NATAN & ZHELIA

NATAN & ZHELIA
tidak mau makan


__ADS_3


keesokan hari nya masih dalam pencarian zhelia yang mana mereka dengan semangat penuh .kayros memerintah sebahagian pengawal teman nya untuk mencari zhelia tampa sepengetahuan dari nataya mereka mencari di seluruh kota sudut-sudut kota hampir seluruh isi kota indonesia dari sabang sampai merauke,di penuhi dengan pencarian zhelia.



dan juga beberapa orang suruhan jhino yang ia sewa ikut serta ikut dalam pencarian wanita yang saat ini bersetatus seorang ibu



bukan hanya jhino dan kayros yang berusaha mencari? tapi sandy dan melia juga ikut serta mereka tidak bisa hanya diam saja menunggu hasil dari pencarian jhino dan kayros.melia menanyakan pada teman semasa ia kulyah dulu melalui ponsel pintar nya,barang kali saja mereka melihat di mana zhelia



sandy langsung terjun ke lapangan dengan menanyakan keberadaan zhelia di tengah keramain yang ia datanggi dengan sebuah poto milik zhelia di tangan nya.mencari di seluruh di mana tempat yang zhelia pernah temui



dan mereka sudah mempunyai tugas masing-masing




nathan yang sudah sadar sedari tadi pagi hanya duduk diam di atas ranjang nya.tangan dan kaki nya sudah tidak di ikat lagi karna sudah tidak ada pemberontakan dari nathan yang berusaha untuk melepaskan kan diri dan pergi



diri nya masih diam di tenpat entah apa yang dia pikir kan saat ini raut wajah yang sangat sedih kecewa dan sakit semua nya menjadi satu ingin keluar namun ada beberapa penkag di depan pintu,nathan hanya bisa menangis dari dalam dan menahan perasaan nya untuk sang kekasih yang sangat ia rindukan sekarang pergi entah kemana



nathan hanya berpikir sedang apakah dia lagi apakah dia.apa dia sedang merindukan kan ku apa dia sedang memikir kan ku juga sama hal nya dengan aku memikir kan nya apa dia baik-baik saja serta buah hati kecil mereka yang mereka sempat rawat dari bulan pertama sampai bulan terakhir.ingin sekali melihat wajah seperti apakah sosok malaikat kecil nya yang sangat ia nantikan lahir kedunia



rindu sosok seorang ayah mulai akan terasa di diri nathan sperti akan ada yang menghamtam diri nya antara rindu nya dengan sang malaikat kecil nya,sekarang hati kecil nya mengatakan ingin segera bertemu mendekap nya dengan dalam penuh kasih sayang dan cinta mencium seluruh wajah mungil yang akan mirip seperti apa.tangan nya yang kecil dan mungil serta lembut akan bersentuhan dengan pipi nya



__ADS_1


☆☆☆



melia memasuki ruangan nathan dengan nampan di tangan nya berisi makanan dan segelas air putih.sedari tadi nathan belum memakan apa-apa



melia mendekati tempat nathan meletakan nampan di atas meje sebelah ranjang dan mengambik semangkuk bubur dan duduk di kursi sebelah ranjang,nathan masih dalam mode diam nya dengan satu pandangan nya kebawah terlihat sedih dan penuh dengan duka di hati nya.melia hanya menghembus kan napas kasar melihat sikap nathan, seperti nya dia harus memiliki ekstra sabar yang banyak menghadapi nathan



"nath....makan dulu yah supaya kamu cepat sembuh dan pergi dari rumah sakit ini"bujuk melia dengan senyum nya sambil mengaduk bubur di dalam mangkuk



"ayo makan apa kamu tidak mau sembuh dan bisa beraktipitas lagi di luar,ayo....aku akan menyuapi kamu"sunguh melia dengan mengarah kan sendok ke mulut nathan dengan sabar



"nathan ayo buka mulut mu aaa....




melia terkejut melihat mangkok dan sendok berserakan di lantai akibat di lempar oleh nathan dengan sangat keras sehinga membuat makan yang berhamburan di mana-mana



"AKU TIDAK MAU MAKAAAN!!!TAPI AKU MAU ZHELIAAA...."teriak nathan dengan keras dan tegas



mendengar suara keributan dari luar jhino beserta lain nya dengan cepat masuk ke dalam mengecek apa yang telah terjadi sehingga suara keras terdengar di telinga mereka



"apa yang terjadi..."kata jhino mentapa mereka berdua


__ADS_1


"nathan tidak mau makan.dan melempar semua makanan nya di lantai"tunjuk melia ke arah bubur yang sudah menempel di lantai,mereka semua pun mengarh kan pandangan nya pada bubur yang lengket di lantai




"apa yang kalian lakukan di sini pergi kalian...pergi...aku tidak mau bertemu dengan kalian aku tidak membutuh kan kalian aku ingin bertemu dengan zhelia dan anak ku pergi kalian pergi...."ucap nathan dengan keras mengusir mereka semua sehinga membuat ruangan itu di penuhi oleh suara nathan dan membuat telinga mereka seketika ingin pecah



"sadar lah nathan berhentilah bersikap seperti anak-anak apa kau tidak mau sembuh.bagai mana kau mau bertemu dengan zhelia sedang kan kau tidak mau makan dan tidak mau sembuh"seru jhino dengan tegas memegang kedua bahu nathan



"kau pikir aku bersikap seperti anak-anak"lirih nya dengan tatapan amarah



"kau yang sedang bersikap seperti anak-anak dengan mengurung ku dan menyekap ku disini sehinga aku tidak bisa keluar.... untuk mencari istri dan anak ku.apa kau pikir aku tidak bisa melakukan apa-apa ha...."



"kau pikir dengan tubuh lemah mu ini bisa menemukan zhelia"jhino menunjuk bahu nathan dengan telunjuk nya seolah olah meremeh kan nathan



"tidak,kau hanya akan menyusah kan diri mu saja"



"aku tidak lemah berengsek,aku tidak lemah seprti yang kau pikir kan aku bisa melekukan apa saja dengan menemui istri dan anak ku.aku tidak membutuh kan bantuan mu"




CIKLEK.....suara pintu



"nathan......"lirih suara seorang perempuan dengan nada berat dan penuh dengan kawatir disana

__ADS_1



__ADS_2