NATAN & ZHELIA

NATAN & ZHELIA
pertemuan(1)


__ADS_3



Di hari pertama Zhelia mahasiswa baru memasuki halaman kampus Dengan membawa beberapa buku di pangkuan nya .Zhelia terus berjalan tiba tiba mobil berjalan dengan cepat di sebelah nya.Zhelia jadi terkejut akibat kena ciprakan air selang yang di lindasi oleh ban mobil . Zhelia sedikit basah begitu juga dengan buku nya.



Zhlia menghampiri mobil tadi yang sudah berhenti di parkiran.Zhelia menatap mobil Tersebut hinga seseorang lelaki yang tampan tinggi tegap postur tubuh yang ideal dan memakai jaket kulit bewarna hitam.



Jhonatan Dirgantara,ya Dialah orang yang ada di dalam mobil tersebut anak konglomerat yang mempunyai sikap arogan dingin dan juga kasar,Pangil saja dia Nathan.



Nathan menatap seorang wanita dengan Rambut yang basah ole air yang masih menetes di rambut nya dengan tatapan yang datar dan marah.Nathan jadi heran



"Apa orang kaya tidak bisa berjalan dengan hati-hati"kata Zhelia penuh emosi



"Apa maksud kamu,baru datang sudah menyalahi orang"jawab Nathan dengan tak mau kalah emosi nya karna, selama ini belum ada yang berani menghampiri nya dan bertatapan muka dgn nya



"Karna pipa air yang di Lindas oleh mobil mu,pakain dan buku ku jadi basah"



Nathan tersenyum sinis" Basah,,,?heh dengar ya mobil gue ngak pernah salah,lo tu orang miskin jalan di tengah jalan!! lo pikir jalan ini punya orang tua lo apah,?mikir dong pakek otak"kata Nathan dengan penuh penekanan dan tidak suka,Nathan menunjukan kepala zhelia Lalu pergi.



Di koridor kampus Zhelia jalan tergesa dan tak sengaja menabrak seorang lelaki, Zhelia langsung membukukan Tubuh nya dan meminta maaf. mengambil buku nya yang jatuh lelaki itu pun membantu nya



"Tidak papa aku bisa sendiri ,Trimakasih..."


Sambil berdiri dan mengambil buku di tangan pria tersebut ,Zhelia tampak kaku karna belum mengenal satu orang pun di kampus



"Aku belum pernah melihat mu sebelum nya,apa kamu baru di sini."menatap Zhelia dengan serius



Zhelia hanya mengagukan kepala nya,


"Kenalkan aku Jhino"dengan senyum

__ADS_1



"Aku zhelia"dengan gugup sambil berjabat tangan dengan seorang lelaki yang tinggi dan juga tampan



"Senang berkenalan dengan mu"senyum Jhino yang tampak mulai menyukai Zhelia



Semua pelajar sudah menduduki tempat mereka masing masing Dosen Karlina pun masuk beserta dengan Zhelia yang di belakang nya,Nathan menatap nya dengan tatapan tajam.



"Hari ini kalian kedatangan teman baru,silah kan perkenalkan diri mu"tuntun Dosen Karlina pada Zhelia



"Perkenalkan saya Zhelia Ayunintias semoga... saya bisa bergabung dengan kalian"



"Baiklah kamu boleh duduk di kanan sana"



"Trimakasih buk"Zhelia menghampiri kursi nya


dengan gugup karna Nathan terus menatap nya tampa berkedip duduk mereka berdua di batasi satu bangku Zhelia di tingkat bangku empat sedangkan Nathan di tingkat nomer enam.




sedikit percikan air mengenai wajah nya.



Di saat itu pula dia merasakan kegundahan.


Zhelia mengambil sapu tangan di dalam tas. sebuah amplot putih jatuh ke lantai,Zhelia mengambil Amplot itu dan menatap dengan sedih.



Zhelia pernah melihat amplot itu tapi Zhelia mendiamkan nya .melihat sebuah surat dan satu tiket di dalam nya,tak sadar air mata nya menetes mengenai amplot itu.



Di ruangan basket tampak Nathan bermain dengan pokus dgn beberapa rekan main nya,tampak seorang wanita cantik menghampiri Nathan yang sedang meneguk air putih,dia adalah Amelia



"Nathan apa sudah semingu kamu ngak pulang kerumah"the poin

__ADS_1



"Emang nya kenapa "jawab natan sambil bermain



"Mama lo kwatir dia ingin kamu pulang"



"Gue ngak percaya,malahan dia senag kalo gue ngak ada di rumah "



Melia menghela napas"Nat ,apa lo belum melupakan kejadian itu ?"



Natan jadi kesal dan menatap Melia dengan marah



"Gue ngak akan pernah melupakan kejadian itu ? mengerti"tegas Nathan



"Tapi itu sudah lama Nathan"



"Walaupun seribu tahun lalu pun ,gue akan tetap mengigat nya"dengan tatapan penuh kebencian


.


.


.


.


.


.


.





__ADS_1




__ADS_2