My Own Life

My Own Life
Episode 9


__ADS_3

Sehabis dari kandang acek Ahan kami ke kandang ko Ashung, sayangnya ia sedang berada di Jakarta saat ini. Kami pun mengobrol sebentar dengan Ape Yaman. Panggilanku kepada ayahnya. Baru kami lanjut pergi ke kandang acek Ates tapi, ia sedang tidur kata salah satu karyawannya.


Karena waktu sudah petang, kami memutuskan untuk pulang ke rumah oma. Seusai mengantar oma, aku langsung pulang ke mansion. Karena besok aku berencana untuk mengajak Gita dan Sinta ke MBK. Berakhirlah dengan aku yang harus menjemput mereka berdua.


***


Keesokan harinya, 08.00, Rumah Gita


"Yo, Git." ucapku begitu sudah berada dj hadapan Gita. "Lah. Kok nyampenya pagi banget ce?" ucap Gita kaget. "Iya. Ga papa lah sekali-sekali. Terus juga nanti yang pertama gue jemput kan elo juga." ucap ku sambil mengangkat bahu sekilas dengan santai. "Emangnya, ke MBK mau ngapain Ce?" tanya Gita penasaran.


"Jalan-jalan lah apa lagi?" ucapku tenang. "Kirain mau nonton." ucap Gita pelan. "Kalau mau nonton ya ga pa pa. Gue rencana nya sih mau ngajak makan sama main timezone doang. Paling sekalian beli cemilan." ujarku santai. "Memangnya kartu Timezonenya ada ce?" tanya Gita kebingungan.


"Kalau ngga ada ya tinggal beli di sana lah neng. Kek mana lu ini. Nanti kita ke MBK jam 1 aja. Kalo jam 11 terlalu pagi. Nanti kita jemput Sinta jam setengah 12." jelas ku panjang lebar. "Yaudah." ucap Gita tak ambil pusing dengan rencanaku. "Oiya. Celucia di sini sampe tanggal berapa?" tanya Gita penasaran.


"Tanggal 27 Desember. Tanggal 28-4 Januari nanti rencananya gue mau ke Jepang jalan-jalan." ucapku sambil cengengesan. "Lah, enak banget!" ucap Gita sambil cemberut kesal. "Kenapa mau ikut yaaaa?" godaku pada Gita. "Mau." angguk Gita langsung semangat 45. "Boleh. Tapi pulangnya jadi tanggal 3 Januari. Bilang sama ortu lo dulu sono." Balasku sambil tersenyum memaklumi Gita.


***


~Author POV~


Sesuai janji tanggal 27 Desember Irene dan Gita pun berangkat ke Tokyo, Jepang. Awalnya Itene berencana untuk menggunakan pesawat umum saja tapi, karena mereka berdua kena delay, dan harus menunggu sekitar 1 jam lebih. Dan Irene sangat malas untuk menunggu. Irene pun menelfon salah satu bawahannya untuk mempersiapkan pesawat pribadinya.


Kalau pesawat kecil sih mungkin masih di maklumi. Ini udah pesawat pribadi, pesawat jet pula! Siapa yang ga kaget. Gita saja sampai ternganga kaget melihat pesawat yang akan mereka naiki untuk ke Tokyo nanti.


Pesawat Irene



"Celucia Ini ga salah? Kita ke Jepang naik pesawat Jet!?" ucap Gita setelah tersadar dari keterkejutannya. "Iya. Pesawat yang tadi kita pesan lama banget delaynya. Males nunggu gue. Lagipula, cuma berdua ini. Baju aja lo ga bawa kan? Udah tenang aja. Ga selama pesawat penumpang kok. Enak juga di dalem. Untuk masalah baju gampang. Lo bisa pake baju gue di mansion tersedia dari ukuran s sampe xl. Kalau nggak nanti bisa beli di sana." ujar Irene panjang lebar sambil cengar-cengir Tanpa dosa.


"Celucia emang ga bisa ditebak." ucap Gita pelan sambil mengekor Irene. "Ya.. Lu juga ga pernah nanya. Kayak mana mau tau coba?" balas Irenne tenang. "Terus, itu kursi yang tadi kita pesan?" tanya Gita bingung. "Udah gue batalin tadi." jawab irene tenang. "Benar saja setelah pesawat Jet Irene siap, Irene sudah membatalkan pesanannya dan juga Gita Terkagum-kagum dengan desain interior pesawat jet Irene.

__ADS_1


Tak peduli dengan tatapan orang lain di sekitar mereka, Irene dan Gita pun segera masuk ke dalam pesawat yang akan mereka tumpangi. Mereka pun tiba di Narita's Airport tidak sampai 2 jam tanpa kendala sedikitpun.


***


Mansion Irene, Tokyo Jepang 10.50


"Aku baru tahu, Celucia punya mansion di Jepang." Ucap Gita sambil terkagum-kagum. "Iya dong. Kan kantor cabangku banyak. Di Jeoabg, Korea, Indonesia pasti, Amerika, Perancis, Jerman, Tiongkok, Taiwan, masih banyak lagi." ucap Irene santai.


"Banyak banget ce." ucap Gita kaget. "Yee.... Situ lupa apa amnesia? Kan gue udah pernah bilang, Git. Perusahaan cabangku ±50. Wajar kalau tersebar ke manca negara. Di Indonesia aja uda beberapa gue bangun." ucap Irene seketika speechless. "Dimana aja ce?" tanya Gita mulai penasaran.


"Surabaya, Yogyakarta, Lampung, sama Kalimantan." ucap Irene menyebutkan beberapa kota dan Provinsi di Indonesia. "Lampung dimananya Ce?" tanya Gita bingung. "Kan elu udah pernah ke sana." ucap Irene dengan wajah datar. "Ehehehheeh. Lupa." jawab Gita sambil cengengesan. "Tapi, emang ga pusing sebanyak itu?" tanya Gita lagi. "Nggak kan udah ada HP." jawab Irene santai.


"Iya sih. Namanya juga zaman udah berganti." ucap Gita sambil Manggut-manggut. "Itu lu tau. Udqh lah ga perlu di bahas lagi. Kuta nikmati hari aja. Lumayan kan? Jarang-jarang bisa liburan di negri orang. Apalagi lu udah ngimpiin mau ke sini lama banget." ujar Irene santai.


"Celucia uda sering kesini dong?" tanya Gita mulai semangat 45. "Kadang. Kalau kepepet ya ke sini. Kalau nggak ya dari hp aja. Kalau liburan ke sini baru kali ini aja." jawab Irene sambil berganti pakaian. "Yang bener ce? Baru kali ini!?" ucap Gita tidak percaya.


"Iya. Kan aku aja jarang masuk sekolah. Kalau liburan mah hari minggu doang. Orang aku paling lama ga masuk sekolah aja 2 hari." ucap Irene santai. "Wow." ucap Gita sampai terkagum-kagum.


***


Gita benar-benar menikmati dengan riang sesi jalan-jalan di Jepang selama Bersama Irene. Irene hanya bisa geleng-geleng kepala menghadapi Gita yang sangat riang selama itu.


***


09 Januari 2020, Thursday, USA, Harvard University, 8 a.m


"Hey, Irene. Your face look shining this day. Is there anything happen to you?" tanya Helen penasaran. "Nothing happen. Is it my face shining?" ucap Irene sedikit terkejut. "Yeah. You look... So happy today." angguk Alice sambil mengamati wajah Irene yang 'bling-bling' pagi ini.


"Oh. You're right. I'm was happy today." ucap Irene nyaris kegirangan. "Don't tell me because you want to go to Indonesia-Jepang for 1 month, 3 month in Japan, 3 month in South Korea, and 3 month in French to clerk." tebak helen datar.


"Yup. But, I'm in Indonesia 3 Month too not 1." ralat Irene membenarkan ucapan Helen. "you clerk with who?" tanya Alice penasaran. "In Indonesia I with Larry. In Paris with Helen, In south Korea I with you Alice. And in Japan I with Ken." jawab Irene santai.

__ADS_1


"Are you kidding me!? You're with Ken in Japan!? Oh my Gosh! He is a prince of this university and you with him?! It's a wonderful dream! Many girls in here want it and you got it!" ucap Grace semangat 45. "I'm serious. I don't care about it. I just want to clerk." ucap Irene tenang.


***


Sesuai ucapan Irene, minggu depan ia pergi ke Indonesia tepatnya Lampung. Untuk magang bersama Larry. Irene kurang menyukai Larry karena ia terlalu blak-blakan. Mereka berdua di Indonesia bekerja di suatu perusahaan bagian keuangan.


Irene yang memang pada dasarnya sudah berpengalaman dapat mengerjakan tugas-tugas tersebut dengan mudah. Mereka hanya belerja dari pagi hingga siang. Selebihnya, terserah mau pergi ke mana. Pukul 1 siang, mereka berdua sudah diizinkan untuk pulang.


"Where you wanna go?" tanya Larry bingung. "Visits some place." jawab Irene sambil meninggalkan Larry di hotel dengan mobil BMW yang sengaja ia siapkan sejak awal di lapangan parkir hotel.


Mobil BMW Irene



***


Irene POV


Rumah Oma, 13.43


Aku lupa kalau hari ini adalah Imlek. Jadi aku langsung ke Rumah oma sambil komat-kamit berdoa semoga ga ketinggalan acara. Benar saja, setibanya di sana masih lenguaje sekeluarga. Bahkan ibu tiri ku juga ada di sana. Setelah penerimaan angpao aku langsung ngobrol bareng oma dan yang lainnya.


"Oma gimana kabarnya?" tanyaku santai. "Sehat." angguk oma santai. "Kok Ke Indonesia, Ren? Bukan gara-gara Imlek kan?" tanya Ako Tata terdengar bergurau. "Nggak dong, Ko. Aku lagi macam di sini 3 minggu. ." jawabku santai.


"5 hari lagi ke sini Ren." ucap oma mengingat kan. "Iya. 2 tahunan Akong kan? Terus hari Sabtu nya Cap Go Meh kan? Inget kok. Besok mau ke Metro juga aku kalau sempat sih." ucapku santai. "Yaudah, barengan aja Ren. Oma juga mau le Metro besok." ucap oma santai. "Ya udah. Besok aku bawa Everest (bukan gurung Everest ya😂😂😂) biar muat semua." ucapku santai. "Ya udah." sahut Acek santai.


*****


1362 words


24 Januari 2021 finish

__ADS_1


Maaf baru bisa di update sekarang soalnya Author terlalu banyak bikini episodenya hehehe


Ini aja udah mau buku tulis yang ke dua.


__ADS_2