
Sampai diapartemennya pun bara merasa lebih tenang seperti sebelum datangnya cessa kedalam kehidupannnya.
"Keknya lo lebih tenang kalo gak ada ya"ujar cessa muncul dari dapur sambil memegang dua gelas es jeruk ditangannya.
"Nih"ujar cessa memberikan segelas es jeruk kepada bara yang langsung diminum oleh bara.
"Ngapain lo disini?"tanya bara pada cessa yang ikut duduk disebelahnya.
"Ya ketemu elo la.elo kan pacarnya gue hehe"jawab cessa sambil menyengir kuda menampakan gigi kelincinya.
Imut
Pikir bara namun secepat mungkin ditepis jauh-jauh oleh bara.
"Bara jalan-jalan kuy,gue gabut banget nih"ujar cessa menyender pada lengan bara.
"Ga mau"
"mau pokoknya harus mau"paksa cessa
"Mending lo pergi sebelum gue marah"
"Ga mau.gue mau jalan-jalan sama lo bara"jawab cessa tak mau pergi
"Bara lo mau kemana?"tanya cessa ketika bara masuk kedalam kamarnya.
"Tidur"
"Lo ngeselin banget sih,bara"teriak cessa sambil menggedor-gedor pintu kamar bara
"Bodo"
"Gue ga akan pergi sampe lo mau jalan-jalan sama gue"ujar cessa dengan nada serius lalu berjalan kearah sofa.
Sedangkan didalam kamar bara langsung tidur tidak memperdulikan cessa diluar.
Cessa menggerutu kesal sambil menatap pintu kamar bara yang terkunci dari dalam
Cessa tidak ada pilihan selain menunggu bara keluar dari kamarnya dan berubah pikiran.cessa juga menghubungi ibunya bahwa ia tidak pulang terlebih dahulu.
Karna bara tidak keluar-keluar dari kamar cessa akhir nya tertidur disofa ruang tamu mikik bara.
__ADS_1
Pukul 5 sore bara bangun dari tidurnya dan membersihkan dirinya.setelah selesai membersihkan diri bara keluar dari kamarnya.
"Ck.keras kepala" ujar bara pelan lalu berjalan kearah sofa.
Dengan malas bara membangunkan cessa.
"Woi bangun mala tidur lagi"ujar bara kasar membangunkan cessa.
"Jam berapa?"tanya cessa pada bara
"Setengah enam.gih buru lo pulang"usir bara sambil menunjuk pintu keluar.
"Males ah.kan tadi gue udah bilang kalo gue ga akan pulang sebelum jalan-jalan sama lo"jawab cessa lalu kembali tidur.
"Batu banget si lo"ujar bara setengah kesal.
"Bodo"balas cessa sama dengan balasan bara tadi terhadapnya.
"Siap-siap sana"ujar bara akhirnya
"What.serius"ujar cessa langsung bangun dari tidurnya.
"Hm"
"Jangan pake baju gue"teriak bara kesal sambil menghapus bekas ciuman cessa dipipinya.
"Gue bawa baju wlek"balas cessa dengan berteriak juga.
___
Bara sengaja membawa cessa ketempat sate langganannya dipinggir jalan agar cessa kapok mengajak nya jalan-jalan keluar.
"Mang sate dua kayak biasa"ujar bara memesan sate mereka.
"Oke A bara"
Setelah memesan sate bara duduk disebelah cessa.
"Udah makan langsung pulang"ujar bara tanpa melihat kearah cessa
"Yah kita ka belom jalan-jalan.kok udah ngomong pulang aja"gerutu cessa pelan.
__ADS_1
"Siapa bilang kita belom jalan-jalan,emang dari apartemen ke sini kita terbang"ujar bara menjawab cessa dalam hatinya bara ingin tertawa kencang.
"Ya jalan sih,tapi bukan jalan itu yang gue maksud"ujar cessa setengah kesal
"Sama-sama jalan"jawab bara cuek.
"Serah lo"
"A bara tumben bawa cewe kesini.pacarnya ya?"tanya mang ujang tukang sate sambil membawa pesan bara.
"Iya mang saya pacarnya A bara.saya cessa" jawab cessa memperkenalkan diri.
"Neng cessa gelis pisan cocok sama A bara"ujar mang ujang menggoda bara
"Maaacihh lho mang"jawab cessa
"Apaan sih mang"ujar bara pada mang ujang
"Mamang teh ngomong nya jujur A"jawab mang ujang
"Seterah mamang aja"ujar bara lalu mulai memakan satenya.
Mang ujang kembali ketempatnya setelah menggoda bara.
Setelah makan sate bara mengantar cessa pulang kerumahnya.
"Gue masuk"ujar cessa berpamitan pada bara
"Hm"
"Maacih gue suka satenya.keknya satenya bukan cuma jadi langganan lo deh tapi langganan gue juga"
"Hm"
"Dah"
Ujar cessa melambaikan tangan nya.
Gagal.awalnya rencana bara adalah membuat cessa tidak lagi mengajaknya untuk jalan-jalan ataupun pergi kemana.namun apa yang terjadi cessa mala menyukai sate langganannya.
___
__ADS_1