
"Bara"panggil renata dan menghampiri bara ketika bara sedang diparkiran ingin pulang.
"Belum pulang?"tanya bara pada renata
"Belum,aku bareng kamu ya soalnya adit masih ada kelas tambahan"pinta renata sambil tersenyum
"Boleh,masuk aja"ujar bara mempersilahkan renata masuk kedalam mobil.
Tapi sebelum itu bara mengirim pesan pada cessa
Lo pulang sendiri aja gue bareng rere
Dikelasnya cessa menggeram tak terima enak saja pacar-pacar siapa pulang bareng siapa.
To: bara
Oke kalo gitu gue bareng adit
Balas cessa cepat lalu menelpon adit
"Hallo adit,lo dimana?"
"Gue masih dikelas cess,kenapa?"
"Yah,padahal gue mau nebeng pulang.bye dit"
"Eh.lo ga ada yang jemput?"
"Iya botak lagi ngantar bokap,bara lagi ada urusan"
"Lo bareng gue aja kalo gitu,gue kekelas lo sekarang"
"Tapi lo...."
Tut...tut...
Cessa tersenyum karena adit tidak menolaknya.renata salah jika menganggap cessa adalah lawan yang mudah.
Drttt....drt....
Kulkas cipokable is calling....
"Lo dimana sekarang?"
__ADS_1
"Masih dikelas nungguin adit"
"Gue kesana sekarang"
"Ga usah lagian adit juga sekarang udah didepan gue.dahhh"
Cessa memutuskan panggilan nya dengan bara.
"Siapa?" tanya adit penasaran
"Bara.kuy pulang"jawab cessa mengajak adit pulang.
___
From : cewegila
Oke kalo gitu gue bareng adit
Setelah menerima balasan pesan dari cessa entah kenapa membuat bara kesal.padahal ia sudah senang dengan renata ada disebelahnya sekarang.
Bara lalu menelpon cessa
"Ga usah lagian adit juga sekarang udah didepan gue.dahhh"
"Kamu kenapa?"tanya renata karena merasa ada yang aneh dari bara
"Ah.aku ga papa"jawab bara berbohong tidak mengkin dia menjawab 'pacar lo sekarang ngantar cewe gue pulang'
Renata hanya menganngguk mengiyakan.
Tring...
Ponsel renata berbunyi
From : cessa
Gue bareng adit
Karena tidak percaya pada cessa renata meminta pap pada cessa dan benar saja adit sedang mengantar cessa pulang.
___
''Makasih ya dit.maaf udah ngerepotin lo"ujar cessa tulus ketika adit sudah mengantarnya didepan apartemen bara.
__ADS_1
"Sama-sama cess,ga ngerepoti kok malah senang gue bisa nganter lo pulang"jawab adit tersenyum
Cessa balas tersenyum dan berdadah ketika adit meninggalkan nya tepatnya pergi kesekolah.
Cessa masuk kedalam lift dan menekan angka 7.
Setelah keluar dari dalam lift cessa masuk kedalam apartemenya bara.
"Eh lo udah pulang.renata mana?"tanya cessa ketika mendapati bara sedang duduk disofa yang masih mengenakan seragam sekolah.
"Lo ngapain minta antar si adit?"
"Simple.kalo lo nganterin renata ya gue minta anter adit la"jawab cessa santai dan ikut duduk disebelah adit.
"Lagian renata jadi cewe genit amat udah punya adit masa mau sama lo juga"sambung cessa
"Renata sahabat gue,adit siapa nya elo?"
"Adit temen gue"jawab cessa tak mau kalah.
"Serah lo dah.untung renata ga tau kalo lo dianter sama adit"ujar bara mengalah lalu bangkit dari duduknya dan melangkah kearah kamarnya.
'Ga tau dari mana.gue udah kirim pap sama dia tadi'
Cessa ingin menyuarakan apa yang ada dipikirannnya kini.namun ia urungkan.
"Kita ke pasar malam yuk"pinta cessa ikut berdiri sambil menggandeng lengan bara.
"Males.minggir gue mau mandi"ujar bara melepaskan paksa tangan cessa yang menggandengnya.
"Lo tau gue ga pernah kepasar malam,gue pengen banget kepasar malam sekali aja tapi selalu dilarang sama bokap bahkan nyokap juga sama,kaka gue abang gue yang selalu nuruti kemaun gue juga sama ngelarang gue untuk pergi kesana,kata mereka pasar malam itu ga aman buat gue"ujar cessa menghentikan langkah bara yang ingin masuk kedalam kamar.
"Dan lo tau kenapa botak selalu nemenin gue,itu karena banyak orang ngincer gue untuk ngancurin bokap"sambung cessa lagi
"Gue iri sama orang yang hidupnya normal kemana -mana ga ada yang ngincer.semua berjalan sesuai keinginan sadangkan gue?"
"Kata orang-orang pasar malam tempat paling seru selain mall dan kata sandra pasar malam adalah tempat penghilang stres.gue pengen kesana setidaknya sebelum gue bener-bener pergi"ujar cessa sambil menangis.
Bara membalikan badanya lalu menghampiri cessa lalu memawa cessa kedalam pelukannya.
"Kita kesana sekarang,gue temenin"ujar bara menenang kan cessa.didalam pelukan bara cessa tersenyum.
'Apa gue harus nangis dulu baru lo mau meluk dan nurutin kemaun gue' batin cessa
__ADS_1
___