
.. Brukk.. Terdengar suara benda yang dijatuhkan oleh seseorang.
Iris dan bryan terkejut mereka melihat ke arah belakang.
"apa apaan sih lo kenapa" tanya bryan
"gak apa, kesel gue tau" sahut viola dengan nada jengkel sambil merapikan barangnya.
" lo yakin gak kenapa-napa tapi tampang lo kusut kaya nenek-nenek lagi ngambek" iris melontarkan kata-katanya sambil cekikikan.
"arghhhh... Udah males gue" sahut viola dengan nada semakin kengkel.
"udah sini bantuin dateng-dateng ngambek" panggil bryan
"bantuin apa kan udah beres lo kerjain semua" iris memperlihatkan hasil tenda yg sudah terpasang rapi dikerjakan oleh bryan.
Dari jauh terlihat reno menghampiri dengan jalan cepat terengah-engah.
" duh ni cwe, gak bisa nunggu temen apa" kata reno sambil terengah-engah.
"nah kenapa sih anak satu ini lagi dateng-dateng berisik" tanya iris sambil melihat aneh kedua sahabatnya itu.
"lo jahat banget la, udah nampar, jewer pakek ninggalin gue segala, capek gue ngejarnya" keluh reno sambil memegang telinganya.
" hah lo ditampar ola kenapa?" tanya iris penasaran.
"tau ris, ola kesurupan kayaknya baru bangun gue ditampar dan dijewer sakit tau liat ni merah kan" memperlihatkan bekas tamparan dan jeweran viola.
__ADS_1
"rasaiin lo, mesum sih makanya klo punya otak disapu biar gak mesum" sahut viola sambil membuang muka.
"kalian habis ngapaiin sih berantem" tanya bryan menatap penasaran ke arah mereka berdua.
" entahlah" jawab viola dengan nada bete.
"gue tau ini ide gilanya lu kan no, udah gue bilang kan tanggung sendiri" sindir iris
"iyaaiyaa gue minta maaf udah lanjut dah" sahut reno.
Beberapa menit kemudian semua murid berkumpul menerima aba-aba dari guru mereka.
" nah anak-anak sekarang kita mulai acara karyawisata kita, kita akan mulai permainannya kami sudah pasang beberapa bendera di antara kebun dan perbatasan hutan disana yang kumpulin paling banyak dia pemenangnya, oh ya disana ada perbatasan hutan hanya sampai sana tidak boleh melewati dan juga kelompok kita bagi jadi 3 orang per kelompok, ok anak-anak " jelas pak guru sambil memberikan petunjuk.
Kelompok pun dibagi sebelum permainan dimulai, mereka dibagi menjadi kelompok yanv masing-masing kelompok berisikan tiga orang, iris sendiri mendapatkan kelompoknya yaitu reno dan violaa.
Setelah pembagian kelompok usai permainanpun dimulai. Mereka masing-masing menuju lokasi yang sudah diarahkan.
Terdengar suara ribut kecil dari belakangnya seketika ia berbalik melihat kedua sahabatnya berdebat.
"kaliaan bisa serius gak sih" bentak iris melihat sinis kearah reno dan viola
" eh maaf ris dia mulai duluan loh" sahut reno sambil menunjuk ke arah viola.
"apaansih lo mesum, lo dulu yang mulai ihh" jawab viola.
Mereka berdua saling menyalahkan satu sama lain membuat iris merasa pusing melihat kelakuan mereka berdua.
__ADS_1
"arrggghh.. Udahlah gue duluan" sahut iris dengan nada kesal sambil beranjak meninggalkan kedua sahabatnya tersebut.
" salah lo mesum" bentak viola
"kok gue, yaudah gue minta maaf gak sengaja juga" sahut reno balik
"ah yaudah, nanti aja lo gue bales" sahut viola.
Ia pun mengalihkan pandangannya namun saat mengalihkan pandangan yang ia lihat hanya hamparan kebun tanpa melihat iris yang sudah menghilang diantara perkebunan tersebut.
"ehh no," panggil olla
"napa?" jawab reno yang sedari tadi sibuk melihat ke arah samping.
" iris mana no" jawab viola dengan panik
"eh iia, ah paling udah duluan dia liat tuh ikutin plang yang dipasang aja yuk" ajak reno sambil mengandeng tangan olla.
" elu mah, yaudah deh" dengan nada terpaksa.
Mereka berdua bergegas menyusul iris yang menghilang begitu cepat dengan mengikuti plang yang ada.
Beberapa menit kemudian, suara tawa licik terdengar di balik pohon teh.
" haha, mampus lo jalang" ujar deby sambil tersenyum.
" rencana kita berhasil deb, tapi apa gak terlalu keterlaluan ya" sahut rina
__ADS_1
" udah, biar tu jalang kapok kalo berani rebutan sama deby, lo diem aja na" sahut clarisa sambil tersenyum kearah debby
"ah udah yukk cabut, buruan biar gak diliat orang" mereka bertigapun beranjak pergi setelah melalukan hal buruk untuk iris.