
Cessa terlambat sampai disekolah karena sehabis mengantar nael kebandara ia kembali tidur,ia bahkan tidak sarapan pagi.
Ia menghela napas lega pasalnya guru yang mengajar belum tiba.
"Tumben telat?"tanya sandra ketika cessa telah duduk disebelahnya.
"Ketiduran gue,abis ngantar bang nael kebandara"jawab cessa menempelkan kepalanya keatas meja.
Sandra tidak bertanya lebih lanjut lagi dan membiarkan cessa untuk tidur sejenak sambil menunggu guru yang akan mengajar.
Sandra menyikut lengan cessa untuk membangunkan cessa karena pak taryo guru sejarah datang.
Dengan malas cessa membuka matanya ia tidak mau disuruh membersihkan toilet gara-gara tidur dijam pelajaran.pak taryo adalah guru yang paling cessa takuti dan dengan amat terpaksa cessa membuka matanya melawan rasa kantuknya.
Ditengah pak taryo menjelaskan pintu kelas diketuk dan munculnya sosok tampan ayah cessa disana.cessa menundukan kepalanya ketika seisi kelas menoleh kearahnya.ia malu bagaimana jika teman-temannya beranggapan ia adalah anak manja.
"Permisi pak saya ayah dari princcessa ariella"ujar ayah cessa dengan sopan.
"Pak bryan"ujar pak taryo menghampiri bryan yang berdiri didepan pintu.
"Kalau boleh tahu ada keperluan apa sehingga pak bryan repot-repot datang kemari?"tanya pak taryo langsung.
"Ah tidak saya hanya mengantar sarapan untuk ariella karena tadi buru-buru pergi kesekolah sehingga melupakan sarapan paginya"jawab bryan mengangkat bekal yang senggaja ia bawakan dari rumah.tadi istrinya,ariella menelponnya memberi tahunya jika putri mereka belum sarapan.bryan langsung memutar balik kendaraannya menuju rumah dan membawa bekal cessa yang telah dibuat oleh ariella istri tercintanya.
Pak taryo mengangguk lalu memanggil cessa.
"Princcessa"panggil pak taryo dan membuat cessa mengangkat kembali kepalanya.
"Saya pak"jawab cessa lalu berjalan kearah ayah nya juga pak taryo.
"Sudah berapa kali daddy ingatkan sarapan jangan sampai tidak sarapan"ujar bryan memberikan bekal pada cessa.
"Hehe ariel lupa dad"jawab cessa cengengesan.
"Lain kali jangan sampai tidak sarapan,oke princces ariel"ujar bryan lembut sambil mengacak rambut cessa sayang.
"Ay ay daddy"jawab cessa tersenyum
__ADS_1
"Ya sudah daddy kembali kekantor"
"Hati-hati dad"ujar cessa sambil mencium pipi ayahnya yang dibalas hadiah dua ciuman pipi oleh bryan.
"Saya permisi pak taryo"ujar bryan menjabat tangan pak taryo
"Ya silahkan pak bryan"
Cessa menatap kepergian ayahnya hingga tidak terlihat lagi.cessa menghadap pak taryo lalu melangkah ke arah kursinya.malu itu la yang ia rasakan sekarang apalagi teman-temannya menatapnya semuanya.namun apa yang bisa ia katakan itu la kenyataannya.
______
Istirahat cessa tidak pergi kekanti ataupun menemui bara.ia memakan sarapan nya yang dibawakan oleh ayahnya.
"San"panggil cessa setelah sudah menghabiska bekalnya.
"Hm"
"Temenin wc kuy gue kebelet"ajak cessa
Sandra tidak menjawab namun ia berdiri sehingga membuat senyum cessa terbit.
"Cessa"panggil sean.
"Aduhh bentaran aja deh ya,gue kebelet ni"jawab cessa lalu menarik sandra masuk kedalam wc.
"Gue tunggu diluar"ujar sandra
"Iya tapi jangan tinggalin gue ya"pesan cessa sebelum masuk kedalam wc.
"Hm.cepetan"
Setelah menyelesaikan keperluannnya cessa keluar dari wc.
"Lo kok disini yan?"tanya cessa ketika sandra tidak sendirian melainkan bersama sean.
"Kenapa ga kantin tadi?,nael neror gue"ujar sean
__ADS_1
"Hehe daddy bawain gue bekal mangkanya ga kantin"jawab cessa menyengir
"Gue kira kenapa,tukan nael nelponin gue lagi"ujar sean melihatkan ponselnya pada cessa.
"Biar gue yang angkat"ujar cessa mengambil alih ponsel dari sean.
"Lo kemana aja lama amat angkat telpon gue"
"Ini cessa bang,cessa udah makan dibawain bekal sama daddy tadi"ujar cessa lalu memutuskan sambungan telpon.
"Nih,makasih yan"ujar cessa lalu mengajak sandra kembali kekelas.
____
Bara merasa tenang karena cessa tidak menghampirinya dan mengganngunya.
"Cessa mana bro?,tumben kagak kesini?"tanya nico pada bara.
"Ga tau gue"jawab bara malas.
"Samperin kekelas nya yuk"ajak nico lagi
"Males gue"
"Yaelah pacar sendiri juga "ujar nico lagi namun tidak ditanggapi oleh bara.
"Dari mana yan?"tanya nico pada sean yang baru saja tiba.
"Dari tempatnya cessa gue"
"Oh,cessa kenapa ga kantin tadi?"tanya nico lagi.
"Dibawain bekal sama bokapnya dia"jawab sean lalu duduk dikursinya.
"Anak orang kaya mah bebas"ujar nico mengipas-ngipas dirinya sendiri dengan buku tulis.
Sedangkan bara hanya mendengus mendengar percakapan kedua temannnya.
__ADS_1
___