
Sepasang sejoli masih tertidur dengan saling berpelukan,karna hari ini weekend mereka memutuskan untuk menghabiskan waktunya dirumah,lebih tepatnya zevano yang ingin menghabiskan waktunya bersama istrinya di hari weekend,karna biasanya walau di hari weekend ia tetap bekerja
Tok..Tok..Tok..
Pintu kamar diketuk oleh seseorang dan membuat Marcella terbangun,ia mendongak melihat wajah zevano yang masih memejamkan matanya,ia melepaskan pelukannya pelan pelan agar tidak membangunkan suaminya. Ia turun dari tempat tidur dan membuka pintu kamarnya
"Maaf nona muda sudah membangunkan anda"sedikit menunduk
"Ada apa??"dingin
"Itu nona dibawah ada tuan gernald dan juga nona muda calissta"ucap pelayan
Marcella terdiam,ia seperti mengingat sesuatu dan ia mengingatnya. Bahwa Gernald adalah sepupu zevano sedangkan calissta putrinya Gernald
"Suruh tunggu sebentar,saya akan membangunkan zevano dulu"dingin
"Baik nona,kalo begitu saya permisi"pamitnya
Marcella kembali masuk kedalam kamar,ia langsung ke kamar mandi setelah itu ia akan membangunkan zevano
Setelah selesai dari kamar mandi,ia menghampiri tempat tidur dan membangunkan suaminya
"Zee"menepuk pipi zevano pelan,tetapi tidak ada respon dari suaminya
"Zee bangun ada sepupu mu,apa kau tidak mau menemuinya??"berusaha
"Zee"kesal
"Hmm"gumam
"Bangun ada sepupu mu datang"kesal
"Morning kiss"Serak khas bangun tidur
Pipi Marcella tiba tiba merah merona,ia langsung membuang mukanya agar tidak ketauan oleh zevano
"Tidak mau"menahan malu
"Ya sudah"menarik selimut nya tetapi ditahan oleh Marcella
Cup
"Sudah"kesal tetapi pipinya seperti tomat untungnya saja zevano memunggunginya
"Bukan disini tapi disini"menunjukan bibirnya
"Enggak mau!!apa bedanya"kesal
"Ya su-"
Cup
Dengan secepat kilat Marcella mengecup bibir zevano dan berlari keluar kamar sambil berteriak
"Jangan lama lama!!aku menunggumu dibawah"teriak
Sedangkan didalam kamar,zevano terkekeh melihat tingkah lucu istrinya sambil menggeleng kepalanya,ia pun turun dari tempat tidur dan kemudian masuk kedalam kamar mandi
Marcella Turun kebawah dan menuju ruang tengah yang dimana sepupu dan keponakan zevano berada. Marcella bisa melihat ada seorang perempuan balita yang sedang dipangku oleh ayahnya,tetapi yang membuat ia bingung adalah dimana istri nya gernald
"Pagi"Sapa Marcella
"Pagi"datar
"Maaf menunggu lama"dingin
"It's oke"datar
"Enggak beda sebelas dua belas sama zevano"dalam hatinya
Marcella menatap calissta yang juga menatapnya yang menatapnya dengan tatapan penuh arti,Marcella bisa lihat dari sana
"Hy"sapa Marcella dengan senyum manis
"Hy"tersenyum
"Siapa namamu hmm??"lembut
"Lissta"senyum
"Maksudmu Calissta??"lembut
"Iya"senyum
"Nama yang cantik seperti orangnya"senyum
Enggak lama zevano datang dengan pakaian yang sudah berbeda,ia langsung duduk disofa single nya
__ADS_1
"Bagaimana kabarmu?"datar
"Baik"Datar
"Calissta ikut aunty bikin sarapan yuk"ajak Marcella
"Ayok"turun dari pangkuan gernald
Marcella menggandeng tangan calissta menuju dapur untuk membuat sarapan untuk mereka
"Calissta disini saja ya,Aunty mau masak kalo calissta bosan bilang aunty ya sayang"lembut
"Oke aunty"senyum
Marcella mulai membuatkan sarapan untuk mereka,yang dibantu oleh pelayan
Saat sedang memasak tiba tiba ponsel Marcella bergetar
Drrt.. Drrt.. Drrtt..
Lyna is caling..
"Hallo cel"
"Kenapa??"
"Cell gue boleh minta tolong gk??"
"Minta tolong apa??"
"Tapi gue takut ngerepotin elo"
"Ngomong aja elh enggak pernah ngerepotin gue"
"Sebenarnya gue lagi ngidam cel"
"Ngidam apa??"
"Makan pizza tapi"
"Tapi apa??"
"Tapi gue pengen makan pizza sambil pelukan sama ayah dari baby gue,tapi gue enggak mau gimana dong"
"Elo mau anak elu ileran??"
"Ywdh turutin"
Tut...
Setelah mematikan telfon dari sherlyna,ia menghubungi Nicholas untuk meminta tolong walau bagaimanapun Nicholas adalah ayahnya yang memang sudah seharusnya
"Hallo"
"Elo masih ada disini atau udah belik ke jerman?"
"Di jerman kenapa??"
"Gue minta elo ke roma"
"Buat apa??"
"Anak elo mau makan pizza sambil meluk elo,lyna tadi telfon gue,gue enggak bisa soalnya semenjak kejadian itu untuk sementara waktu zevano gk ngizinin gue keluar rumah"
"Ywdh gue langsung terbang,thanks cell"
"Are you welcome"
Tut..
"Kamu masih minum susu sayang??"tanya Marcella kepada calissta dan mengangguk
"Kamu mau??nanti aunty bikinin"lembut
"Boleh aunty??"menatap Marcella
"Boleh dong,memangnya calissta mau rasa apa??"lembut
"Coklat"ucap calissta
"Ywdh nanti aunty buat kan ya,tapi aunty selesaikan masaknya dulu ya"lembut
Callista mengangguk,Marcella mengusap puncuk kepala calissta karna ia merasa gemas
Sedangkan di apartemen sherlyna,sherlyna sedang menonton tv diruang tengah sambil memakan snack
Saat ini ia sedang ingin memakan pizza,tetapi yang ia kesal adalah ia memakan pizza tapi sambil memeluk ayah dari baby nya
__ADS_1
Hampir sejam lebih ia seperti itu saja ,entah sudah berapa snack yang sudah ia habiskan tetapi keinginannya belum hilang juga
Tiba tiba pintu apartemen terbuka,ia mengira bahwa Marcella yang datang,karna hanya Marcella yang tahu password apartemen
Saat mengetahui siapa yang datang,ia langsung menjatuhkan snack nya saking terkejutnya bercampur bahagia entah bahagia kenapa saat ia melihat wajah Nicholas
"Mau apa kau kesini??kenapa kau mengetahui password ku!!"menatap tajam
"Aku akan menjawabnya setelah kau menghabiskan pizza ini"datar sambil menaruh pizza nya diatas meja
"Tau dari mana jika aku ingin pizza??kau memata-mataiku ya"marah
"Aku bilang habiskan dulu,baru aku akan menjawabnya"datar
"Aku tidak ingin"membuang mukanya padahal dirinya sangat ingin
"Kau yakin"datar
"Yakinlah"dengan percaya diri
"Baiklah,jika kau tidak ingin aku akan membuangnya percuma aku membelikannya tetapi tidak di makan"mengambil kotak pizza
Sherlyan terlihat sangat ragu,mana mungkin nicholas membuangnya saat diri nya masih menginginkan pizza nya tetapi ia terlalu gengsi. Tapi demi anaknya ia akan membuang gengsinya
"Tunggu"ragu
Nicholas berhenti saat ingin membuangnya ditempat sampah yang ada di dapur. Ia menoleh kearah sherlyna yang terlihat ragu
"Jangan dibuang"cicit
"Kenapa??kau katanya tidak menginginkannya kenapa sekarang kau menginginkannya??"tersenyum tipis untung saja sherlyna tidak melihatnya karna posisinya ia sedang menunduk
"Jangan dibuang"seperti ingin menangis
Nicholas yang melihat sherlyna yang ingin menangis merasa tidak tega,ia tahu itu bawaan dari kehamilannya
"Aku tidak akan membuangnya jika kau mau memelukmu sampai kau menghabiskan pizza ini bagaimana??"datar
Sherlyan menatap Nicholas,sebenarnya itu adalah keinginannya,kenapa Nicholas bisa mengetahui keinginannya itu
Maksud dari Nicholas meminta sherlyna seperti,karna ia tahu bahwa sherlyna tidak akan pernah memintanya duluan karna ia tahu sherlyna mempunyai gengsi yang terlalu besar itu yang pernah dibilang oleh marcella
"Bagaimana??"datar
"Baiklah"pasrah
Nicholas kembali ke ruang tengah dan menyuruh sherlyna duduk disebelahnya
"Duduklah"menepuk disofa sebelahnya,ia membuka kotak pizza
Sherlyna menatap pizza nya dengan mata yang berbinar,Nicholas yang melihat itupun merasa gemas,ia juga sempat melihat perut buncit sherlyna yang sudah terlihat
Sherlyna yang ingin mengambil sepotong pizza ditahan oleh Nicholas
"Sesuai permintaanku tadi"datar
Dengan ragu sherlyna memeluk Nicholas,yang ia rasakan setelah memeluk Nicholas ia merasa nyaman ia memejamkan matanya menikmati pelukan ini yang entah kapan ia rasakan kembali
"Makanlah"memberikan sepotong pizza kepada sherlyna. Sherlyna pun menerimanya dan memakannya sambil menonton tv
"Menikahlah denganku"tiba tiba
Sherlyna langsung mendongak melihat wajah nicholas yang juga menatap dirinya,hidung mereka bahkan saling bersentuhan satu sama lain
Sherlyna tidak terkejut lagi saat Nicholas mengatakan seperti itu,karna Nicholas pernah mengatakan itu berulang kali
"Perutmu akan semakin membesar,aku takut kau akan dibicarakan oleh orang orang apalagi kau seorang model aku sudah merusak masa depanmu dan sekarang aku tidak membiarkan mu berjuang sendirian demi anakku"panjang lebar
Sherlyna terdiam mungkin saat ini ia tidak boleh egois,bagaimana pun anak nya membutuhkan sosok ayah ia tidak boleh mementingkan dirinya sendiri lagi
"Bagaimana dengan orang tua ku"pelan
"Soal orang tua mu aku sudah menemuinya seminggu yang lalu"datar
"Kau"terkejut
"Ya aku menemui mereka untuk menikahimu dan bertanggung jawab atas perbuatanku"datar
Sherlyna meneteskan air matanya,ia tidak menyangka jika perjuangan Nicholas sampai segitunya demi anaknya,tetapi ada rasa sakit dalam hatinya karna Nicholas menikahinya hanya karna merasa bersalah dan bertanggung jawab
"Kenapa kau menangis??apa aku menyakitimu??"panik
Sherlyna menggeleng sambil mengusap air matanya,lalu ia menatap Nicholas
"Apa kau menikahiku hanya karna kau merasa bersalah??atau kau hanya ingin bertanggung jawab karna aku telah mengandung anakmu??jika seperti itu lebih baik aku yang mengurusnya sampai besar dari pada menikah denganmu hanya karna kau merasa bersalah!!"jedanya sambil menarik nafas
"Aku tidak memikirkan omongan orang orang yang menilai diriku sebagai wanita yang tidak benar!!lagi pula semenjak aku mengandung aku mengundurkan diriku sebagai model"Lanjutnya sambil beranjak dari bangunnya meninggalkan nicholas yang terdiam terpaku
__ADS_1
Awalnya ia memang sempat berfikiran seperti itu,tetapi lama kelamaan ingin menikahi sherlyna bukan karna merasa bersalah tetapi ia seperti ada sesuatu dalam dirinya setiap kali melihat wajah sherlyna apalagi tadi saat sherlyna memeluk dirinya seperti ada aliran listrik yang menyetrum dirinya