
Dikantin rumah sakit Marcella kini bersama seorang pria yang memakai almamater yang sama dengan dirinya
"Marcella"panggil pria itu sambil menggenggam tangan marcella membuat marcella terkejut
"Maaf"sambil melepaskan genggamannya
Pria itu terlihat kecewa pada saat marcella melepaskan genggamannya
"Elo mau ngomong apa??"dingin
"Hmm sebenarnya selama ini gue ada rasa sama lo.. Tapi gue enggak berani untuk bilang sma lo"jedanya sambil menatap marcella yang terlihat biasa saja
"Gue mencintai elo Marcella"serius menggenggam tangan Marcella kembali
Tanpa mereka ketahui ada seseorang yang sudah memotret mereka dan juga mengirimnya kepada seseorang
Berlin,Jerman
Zevano baru saja kembali dari kantor cabang dan kini ia sedang berada dimansionya bersama dave untuk membicarakan tentang jadwal kerjanya selama dia masih di jerman
"Dan lusa anda akan bertemu dengan tuan daxon tuan"ucap dave
"Kau atur saja"datar
"Baik tuan,kalo begitu saja permisi"ucap dave
Ting..
Zevano mendapatkan pesan dari salah satu anak buahnya yang ditugaskan untuk mengawasi kemana Marcella pergi
Seketika rahangnya mengeras sambil mengepal tangannya saat melihat apa yang dikirim oleh anak buahnya,yang dmna disana Marcella dengan seorang pria sedang berpegangan tangan
"Apa yang sedang mereka bicarakan??"
"Pria yang bersama dengan nona muda mengatakan cintanya kepada nona muda tuan"
Zevano yang sedang memegang gelas seketika hancur lebur dan mengeluarkan banyak darah tanpa merasakan sakit sedikit pun
"Lalu apa yang dikatakan gadisku!!"
"Nona berkata bahwa nona muda sudah bertunangan dengan anda tuan dan nona muda juga sudah menolaknya dengan mentah mentah tuan"
Tut..
"Kali ini kau selamat tetapi tidak dengan lain waktu jika kau masih berusaha mendekati gadisku ataupun menyatakan cintamu kembali"Dengan aura pembunuh keluar
Bavarian House Bratwurst
12:45
Zevano kini sedang meeting bersama salah satu kliennya sekaligus sahabat kecilnya Nicholas Daxon
"Bagaimana??apa kau tertarik dengan prentasi dari sekretaris ku??"datar
"hmm"gumam
"So"ucap Nicholas
"Biar nanti sekretaris ku yang akan mengurusnya"datar
"Baiklah"ucap Nicholas
"Bagaimana dengan tunaganmu??"tanya Nicholas
"Baik baik saja"datar
"Kapan kau akan mengenalkannya kepadaku??"datar
"Jika kau berkunjung dan menemui orang tuaku anak nakal"sinis
"Ayolah kak aku sudah besar,aku disini sedang menjalankan bisnis orang tua ku"mengejek
__ADS_1
"Alasan saja"datar
Seperti itu lah mereka jika sudah bertemu,saling mengejek satu sama lain,walau berbeda orang tua tetapi mereka saling menyayangi walau dengan cara yang berbeda
Italia
Aeroporto Leonardo da di Vinci
08:15
Pesawat yang ditumpangi oleh zevano telah mendarat di bandara Aeroporto Leonardo di Vinci dengan lancar. Pintu pesawat terbuka keluarlah zevano sambil membenarkan jas formalnya
Para bodyguard memberikan tanda hormat kepada zevano pada saat zevano berjalan diantara mereka dengan sedikit membungkuk. Dave yang berada dibelakang zevano ikut diberi tanda hormat kepada mereka
Dave mempersilahkan zevano untuk masuk kedalam mobil setelah itu baru dirinya
"Apa kau sudah menghubungi Marcella??"datar
"Sudah tuan"jawab dave
Luish Mansion,Roma,Italia
09:15
Hari ini marcella tidak kerumah sakit karna ia harus memeriksa berkas berkas sekaligus menandatangani berkas tersebut yang diberikan oleh sekretarisnya Karna bagaimanapun ia ikut andil dari perusahaan keluarganya walau sebenarnya bukan tugasnya.
Tok..Tok..Tok..
"Sayang ada zevano dibawah"Teriak Mauren dari luar ruang kerja Marcella
"Astaga gue lupa kalo hari ini zevano balik dari jerman"Dalam hati
"Iya mom"teriak
"Jangan lama lama"ucap Mauren
"Iya mom"jawabnya
"Bersiap siaplah"datar
"Untuk??"menyerangit
"Apa kau lupa dengan perkataanku 3 hari yang lalu??jika aku pulang dari jerman kita akan fitting baju??"Menatap tajam
Marcella seperti sedang berfikir dan mengingat ucapan zevano 3 hari yang lalu
"Tunggu sebentar aku akan mengganti pakaian"seakan teringat oleh ucapan zevano beberapa hari yang lalu
"15 menit"datar
"Kau gila!!dari lantai 2 ke lantai 4 itu akan menghabiskan 5 menit!!!"tak habis pikir
"Dimulai dari sekarang"Datar tanpa menanggapi ucapan Marcella
"Kau benar benar menyebalkan"Marcella pun sedikit berlari memasuki lift sambil menggerutu
Sedangkan zevani hanya tersenyum tipis bahkan nyaris tak terlihat hanya dirinya dan tuhan yang tahu
La Reggia Designer Outlet
10:45
Mereka berdua kini sudah menyelesaikan fitting baju disalah satu beutique yang dimana milik tante Marcella sendiri
Dan sekarang mereka sudah berada disalah satu toko perhiasan yang langsung disambut oleh managernya
"Suatu penghormatan tuan nyonya sudah mampir ketoko kami"sedikit membungkuk
Hanya Marcella yang mengangguk tidak dengan zevano yang memang dasarnya sudah seperti itu yang hanya menunjukan ekspresi datar dan dinginnya
__ADS_1
"Ada yang bisa saya bantu tuan nyonya"ucap pegawai yang tatapan nya selalu kearah zevano
Marcella yang melihat itu merasa risih dan sedikit tidak suka jika zevano ditatap seperti itu
"Berikan cincin yang terbaik disini"datar
"Tunggu sebentar tuan"genit
"Cih"berdecih
Zevano menoleh kearah Marcella yang sedang menunjukan ekspresi jijik nya
"Kau kenapa??"datar
"Bukan urusanmu"sinis
"Ini tuan.. Ini adalah cincin yang paling langka hanya ada di Eropa dan Italia"Sambil menunjukan beberapa cincin berlian yang terlihat sangat indah
Marcella menatap pegawai wanita tersebut dengan penampilan yang sedikit berbeda,lihatlah kancing paling atasnya terbuka padahal saat awal mereka datang pegawai wanita itu masih mengkancingkan bajunya
"Menjijikan"dalam hati
Marcella mendengarkan pegawai itu yang sedang menjelaskan cincin cincin tersebut dan sesekali memperhatikan zevano yang sedang memainkan ujung rambut marcella. Berbeda dengan Marcella yang fokus mendengarkan penjelasan pegawai tersebut,walau dirinya sangat risih yang selalu memperhatikan zevano dengan pandangan yang berbeda
Marcella langsung jatuh hati pada cincin berlian emas putih yang didesain sangat sederhana tetapi elegan
"Mba??"panggil Marcella tetapi tidak ada sautan dari pegawai tersebut yang hanya sibuk memperhatikan zevano yang sedang memainkan ponselnya
Zevano yang mendengar Marcella berulang kali memanggil pegawai tersebut langsung menoleh dan ternyata pegawai tersebut sedang memperhatikan dirinya dan tidak mendengar panggilan dari Marcella
Brakk..
Zevano Menggebrak tempat penyimpan cincin tersebut sampai mengeluarkan bunyi yang sangat kencang bahkan tempat penyimpanan cincin tersebut pun retak
Pegawai tersebut pun terguncang kajet mendengar gebrakan zevano. Begitupun dengan Marcella yang memang berada disampingnya sama dengan halnya para penghuni toko tersebut
"Apa kau sudah puas memperhatikan saya!!sampai sampai kau tidak mendengar panggilan gadisku!!"bentak
"M-maafkan saya tuan"takut
"Apa seperti ini cara anda melayani pelanggan anda!!"menatap tajam
"Zevano"panggil Marcella sambil memegang lengan zevano
"Panggilan atasanmu"tanpa menanggapi panggilan Marcella
salah satu pegawai toko tersebut memanggil manajer toko. Dan enggak lama dari itu menager pun datang yang menunjukan ekspresi bingung
"Anda memanggil saya tuan??"ucap manager
"Ajarkan pegawaimu apa seperti ini ia melayani pelanggannya!!"Menatap tajam
"Apa yang sudah kau lakukan selly,kau tau jika tuan Schmitz adalah Pemiliki mall ini,seharusnya kau melayaninya dengan baik!!"tegas
"M-maafkan saya tuan"bersujud didepan zevano
Zevano langsung menjauhkan dirinya dan merasa jijik dengan cara pakaian yang digunakan oleh pegawai wanita yang dipanggil dengan sebutan selly
"Lihatlah pakaianmu!!apakah pantas bekerja disini!!setahu saya toko ini sangat terkenal dikalangan pembisnis!!tetapi masih ada pegawai seperti dirimu!!kau pantasnya diclub malam yang melayani para pria hidung belang bukan disini!!"panjang lebar
wanita itu merasa tertampar oleh perkataan pedas zevano yang sangat menghina dirinya tetapi ia tidak bisa berbuat apa apa
"Maafkan pegawai saya tuan,saya akan segera memecatnya"ucap manager
Pegawai yang bernama selly pun hanya bisa pasrah... Semua Para pengunjung mempertontonkan mereka bahkan ada yang memvideokannya ada beberapa sebagian yang menatap wanita itu dengan jijik dan ada juga yang menatapnya dengan kasihan yabg sedang dipermalukan oleh zevano dengan perkataan pedas nya
"Ayo sayang"sambil menarik tangan Marcella dengan lembut membawanya pergi dari sana
"Zee tapi aku sudah jatuh hati pada cincin itu"sepanjang perjalanan Marcella berusaha membujuk zevano untuk kembali ketoko tersebut tetapi zevano selalu menolaknya
__ADS_1
"Aku akan membelikanmu yang jauh lebih dari apa yang kau pilih!!kalo perlu aku akan memesannya langsung dari pusatnya"tanpa menoleh
Marcella mencibir mendengar perkataan zevano. Ia tahu zevano bisa melakukan hal itu,siapa sih yang tidak kenal dengan sosok zevano yang sangat dihormati dan disegani oleh seluruh dunia dan bisa melakukan apa saya yang ia mau dan bisa mendapatkan apa yang dia mau