
Keesokan hari nya Nathan sudah di perboleh kan pulang dari tempat Diego ,tubuh nya sudah kuat dan tenaga nya kembali segar bugar seperti sedia kala, wajah nya juga tampak berseri karna ahir nya dia kembali mengigat masa lalu nya.dan tinggal selangkah lagi dia akan mendapat kan kembali istri nya.
Waktu berjalan dengan cepat jam menunjukan pukul 07,20 menit di sebuah Resto mahal. dengan meja bundar di balukan dengan kain merah serta kursi nya juga. dan beberapa lilin yang sudah menyala terang di atas meja
Resto itu terlihat sepi.tidak ada pengunjung yang datang kecuali mereka. karna Resto nya sudah di boking oleh Nathan agar makan malam mereka terasa nyaman dan tidak banyak suara yang menganggu.
Nathan yang sudah rapih dengan stail jas warna putih yang senada dengan celana nya. bergaris warna hitam di kerah nya yang senada dengan warna dasi di leher nya.dengan wajah yang berseri seri dan penuh kebahagiaan di sana. menunggu sang pujaan hati yang belum menampakan wujud,Nathan sungguh tidak sabar lagi.
Ada rasa kesal di hati nya ,karna bukan wanita yang di harap kan duduk di sebelah nya,melainkan orang lain yaitu Melia.dia juga tidak akan membuang kesempatan ini untuk mempertemu kan Melia dengan zhelia,Nathan ingin tau seperti apakah nanti ekpresi Melia setelah melihat nya.
Melia mengenakan gaun panjang dgn lengan pendek bewarna merah maroon dan belahan dada yang mengambar kan seperti hurup v dengan rambut yang di gulung kebelakang.
Melia sangat senang bahkan tak henti-henti nya melihat diri nya di cermin .dia harus tampil cantik dan menawan di depan rekan kerja Nathan,agar dia tidak terlihat seperti wanita rendahan yang menjadi Nyonya Nathan dirgantara yang sangat konglomerat itu.
Bahkan Melia tidak menyangka, Nathan mengajak nya makan di luar,apa lagi memperkenal kan nya dengan rekan bisnis nya.karna ini pertama kali nya Nathan mengajak Melia keluar. sungguh bahagia wanita itu
Beberapa menit kemudian, terlihat dari pintu Resto.seorang wanita cantik yang sangat di kenal oleh nya. dengan senyum yang mengambang memperhatikan arah wanita tersebut.wanita itu memakai dres tanggung di bawah lutut dengan warna pink pic yang di lengkapi beberapa mutiara yang menempel di pakain nya.
Han heel yang tak begitu tinggi bewarna putih yang senada dengan warna dompet kecil yang di tangan nya. dan juga di lengkapi dengan aksesoris seperti anting panjang,kalung beserta gelang warna putih.untuk riasan rambut hanya di ikat setengah kebelakang. selebih nya bergelombang menjuntai kebawah.
Pandangan Nathan semakin tak lepas hingga wanita itu mendekati meja .Nathan kembali mengatur ekpresi nya seperti biasa,walau pun hati nya sangat senang dan ingin sekali memuji penampilan istri nya namun dia harus menahan diri untuk tidak mengeluar kan kata-kata itu.
"Melia....kenal kan ini rekan bisnis ku."ucap Nathan yang sudah berdiri dan melihat ke arah Melia yang masih memandanngi diri nya di dalam cermin.
Melia pun mengangkat kan kepala nya dan berdiri .awal nya Melia tersenyum dengan girang,setelah itu dia pun terdiam dan terkejut .wajah nya langsung pucat melihat pemandangan yang ada di depan nya,sungguh tak terduga wanita itu tersenyum ke arah nya.apakah ini mimpi,ataukah dia berhalu sampai sampai melihat wanita yang dulu pernah menjadi teman dekat nya, sekarang berdiri di depan nya
[Apa rekan bisnis Nathan adalah Zhelia.kenapa harus dia .jadi selama ini. Nathan sudah bertemu dengan zhelia.apakah ini alasan Nathan menunda pernikahan kami karna zhelia sudah kembali]
[Jika aku tau ,akan bertemu dengan zhelia,aku tidak akan pernah mengikuti Nathan]guman nya dengan segala emosi yang bercampur menjadi satu,tubuh
__ADS_1
"Melia....apa kau tidak mau berkenalan dengan rekan ku"tegur Nathan memegang bahu Melia.Nathan tau saat ini Melia pasti berpikir apakah wanita di depan mereka ini adalah zhelia,senyum kemenangan di hati Nathan
Melia yang terperanjat dengan teguran Nathan,dia melihat sudah ada sebuah tangan yang melentang di udara dan itu adalah tangan zhelia.dengan ragu ragu Melia menyodor kan tangan nya yang begitu gemetar dan menyambut tangan zhelia.pasti Zgelia akan merasa kan tangan nya yang dinggin dan juga gemetar
"Kenal kan sa-saya...Me-melia,ca-calon is istri nya Nathan"jawab nya terbata bata
"Aku Zhelia. rekan bisnis pak Jhonathan.senang berkenalan dengan mu,seperti yang aku dengar,kau terlihat canti"puji zhelia dengan senyum ramah nya
Melia hanya tersenyum kikuk menangapi nya. dia benar-benar zhelia dan membuat tubuh nya semakin gemetar dan cemas
[Rileks....Melia...kau tidak boleh terlihat bodoh seperti ini.kau tidak boleh takut dengan kehadiran zhelia disini? kau harus kuat]lirih nya dalam hati .dengan menenang kan perasaan nya yang begitu kacau dan menrik napas dalam dalam.
"Ayo kita duduk...aku sudah memesan kan menu makanan nya"ucap Nathan memandang zhelia dengan senyum dan tatapan cinta nya,dan dia mengabai kan seseorang yang tengah gundah dengan perasaan nya.
Ingin sekali Nathan menarik zhelia untuk duduk di di pangkuan nya dan mengatakan kata Romantis I love you.tapi seperti nya itu hanya dalam hayalan nya saja
Melia yang melihat mereka saling melempar kan senyuman .terlihat kesal tatapan benci di arah kan pada zhelia dan mengepal kan tangan nya di bawah meja
Mereka mulai menyantap hidangan di meja.
"Oh yah....kenapa kau hanya seorang diri? di mana Mr.Robert,kenapa dia tidak terlihat"tanya Nathan yang tidak melihat kehadiran Deddy zhelia,padahal dia sendiri yang mengajak pertemuan makan malam
"Eh-dedy ku mintak maaf pada pak nathan? dia tidak bisa datang? karna, sore tadi dedy sudah pulang ke ingris,ada sesuatu yang terjadi di sana,dia benar-benar minta maaf"seru zhelia dengan bersalah
"Kenapa dia tidak mengabari ku,jika dia ingin pulang"saut Nathan yang terkejut karna Mr.Robert pergi tanpa pamit
"Kemarin dedy sudah mengabari pak Nathan untuk pamit pulang,tapi pak Nathan tidak mengankat telpon nya,jadi dia hanya menitip kan maaf nya pada ku" seru zhelia dengan menjelas kan
Nathan pun terdiam dia memang melihat ada pangilan yang tak terjawab di ponsel nya yang begitu banyak dari dedy zhelia,tapi apalah daya karna kemarin dia mengobati diri nya dan tidak sadar kan diri
__ADS_1
"Tidak papa?....mungkin aku tidak memegang ponsel kemarin"ucap nya dengan pelan
"Apa yang terjadi,apa ada masalah dengan perusahaan"lanjut Nathan yang cemas takut terjadi apa apa,dan dia siap untuk membantu
"Tidak apa apa? hanya masalah kecil"
Mereka kembali menikmati makanan mereka sesekali Nathan mencuri pandang jika zhelia tidak melihat ke arah nya.tapi jika pandangan mereka beradu dengan cepat Nathan mengalih dan berdehem
.
.
.
.
.
.SEMOGA KALIAN SUKA☺😊
MAAF,PARA READRES JIKA KALIAN SUKA DENGAN NOVEL INI TOLONG BERIKAN CINTA KALIAN DAN DUKUNG AUTHOR DENGAN CARA VOTE AGAR AUTHOR LEBIH SEMANGAT DALAM BEKERYA
SETIDAK NYA SATU MINGGU SEKALI 10 VOTE,TIDAK MASALAH ASAL KAN RAJIN
TRIMAKASIH....
JANGAN LUPA TINGGAL KAN KEJAK LIKE SETELAH MEMBACA
SEE YOU...
__ADS_1