My Husband Beloved

My Husband Beloved
Episode 31


__ADS_3

Kondisi zevano kini mulai membaik berkat Marcella yang mendonorkan darahnya untuk zevano. Zevano perlahan membuka kedua matanya dan memanggil nama istrinya


"Arcell"lemah


Mereka yang berada disana yang mendengar suara zevano memanggil nama Marcella mendekat kearah zevano


"Sayang kau sudah sadar"ucap chelsea bahagia melihat putranya sudah sadar


"Arcell"ucap zevano lemah


Mereka semua saling melemparkan pandangan dengan ekspresi tak terbaca


"Sayang apa kau butuh minum??mami ambilkan ya"ucap chelsea


"Arcell dimana mi??kenapa ia tidak bersama kalian??"ucap zevano


"Kau baru saja sadar,jadi kau butuh istirahat yang banyak"ucap Nicholas


"Aku hanya bertanya dimana istriku"ucap zevano


Mereka bingung apa yang mereka katakan nanti jika zevano tahu bahwa istrinya telah mendonorkan darahnya dan sekarang kondisinya tidak stabil akibat darahnya terkuras habis hanya untuk mendonorkan darahnya untuk dirinya


"Dimana istriku??!!kenapa dia tidak ada disini??apa dia marah kepadaku??jawab!!!"bentak zevano


Mereka benar benar bingung apa yang ingin mereka katakan pada zevano,mereka takut akan kondisi zevano yang benar benar baru sadar dari masa kritisnya


"Kau jangan banyak bergerak,lukamu masih basah jika kau bergerak kau akan mengeluarkan darah"ucap Nicholas


"Sayang kau mau kemana,kau tidak boleh banyak bergerak"ucap Chelsea


"Dengarkan perkataan mamimu kau baru saja siuman,lukamu masih basah jika istrimu tau ia aka marah kepadamu"ucap jhonas


"Aku hanya menanyakan istriku!!kenapa kalian tidak menjawab pertanyaan ku!!"ucap zevano


"Istrimu sekarang berada diruangan sebelah,kondisinya tidak stabil karna tenaganya terkuras habis karna mendonorkan darahnya untukmu"ucap Nicholas yang merasa jengah dengan sikap zevano


Zevano tampak terkejut mendengar pernyataan hal itu,ia tidak menyangka jika Marcella mendonorkan darahnya untuk dirinya tanpa memikirkan bagaimana kondisinya setelahnya


"kenapa kalian tidak mencegahnya!!"teriak zevano


"Kau tau betul bagaimana istrimu bukan??kami tidak bisa mencegahnya"ucap Nicholas


"Aku akan menemuinya"ucap zevano ingin mencoba turun dari brankar


"Kau masih butuh istirahat son,kau akan menemuinya nanti"ucap jhonas

__ADS_1


"Aku tidak peduli!!aku ingin menemuinya"kekeuh


"Jika kau tidak menuruti perkataan papimu,dady akan membawa Marcella pergi darimu"ucap Lucas yang baru saja datang bersama Mauren


"Tapi aku ingin menemuinya dad"memelas saat mendengar ucapan mertuanya yang akan membawa istrinya jika dirinya tidak mendengarkan ucapakan orang tuanya..


"Kau akan menemuinya setelah kau beristirahat,cella pasti akan marah jika kau menyakiti dirimu sendiri sedangkan dirinya telah berkorban padamu"ucap Lucas


Dengan pasrah zevano akhirnya menuruti perkataan Lucas,ia akan beristirahat setelah itu ia segera menemui istrinya


Sedangkan diruangan sebelah disana ada sherlyna,kenzie dan juga jessica yang masih setia menunggu Marcella yang masih memejamkan matanya


Kenzie menoleh kearah sherlyna yang masih menggenggam tangan Marcella,lalu ia beralih kearah perut buncit sherlyna


"Mau sampai kapan kau akan seperti ini??"ucap Kenzie dingin


"Ha??"bingung


"Perutmu"dingin


Sherlyna terdiam dan menunduk,jessica yang melihat itu pun langsung menyenggol lengan suaminya


"Kau sudah menganggapku kakakmu bukan??"tanya Kenzie yang diangguki oleh sherlyna


"Dan kau sudah menganggap Marcella saudaramu bukan??"lagi lagi sherlyna mengangguk


"Aku tidak menyalahkan siapapun,tapi setidaknya kau memikirkan masa depan anakmu nanti,bagaimana jika ia menanyakan keberadaan ayahnya??Nicholas ingin menikahimu tetapi kau??"ujarnya


"Ia menikahiku karna ia hanya memiliki rasa tanggung jawab pada anak ini,dan aku tidak membutuhkan belas kasihnya,aku bisa menjaganya sendirian aku akan menjadi ibu dan juga ayah untuk anakku"ucap sherlyna


"Apa kau trauma dengan masa lalu mu??"ucap Kenzie


Sherlyna hanya diam


"Itu sudah sangat lama lyna,kau harus menghilangkan rasa trumamu!!yang saat ini kau pikirkan adalah masa depanmu!!dan juga masa depan anakmu. Jangan menganggap pria itu sama!!kau pikirkan kembali"Ucap Kenzie


Sedangkan diluar ruangan nicholas yang ingin menjengung Marcella tidak sengaja mendengar pembicaraan sherlyna dan juga Kenzie,ia baru tau ternyata ini alasannya kenapa sherlyna selalu menolaknya. Ia akan menanyakan hal ini dengan Kenzie nanti


"Ze"lemah


Mereka yang mendengar suara marcella memangil nama zevano langsung menoleh kearahnya yang sudah membuka kedua matanya


"Akhirnya kamu sadar juga cella"ucap jessica


"Minum"dengan suara lemah

__ADS_1


Sherlyna langsung mengambilkan air minum dan membantu Marcella untuk minum,setelah itu ia meletakan gelasnya kembali


"Apa yang sekarang kau rasakan??"tanya Kenzie


"Hanya lemas dan pusing"jawab Marcella


"Bagaimana kondisi zevano??apa dia sekarang sudah siuman??"tanya Marcella


"Kondisinya sudah membaik dan ia sudah siuman,ia mencari keberadaanmu tetapi tidak dibolehkan karna kondisinya yang masih lemah dan juga luka tembakan yang masih basah"ucap Kenzie


Marcella pun hanya menggut saja dan memejamkan matanya,enggak lama ada suara yang memanggil dirinya


"Sayang"panggil zevano yang baru saja datang


"Ze"ucap Marcella yang melihat wajah pucat zevano yang duduk dikursi roda yang dibantu oleh nicholas dan juga selang infusan yang masih tertancap ditangannya


"Kenapa kau ada disini??kau harusnya beristirahat"ucap Marcella


"Aku ingin menemuinya apa tidak boleh"yang tidak suka dengan ucapan Marcella


"Bukan seperti itu,kau harus banyak banyak istirahat"ucap Marcella


"Tolong tinggalkan aku dengannya"ucap zevano dingin


Mereka pun meninggalkan mereka berdua diruangan Marcella dengan suasana yang mencengkam saat zevano menatap Marcella dengan tatapan tak terbaca


"Kenapa kau melakukan hal ini??"lembut tetapi penuh makna


"Memang nya apa yang aku lakukan??"santai


"Aku sedang serius Marcella!!"dingin


"Apa aku salah??"menoleh


"Kau salah!!kau tidak memikirkan kondisimu"ucap zevano dingin


"Lalu aku membiarkanmu begitu saja disaat kau membutuhkan pertolongan disaat mereka tidak bisa melakukan apapun??"ucap Marcella


Zevano terdiam seribu bahasa,bibir nya sangat kelu untuk mengatakan hal apapun kepada istrinya


"Setidaknya kau memikirkan kondisimu??dan juga perasaanku,aku tidak ingin kau kenapa kenapa hanya mengorbankan dirimu untukku"cap zevano


"Apa kau memikirkan bagaimana perasaanku jika kau benar benar meninggalkan diriku??jika aku tidak mendonorkan darahku padamu bagaimana dengan aku??""yang terdengar lirih


"Sayang"zevano memeluk Marcella dengan sangat erat ia bahkan tidak mempedulikan selang infusan yang berada disebelah tangan kirinya

__ADS_1


"Aku tidak mungkin membiarkan mu sendirian,aku selalu berada disampingku sampai kapanpun"mengecup kepala Marcella dengan penuh kasih sayang


__ADS_2