
Bara tidak dikagetkan oleh kedatangan cessa pagi-pagi seperti ini.
"Mommy buatin sarapan"ujar cessa pada bara yang telah siap dengan seragam sekolahnya.
"Trims"ujar bara lalu mulai memakan sarapan yang cessa bawakan untuknya.
"Udah berapa kali gue bilang,makasih nya sama mommy bukan gue"ujar cessa mengambil kursi disebelah bara.
"Pulang sekolah gue mampir kerumah"ujar bara menoleh kearah cessa.bara meletakan sendok nya lalu mengecek dahi cessa.
"Lo pucet badan lo juga anget,kita kedokter sekarang"ujar bara cemas dengan segera bara membangunkan cessa dari duduknya.
"Gue ga papa bara"jawab cessa tersenyum,entah kenapa bara tidak menyukai senyum cessa yang satu ini.
"Gue lupa minum vitamin aja,mangkanya kek gini"ujar cessa mengambil obat berlebel vitamin didalam ranselnya.
"Lanjutin sarapan lo,udah itu kita kesekolah"ujar cessa menyuruh bara untuk menghabiskan sarapannya.
"Udah kenyang,ayo kesekolah sekarang"jawab bara tidak nafsu lagi makan.
"Yaudah ayo"ujar cessa berdiri dari duduknya dan berjalan bersama bara keluar apartemen
"Lo benar ga apa-apa?"tanya bara pada cessa tepatnya menyakini dirinya bahwa cessa akan baik-baik saja.cessa hanya mengangguk sebagai jawaban.
___
Sesampainya disekolah bara mengantarkan cessa ke kelas gadis itu tanpa cessa minta terlebih dahulu.
__ADS_1
"Gue masuk,lo jangan lupa belajar yang bener"ujar cessa mencoba mencairkan suasana bukanya cessa tidak peka pada bara,ia sangat yakin banyak sekali pertanyaan di kepala tampan laki-laki itu.
"Hm.seharusnya gue yang ngomong kek gitu,lo belajar yang bener"jawab bara terkekeh sambil mengacak rambut cessa gemas.karena bara terkekeh banyak siswa perempuan yang sudah datang nyaris berteriak.bayangkan saja bara Pradipta anak pemilik sekolah yang tidak pernah tersenyum sekarang sedang terkekeh bersama cessa.
Banyak sekali perempuan yang ingin berada diposisi cessa sekarang ini.betapa beruntungnya cessa bisa menjadi pacar bara.
Cessa cemberut karena bara terkekeh garis-garis nusa bangsa nyaris berteriak karena itu.
"Tu gara-gara kekehan lo mereka jadi kek gitu"ujarnya membuat bara tersenyum simpul
"Ga usah cemberut,lo jelek"kata bara mengelus kepala cessa
"Gih masuk gue mau ke kelas"sambung bara menyuruh cessa masuk ke dalam kelas.
Cessa mengangguk membiarkan bara pergi menuju kelas laki-laki itu.
"apa liat-liat ga pernah liat cogan apa?"ujar cessa kesal membuat yang memperhatikan bara tadi langsung masuk kedalam kelas masing-masing.
Kepala cessa benar-benar pusing sekarang lebih pusing dari pada di apartemen bara tadi.
"Lo kenapa cess?"tanya sandra panik karena badan cessa nampak sempoyongan.
"Hah?gue ga papa"jawab cessa pelan mencoba tidak membuat khawatir sandra dan mencoba melangkah ke kursinya yang tinggal beberapa langkah lagi.
Cessa tidak bisa menahan rasa pusingnya serta ada cairan merah keluar dari lubung hidungnya dan akhirnya pandangannya menjadi gelap.terakhir yang ia dengan adalah teriakan sandra yang meneriaki namanya.
"CESSA"
__ADS_1
Dengan cemas sandra menelpon vian dan meneriaki mike si ketua kelas.
"Woi MIKE ini angkat cessa ke uks"teriak nya setelah itu menghubungi vian memberitahu kaka cessa tentang kondisi cessa sekarang.
Mike segera menggendong cessa ke uks.
Sepuluh menit kemudian ambulance datang bersama seorang dokter cantik untuk membawa cessa kerumah sakit.
Seisi sekolah dihebohkan oleh kedatangan ambulance kesekolah,banyak yang ingin tahu karena apa ambulance itu datang kesekolah mereka Terutama di kelas bara,setelah menerima pesan dari seseorang sean langsung berlari dari kelas tak memperdulikan guru yang sedang mengajar.
"Mau kemana yan"teriak Nico ingin tahu
"Cessa"jawab sean cepat lalu hilang dibalik pintu.mendengar nama cessa disebut bara langsung berlari juga menyusul sean.entah kenapa perasaannya mulai tidak enak.
"Misi ibu yang paling cantik,nico ganteng mau ikut keluar juga ya"pamit nico pada buk suri tanpa menunggu jawaban bu suri nico ikut menyusul bara dan sean.
___
Banyak sekali pertanyaan yang ingin bara tanya kan pada sean apa yang sebenarnya terjadi pada cessa.kenapa semua orang begitu cemas bukan berarti bara tidak cemas bara sungguh cemas akan keadaan cessa sekarang ini.
Tak lama kemudian dokter cantik yang menangani cessa keluar dari ruang IGD,setahu bara dokter cantik itu adalah kaka kedua cessa.ya cessa pernah melihatkan poto wanita cantik itu pada bara.
"Mom,cessa baik-baik aja ga ada yang perlu dikhawatirin.cessa cuma kelelahan"ujar vanila menenangkan mommy nya yang sedang menangis segugukan.
"Dad"panggil vanila pelan pad ayahnya dan menggenggam tangan besar ayahnya itu,memberikan ketenangan.
"Sekarang cessa udah bisa dipindahkan ke ruang inap"ujar vanila.
__ADS_1
Bryan mengangguk dan memeluk istrinya.
Bara bingung melihat semua ini,apa yang ia tidak tahu disini?