
"Hoekkkkk...hoekkkk" bara memuntahkan isi perutnya karena baru saja menaiki wahana kora-kora yang mengguncang perut bara.
"Minum biar agak legaan"ujar cessa memberikan botol air mineral pada bara.
"Thanks"kata bara menerima air mineral dari cessa dan meminumnya.
Cessa mengangguk lalu memijit tengkuk bara.
"Maaf karna gue,lo jadi kek gini"ujar cessa merasa menyesal.
"Nope,lo masih mau main?"jawab bara lalu bertanya pada cessa.cessa menggelengkan kepalanya.
Semua wahana sudah cessa mainkan memangnya ada yang lain,wahana kora-kora adalah wahana terakhir mereka.
"Mau naek apa lagi kan semuanya udah kita coba"jawab cessa tersenyum
"Berarti kita pulang sekarang.ayo"ajak bara
"Bentaran lagi ya, kesana kuy"jawab cessa mengajak bara ke tempat permaian dengan beragam hadiah.
"Gue mau boneka yang itu"ujar cessa menunjuk boneka pororo.
"Biar gue yang main,lo tunggu aja" kata bara sambil membeli gelang mainnya.
Cessa mengangguk sambil tersenyum lebar.ia senang karena bara ingin memberikan boneka untuknya.
"Semangat" ujar cessa mengangkat lengannya tanda semangat.
Bara balas tersenyum lalu mulai permainan nya.
"Ais" ujar bara kesal karena gelangnya selalu meleset
"Bang gelang nya lagi"ujar bara membeli gelang lagi.
Cessa harap-harap cemas bara akan berhasil pasalnya sudah banyak gelang yang ia beli namun tidak ada satu pun yang masuk.
"Monyet"ujar bara melempar gelang terakhirnya dan lagi-lagi tidak masuk.
"Besok gue beliin yang besar dari ini.boneka nya jelek"ujar bara mengajak cessa meninggalkan tempat permainannya.
Cessa tersenyum atas tingkah bara.
"Kalau gak bisa mainnya jangan menghina dong mas"gerutu mamang gelangnya
__ADS_1
"Bodok"
"Mas maafin pacar gue ya"ujar cessa agak berteriak pada penjual gelang.
Bara mengajak cessa ketempat penjual gulali dan berhasil membuat cessa kembali tersenyum.
"Gue mau dua mumpung bara yang bayar"ujar cessa pada penjual gulali membuat bara tersenyum
"BARA"teriak cessa tak percaya
"Lo senyum sumpah ganteng banget"sambung cessa membuat senyum bara seketika lenyap
"Apaan sih"ujarnya.
"Senyum nya mana,bara pacarnya cessa senyum dung"goda cessa sambil menyubit kedua pipi bara.
"Lepas sakit elah"
"Senyum dulu baru gue lepas"jawab cessa mengangkat satu alisnya.
"Nih.gue udah senyum sekarang lepas"ujar bara tersenyum paksa
"Lo senyum terpaksa gini aja ganteng"kata cessa menatap bara terpana.
"Makasih mas"
"Sama-sama neng"
____
"Akhirnya gue bisa makan gulali tanpa ada yang marahin"ujar cessa membuat bara menoleh kearah cessa.ia masih bersyukur karena orang tuanya tidak terlalu melarangnya.
"Makasih ya ini kali kedua gue makan gulali seumur hidup gue"sambung cessa dengan tulus sambil memakan gulali nya yang kedua.
"Hm" jawab bara dengan deheman karena ia tidak tahu harus bicara apa.
Cessa memakan gulalinya tanpa sadar ada yang lewat didepannya menabraknya.bara yang terkejut langsung menangkap cessa agar tidak terjatuh. sekarang cessa seperti berada di ftv yang sering kakaknya tonton.saling bertatapan dengan bara yang tampan.
"Yah gulali gue"ujar cessa sedih ketika gulalinya jatuh ke tanah.
"Beli lagi aja"kata bara mengajak cessa untuk kembali ke tempat penjual gulali.
"Au perut gue"ujar cessa sambil memegang perutnya membuat bara menghentikan langkahnya.
__ADS_1
"Perut lo kenapa?"tanya bara panik
"Sakit.sakit banget"keluh cessa sambil memegang lengam bara kuat. Dan akhirnya pingsan dipelukan bara.
Karena panik Bara menggendong cessa masuk kedalam mobil.
Bara melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata menuju apartemennya.
Setelah sampai diapartemen bara membawa cessa kedalam kamarnya.menidurkan cessa dikasurnya.
Drtt...drt....
Bara merogoh saku celananya dan mengambil ponselnya.
Tidak ada panggilan diponselnya namun bunyi panggilan masuk masih berbunyi.
Bara mengambil ponsel di tas kecil milik cessa dan benar ponsel cesss yang berbunyi.
Mommy cantik👸 is calling....
Bara mengangkat ponsel cessa.
"Hallo sayang kamu dimana?,kenapa belum pulang?"
"Maaf tante ini saya bara,cessa nya udah tidur kayaknya kecapean tadi.mau saya bangunin te cessanya"
"Oh begitu,jangan dibangunin cessa susah tidur orangnya jadi jangan ya bara."
"Tante,cessa menginap disini boleh?"
"Iya boleh asal anak tante jangan diapa-apain"
"Engga diapa-apain ko tante,oh ya om bryan mana te?bara mau minta izin sekalian"
"Daddy nya cessa lagi diluar kota.kalau gitu tante tutup ya telponnya.kalau cessa udah bangun bilang kalo tante nelpon"
"Iya te"
Tut ..tut...
Bara meletakan ponsel cessa diatas nakasnya,lalu mengambil bantal dan selimut cadangan.
Setelah menyelimuti cessa bara berjalan menuju sofa bad dikamarnya.sepertinya ia malam ini akan tidur di bad sofa dan merelakan kasur nya untuk cessa.
__ADS_1