
Bara mengikuti cessa yang telah masuk terlebih dahulu kedalam toko boneka.tapi sebelumnya bara menelpon sean dan mengatakan mereka agak telat sampai lokasi.
"Bentar ya mbak pacar gue masih didepan"ujar cessa ketika mbak-mbak kasir nya memberikan bill harga pada cessa.
Mbak-mbak penjaga toko hanya mengangguk
"Nah itu pacar gue"tunjuk cessa pada bara yang baru saja masuk toko diikuti nico dan Renata tentunya
Bara tidak berkata apa-apa ia menyerahkan kartu Atm nya pada penjaga tokoh dan langsung saja diterima oleh penjaga toko.
"Bara"panggil cessa pelan
"Hm"
"Kan tadi itu mommy nya,boleh ga kalo anaknya juga dibeli.kasian tauk masa anaknya ditinggal gue aja bisa nangis kalo mommy ninggalin gue"pinta cessa pada bara dengan wajah memelasnya dan membuat renata mencibir didalam hati.
"Mbak sekalian anaknya juga"ujar bara pada penjaga toko.
"Maacih bara"ujar cessa mencium pipi bara.
Bara tidak menjawab ia hanya tersenyum.
Karena tidak bisa membawa boneka kedalam mobilnya bara menelpon seseorang untuk membawa boneka yang lebih sebesar dari pada cessa ke apartemennya.
"Ayo kita harus segera ke panti yang lain udah nunggu"ajak bara menggandeng tangan cessa
"Tapi bonekanya?"ujar cessa melihat kearah dua boneka
"Nanti ada yang ngambil"
Cessa mengangguk dan berjalan disebelah bara dengan tangan yang digandeng oleh bara.
Senang rasanya melihat bara banyak berubah.
"Re kita mampir ke mini market nya pulang bisa?"tanya bara pada Renata yang berjalan disebelah nico
"Bisa ko bar,lagian butuhnya nanti juga"jawab renata tersenyum
__ADS_1
___
"Sorry telat"ujar bara ketika mereka telah sampai di panti
"Ga papa bar,kita juga baru sampe "jawab alea
"Yaudah kuy kita masuk"ajak cessa semangat.
"Ayo"jawab bara mengandeng tangan cessa.
Cessa dan yang lainnya disambut senang oleh penghuni panti.
setelah membagikan makanan,pakaian,dan yang lainnya bara dan belasan lainnya duduk lesehan diaula panti sambil menyaksikan puluhan anak panti yang sedang bersabda gurau bersama cessa.anak-anak panti tampak senang bermain dengan cessa sama hal nya dengan cessa ia tampak lebih bahagia.
Ada pesona tersendiri yang terdapat pada diri cessa untuk bara.seperti sekarang ini senyum cessa nampak berseri membuat bara ingin tersenyum karna itu.
Pukul 17.00 mereka berpamitan pada ibu panti dan anak-anak panti untuk pulang kerumah masing-masing.
____
"Bara gue tidur ya nanti kalo udah sampe bangunin"pinta cessa bersandar pada lengan bara.
"Hm"jawab bara dengan deheman dan membiarkan cessa bersandar padanya
Tak butuh waktu lama cessa sudah tertidur pulas terdengar suara deguran halus dari cessa.
"Co,berhenti di mini market depan"pinta bara pada nico
"Sip boss"jawab nico membelokan mobil dimana yang telah ditunjuk oleh bara.
"Mau ngapain bar?"tanya nico pada bara ketika sudah memberhentikan mobil diparkiran di depan mini market
"Bukan gue,tapi rere"jawab bara
"Re kamu mau beli apa,kita tunggu disini aku ga mungkin ninggalin cessa sendiri"ujar bara pada renata yang hanya dijawab senyuman oleh renata
"Aku bisa sendiri kok bar"ujarnya lalu keluar dari mobil.
__ADS_1
Renata keluar dari mobil dan masuk kedalam mini market untuk membeli keperluan wanitanya yang telah habis.
'Caper banget si noh anak.awas aja lo cessa" ujar renata kesal sambil meremas kantong plastiknya.
Setelah membayar renata masuk kembali kedalam mobil bara.
"Cessa belum bangun bar?"tanya nya.
"Belum re,cessa susah tidur tapi kalau sekali udah tidur kek orang mati"jawab bara tersenyum renata dapat melihat kebahagian dari mata bara.namun ia tidak akan membiarkan bara dan cessa terus-menerus bersama-sama ia tidak rela sama sekali tidak rela.
"Oh gitu,pantes pulas banget"kata renata dengan senyum sakit.
"Hm"jawab bara dengan deheman lalu menyingkirkan rambut-rambut nakal yang menutupi mata cessa.
Dan sontak saja hati renata panas seperti kebakar melihat perhatian bara yang begitu besar untuk cessa.
'Lo liat aja cessa,ga lama lagi bara akan jadi milik gue lagi.milik renata seorang'
____
Setelah mengantar renata dan nico kerumah mereka masing-masing bara memindahkan cessa ke kursi depan dan memasang kan gadis itu sabuk pengaman.
Entahlah bara sepertinya mulai perhatian pada cessa.
Sesampainnya di apartemen bara memindahkan cessa keatas kasur nya dan menyelimuti cessa.mengingat hari sudah petang bara segera membersihkan diri dan membuat makan malam untuk mereka berdua.
Setelah mandi bara langsung memasak omlet untuk apa cessa karena gadis itu sangat menyukai omlet.
Selesai memasak bara membangun kan cessa untuk makan malam.namun cessa tidak bangun dari tidurnya membuat bara menunggu agar cessa bangun terlebih dahulu.
Tak sengaja mata bara melihat handiplast yang tertempel ditangan cessa lalu membukanya perlahan agar gadis itu tidak terbangun.
"Au"rintih cessa membuat bara menghentikan gerakannya untuk melepaskan handiplast ditangan cessa.
Bara lalu berjalan menuju sofa bad untuk membaringkan diri sekalian menunggu cessa terbangun.
____
__ADS_1