
SILAH KAN DI LANJUT KAN BACA YAγγγ
____________
"YA....ampun,Daniel....ini....ini badan kamu kenapa ?kenapa bisa merah seperti ini(dengan cemas dan membolak nalik kan tubuh Daniel ada lemban juga di lengan dan di pipi bawah telungga nya)
ini juga...di tangan kamu...apa yang terjadi...katakan sama bunda....apa ada yang menyakitin kamu"berbagai pertanyaan di lontar kan zhelia pada Daniel entah kenapa dia sangat antusias sekali melihat luka di tubuh anak itu dan membuat dia bertanya tanya apakah yang terjadi
"katakan sayang....apa yang terjadi sama kamu"
"a...aku...aku..?!!!!"
"itu hanya kecelakaan zhelia....."saut Hanna yang mendadak menghampiri mereka dan membawa Daniel kesamping pelukan nya
zhelia pun berdiri dan menatap Hanna dengan tatapan tak suka dan tajam
"kemarin....Daniel jatuh di Taman permain anak-anak, maka nya jadi luka seperti ini,tapi tidak apa apa....luka nya sudah aku obati"ucap Hanna dengan senyum manis nya terhadap zhelia dan mengusap lembut pipi Daniel dengan sayang
"Benarkah seperti itu Daniel"kata zhelia bertanya pada Daniel....dia ingin memastikan langsung dari ucapan anak itu...karna zhelia kurang percaya dengan ucapan Hanna
"jawab sayang....tante zhelia bertanya pada mu"saut Hanna menatap Daniel dengan senyum dan di iringgi dengan mata yang melotot tajam dan cubitan di pinggang anak itu...membuat nya meringis kesakitan
"i...ia tante...ke..kemarin.aku jatuh dari permainan"cicit nya dengan terpaksa
"tuh kan ...zhelia...Daniel jatuh dari permainan? kalo begitu...kami permisi dulu..."
zhelia menatap kepergian mereka sampai hilang di telan balik pintu kamar
"aku merasa ada yang aneh,jika itu luka jatuh....seharus nya ada goresan dan juga bekas darah? tapi ini berbeda"guman nya
"jika sampai kau berani macam-macam dan buka mulut pada semua orang...kau akan mendapat hukuman yang lebih berat lagi dari pada ini ,dan lebih sakit lagi dari pada yang semalam....apa kau mengerti"marah Hanna pada Daniel mencengkram kuat lengan anak itu
"maaf kan aku mah....jangan hukum aku lagi..aku tidak mau...rasa nya sakit...hhuu...huuu...."
"jika kau tidak mau di hukum....kau harus mengikuti semua kata mama...paham!!!!"
"ia...aku pah...ham"
BRUUKK....
Daniel tersungkur di lantai akibat dorongan Hanna di lengan nya
"Daniel......bersamaan itu juga zhelia membuka pintu kamar dan melihat kejadian itu
sayang...kau tidak papa...ayo bangun...apa ada yang terluka nak..."tanya nya dgn cemas
"apa begini cara kau mendidik anak mu...(melotot pada Hanna)mendorong nya sampai jatuh ke lantai...apa kau tidak merasa bersalah atas apa yang kau lakukan pada anak mu sendiri"darah zhelia semakin mendidih dengan apa yang barusan ia lihat dia sudah tidak tahan lagi tidak bisa mengendali kan emosi nya
"itu bukan seperti yang kau lihat zhelia....dia membuat kesalahan,jadi aku menghukum nya agar dia tidak mengulangi nya lagi....Daniel...ayo kesini"
Hanna hendak menarik tangan Daniel.dengan cepat zhelia menjauh kan tubuh anak itu dan membawa kebelakang nya
"heehh...apa itu..yang di namakan hukuman untuk anak-anak,apa seperti itu kau mengajar kan anak mu di siplin dan menjadi penurut...,apa kau tidak pernah di ajarkan oleh orang tua mu bagaimana cara nya bersikap kemanusiaan,apa kau tidak pernah di ajar kan bagaimana cara mendidik seorang anak"
"sudah cukup zhelia....hentikan omongan mu itu? kau tidak perlu mengajar kan ku,dan kau tidak perlu ikut campur urusan aku dan anak ku"teriak nya dengan marah menunjuk ke arah zhelia
"Daniel...cepat kemari....(Daniel hanya diam menatap Hanna dengan wajah takut dan memegang kuat tangan zhelia.)Daniel....ayo sama mama"merentang kan tangan kanan nya untuk bisa di raih oleh Daniel
kesabaran Hanna habis...wanita itu dengan paksa menarik Daniel.dengan cepat zhelia bertindak mengacung kan telunjuk nya di hadapan Hanna membuat wanita itu berhenti
"jika kau berbuat kasar lagi...maka aku akan mengusir mu dari rumah ini,dan aku tidak akan tinggal diam melihat mu menyakiti Daniel,kau jangan lupa aku adalah Nyonya di rumah ini...disini kau hanya menumpang...dan aku bisa saja menendang mu dari rumah ku ini!!!"tegas zhelia dengan penuh penekanan
dia pun keluar dan membawa Daniel bersama nya
agrrhh.....aggrrhh...brengs*k...brengs*k kau zhelia....berani nya kau memperlakukan aku seperti ini...apa kau tidak tau aku ini siapa...lihat saja..aku akan membuat mu menyesal dan berkutut lutut memintak maaf di hadapan ku....aku akan membuat hidup mu hancur...melalui anak mu itu...aku tidak akan pernah mengampuni nya...aku akan terus menyiksa nya sampai dia mati.dengan itu balas dendan ku ke kamu akan selesai...
agrrhh...."
***
"ayo sayang...sini duduk nya...deket bunda"
saat ini mereka berada di taman samping rumah sebuah rumah kecil di lapisi dengan kaca dan juga beberapa ada bungga yang tertanam subur dan mekar di keseliling dalam nya...tempat itu menjadi tempat faporit utama bagi keluarga Dirgantara....mereka sering berkumpul atau makan bersama di sana
yang bisa di sebut seperti rumah kaca
"permisi Nyonya....ini makanan nya sudah siap"ucap pelayan yang baru datang dengan membawa makanan dan minuman di dalam nampan.karna sebelum zhelia mengajak Daniel kesini dia sudah menyuruh oelayan untuk membuat makanan dan mengantar nya
"oh...taruh saja disini "
__ADS_1
"ini juga Nyonya kotak p3k nya...."
ia...trimakasih....
mereka pun berlalu permisi meningal kan Nyonya nya....
"Nonya sayang sekali yah....dengan anak tiri nya itu...walaupun bukan anak kandung nya? tapi Nyonya memperlakukan anak itu seperti anak kandung nya sendiri,Nyonya kita benar-benar orang baik"
"ia...kamu benar...? kasian Nyonya...anak kandung nya entah di mana sekarang dia pasti sanggat merindukan anak nya....aku berharap...secepat nya Nyonya di pertemukan dengan anak nya dan berkumpul bersama keluarga nya"
"ia...aku juga berharap seperti itu"
***
"sebelum makan,bunda oleskan dulu yah salap ke luka kamu"
"baik tante...."
"kalo kita sedang berdua...kamu bisa mangil bunda....karna mama mu tidak ada disini sekarang? jadi kamu tidak perlu takut"
"baik bunda...."zhelua pun tersenyum
perlahan zhelia membuka kemeja yang di pakai Daniel...zhelia meringgis ngeri melihat luka lebam di tubuh Daniel yang masih baru unggu kebiruan...zhelia membuka tutup salep dan mulai mengoles kan di luka nya dengan lembut
"ssssssshhttt....sakiitt bundaa..."rintih Daniel
"tahan ya sayang...sebentar lagi"zhelua mengoles nya dengan sangat lembut di tanggan di dada.di bawah tellinga dan juga lain nya sudah di oles dengan salep
"sudah selesai...sebentar lagi luka nya akan sembuh"memasang kembali kemeja nya
"trimakasih bunda"
"sama-sama sayang...."mencium kening Daniel
"jawab dengan jujur sama bunda....benar kah kamu jatuh dari permainan,atau kamu di pukuli oleh mama kamu"pertanyaan zhelia membuat Daniel diam dan tidak berani bicara
"Daniel...."
"a..aku takut bunda,sama mama"
"kamu ngak perlu takut,bunda akan membantu kamu,dan bubda akan memarahi mama kamu jika dia memukul kamu? sekarang jujur sama bunda,apa kamu di pukuli oleh mama kamu,,,,"zhelia menatap dengan tak sabar dengan jawaban Daniel
Daniel menganguk kan kepala nya dan menangis"mama memukul ku...hiks...hiks...aku tidak tau kenapa mama jahat sama aku...dan sering marah sama aku...padahal aku sudah menuruti apa kata mama huuu...huuu..."
(zhelia tidak menyadari bahwa yang dia peluk saat ini adalah anak nya...anak kandung nya yang selama ini ia cari dan rindukan)
"sekarang kamu makan dulu yah...kamu bekum makan dari tadi"zhelia menyuapi Daniel dengan sangat telentan dan oenuh kasih sayang
"Daniel...selama ini kamu dan mama mu tinggal di mana"tanya zhelia dengan penasaran
"aku...selama ini tinggal di panti bunda...mama ku baru menjemput ku di sana"jawab nya polos....
zhelia mengeryit kan dahi nya
"panti.....kenapa kamu bisa tinggal di panti.apa kamu tidak tinggal bersama mama kamu..."
" mama bilang...aku di buang kakek...karna kakek tidak menyukai ku...jadi dia membuang ku ke panti...dan sekarang mama sudah menemukan ku"
zhelia hanya menganguk kan kepala nya cerita Daniel masuk akal juga dengan cerita Hanna beberapa hari yang lalau....hanya saja zhelia tidak merasa curiga sedikit pun dan tidak menyadari yang sebenara nya terjadi
"kenapa aku bisa sayang sekali dengan anak ini....padahal dia bukan anak ku.dan kami tidak mempunyai hubungan,tapi kenapa ikatan batin ku sangat juat pada nya....aku merasa sedih melihat nya menangis...dan aku juga sakit melihat dia terluka...atau mungkin...karna aku terlalu merindukan anak ku...itu sebab nya aku menyayangi Daniel...
ibu merindukan mu nak....ibu berharap kamu ada di sini bersama ibu"seru zhelia dengan sedih di dalam hati nya yang terus mengunyah makanan nya....
****
zhelia hendak merebah kan tubuh nya di kasur karna sudah waktu nya ia tidur siang...sebelum itu dia mengecek dulu ponsel nya apa ada pangilan atau pun sms yang masuk dari suami nya.U
benar saja..zhelia mendapat kan sms dari suami nya yang baru saja di kirim
SUAMIKU"~aku sudah selesai rapat.dan sekarang aku sedang makan...trimakasih istri ku...masakan mu slalu enak muacchhhππβ€β€
zhelia tersenyum membaca nya apa lagi dengan caption bergambar hati dan ciuman.zhelia pun membalas pesan dari suami nya
CINTAKU"~Benarkah aku tidak melihat mu makan masakan ku...
tidak ada balasan dari suami nya.membuat zhelia menunggu dan mengerut kan dahi nya merebah kan kepala nya
huuhh...mungkin dia sedang sibuk"
zhelia tersadar melihat ada sebuah pangilan video coll membuat nya senang dan langsung memencet tombol hijau dan nampak lah wajah suami nya yang mulut nya penuh dengan makanan
__ADS_1
"hay...sayang...."dengan suara bulat nya
"iiiihh...kalo lagi makan itu jangan bicara...ntar makanan nya nyembur keluar lagi "sedikit jesal dengan kebiasaan suami nya
"heeeππMaaf sayang....kesenagan banggat bisa melihat wajah kamu...karna aku rindu banggat sama kamu yank...."dengan mimik wajah gimbal dan alai nya
"Moooduussss...."suara dari orang ketiga
"siapa itu yank..."tanya zhelia mendengar suara selain mereka berdua
"heee siapa lagi...kalo bukan si jomlo berkarat yang suka iri melihat keromantisan dan kemesraan kita"Nathan mengarah kan keemera tablet nya ke arah sandy yang sedang menikmati makan nya dan melihat sekilas ke arah zhelia yang sedang tertawa
"kamu lihat kan...betapa betah nya dia sendirian tampa ada sang kekasih...(Nathan mendekat kan wajah nya ke layar tablet nya yang tergelerak bersandar di meja seraya berbisik oada sang istri )aku sempat berpikir kalo dia itu gey sayang...
Haha....tawa mereka pecah...
"Dasar....mang bucin lo"
"jangan gitu yank....dia itu teman kamu"
"kamu lagi ngapai yank..."
"ini aku mau lagi tidur siang"merebah kan kepala nya di bantal"
"ya sudah tidur lah...kamu harus jaga kesehatan kamu....jangan lupa mimpiin aku yah"
"daftar dulu...baru aky mimpiin"
"udah Daftar kok yang..tinggal tidur aja...nanti aku juga hadir...cium aku dulu yank..."
mereka sama-sama mendekat kan bibir mereka ke kamera
muucchhh....muucchh....πππ
saat ini perut sandy merasa di obrak abrik...denΔ£an pemandangan yang ia lihat...rasa nya ia ingin mual..memuntah kan semua isi perut nya melihat kebucinan teman nya ini...sungguh memalukan
zhelia hendak tidur kembali...deringan pinsel nya menyuruh nya untuk tidak berlalu dulu ke alan mimpi dia begitu senang dan gembira melihat siapa yang menelpon nya siang ini adalah mama Nataya.dia begitu sangat merindukan mertua nya itu...sudah satu bulan mereka tidak bertemu dan membuat sebuah tembok besar yang menjadi kan penghalang rindu mereka dan tak dapat bertemu.zhelia pun duduk dan bersandar
"Hallo mama!!""
"Hallo sayang kamu apakabar"
"aku baik mah....aku ribdu sekali dengan mama? mama kapn pulang kerumah"lirih nya dengan hati yang sangat gembira
"seperti nya mama belum bisa pulang sekarang nak.mama juga rindu sama sama anak-anak mama....bagaimana keadaan kamu dan juga Nathan.kalian baik baik saja kan tidak ada masalah apa pun yang terjadi"
pertanyaan Nataya membuat zhelia langsung terdiam tidak tau apa yang harus ia jawab masalah yang mereka hadapi saat ini tidak mungkin ia memberitau mama nya karna dia takut akan membahaya kan kesehatan mama nya jadi dia harus menyembunyikan dulu masalah ini sampai waktu yang tepat untuk menceritakan nya
"zhelia....kamu kenapa diam...kamu baik-baik saja kan tidak ada masakah yang terjadi kan"
"eh...tidak mah...tidak apa-apa,aku hanya memikir kan mama saja...kalo gitu aku tutup duku yah mah...jaga kesehatan nya dan cepat sembuh juga...."
"ia nak..kamu juga"
tuuuttty...tuutt....pangilan di akhiri.zhelia tampak lesu dan lemas....mereka berdua belum berencana untuk memberi tau mama Nataya tentang semua ini...Mereka takut jika sampai mama bertemu dengan Hanna.itu akan memper ngaruhi kesehatan jantung Nataya
mereka tidak ingin itu terjadi.mereka akan menyelesai kan masalah ini dengan cepat
.
.
.
.
.
.
.
INI DULU YAH....
SEMOGA KALIAN SUKAK.....
PART INI LUMAYAN CUKUP PANJANG....
JANGAN LUPA TINGGAL KA JEJAK LIKE SETELAH MEMBACA....DAN HARGAI LAH PENULIS....YANG SELALU SIAP UNTUK MELAYANI KALIAN KESAYANGAN SIANG DAN MALAM
DAN JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR DENGAN VOTE+LIKE+KOMENC+FAPORIT+STAR 5
YANG NGERASA BELUM NGEVOTE AUTHOR....TOLONG DI VOTE YAH...JANGAN MINTAK UP AJAH TAPI KALIAN TIDAK BISA DUKUNG AUTHOR......SETIDAK NYA 10 VOTE SATU MINGGU
BY...BY...BY...ππππππ
__ADS_1