
"Lo belajar yang bener"kata cessa ketika mereka didepan kelas cessa.
"Seharusnya gue yang ngomong kek gitu"jawab bara tersenyum membuat cessa terpana seketika. bukan hanya cessa namun beberapa siswa perempuan yang datang pun ikut terpana. jarang-jarang mereka melihat cogan nusa bangsa tersenyum
'Gilak. Cessa beruntung banget '
'Gue pengen jadi cessa'
'Cessa nya aja yang keganjenan'
Masih banyak lagi yang membicarakan bara dan cessa. namun cessa menulikan telinganya
"Belajar yang bener. jangan mikirin gue"kata bara mengacak rambut cessa sayang.
"Lo juga"
"Masuk gih. gue mau kelas" titah bara membuat cessa tersenyum dan mengangguk.
Setelah cessa masuk kedalam kelas baru la bara meninggal kan kelas gadisnya.
"Jijik gue. jangan senyum-senyum geli gue sumpah."ujar sandra keki melihat cessa senyum-senyum tak jelas.
"Ya elah san,gitu banget sama gue.gue lagi seneng nih" jawab cessa dengan senyum yang masih betah dibibirnya.
"Sobodok"kata sandra cuek lalu membongkar tasnya.
Cessa juga melakukan hal yang sama seperti sandra mengeluarkan buku dari tasnya.
___
Cessa menunggu sandra yang sedang ada keperluan di dalam toilet.
"Gue denger lo udah taken sama bara"ujar bela mengangetkan cessa.
"udah sebulan lebih juga keles"jawab cessa cuek. ia tahu bella adalah kakak kelas yang menyukai bara bahkan bella pun telah mengungkap kan rasa pada bara.
"Gue suka gaya lo"
"Makasih"
"Gak munafik. ya walau pun lo ceplos-ceplos setidaknya muka lo ga dua"ujar bella lagi.
"Sekali lagi makasih pujiannya"
Jawaban cessa membuat bella tersenyum.
__ADS_1
"Gue setuju kali lo sama bara dibanting bara harus sama renata. senang gue akhirnya cowok kaku kek bara sama lo sekarang. bahagia ya"ujar bella tersenyum lalu meninggalkan cessa.
"Kak bella"panggil cessa sopan.
"Apa?"tanya bella membalik kan badanya
"Makasih."ujar cessa membuat bella tersenyum lalu pergi.
"Siapa?"tanya sandra ketika ia keluar dari toilet.
"siapa?apa?"tanya cessa balik.
"Lo ngomong sama siapa tadi?"
"Oh. kak bella"jawab cessa membuat sandra langsung menoleh kearahnya.
"dia ngapain lo?"tanya nya panik.
"Ga ada. kuy ke kelas"jawab cessa dan mengajak sandra kembali ke kelas.
Walau ragu sandra mengikuti langkah cessa.aneh rasanya bella terkenal karena suka membully tidak melakukan apa-apa pada cessa.
"Eh san. hari ini bara olahraga kan?"tanya cessa menghentikan langkahnya. sandra mengangguk sebagai jawaban.
"Kesana bentar kuy"ajak cessa semangat.
"Bentaran doang san"ujar cessa menggeret sandra menuju lapangan.
"Tapi cess.."kata sandra mencoba membujuk cessa.
"Stttt.ga ada tapi-tapian oke"jawab cessa tak mau tau.
Akhirnya sandra mengikuti kemana pun cessa mengajaknya.
"Lo tunggu disini jangan kemana-mana gue mau beli minum buat bara"pesan cessa ketika mereka telah sampai dilapangan.
"Hm"
cessa melangkah kan kaki nya menuju kantin untuk membelikan bara minum.cessa pacar yang ideal bukan.
"bude,air mineralnya satu"ujar cessa sambil memberikan uang lima ribuan.
"Neng cessa"ujar bude kantin memberikan air Mineral pada cessa.
"Makasih bude" kata cessa kemudian kembali lagi kelapanagn.
__ADS_1
"Lama"gerutu sandra kesal.
"elah tiga menit doang. lebay lo"cibir cessa
"Serah"kata sandra acuh.
Bara berlari-lari kecil dari lapangan kepinggir lapangan dimana cessa dan sandra berada.
"Minum buat lo"ujar cessa memberikan air mineral pada bara.
"Makasih"jawab bara tulus lalu meminum air mineral yang diberikan oleh cessa.
"Buat gue mana cess"kata nico setelah berhasil menyusul bara.
"Beli sono"ujar cessa ala-ala orang galak.
"Giliran bara aja dibeliin lah gue"kata nico dramatis.
"Bara udah jelas dia pacar gue. nah elo?"
"Jahat banget sih cess"kata nico cemberut.
"Nih"ujar bara memberikan botol air mineral pada yang telah habis pada nico.
"Lo kok juga jahat sih bar. sebenarnya apa kurang nya aku sehingga kau memilih dia"ujar nico membuat cessa,sandra,bara dan juga sean menatap nico menggelidik ngeri.
"Mulai"ujar sean menotok kepala nico.
"Kamu juga jahad mas"ujar nico pada sean.
"Gilak" kata sean membuat nico cemberut.
"Cessa. sandra"panggil mike ketua tua kelas menghampiri cessa dan sandra .
"Apaan"Jawab cessa malas.
"Lo sama sandra dicari ibu dini,katanya kok kalian lama di toilet,mangkanya gue disuruh susulian kalian."ujar mike menjelaskan.
"Oh"jawab sandra singkat namun mike dapat memehami sandra teman sekelasnya itu memang irit sekali jika berbicara jadi mike tidak heran lagi dengan jawaban sandra.
"Ayo kekelas"ajak sandra pada cessa.
"Gue ke kelas ya"pamit cessa pada bara yang dijawab senyuaman oleh bara.
"Yan,co gue balik"teriak cessa lalu berlalu bersama sandra dan juga mike.
__ADS_1
"Buk dini emang ga bisa liat gu seneng" gerutu cessa.
___