkan sesuatu
"Aku tidak bisa memastikan,aku sangat mengenali nya ia tidak mudah menerima siapapun untuk masuk kedalam kehidupannya"Panjang lebar
"I Know,intinya kau mau membantunya tidak??"datar
"Hmm"gumam
"Baiklah kau tidur sana,jangan lupa besok sore kau akan dijemput oleh supir"datar
"Hmm"gumam
"Barang barangmu sudah dibereskan??"datar
"Sudah"dingin
"Jangan tidur malam malam.. Good Night"datar
"Night"dingin
Tut...
Hospital Medical Luish city
13:00
Tok.. Tok.. Tok..
"Masuk"dingin
"Maaf dok anda sudah ditunggu diruang meeting"ucap suster asisten Marcella
"Hmm"gumam. Marcella pergi keruang meeting diikuti oleh asistennya yang bernama melly
Didalam ruang meeting terdapat beberapa dokter yang sedang melakukan meeting termaksud dengan maxsime yang selalu memperhatikan Marcella yang membuat marcella merasa risih ditatap seperti itu
1 jam kemudian meeting selesai,Marcella lebih dulu keluar dari ruang meeting karna ia benar benar merasa risih dengan maxsime yang selalu menatapnya seperti itu
Saat dipertengahan jalan tiba tiba ada yang menarik pergelangan tangan Marcella siapa lagi jika bukan maxsime,ia pun menyuruh melly untuk pergi duluan
"Lepas"dingin
Maxsime pun melepskannya
"Marcella apa tidak ada sedikit cela untuk menerima cintaku"ucap maxsime
"Apa kau ilang ingatan!!jika aku sudah menikah!!bahkan kau menyaksikannya,dan kau masih memintaku untuk menerima cintamu"tak habis pikir
"Aku tau tapi kau tidak mencintainya"masih kekeuh untuk tidak menerima semua keadaan
Terkekeh"Aku pun juga tidak mencintaimu!!tapi asal kau tau aku sedang belajar untuk mencintainya dan untuk apa aku menerima cinta yang lain"sinis
__ADS_1
Maxsime mengepal kedua tangannya menahan emosi wajah nya juga memerah
"Aku mohon kepadamu,tolong lupakan aku masih ada wanita di luaran sana mau sama kamu. Aku ini sudah menikah mana mungkin aku menerima cintamu"ucap Marcella. setelah mengatakan hal itu Marcella meninggalkan maxsime disana
Luish Mansion,Italia,Roma..
Marcella sedang berpamitan kepada keluarganya,karna hari ini ia akan pindah kemansion zevano
"Kau baik baik disana ya Sayang"ucap Mauren
"Iya mom"senyum
"Jangan lupa kau harus melayaninya dan menghormati suamimu jangan sesekali kau membantah ucapan suamimu"ucap Lucas
"Iya dad"senyum
"Aku pasti akan merindukanmu karna aku tidak ada lagi teman debat lagi"denga raut sedih
"Kau bisa mengunjungiku,jangan kaya anak kecil"ketus
"Kau ini selalu saja"kesal
"Selalu kabari aku ya cell"ucap Jessica
"Pasti itu kak"senyum
"Hey boy jangan merindukan mimi ya"ucap Marcella keoada zayn yang terlihat sangat sedih
"Kau kenapa sedih hmm??apa kau tidak senang mimi pergi??"ucap Marcella
Zayn mengangguk dengan pupy eyes nya yang membuat Marcella gemas
"Kau kan bisa ke mansion mimi,nanti kita akan bermain bersama ya"lembut
Zayn merentangkan kedua tangannya kepada marcella,bertanda bahwa dirinya ingin digendong oleh Marcella
"Kau sangat manja sekali son"ketus maykel yang langsung ditatap tajam oleh Marcella dan juga jessica
"Yayayya kalian menang"jengah
Kedua orang tua mereka pun terkekeh,ini adalah moment yang akan mereka rindukan. Melihat anak nya sudah bahagia dengan pasangan mereka masing masing
"Aku berangkat ya"ucap Marcella
" Iya hati hati"serempak
Marcella masuk kedalam mobil dan mobil yang membawa marcella pun keluar dari pangkaran mansion Luish
ZM Schmitz Mansion,Italia,Roma
Marcella baru saja sampai dimansion Suaminya yang sangat mewah dan megah dan Tertulis nama insial mereka berdua ZM Mansion Schmitz
Marcella disambut oleh para pelayan dan juga penjaga disana juga terdapat cessy yang tersenyum hangat kepada marcella
"Wellcome kakak ipar"memeluk Marcella
"Kau ada disini??"tanya Marcella
"Iya kak vano menelfonku untuk menyambutmu dan menemanimu disini selama kak vano dijerman.. Soalnya uncle dan aunty sedang berada di jepang"panjang lebar
"Owh"sambil mengangguk
"Selamat datang nyonya perkenalkan nama saya sinta tugas saya kepala pelayan disini"ucap sinta
"Panggil nama saja"dingin
"T-tapi nyonya"sedikit menunduk
"Jika kau merasa keberatan panggil aku dengan sebutan nona"dingin
"B-baik nyo- nona"terbata
"Hallo nona perkenalkan nama saya syesye saya bertugas untuk membantu keperluan anda"ucap syesye dengan sopan dan ramah
Begitupun dengan yang lainnya memperkenalkan dirinya dan tugas tugas mereka yang bekerja di mansion kepada Marcella
Kemudian setelah memperkenalkan diri mereka dengan Marcella kini cessy mengajak Marcella untuk masuk kedalam
Hal pertama pada saat dirinya masuk kedalam mansion ia disuguhkan oleh kemewahan dengan interior klasik dan modern yang bernuansa Gold
"Kakak pasti cape,aku akan mengantarkan kakak ke kamar"ucap cessy
"Kaka tidak cape.. Kau mau menemani kakak untuk keliling mansion??"tanya Marcella
"Dengan senang hati"senyum bahagia
"Karna aku tidak mempunyai kakak perempuan,dikeluarga Schmitz hanya aku saja yang perempuan"ucap cessy
"aku juga tidak mempunyai adik perempuan,padahal aku ingin tetapi mau gimana lagi,dady tidak mengizinkan momy untuk mempunyai anak lagi"ucap Marcella
"Kenapa??"heran
"Karna saat melahirkan ku.. Momy hampir tiada dan dady sangat takut akan hal itu.. Dan aku sangat bersyukur,dan merasa senang telah dilahirkan dari rahim wanita yang sangat hebat dan.membuat aku lebih bahagia lagi adalah,dimanai momy lebih mementingkan melahirkan ku didunia ini walau nyawanya menjadi taruhannya"panjang lebar
"Kakak menyayangi nya"ucap ceesy
"Sangat"ucapnya
Mereka mengelilingi setiap sudut mansion sambil mengobrol tentang kuliah cessy dan teman temannya yang katanya ingin bertemu dengan Marcella
"Kapan kapan bawa saja mereka kesini"dingin
"Tidak bisa"ucap cessy
"Kenapa??"menyeringit
"Karna kak vano melarang siapapun yang datang ke mansion ya"ucap cessy
"Tapi kan ini sudah menjadi rumah kakak juga,jika dia melarangnya aku yang akan memarahinya"ucap Marcell
"Serius kak"senang
"Hmm"Gumam
"Aaa aku menyayangimu"memeluk Marcella
"begitu pun aku"senyum tipis
(Ruang Tamu)
(Ruang tengah)
"Ini kamar siapa cessy??"tanya Marcella saat mereka sudah berada di depan ruangan yang terdapat 5 kamar
"ini kamar yang dibuat oleh kak vano untuk aku jika aku menginap disini"ucap cessy memperlihatkan kamarnya
(Kamar Cessy)
"Kau menyukai warna pastel??"tanya Marcella
"Sangat"senyum
"Ayo aku akan menunjukan kamar yang lainnya"ajak cessy
Cessy mengajak Marcella ke kamar yang tidak jauh dari kamarnya
"Ini Kamar kak Gernald,sesuai dengan kepribadiannya ia sangat tertutup"ucap cessy
(Kamar Gernald)
"Gernald??"beonya
"Iya kak Gernald kakak laki lakinya cessy"ucap cessy
"Aku tidak pernah melihatnya,bahkan di pernikahan pun tidak ada siapapun nama gerlnad yang datang"heran
"Iya kak gernald enggak bisa datang karna ada masalah sedikit,kak gernald tidak tinggal disini setelah menikah dan memutuskan untuk tinggal di amerika"panjang lebar
"Jadi kakakmu sudah menikah??"tanya Marcella
"Iya"ucap cessy
"Ayo aku akan menunjukan kamar yang ada disebelah kamar kak gernald"sambil menggandeng tangan Marcella
"Ini adalah kamar anak yang dibuatkan oleh kak vano khusus untuk callista"ucap cessy
(Kamar Callista)
__ADS_1
"Maksud kau putri dari gernald??"tanya Marcella
"Iya"ucap cessy
"Aku tebak dia sangat menyukai warna pink dan sangat cantik"ucap Marcella
"Tentu.. Ayo aku akan menunjukan kamar aunty dan uncle"ucap cessy
Marcella pun hanya mengikuti kemana cessy membawanya,cessy membawa Marcella ke sebuah ruangan paling pojok
"Ini adalah kamar aunty dan uncle jika berkunjung disini,hanya sekedar melihat keadaan kak vano"ucap cessy
(Kamar jhonas dan chelsea)
"Wow"takjub
"Sangat indah bukan??"ucap cessy
"Hmm"guamm
"Kak vano membuatnya khusus orang tuangya,walaupun ia seperti itu ia selalu memberikan yang terbaik untuk orang tuanya"Ucap cessy
"Kakak sepertinya sangat lelah,ayo aku akan mengantarkan kakak ke kamar"ucap cessy
"Tidak aku masih ingin mengelilingi mansion"dingin
"Baiklah jika kakak tidak lelah aku aja menunjukan tempat yang lain"ucap cessy
Cessy membawa Marcella ke beberapa ruangan yang belum mereka kunjungi
(Ruang Bermain)
(Mini Bar)
(Dapur Bersih)
(Ruang Makan)
(Ruang Tamu private)
(Ruang Baca)
Mereka sekarang akan mengunjungi ruangan bagian lantai 3 yang dimana khusus zevano pribadi
(Living Area2)
(Ruang billiard)
(Teater)
(Studio Bola Basket)
(Ruang tempat penyimpanan minuman)
"Disebelah sana itu kamar ka vano dan juga kak cella,ayo sekalian aku antarkan kek kamar biar kakak istirahat"ucap cessy
"Iya"senyum
Mereka menuju kamar yang terdapat di paling pojok,yang pintunya berwarna monokrom
Saat pintunya dibuka oleh cessy,Marcella sangat takjub dengan interiornya yang modern ya dengan nuansa biru tua
"Awalnya kamar ka vano tidak seperti ini"ucap cessy
"Lalu??"tanya Marcella
"Dulu kamar kak vano sangat maskulin nuansanya serba hitam,tapi setelah tau jika ia ingin menikah ia mengubahnya menjadi seperti ini sangat indah yah kak"panjang lebar
"Iya"ucapnya
"Kalo gitu aku tinggal ya kak,aku akan memanggil kaka setelah jam makan malam"ucap cessy
"Makasih yah"senyum
"Sama sama kak"senyum
Setelah kepergian cessy,Marcella mengelilingi kamar zevano yang juga menjadi kamarnya sekarang di setia ruangan
Marcella memasuki walk in closed dengan nuansa hitam maskulin,ia membuka setiap lemari ada pakaina pakaian zevano yang tertata sangat rapi,ia membuka laci yang lainnya yang terdapat dasi yang tersusun rapi,jam tangan,kaos kaki,dan peralatan zevano yang lainnya
Ia membuka lemari yang satunya lagi terdapat pakaian wanita yang sudah dipastikan untuk dirinya yang sudah disediakan oleh zevano
(Walk In Closed)
Ia kaluar dari walk in closed,lalu ia menuju kamar mandi yang sangat megah dan indah,ia akan betah jika berlama lama dikamar mandi yanh seperti ini
(Kamar mandi)
Setelah itu Marcella sangat penasaran dengan ruangan yang berada dipojok dekat walk in closed
Saat ia membuka ruangan tersebut ternyata sebuah ruang kerja,tetapi disana juga terdapat sebuah tangga yang di atas nya terdapat 2 ruangan yang entah itu ruangan apa
(Work Office)
Marcella yang baru saja satu langkah menaiki tangga itu tiba tiba ponselnya berdering. Pada saat ia melihat siapa yang menelfonnya ia pun langsung mengangkatnya
"Hal-"
"Siapa yang menyuruhmu untuk masuk kedalam ruang kerjaku??!!"
"Kenapa kau bisa tau??"
"Kau tidak perlu tau,cepat keluar aku tidak mengizinkanmu masuk ke ruang kerjaku,kecuali dengan atas izinku"
"Aku hanya melihat ruang kerjamu apa tidak boleh??"
"Tidak!!jika aku suruh keluar keluar arcell!!"
"Tapi aku penasaran dengan ruangan yang diatas"
"Tidak ada penasaran penasaran sekarang kau keluar"
"Tapi aku penasaran Zee,kenapa tidak boleh??kau sedang menyembunyikam sesuatu kepadaku ya??"
"Jangan membantahku arcell,kau keluar sekarang!!"
"Kenapa kau marah marah padaku??aku hanya ingin melihat ruangan itu!!jika seperti ini aku semakin penasaran"
"Selangkah saja kau maju,lihat apa yang aku lakukan padamu,aku tidak peduli jika kau adalah istriku!!paham!!"
"Kau mengancamku!!"
"Menurut mu"
"Kau"
"Sudahlah aku malas kepadamu!!lebih baik aku menginap dimansion papi dan aku akan mengadukanmu kepadanya"
"Apa kau lupa jika papi dan mami sedang berada di jepang eh"
"Kau"
"Baiklah kalo gitu aku akan ke apartemen lyna "
Tutt..
#Jangan lupa like,comment,and vote ya guys
#Karna suport kalian adalah penyemangat author❤
__ADS_1
#Jangan lupa tetap menggunakan masker jika diharuskan untuk keluar
#Ikuti protokol kesehatan