
Pagi ini semua terlihat sangat sibuk masing-masing sibuk mempersiapkan barang yang akan dibawa, terlihat pagi yang begitu pecah dengan ributnya suara mereka.
" ris mau gue bantu gak naikin barang lo" tanya reno.
"iris doang nih gue enggak" sahut viola sembari membuang muka.
" aelah niat baik ini mah kok jadi kaya dibabuin gitu" celoteh reno
Iris yang sedari tadi sibuk membereskan barang hanya tertawa kecil melihat kelakuan kedua sahabatnya itu, dari kejauhan terlihat bryan yang sedang memperhatikannya saat ia menatapnya bryan tersenyum ke arahnya
" eh kalian mau berantem apa mau siap-siap sih" celoteh iris sambil memalingkan wajahnya.
" lah yang berantem siapa ris, lu masih sehat kan" sahut reno sambil mengarahkan tanganya ke jidat iris,
"apaan sih lo gue sehat kok" jawab iris sambil. Menangkis tangan reno iris segera merapikan barangnya dan menaikannya ke dalam bus.
"anak - anak ayo kumpul kita akan segera berangkat bapak akan absen dulu" pak guru mulai mengabsen satu persatu siswa siswinya.
Beberapa saat setelah selesai mengabsen bispin segera berangkat, dalam perjalanan mereka terlihat tidak sabar menuju tempat karyawisata yang akan didatangi.
Selama perjalanan terlihat hamparan ladang teh yang begitu memanjakan mata suasana yang sangat asri dan begitu cantik membuat setiap orang yang melihat tidak ingin meninggalkan pandangannya.
__ADS_1
Beberapa jam kemudian bis pun berhenti menandakan mereka telah sampai ditempat tujuan. Sorak gembira kembali terdengar dari mereka.
" heh.. Riss, olaa bangun oey tidur udah kayak kebo kalian berdua" reno membangunkan kedua sahabatnya tersebut yang tertidur sangat pulas.
" apaan guee masih ngantuk nih" sahut iris membalikan badannya dan terbangun.
"apaan sih mah ola masih ngantuk niih baru juga jam berapa" sahut viola memeluk tasnya semakin erat.
"nah loh ini anak ngigau kali ya gue di bilang emaknya" reno langsung mengubah ekspresinya seketika meliha viola mengigau
Iris yang terbangun dan melihatnya hanya cekikikan betapa lucu tingkah viola saat tertidur.
" sstttt.. Gue punya ide" jawab reno
" yaelah tu anak maen pergi aja, yaudah gue aja sih yang ngerjain ni anak" senyum iblis pun muncul di wajah reno dengan perlahan dia mendekatkan diri ke viola yang tertidur lelap.
"gue kagetin aja lah hehehe, 1.. 2...3" disaat yang bersamaan viola membalikan badannya seketika mereka saling berhadapan dengan posisi viola tertidur wajahnya sangat dekat sehingga bibir mereka hampir bersentuhan.
" eeeh.. Astagah anjirrrr" plak... Tangan violla refleks menampar wajah reno karena terkejut ketika membuka mata begitu dekat wajah reno dengan wajahnya.
"aduuuhhhhh.." teriak reno sambil mengelus pipinya. "jahat banget lo la gue ditampar"
__ADS_1
" eh siapa suru lo, lo ngapain buat gue kanget setan, apa jangan-jangan lo mau berbuat nyeleneh sama gue ya jawab" dengan nada judes violaa mengintrogasi reno dengan cepat sambil kebingungan.
" ah gue jujur maaf gue maunya kagetin lo siapa sangka lo balik badan kan jadi hampir.. Mmm.. Tapi menarik juga kalo smpe beneran sentuhan hehe" senyum iblis kembali memancar dari wajah reno.
" gilaaaaaa... Pergi lo jauh jauh cowo mesum" teriak vola menarik telinga reno, dan langsung pergi meninggalkan reno sendiri. Reno yang memegang telinganya karena ditarik ole viola hanya bisa terdiam namun perlahan mengubah ekspresi wajah kesakitannya menjadi senyum.
Disisi lain diluar bis, terlihat anak-anak sibuk memasang tenda, mempersiapkan alat-alat untuk mereka tidak terkecuali iris yang saat itu mempersiapkan tenda. Bryan yang melihatnya segera mendekati iris.
"lo sendiri mana reno sama violla" tanya reno
" iya gue sendiri, mereka nyusul" sahut iris sambil berusaha memasang tali agar tenda berdiri sempurna.
"sini gue bantu" tanpa basa basi bryan mengambil alih pekerjaan iris membantunya memasang tenda hingga berdiri sempurna.
Dari arah yang cukup jauh terlihat tiga orang wanita yang menatap mereka berdua dengan wajah marah.
"brengsek.." nada kesal terdengar dari debby
" udahlah deb, nanti kita kasi pelajaran perempuan jalang itu" clara segera Mengajak deby dan jeny untuk menyelesaikan tugas mereka.
" lo benar ra, lihat ris lo gak akan bisa lolos dari gue"
__ADS_1
Merek lalu mengalihkan perhatiannya kembali ke tenda mereka.