my secreet love

my secreet love
34. Liburan


__ADS_3

"iriss bangun, kita sudah sampai dirumah". Kata adrian.


"hah, hmmmm maaf kak aku ketiduran". Jawab iris sambil meregangkan tubuhnya karena selama perjalanan pulang iris tertidur.


"kamu lelah, saya tidak berani mengganggumu selama perjalanan sekarang kamu masuk dan istrahat ya".


"terimakasi untuk hari ini kak, kalo begitu aku masuk dulu ya bye, hati-hati dijalan ya". Iris melambaikan tangannya dan bergegas masuk kerumahnya dan adrian pun bergegas pergi dari rumah iris.


Ceklekk... "hah sumpah hari ini gue kenapa tadi itu gue aaarghhhh yaampun malu malu". Iris berguman sambil menutupi mukanya ia masih belom berfikir apa yg ia lakukan di pantai tadi dia merasa bahwa ia sangat malu akan itu.


"mending gue chat grup aja, btw emang seharusnya gue move on dari bryan toh selama ini jga gue bertepuk sebelah tangan huft.. Pokoknya moveon".


Iris mengambil handphone nya dan mengetik pesan untuk reno dan viola melalui grup.


Percakapan mereka :


"*Haloo semua, olla lo dimana perasaan lo ikut dah waktu kepante tadi? Tanya iris.


"*ehh tuan putri iris, maaf viola gue culik".


" apaansih lo! Bebii iris maaf gue balik gak pamitan gue gamau ganggu lo hiks, perasaan lo gimana udah baikan *hug emoticon*".


"renooooo *devil emoticon* , gpp gue juga udh baikan kok gue udh ikhlas juga buat dia".


"uuhh bebii peyukkk *hug emoticon*".


"uuhh drama seh -, -".


"anakkk cicak diam lo!". Violla


"diamlo tokek terbang". Iris


"ahhh, iyaiya gue diem dasar betina".


"renoooooooooooooo". Iris.


"iiyaa tuan putri iris maaf".

__ADS_1


"yaudah gausa ribut, beso kita pergi kesuatu tempat buat liburan siap-siap ya, karena bakal nginep 3 hari di sana". KataViola.


"eh mau kemana kok dadakan?". Tanya iris


"udah diem aja beso lo tau, yuk tidur gue ngantuk".


"*uuh iya udah goodnight all".


"Goodnight to betinaku".


"goodnight *hug**".


Keesokan harinya


"ollaaaaaa, eh reno lo ngikut juga?". Tanya iris,


Mereka bertemu di dekat taman.


"iyalah gue juga shbt lo kale". Jawab reno dengan nada kesal.


"stt udah jangan ribut, kurang lagi satu orang aja nih". Kata viola sambil melihat kesegala arah menunggu seseorang datang.


Tiba-tiba terdengar sura klakson mobil.


"eh itu dia dateng, kak sini". Panggilnya.


Iris seketika menoleh.


"kak adrian?". Iris terkejut melihat kehadiran adrian. "la?". Iris menatap tajam e arah viola


"eeh hehehe itu a...anu ke...kemariin". Viola menjawab dengan gugup.


"hay semua, ini bukan salah viola cuman saya aja yang mau ikut bareng kebetulan viola chat saya minta izin ngajak kamu pergi dan saya menawarkan diri untuk ikut.". Jelasnya.


"*iia bener, klo sama kk adrian kan hemat kendaraan juga kita ris hehe".


"huh, yaudah mau gimana lagi si reno juga biar ada temen lakiknya juga, biar gak gemulai saat balik nanti*".

__ADS_1


"apaan sih ris jiwa laki gue tetap berkobar dong, huh". Jawab reno dengan nada kesal


"yauudah jagan berantem yuk berangkat".


"YUUUKKK! ". Sahut iris disusul dengan yg lainnya. Mereka berempat masuk kedalam mobil adrian dan berangkat menuju tempat yang akan diajak oleh viola.


Dalam perjalanan yang cukup panjang mereka asik bercanda, bernyanyi didalam mobil.


Akhirnya setelah 4 jam perjalanan mereka sampai disutu tempat yang pemandangannya memanjakan mata terlihat hamparan daun teh disekitar tempat itu, suasana sejuk dan udara yang segar menandakan betapa tempat itu sangat nyaman untuk dikunjungi.


"sampai, kalian boleh turun". Kata adrian


"wahh gila ternyata kakak punya villa disini untung kita ajak kakak kalo tidak uang kita melayang banyak untuk sewa villa". Kata reno.


"hus, malu maluin tapi bener juga karena kk kita jadi liburan hemat hehe". Jawab violla.


"ini vila kakak?". Tanya iris.


"iya, vila saya dan sebentar lagi juga jadi villa milik kamu nyonya kusuma". Adrian menjawab sambil mengelus rambut iris.


"ciiieeeee ciieeeeeeeee". Sorak viola dan reno yang melihat adegan manis mereka.


"ehh bukan gtu maksd aku". Iris yang menyadari kata-kata adrian seketika menjadi canggung.


"emang benar kok, yuk masuk sini". Adrian mengambil tas milik iris melangkah menuju pintu masuh villa tersebut.


Villa minimal yang berdiri di tengah hamparan daun teh yang mewah iris, viola dan reno tidak menyangka bahwa tempat itu milik reno. Saat mereka masuk.


"den adrian, selamat datang". Sambut pak iwan salah satu pekerja yang berada disana.


"hallo pak iwan, apa kabar sudah lama ya gimana keadaan bapak dan keluarga". Tanya adrian.


"sehat den semua sehat, eeh aden bawa teman teman wah bakal rame".


"ah iya kenalin ini iris calon istri saya dan mereka teman baiknya". Jelas adrian, seketika membuat iris blushing dan semakin canggung.


"wahh selamat ya den, non iris".

__ADS_1


"eeh, iya terimakasih pak iwan". Jawab iris dengan nada gugup.


"* silahkan masuk den, non dan teman-temannya*". Pak iwan menunjukan jalan dan merekapun masuk ke villa tersebut.


__ADS_2