My Ice Prince (BaraCessa)

My Ice Prince (BaraCessa)
Bab 7


__ADS_3

"Sayang kamu ikut nganter abang kebandara apa tidak"tanya ariella sambil menyiapkan keperluan nael yang akan pergi kebelanda untuk magang di firma hukum disana.


Cessa yang tengah tiduran di bed sofa ruang keluarga hanya mengangguk.sama sekali tidak mengeluarkan suara,cessa masih sangat-sangat mengantuk.


"Kamu ga ganti dulu sayang?"tanya ariella menghampiri putrinya yang tiduran di bed sofa dan masih menggunakan baju tidur bergambar hello kitty


"Males mom"jawab cessa menguap sontak saja langsung ditutup oleh ariella.


"Kalau nguap ditutup nanti dimasukin setan mau?"ujar ariella menakuti putri nya.sedangkan cessa menggeleng dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


"Lain kali ditutup ya sayang"


Cessa mengangguk patuh di bed sofa dengan posisi yang masih sama.


"Daddy mana mom?" tanya cessa sambil melirik kamar orang tuanya.


"Udah siap"jawab ariella


"Mom"panggil cessa pelan namun berhasil membuat ariella menoleh kearah putrinya.


"Kenapa harus kebandara si mom?.kenapa ga pakai jet daddy aja,biar bang nael bisa pergi siangan ga pergi pagi-pagi buta gini"tanya cessa


"Abang kamu itu tingkat sosialnya tinggi,mana mau dia lihatin kekayaan daddy.lagian kan abang kamu pergi nya ga sendiri tapi rame-rame"jawab ariella lembut cessa hanya mengangguk saja.


"Ngantuk kamu dek?"tanya nael yang baru saja turun dari atas dengan koper ditangannya.


"Habis abang perginya pagi banget,cessa kan ngantuk mana abis nonton oppa-oppa ganteng lagi" jawab cessa setengah kesal.


Nael terkekeh lalu merangkul sayang adiknya dan mencium pelipis adiknya itu.


"Kalo disuruh pilih juga abang bakal pilih siangan berangkatnya.tapi dosen abang maunya jam segini abang bisa apa"jawab nael tersenyum lembut kearah adiknya

__ADS_1


"Tapi kalo abang di belanda trus cessa bareng siapa?"ujar cessa dengan tampang sedih


"Kan masih ada bang vian sama ka vanilla"


"Yah tetep aja mereka berdua kan sibuk mana ada waktu buat cessa lagian mereka kan udah ga dirumah lagi"jawab cessa.benar selama ini hanya nael yang ada disampingnya kedua kakanya yang lain sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing


"Sean?"


"Sean mah ga asik bang,digangguin mala bales"


Jawaban cessa lagi-lagi membuat nael terkekeh


"Nanti abang telpon sean"


"Yes,mampus-mampus deh sean.maacih abangkuh"jawab cessa sambil mencium pipi nael lalu berlari masuk kedalam mobil yang sudah ada ayahnya didalam sana.nael hanya mengikuti cessa saja.


"Sayang pake sandalnya"teriak ariella namun tidak didengarkan oleh cessa.


"Pake sandalnya sayang"ujar ariella membuat cessa menyengir


"Dipake ko mom"


Ariella hanya menggeleng-gelengkan kepala atas tingkah putrinya.


Cessa sendiri memilih tidur di pundak nael yang baru saja datang setelah ariella memberikan sandalnya dan cessa tidur sambil memeluk boneka hello kittynya.


"Cessa bobok ya bang"ujar cessa sebelum ia terlelap.


___


Dengan rasa malas cessa membuka matanya karena mereka sudah sampai dibandara.

__ADS_1


"Mau abang gendong?"tawar nael karena tidak tega dengan adiknya yang masih mengantuk.cessa menggeleng cepat.


"Ga usah malu udah gede"


Bryan mengambil koper nael dan memberikan nya pada putranya.


Nael menerima kopernya lalu mengajak keluarganya untuk menghampiri dosen dan teman-temannya.


Bryan dan ariella bersalaaman dengan dosen nael tak lupa teman-teman nael juga bersalaman dengan orang tua nael.


"Adek lo el?.cantik"ujar salah satu teman nael becanda


"Gue mutilasi lo berani deketin adek gue"jawab nael dengan nada serius


"Elah becanda doang elah"


"Tetap aja"


Cessa tidak ingin meliat abang nya yang possessif terhadapnya memberikan boneka hello kitty nya pada nael.


"Kalo abang kangen sama cessa peluk pinky.oke bang"ujarnya memberikan bonekanya pada neal sontak saja membuat teman-temannya menertawakan nael ketika sudah menerima boneka hello kitty dari cessa.


"Kamu ga papa pinky abang bawa ke belanda?"tanya nael ragu bukan karena i malu membawa boneka hello kittty milik adiknya hanya saja ia tahu betul jika itu adalah boneka kesayangan adiknya.


"Engga abang.tapi inget cessa cuma kasih pinjem engga dikasih beneran"ingat cessa membuat nael terkekeh.


"Iya abang tau"


Sambil menunggu keberangkatanya nael merangkul cessa sayang bahkan nael sama sekali tidak memperkenalkan cessa pada teman-temannya.sedangkan orang tua nael sudah pulang duluan.


___

__ADS_1


__ADS_2