
Bara membuka apartemennya dan mempersilahkan orang suruhannya untuk meletakan boneka besar itu ke ruang tamu nya.
Setelah mengucapkan terima kasih bara masuk kedalam kamar mencoba membangun kan cessa.
"Udah bangun?''tanya bara ketika ia masuk cessa sudah duduk diatas ranjang.
"Hm.mimpi buruk"jawab cessa sambil mengelap leher dan wajahnya dengan tissue.
Bara mengangguk sebagai jawaban lalu berjalan kearah cessa dan memeluk gadis itu.apa pun yang di mimpi kan oleh cessa dan membuat gadis itu terbangun bara berharap mimpi buruk itu tidak akan datang lagi pada cessa.
"Badan lo anget"ujar cessa mendongak kearah bara.
Bara tidak menjawab ia mengeratkan pelukannya pada cessa.
"Lo belum makan,gue masak omlet kesukaan lo"ujar bara melepaskan pelukannya
"Kuy.laperrrrr"jawab cessa memegang perutnya sambil tersenyum lebar menampakan deretan gigi putih dan rapinya.
Bara terkekeh membuat cessa terdiam sebentar.
"Kenapa?"
"Lo ganteng"ujar cessa kemudian yang membuat bara langsung tertawa dan lagi-lagi membuat cessa semakin tercengang.
"Sekarang apa lagi?"tanya bara
Seolah Sadar bara langsung menghentikan tertawaanya
__ADS_1
"Lo ganteng+++"ujar cessa tersenyum senang.
"Kok ga ketawa lagi?"tanya cessa karena bara tidak tertawa lagi
"Emang gue ketawa?"tanya nya langsung keluar dari kamar tanpa menunggu cessa terlebih dahulu.
'bara kenapa ya? tadi jelas-jelas dia ketawa.apa jangan-jangan otak bara udah ke geser?" batin cessa dan cessa langsung menggelengkan kepalanya
'Engga.engga mungkin otaknya bara kegeser' ujar cessa lalu menyusul bara.
Ketika sampai diruang tamu mata cessa membelak melihat dua boneka beruang yang kata cessa mommy and kid itu ada diruang tamu apartemen milik bara.
"Kyaaaaa."teriak cessa memeluk dan meniduri kedua boneka itu.cessa sangat senang akhirnya boneka nya sampai juga.
Sedangkan di dapur bara menunggu kehadiran cessa.dan sayangnya gadis itu tidak muncul-muncul.
"Ck.ternyata disini lo,ayo makan"ujar bara mengeluarkan nafas lega karena cessa tidak tertidur melainkan sedang memeluk boneka beruang yang ukurannya tiga kali lipat daru badan cessa itu sendiri.
"Kuy.hehe"jawab cessa berjalan menuju dapur bersama bara.
Selesai makan cessa langsung bersiap-siap untuk pulang karena botak sudah menunggunya dibawah.
"Bara gue pulang ya.lo harus kangen sama gue"ujar cessa mengambil tas kecilnya tak lupa mencium pipi bara.
Bara mengangguk sebagai jawaban
"See you bara"ujar cessa lagi sebelum pintu apartemen bara tertutup.
__ADS_1
Lagi-lagi hanya dijawab anggukan oleh bara.setelah cessa menghilang bara lalu berbicara sendiri.
"See you and i miss you now"ujarnya lalu membereskan sisa-sisa makan malam mereka.
___
Pukul 08.00 pagi bara masih betah tertidur di kasur nya.karena hari ini tanggal merah dan sekolah libur bara memutuskan untuk bangun siang.biasanya senin seperti ini bara sudah siap untuk melakukan upacara bersama yang lain karena libur bara ingin sekali bermalas-malasan dan menikmati hari liburnya.
Bib...bib..
seseorang telah masuk ke apartemen nya dan bara tidak khawatir ia tahu pasti cessa yang datang kepartemennya hanya gadis itu yang tau sandi apartemennya dan juga kedua sahabat nya.
"bara.gue bawain sarapan ni dari mommy"ujar cessa masuk kedalam kamar bara.
Bara tidak menyahut sebenarnya ia sudah bangun dari cessa membuka pintu apartemennya.namun ia memutuskan untuk berpura-pura tidur.
"Astaga..mentang-mentang libur bangunnya siang.kebo banget si"ujar cessa lagi dan duduk dilantai kasur bara sambil menatap bara yang sedang tertidur.
"Lo ganteng banget si"ujar cessa gemas sambil mencubit hidung bara pelan.
"Gue aja heran kenapa gue bisa suka sama lo.padahal lo tu dingin,cuek,ga ada lembut-lembut nya.mungkin cinta emang kek gitu ya ga ada alasan dibalik cinta"ujar cessa lalu berencana untuk berdiri namun ditahan oleh tangan bara membuat cessa gugup Jangan-jangan bara mendengar perkataannya.
Bara tidak berbicara membuat cessa mengelus dadanya lega.lalu dengan perlahan cessa melepaskan pegangan bara pada tangannya.
Cessa melangkahkan kaki nya menuju dapur menyiapkan sarapan yang mommy nya masakan untuk bara.
Setelah cessa pergi bara membuka matanya dan memegang dadanya.ada detekan tak karuan didalam sana.
__ADS_1
_