
Zevano duduk disisi ranjang sebalah kiri sambil menggengam tangan Marcella yang masih memejamkan matanya
"Maaf jika aku telah menyakitimu,aku sudah lepas kendali karna aku tidak suka jika pria itu memeluk dirimu"sambil mengusap rambut Marcella
Ting..
Zevano mengambil ponselnya yang berada disaku celananya dan ia mendapat pesan dari nicholas sebuah video
Ia membuka pesan dari Nicholas dan memutar video tersebut yang isinya dimana awal mulanya istrinya datang ke restoran dan tiba tiba ada seorang pria yang datang dan langsung memeluk istrinya
Disana ia melihat bahwa istrinya sudah berusaha untuk melepaskannya tetapi pria brengsek itu tidak melepaskan nya juga dan disitulah ia mulai datang dan memukul pria itu dengan membabi buta
Rahang zevano mengeras,wajahnya memerah ia memegang ponselnya dengan sangat kuat dan akhirnya dalam sekejap hp nya retak dan ia pun membuang hp nya kesebarangan arah
Ia merasa bersalah karna tidak mempercayai ucapan istrinya yang sudah berusaha menjelaskannya tetapi ia dikalahkan oleh ego yang sangat besar
"Maafkan aku sayang,aku tidak mempercayai ucapan mu aku berjanji padamu mulai sekarang aku akan mempercayai mu sekalipun kau berbohong kepadaku dan mepunya alasan kenapa kau harus berbohong kepadaku aku akan tetap mempercayaimu"Mencium seluruh wajah Marcella tanpa cella
Zevano meninggalkan Marcella didalam kamar untuk pergi ke dapur,ia akan membuatkan Marcella bubur dan juga teh hangat ia juga sudah menyuruh anak buahnya untuk menebus obat di apotek untuk Marcella minum
"Ugh"erangnya
Marcella perlahan lahan membuka matanya dan menyusuaikam dengan cahaya. Setelah sudah sempurna ia memperhatikan keadaan kamarnya yang sudah terlihat rapi. Tetapi ia tidak menemukan keberadaan suaminya
Marcella menyenderkan punggungnya di kepala ranjang sambil memegang kepalanya merasa pusing,ia ingin minum tetapi tidak ada air minum di kamar nya karna belum diisi
"Kau sudah bangun"datar sambil membawa sebuah nampan yang berisi bubur,teh dan air putih beserta obat
"Hmm"Gumam
Zevano menarik kursi meja rias lalu ia duduk disamping Marcella dan menaruh nampan nya dimeja nakas
"Apa kau butuh minum??"datar.Marcella mengangguk mengiyakan
Zevano memberikan Marcella air minum,Marcella menerimanya dan meminumnya sampai setengah gelas lalu memberikannya kembali kepada zevano
"Kau harus makan setelah itu minum obat"mengambil sebuah mangkok yanh berisi bubur
"Nanti saja aku sedang tidak lapar"lemah
"Kau harus makan!!jika kau tidak makan kondisimu akan semakin memburuk arcell,kali ini kau jangan membantah ucapan ku!!"tegas
"Tapi lidahku merasa pahit Zee"lemah
"Kau harus melawannya,ini demi kesehatanmu arcell"datar
"Ta-"
"Sayang"memotong
"Baiklah"Pasrah
"Kau mau makan sendiri atau aku yang akan menyuapimu??"datar
"Biar aku saja"mengambil bubur dari zevano
Marcella pun mulai memakannya walau ia ingin muntah karna lidahnya merasa pahit. Baru beberapa suap Marcella langsung memuntahkan buburnya
Uekk..
Dan muntahannya mengenai baju zevano,dan ia merasa bersalah dan takut akan zevano marah.
"m-maafkan aku"merasa bersalah
Zevano mengambil bubur dari tangan Marcella dan menaruhnya dinampan
"Aku akan menyuruh syesye membuatkanmu buah,minumlah"memberikan Marcella segelas teh
"Aku akan bersihkannya"datar
"maaf"merasa Bersalah
"it's oke"datar
__ADS_1
Marcella menatap zevano yang sedang melepaskan baju kaosnya dan menaruhnya ditempat baju kotor setelah itu zevano masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya dari bekas muntahannya
Tokk.. Tokk.. Tokk..
"Masuk"lemah
Pintu kamar terbuka,ternyata yang datang syesye yang membawakan Marcella buah yang sudah dipotong potong
"Permisi nyonya,saya membawakan nyonya buah atas permintaan tuan muda""ucap syesye sedikit membungkuk
"Apa aku terlihat tua??sampai kau memanggilku nyonya??"dingin
"M-maaf nyo eh nona"gugup
"Taro saja disana"dingin
"Baik nona"syesye menaruh nampan nya diatas meja nakas dan mengambil nampan yang beraisi bubur dan juga bekas gelas teh yang sudah habis
"Kalo begitu saya permisi nona"ucap syesye
"Hmm"gumam
Enggak lama syesye pergi,zevano keluar dari kamar mandi yang sudah menggunakan pakaian rumah. Zevano melihat Marcella sedang memainkan ponselnya sedangkan buahnya boleh disentuh sama sekali
"Zee"kesal karna tiba tiba ponselnya diambil oleh zevano
"Kenapa kau belum memakannya??"menatap tajam
"Tapi kembalikan dulu ponselku"kesal
"Habiskan,setelah itu aku akan memberikan ponselmu"datar
Dengan sangat terpaksa Marcella memakan buahan nya walau ia merasa pahit dan enek,tetapi ini masih jauh lebih baik dari pada bubur tadi
Zevano yang mengantongi ponsel Marcella merasa bergetar,ia pun mengambilnya dari saku celananya
Leonard😈is video call..
"Leonard siapa kamu??"datar
"Ia menelfonmu"memberikan ponselnya kepada Marcella
Dengan ragu Marcella mengambil ponselnya dari zevano yang terus menatapnya tajam
"Kenapa nelfon gue diwaktu yang enggak tepat sih ini anak"gerutu dalam hati
Marcella menarik tombol hijau ke atas dan langsung muncul wajah tampan Leonard tetapi ia sedang berada dikantor
"Hey kenapa kau lama sekali mengangkat telfonku"
"Ada apa kau VC ku"melirik zevano yang menatap dirinya dengan datar
"Apa kau tidak merindukanku?biasanya kau selalu merengek memintaku untuk selalu menelfonmu kenapa sekarang kau jarang menghubungi ku?"
"******!!"maki dalam hati
Marcella kembali menatap zevano yang semakin menatapnya dengan tajam bahkan bulu kuduknya bangun
"Berasa kaya selingkuh gue"dalam hati
"Yaelah elo kan tau gue baru nikah!!elo juga kenapa enggak datang??"
"Yayaya sorry gua ada urusan mendadak,tapi kan gue udh ngerim elu hadiah"
"Tapi bukan itu yang gue mau!!"
"Terus apa??"
"Kakak ipar "
"Gila lohk!!emang gampang apa nyarinya"
"Yah cari lah,elo enggak inget umur!!"
__ADS_1
"Yaelah masih 29 masih muda"
"Yayya setelah elh lahk"
"Btw mana suami elo,kenapa enggak kenalin kek gue"
"Elo udh kenal buat apa gue kenalin lagi"melirik zevano
"Yaelah setidaknya liat wajahnya,gue mau liat masih gantengan gue apa enggak"
"Dirumah elo ada tv,berita semua tentang dia elo pantengin dah tuh!!bandingin muka elo sama muka suami gue"
"Ya tuhan punya adek,kalo ngomong kaga ada rem nya,iya tau gue suami elo lebih tampan dari gue"
"Vermak gidah muka elo,tetap gitu gitu aja atau enggak"
"Astaga,ini suaminya mana lagi seenaknya banget kalo ngomong gue pites mau"
Zevano yang Mendengarnya menahan tawanya,ia benar benar baru mengetahui sisi dari istrinya
"Yaelah baperan banget,gimana cewe enggak mau kabur kalo kek beginian"
"Mulutmu sangat pedas sekali nak"
"Udah lahk gue mau istirahat"
"Tar dulu"
"Apa lagi"
"Gue mau ngomong sama suami elo dulu ella"
"Yaela masih aja manggil nama gue kek gitu"
"Udah cepetan"
"Leo mau ngomong sama kamu"memberikan ponselnya kepada zevano dan zevano pun menerimanya
"Hey sob ternyata elo beneran lebih ganteng dari gue ya"
"To the point"
"Ehh buset kaga ada basa basi nya amat"
Marcella terkekeh mendengernya sambil memakan buahan nya
"Ella lusa harus ke spanyol karna waktu nya ia harus memriksa keadaan perusahaan dan ada beberapa berkas yang harus ia tanda tangani"
Uhuk.. Uhukk..
Marcella tersedak saat sedang makan buah buahan,ia.melirik zevano yang sedang menatap nya tajam
"Bodoh"dalam hati
"Bukannya presedirnya atas nama anda sendiri??"
"Lahk emang ella belum cerita sama elo??"
"Blm"
"Yah kalo gitu elo tanyain langsung aja sama ella nya,intinya gue minta izin buat eli ngizinin ella buat ke spanyol buat melihat keadaan kantor pusat"
"Hmm"
Tut..
"Kau lebih baik istrahat,jika sudah merasa baik kau jelaskan semuanya kepadaku"datar
"I-ya"gugup
Marcella menaruh piring yang masih tersisah buah-buahan dimeja nakas.. Lalu merebahkan tubuhnya,zevano menyelimuti Marcella sampai pinggang
"Kau tidurlah,aku akan ruang kerja ada beberapa pekerjaan yang harus aku selesaikan"datar
__ADS_1
"Hmm"Gumam