my secreet love

my secreet love
25. Pengakuan 1


__ADS_3

"selamat pagi" sapa mamanya yang sedang sibuk mempersiapkan sarapan dimeja makan, terlihat papa dan adiknya sudah berada di tempat duduk dan menikmati sarapannya.


Iris mendekati meja makan dan duduk disebelah virgo.


"iris, kamu sudah baikan sayang syukurlah" tanya papanya sambil menatap anak gadisnya tersebut.


"pagi pah, mah, virgo, iris udah baikan udah seminggu dirumah iris capek pengen keluar jalan-jalan boleh" tanya iris balik menatap kedua orangntuanya sambil memakan dikit demi sedikit makanan yang ada didepannya.


"kamu mau kemana kamu kan baru pulih iris" jawab mamanya.


"iris gak jauh-jauh mah iris cuman mau ketaman aja buat nghilangin suntuk lagian iris sama temen kok nanti janjian disana"


"oh, yasudah kalo gitu kamu boleh pergi tapi jaga kondisimu kamu masih lemah" jawab papanya.


"eh ngomong-ngomong lo keluar sama siapa kak, sama temen apa sama temen" goda virgo sambil mengekspresikan senyum jahilnya.


"apaan sih lo diem!" bentak iris.


"pah, mah iris berangkat dulu ya bye"


"loh sarapannya habisin dulu ris" panggil mama.


"gakkk.. Iris udah kenyang mah" jawab iris berjalan menuju keluar rumah meninggalkan mereka bertiga.


Tring.... Hpnya berbunyi pesan masuk ke hp iris, dengan cepat iris membuka isi pesab tersebut

__ADS_1


"ris, gue udah ditaman" pesan dari bryan


Ternyata sehari sebelumnya mereka sudah janjian di taman terdekat, hari itu cuaca lumayan panas namun hembusan angin masih terasa. Iris sudah menentukan ia akan mengungkapkan semuanya ia ingin bryan tahu kalo dirinya menyukai bryan sejak dulu dan saat itu juga ia ingin jujur kepada bryan tentang rencana pertunangannya dengan adrian.


Betapa cerahnya suasana taman saat itu bryan menikmati suasana taman yang begitu indah meskipun banyak orang disana.


"huaaah, udah lama gue gak ketaman, tumben banget iris ngajakin ketemu ditaman ada apa ya? Hah gausah banyak mikir deh udah seminggu lebih gak ketemu apa dia udah baikan ya" bryan mengrutu kecil sambil tersenyum dia begitu menikmati taman tersebut dan duduk di salah satu bangku yang menghadap ke pancuran yang ada ditengah-tengah taman tersebut.


"ehhh" tiba-tiba matanya ditutup ia merasakan tangan seorang wanita halus menutupi matanya dengan erat dari belakang


"riss.. Udah gausah bercanda ngapain lo nutupin mata gue" tanyanya.


Perlahan tangan tersebut mulai terlepas dari matanya dan ia sangat terkejut saat melihat kebelakang.


"ka...kamu" bryan terdiam sesaat melihat wanita tersebut ternyata bukanlah iris melainkan seorang wanita yang sangat ia kenal dan selama ini ia nantikan.


"merry kamu.. Kenapa kamu kesini" tanya bryan balik sambil berdiri.


Wanita tersebut langsung memeluk bryan dengan erat.


"aku kangen kamu aku benar-benar kangen kamu" semakin lama semakin erat pelukan wanita tersebut membuat bryan tak bisa berkutik lagi namun pikiran akan iris melintasi kepalanya dan ia mendorong perlahan melepaskan pelukan wanita tersebut.


"ada apa.. Apa kamu tidak merindukan aku" tanya wanita tersebut dengan tangisan.


"bukan.. Lebih baik cari tempat lain kita bicarakan semua" bryan mengajak wanita tersebut pergi meninggalkan taman.

__ADS_1


Beberapa saat iris pun tiba di taman.


"katanya sudah sampai mana ya?" iris melihat keselilingnya namun ia tidak menemukan bryan. Ponselnya berbunyi segera ia melihat pesan masuk yang ia terima saat itu.


"ris maaf, gue pergi ada sesuatu yang harus gue selesai mendadak, maaf banget ya, jangan kecewa" ternyata pesan dari bryan.


"yah gue sendirian donk, yaudah gue keliling aja dulu baru duduk deh itung-itung nenangin diiri suntuk gue" iris pun mengitari taman tersebut.


Disisilain tidak jauh dari taman bryan mengajak wanita tersebut ke restoran dekat sana.


"kenapa kamu bisa tahu, aku ditaman" tanya bryan kebingungan.


"aku mesage kakakmu, untungnya aku masih nyimpen nomer kk steve dan masih aktif juga jadi kak steve ngasi tahu aku kamu pergi ke taman" jawabnya.


"buat apa kamu kembali?".


"kamu senangkan aku disini, aku udah selesaiin sekolahku di perth dan back kesini buat kamu, aku kangen banget".


"Gak mungkin, kalo emang kamu kangen aku kenapa sedikitpun pesan, emailku kamu abaikan, selama kamu disana tidak pernah sekalipun kamu kasih aku kabar, bahkan kamu pergi tanpa pamitan waktu itu".


" ada alasan dibalik semua itu, intinya aku disini sekarang, kita bisa kaya dulu lagi sekarang, dari dulu sampai sekarang aku cuman sayang sama kamu".


"sayang apa semua itu bisa disebut sayang, kamu tahu kepergiannmu buat aku sedih bahkan apa aku pantas disebut sayang ketika sedikitpun tidak ada kabar darimu, aku terabaikan bertahan-tahun".


"maaf, aku gak bermaksud, aku kembali buat kamu". Wanita tersebut berdiri dan mendekati bryan lalu memeluk kembali bryan dengan isak tangis, bryan pun luluh dan membiarkan itu.

__ADS_1


"aku sayang kamu, kita kaya dulu lagi ya, aku janji gak akan ninggalin kamu". Kata-kata yang keluar dari mulut wanita tersebut membuat hati bryan kini bimbang.


"ya, kita lihat kedepannya, aku tidak bisa jawab ya saat ini" jawab bryan.


__ADS_2