My Husband Beloved

My Husband Beloved
Episode 21


__ADS_3

Marcella bingung harus mulai dari mana dulu untuk menjelaskan nya kepada suaminya


"Ceritakan semuanya padaku!!"datar


"Apa yang harus aku ceritakan padamu"dingin


"Kenapa kau tidak pernah bilang sama aku jika kau bukan hanya seorang dokter tetapi kau juga seorang presedir di perusahaan!!"menatap tajam


"Enggak perlu diceritakan juga,lagian aku juga fokus sama profesi ku,untuk urusan perusahaan leo yang urus,aku hanya menandatangani dan melihat perkembangan perusahaan itu aja"panjang lebar


"Sama hal nya dengan perusahaan keluargaku,aku hanya menerima email dan berkas untuk ditanda tangani"lanjutnya


"Yang aku permasalahkan adalah kenapa kau masih berhubungan dengan keluarga Tiffin !!!"dengan nada penekanan dibagian marga tiffin


Marcella terlihat sangat terkejut dari mana suaminya tahu bahwa ia pernah memiliki hubungan dengan keluarga Samuel


"Kenapa??kau terkejut karna aku mengetahuinya??"terkekeh


"Kau tau dari mana??"tak percaya


"Kau tidak perlu tau,aku meminta kepadamu kau undur diri dari perusahaan itu"datar


"Kau gila!!mana bisa aku undur diri dari Perusahaan itu"tak suka dengan keputusan zevano


"Kenapa??kau masih terbayang bayang dengan kekasih masa lalu mu??"tertawa sinis


"Kamu apa apaan sih,aku hanya masih punya tanggung jawab disana!!"marah


"Tanggung jawab apa yang kamu maksud!!mereka sudah enggak ada!!dan kamu udah enggak ada urusan lagi dengan keluarga mereka!!"menahan emosi


"Udahlah Zee aku malas berdebat denganmu,enggak akan ada selesainya jika berdebat denganmu!!intinya aku akan tetap ke sana !! mau kau mengizinkan ku atau tidak aku enggak peduli"final


"Apa Perlu aku menghancurkan perusahaan itu baru kau akan mengundurkan diri dari jabatanmu ??"ancamnya


"Kamu bisa gk sih jangan selalu mengancamku dengan hal konyolmu itu!!"marah


"Aku disini adalah kepala keluarga!!dan sudah sepantasnya kau menuruti perintah suamimu!!aku masih sanggup membiayai kebutuhanmu tanpa perlu kau bekerja!!"panjang lebar


"Bukan masalah kau bisa memenuhi kebutuhan ku atau tidak.. Tapi aku mempunyai tanggung jawab atas perusahaan itu zevano"emosi


"Aku mengizinkan mu untuk pergi untuk terakhir kalinya tidak ada yang namanya berulang kali,aku kasih waktu kamu dalam 3 hari,jika dalam 3 hari kamu tidak mengundurkan diri dari pekerjaanmu!!! aku sendiri yang akan bertindak"panjang lebar


Setelah mengucapkan hal itu zevano langsung pergi meninggalkan Marcella didalam kamar


"Akhhh"Teriak Marcella


Aeroporto Leonardo da Vinci


Hari ini zevano mengantarkan marcella kebandara karna istrinya akan terbang ke spanyol menggunakan pesawat jet pemberian dari orang tuanya untuk mereka berdua kado dari pernikahan mereka


Yang dimana bagian ekornya terdapat inisial nama mereka berdua ZM Schmitz


"Kau jangan lupa sarapan,ingat kondisimu baru saja membaik"datar


"Hmm"gumam


"Ingat perkataanku tadi malam,jika kau masih kekeuh aku yang akan Turun tangan"datar


"Iya"malas


"Ywdh sekarang kau masuk kedalam"datar


"Hmm"


Cup


Zevano mengecup kening Marcella,setelah itu Marcella meninggalkan zevano sesekali ia menengok kebelakang hanya untuk memastikan jika zevano sudah pergi atau belum tapi nyatanya tidak ia masih berada disana


Zevano menatap punggung Marcella sesekali Marcella menoleh kearahnya. Saat Marcella sudah masuk kedalam pesawat baru dirinya meninggalkan bandara menuju kantornya


Madrid,Spanyol


Bandara Internasional Adolfo Suaeraz Barajas Madrid


Marcella baru sampai di kota madrid pukul 21 kurang 3 menit. Barang barang Marcella sudah dibawa oleh para bodyguard yang memang atas perintah zevano untuk menjaga istrinya selama berada di spanyol


Enggak lama mobil Jemputan Marcella datang,sopir membuka ka pintu untuk Marcella dan membantu mengangkat barang barang Marcella yang enggak terlalu banyak


Mobil yang membawa Marcella pun pergi meninggalkan bandara tersebut. Marcella menghubungi Leonard bahwa dirinya sudah berada di madrid tetapi ia akan bermalam di mansion zevano yang memang kebetulan zevano mempunyai mansion di madrid jika ia ada bisnis di spanyol


Roma,Italia


ZM Schmitz Mansion,Roma,Italia


Mansion kini berasa sangat hampa tanpa kehadiran Marcella itu lah yang dirasakan oleh zevano yang belum sehari ditanggal oleh Marcella apalagi jika berhari hari


"Kau sudah sampai disana??"


"Hmm baru saja"


"Kau sudah makan malam??"


"Sudah tadi hampir ke restoran"


"Jam berapa kau akan ke kantor??"


"Jam 8 kenapa??"


"Tidak.. Aku hanya mengingatkanmu saja bahwa kau harus mengundurkan diri dari kantor itu jika tidak-"


"Kau yang akan bertindak"


"Bagus jika kau sudah paham.. Sekarang kau istirahat "


"Hmm"


"Night"


"Too"


Tut..


Madrid,Spanyol


Tiffin Company's


08:00


Marcella Keluar dari mobil mewahnya tepat didepan loby perusahaan


Semua karyawan menyambut kedatangan Marcella bukan hanya sebagai presedir mereka saja tetapi istri dari trilionaire muda yang dikenal dengan sosok yang sangat kejam. Mereka menghormati dan menyapa Marcella yang hanya diangguki oleh Marcella


Note:Hanya karyawan saja yang mengetahui bahwa Marcella adalah presedir yang sebenarnya,sedangkan diluar perusahaan mereka hanya mengetahui bahwa Presdir di perusahaan penerus keluarga Tiffin adalah Leonard

__ADS_1


Diujung sana sudah ada Leonard yang menyambut kedatangan adik angkat nya yang sangat ia sayangi


"Welcome baby"merentangkan kedua tangannya agar Marcella memeluk dirinya


"Hmm"memeluk Leonard


"Kau tambah cantik ya setelah menikah dengan zevano"ejeknya


"Racun mau racun"ketus


"Hahaha ya sudah ayo"mengandeng tangan Marcella


Sedangkan di negara yang yang berbeda tepatnya nya di perusahaan Schmitz. Zevano dibuat naik pitam oleh oleh para tikus tikus yang sudah mengusik singa yang tertidur


"Cari mereka sampai dapat!!dan cari tempat persembunyian mereka!!"marah


"Baik tuan,kalo begitu kami permisi tuan"ucap anak buahnya


Brak..


Zevano menggebrak meja yang menimbulkan suara yang sangat kencang,bahkan ia tidak merasakan sakit sedikitpun


"Kau telah membangunkan singa tengah tertidur kawan,lihat apa yang aku akan lakukan kepadamu"mengepal kedua tangannya


Ia kembali melihat kotak itu dan langsung membuanganya ke tempat sampah yang dimana isinya terdapat foto istrinya dengan penuh darah yang dimana bagian perutnya ditancap oleh sebuah pisau


Marcella yang sedang memeriksa beberapa berkas yang harus ia tanda tangani tiba tiba ponselnya berdering


My Husband❤is calling...


"Sejak kapan gue ganti nama manusia es menjadi my husband"berbicara sendiri


"Hal-"


"Kau sedang ada dimana??"


"Kebiasaan deh selalu memotong pembicaraan orang"


"Kau sedang lagi dmana"


"Kantor"


"Aku akan menambah bodyguard untuk memperketat penjagaan mu!!"


"Kenapa kau tiba tiba menambah bodyguard , 3 saja sudah cukup Zee"


"Jangan membantah!!Besok kau harus pulang!!aku tidak mau mendengar alasan mu!!kamu mengerti"


"Hmm"


"Jangan lupa makan siang"


"A-"


Tut..


"Benar benar ya nih orang!!bikin kesabaran gue habis!!"gerutu


"Ella nih gue bawain elo makan siang"ucap Leonard yang baru saja datang


"Thanks"dingin


"Elo kenapa??"saat melihat wajah murung Marcella


"Gue enggak bisa lama lama disini,gue besok harus balik ke roma"dingin


"Nah itu gue juga enggak tau,vano udh izinin gue disini sampai masalah pemindahan jabatan disini selesai,tapi dia telfon gue buat cepet cepet pulang gue enggak tau kenapa dia tiba tiba bilang gitu terus juga dia bakal kirik bodyguard buat gue untuk memperketat keamanan gue"panjang lebar.


"Pasti dia nyuruh elu pulang pasti ada alasannya,ywdh elh besok pulang ini mungkin buat kebaikan elo"ucap Leonard


"Tapi sebelum gue pulang gue mau ke mansion mau ketemu seseorang"dingin


"Ywdh nanti malam elh bermalam di mansion aja"ucap Leonard


"Kayanya gue enggak bisa,zevano enggak akan ngizinin gue walau dia tau kalo elo adalah kakak angkat gue"dingin


"Hmm Baiklah"menghela nafas


***


"Bos ini orangnya"ucap pria berbaju hitam


"Silahkan duduk"ucap pria yang dipanggil boss itu


Pria itu duduk dengan saling berhadapan dengan pria bertopeng itu


"Ada apa anda memanggil saya kesini"ucap pria itu


"Sebelum membicarakan hal yang lebih serius saya ingin memperkenalkan diri saya,perkenalkan saya alex dan anda??"ucap pria itu yang bernama alex


"Maxsime"dingin


Ternyata pria yang di bawa oleh Pria berbaju hitam itu adalah maxsime


"Oke kenapa saya menyuruh anak buah anda untuk membawa anda kesini adalah untuk mengajak anda bekerja sama untuk membalas dendam"ucap alex


"Bekrja sama ??"bingung


"Yap kerja sama ,saya tau bahwa kau sangat mencintai Marcella bukan??istri dari zevano,dan ia menolakmu cintamu dengan mentah mentah"ucap alex


"Tau dari mana anda??"terkejut


"Anda tidak perlu tau,yang pasti apa anda mau bekerja sama dengan saya??saya membalas dendam kepada zevano dan anda membalas dendam kepada marcella"Ucap alex


Maxsime terdiam ia terlihat bingung,ia tidak pernah kepikiran untuk mencelakai marcella karna ia sangat mencintai Marcella tetapi ia sangat sakit hati kepada Marcella dan juga zevano yang telah menghilangkan pekerjaan dan tidak ada satu pun rumah sakit yang mau menerimanya dan itu atas perbuatan zevano


"Bagaimana??apa kau tertarik??aku pastikan kau tidak hanya ingin membalas dendam kepada Marcella tetapi juga dengan zevano"tersenyum misterius


"Baiklah"ucap maxsime


"Oke baiklah aku akan menghubungimu,langkah apa selanjutnya untuk membalas dendam kepada mereka


Tiffin Mansion,Madrid,Spanyol


"Kalian tunggu disini saja,saya tidak akan lama"dingin


"Baik nona"ucap salah satu bodyguard


Marcella turun dari mobil dan ia sudah disambut oleh Leonard dan juga beberapa pelayan dan penjaga


"Selamat datang kembali nona muda,senang bertemu dengan anda kembali"Ia adalah bi Inah kepala pelayan di mansion


"Begitupun saya senang bertemu dengan kalian lagi"dingin

__ADS_1


"Ya sudah ayo,ia sudah menunggumu"ucap Leonard


Marcella masuk kedalam mansion,ia menatap seluruh mansion masih sama seperti dulu,disana terdapat figur foto yang sangat besar yang terdapat keluarga besar Tiffin ,ia tersenyum melihat wajah tampan samuel yang sedang tersenyum didalam foto itu


"Ia ada didalam sedang menunggumu,aku ada pekerjaan yang harus aku kerjakan"ucap Leonard


"Thanks"dingin


"Hmm"gumam


Marcella membuka pintu kamar,ia melihat seorang pria yang tengah duduk disisi ranjangnya dengan posisi membelakanginya.Ia menutup pintu kamar dan mendekat kearah pria itu


"Hey"sapa Marcella


Pria itu menoleh ke arah marcella yang tengah tersenyum hangat kepadanya


Ia langsung memeluk Marcella dengan erat,begitupun dengan Marcella ia benar benar merindukan pria ini


"Aku merindukanmu kak"pelan


"Begitupun denganku,bagaimana kabarmu hmm"mengusap wajah tampan pria itu


"Baik"datar


"Kau tambah tampan saja ya,tapi masih tampanan suami kakak deh kayanya "terkekeh


"Yaya aku tau itu"datar. Kembali memeluk Marcella ia benar benar merindukan sosok kakak perempuannya walaupun bukan sedarah tetapi ia sangat menyayangi Marcella


"Gimana hari harimu hm??"lembut


"Membosankan"datar


"Kenapa??"melepaskan pelukannya


"Aku bosan selalu berada di mansion ini,aku ingin melihat dunia lagi"datar


Marcella terdiam,ia bingung harus menjawab apa


"Kau harus sabar boy,kau pasti akan melihat dunia kembali tetapi tidak sekarang"memberi pengertian


"Tapi mau sampai kapan??aku ingin memiliki banyak teman,lagian mereka tidak mengetahui siapa diriku yang mereka tahu adalah kakak kembaran ku yang sudah tiada"datar


"Kau kan kuliah memang nya tidak ada yang mau berteman denganmu??kau juga bisa membawa temanmu kesini,kak leo pasti akan mengizinkan mu"lembut


"Ada tetapi mereka hanya butuh uang ku saja,aku ingin mencari teman yang tulus padaku"datar


"Kau mau berteman dengan siapa memangnya??"lembut


"Dengan siapa saja"datar


Drrt.. Drrt.. Drrt..


"Sebentar ada yang menelfon kakak"mengambil ponsel dal tasnya dan melihat siapa yang menelfon nya


Cessy is video call calling..


Marcella menarik tombol hijau keatas,terpampang jelas wajah cessy yang sedang berada diruang tengah yang sudah dipastikan di mansion miliknya


"Hallo kakak,kakak sedang ada dimana??"


"Kenapa memangnya??"


"Aku ke mansion tidak ada satu pun orang,kak zevano tidak ada di mansion"


"Lagian kau tumben sekali ke mansion,bukannya kau sedang kuliah di London,kapan pulang nya??"


"Tadi sore,aku berniat untuk shopping bersama dengan kakak tetapi kaka tidak ada"


"Kakak sedang bersama siapa,didalam kamar lagi"


Marcella mengarahkan ponselnya kepada adiknya yang sedang berdiri disamping Marcella


Disebrang sana sherlyna yang sedang menyemil makanan sampai menjatuhkan makanan saat melihat makhluk ciptaan tuhan yang maha karya,ia sangat terpesona dengan wajah tampan pria itu tidak kalah tampan dengan kedua kakak nya


Begitupun dengan adik Marcella yang sangat terpesona dengan wajah cantik dan imut cesay walau ia hanya menunjukan wajah datarnya kepada cessy yang sedang menatap dirinya dengan melongo


"Itu siapa kak??dia sangat tampan sekali"


"Kenapa??kau tertarik dengannya??"


"Hmm tidak hanya mengaguminya saja,owh iya kapan kakak akan pulang??"


"Mungkin malam ini,kakakmu menyuruh kakak untuk pulang besok tetapi kakak memajukan jadwal malam ini"


"Baiklah,aku akan menunggu kakak dirumah aku menyayangimu"


"Kakak juga menyayangimu"


Tut..


"Kakak pulang malam ini??"datar


"Hmm vano menyuruh kakak untuk segera pulang,apa kau tidak lihat didepan mansion,banyak sekali bodyguard"ucap Marcella


Pria itu melihat kearah jendela dan benar saja banyak sekali bodyguard didepan mansion nya yang sedang berjejeer


"Kakak tidak bisa lama lama disini,kau baik baik lah disini,kakak usahakan untuk kembali kesini"lembut


"Baiklah kakak hati hati ya"mengecup kening Marcella


"Iya"mencium pipi adiknya


"Kak"panggil pria muda itu saat kakaknya sudah ingin keluar dari kamarnya


"Iya"menoleh


"Apa aku boleh meminta nomor gadis itu??"ragu ragu


Terkekeh"Apa kau tertarik dengan adik iparku hmm"godanya


"Mungkin"datar


"Kemarin kan ponsel mu"mengadah


Pria muda itu memberikan ponselnya kepada Marcella,dan Marcella memberikan nomor cessy kedalam ponsel milik adiknya


"Kakak hanya memberitahumu saja kau dengannya sangat bertolak belakang,ia tipe gadis yang sangat cerewet dan ceria sedangkan kau"dingin


"Aku tau hal itu,aku bisa melihatnya tadi"datar


"Baiklah,kakak akan membawanya kesini jika kakak iparmu mengizinkannya"senyum


"Thanks kak"seny tipis

__ADS_1


"hmm.. Ya sudah kakak pergi dulu ya"senyum


"Iya"datar


__ADS_2