My Own Life

My Own Life
Episode 16


__ADS_3

Sebelumnya Author minta maaf karena bahasa yang tidak baku dan sering typo


Silahkan membaca


Keesokan harinya, mereka langsung berjalan jalan ke beberapa destinasi wisata di kota Bandung. Seperti kebun teh Sukawana, Curug Cinulang Cicalengka, Gunung Tangkuban Perahu, Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Maribaya Bandung, Museum Geologi Bandung, Observatorium Bosscha, Factory Outlet Rumah Mode, Ciwidey Valley Hoy Spring Waterpark, Trans studio Bandung, Orchid Forest Cikole Lembang, China town Bandung, Grafika Cikole.


Sebenarnya, hari ini mereka hanya mengunjungi taman hutan raya Ir. H. Djuanda, kebun teh Sukawana, Gunung Tangkuban Perahu, lalu sekarang sedang berada di Grafika Cikole yang berlokasi tak jauh dari gunung Tangkuban Perahu. Besok mereka baru akan melanjutkan perjalanan ke destinasi-destinasi yang lainnya.


***


21.00, The Trans Luxury Hotel, Room Club Premiere


Irene sengaja memilih ruangan ini karena mereka tak lagi perlu repot repot untuk turun ke bar. Walaupun ia harus membayar harga yang sedikit lebih fantastis yaitu sekitar 2.500.000 per malamnya, namun ia tak peduli, lagipula tak ada yang tahu kalau ia memsan kamar club premiere dengan harga yang cukup fantastis per malamnya. Terlebih mereka menginap selama 2 malam di Bandung. Tentu Irene membayar harga kamar itu melalui via transfer.


"Kamu pesan kamar club!?" tanya Cindy kaget. "Iya." angguk Irene dengan wajah watadosnya (wajah tanpa dosa) lagipula ia sudah cukup tenang karena ia sudah membeli kamar tersebut untuk 2 malam. "Emang kamu mau nge-club?" tanya Aleng terdengar kesal. "Ngga. Tapu dari pada harus capek-capek turun ke bar yang jauh dari kamar mending sekalian pesen kamar ini. Lagipula emang disediain minuman kok kayak hot Chocolate, hot coffee, dll." jelas Irene terdengar santai-santai saja.


Aleng yang ingin kembali mengomeli Irene 0un memutuskan untuk mengurungkan niatnya, mengingat kamar tersebut telah Irene pesan. Mereka berempat pun segera bersiap untuk tidur. Beruntung, Irene memesan kamar dengan 2 kasur berukuran king size jadi, ia tak perlu lagi memsan extra bed ataupun memesan satu kamar tambahan selama menginap di The Trans Luxury Hotel.


***


Keesokan harinya, 09.00, Bandung.

__ADS_1


Sesuai rencana. Hari ini mereka kembali melanjutkan rencana mereka untuk kembali mengelilingi tempat wisata di Bandung. Hari ini mereka pergi ke Curug Curulung Cicalengka, Museum Geologi Bandung, Observatorium Bosscha, Chinatown Bandung, Orchid Forest Cikole Lembang, Ciwidey Valley Hot Spring Water Park.


Sehabis mandi air panas Irene mengajak mereka untuk kembali ke The Trans Luxury hotel sebentar karena, ia sudah mempersiapkan sesuatu di sana. Lebih tepatnya, ia sudah mengundang seseorang. "Emang mau ada siapa Ren?" tanya Aleng penasaran. "Rahasia. Nanti papi liat sendiri deh. Dia udah nunggu kita di lobby hotel kok. Terus juga, tujuan kita selanjutnya ga jauh dari hotel kok. Jalan kaki 5 menit juga sampai." jelas Irene sambil tersenyum misterius.


Dan benar saja setibanya mereka di lobby hotel, orang yang Irene maksud tadi sudah berada di sana bersama dengan Cintia, sekretaris nya. "Apa sudah lama?" tanya Irene tenang. "Belum lama nona. Baru 15 menit yang lalu kami tiba di sini." jawab Cintia sopan. "Baiklah. Ryan sudah menunggu mu di luar. Sana kalau mau kencan. Dan terima kasih sudah menjaganya." ujar Irene santai. "Baik nona." ucap Cintia sambil beranjak pergi meninggalkan Irene tentunya, dengan wajah merah padam karena malu.


"Kenapa diem aja dek? Mau ikut jalan-jalan ga?" tanya Irene kepada Angel, adiknya sekaligus orang yang ia ikut sertakan dalam acara jalan-jalan bersama ini. "Kamu jemput Angel?" tanya Arnold kaget. "Ya. Sebenarnya, suruh Cintia nganterin. Soal mami nya biarin aja. Toh, Angelnya juga mau." angguk Irene tenang. Lalu, mereka pun melanjutkan perjalanan menuju ke Trans Studio Bandung. Banyak wahana yang mereka main ka di Trans Studio Bandung hingga mereka tak sadar jika mereka telah bermain hingga larut malam. Sekitar pukul 22.00 mereka pun kembali ke hotel karena, b3sok mereka akn pergi ke Malang.


***


Keesokan harinya, 10.00


Pukul 10.00 WIB, mereka check out dari The Trans Luxury Hotel dan sekarang mereka sedang dalam perjalanan menuju Malang tentunya, diantar dengan Wira, supir Irene. Selama perjalanan menuju Malang Aleng, Angel, dan Cindy asik bercanda ria, Arnold sibuk bermain game di handphone android miliknya. Dan Irene, ia sudah tenggelam dengan pekerjaan kantornya tentu ia mengerjakan pekerjaannya itu melalui tablet. Karena pekerjaan Irene yang cukup menumpuk, pekerjaan yang memakan waktu semalam an penuh itu ia lewati dengan mengerjakan seluruh pekerjaannya walau sudah sesekali ia memerintah supir pribadinya untuk beristirahat sejenak di tengah perjalanan.


***


12.00, New Hongkong Restaurant, Malang.


Saat ini Irene dan yang lainnya baru tiba di salah satu Restaurant Chinese di Malang. Harganya memanglah tidak fantastis namun, cocok untuk menjadi lokasi makan siang atau makan malam mereka. Setelah itu mereka akan pergi check in hotel lalu seperti sebelumnya mereka akan pergi mengelilingi kota ke berbagai macam destinasi yang pastinya tidak dapat dianggap sebelah mata jika Irene sudah memilihkannya.


Usai makan mereka pun pergi check in di salah satu Hotel di Malang yang pastinya mewah dan mungkin, harganya cukup fantastis. Mereka berlima pun check in di Singhasari Resort, salah satu resort di Malang yang terletak cukup strategis selain itu, berbintang lima dimana pasti harganya fantastis bahkan Irene memesan ruang barbeque keluarga di hotel itu. (Holkay mah bebas(͡° ͜ʖ ͡°))

__ADS_1


"Ngapain pesan kamar barbeque, Ren?" tanta Aleng bingung. "Ya untuk barbeque an dong pi." ucap Irene sembari menjentikkan jarinya, tak lama setelahnya beberapa lelaki masuk semabari membawa beberapa kantung plastik dimana hanya Irene yang tahu isinya. "Taruh saja di dekat panggangan." titah Irene. Mereka pun menaruhnya di tempat yang Iren maksud lalu segera keluar dari kamar. "Nah, tinggal di siap-siap in bahannya terus bakar deh!" ucap Irene sambil berjalan ke arah panggangan dan menyiapkan bahan-bahan yang ia maksud seperti, baru arang, pisau, capitan, makanan yang akan mereka barbeque dan pastinya bumbu barbeque. Bukan Irene namanya kalau tidak menyiapkan segala kebutuhannya dari awal.


***


Bukan Irene namanya kalau barbeque tanpa cola. Sekitar pukul 14.00 setelah membereskan alat-alat bbq, mefeka pun pergi ke Jatim Park yang lokasinya tidak begitu jauh dari Resort mereka, tak lupa Irene menyuruh bawahannya membeli 2-3 botol cola dan beberapa botol tebs karena ia tahu, ayahnya sangat menyukai minuman teh berkarbonasi tersebut (promosi wkwk). Setelah itu, mereka pun bermain di Jatim Park tak lupa juga untuk berkunjung ke kebun binatang. Dan, bukan Irene juga kalau tidak bisa membuat adiknya senang.


Pukul 16.00, mereka pulang dari Jatim Park tentu dengan oleh-oleh di tangan seperti kalung, boneka, tas, gantungan kunci, dan lain-lain. Dapat Irene lihat, adiknya terlihat senang dengan boneka dan kalung yang ia belikan di Jatim Park. Pukul 19.00 mereka segera menyiapkan alat-alat bbq tentunya setelah pulang dinner di salah satu restoran. Makanan yang akan mereka bbq hari ini diantaranya daging ayam fillet, gurame, udang, cumi, dan daging sapi, Irene juga menyewa seorang koki handal untuk membakar itu semua. Tak lupa mereka juga ditemani dengan minuman bersoda.


***


Keesokan harinya, 10.00, D'flavor's Cafe & Resto


Mereka pun sarapan di D'flaror's Cafe & Resto sebelum lanjut berkeliling di beberapa lokasi wisata di Malang lokasi yang kali ini akan mereka berlima kunjungi diantaranya Taman trunojoyo, Hawai Waterpark, Alun-alun kota Malang dan terakhir mereka akan bermain ke Malang Night Paradise. Ya.... Semua tempat itu sudah Irene lihat terlebih dahulu di Internet. Sebelum ia memutuskan untuk berkunjung ke sana. Tak lupa ia juga membeli pakaian hangat untuk mereka berlima dulu tengah perjalanan karena besok ia ingin mengajak mereka pergi ke Gunung Bromo jadi sekitar pukul 20.00 mereka sudah berada di hotel lalu pukul 22.00 sudah check out dan berangkat ke Gunung Bromo lengkap dengan pakaian hangat yang mereka beli.


*****


1305 words


23 Januari 2021


Berani baca berani vote

__ADS_1


Maaf baru bisa di update sekarang ya


Chapter 5 dan beberapa chapter lainnya belum selesai di buat soalnya


__ADS_2